cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
marry.tenang@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat
ISSN : 1829734X     EISSN : 26854961     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Surya Medika adalah jurnal yang diterbitkan oleh STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi dan yang sebidang dengan kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 1 (2026)" : 7 Documents clear
Pengaruh Konsumsi Minuman Manis dan Pengetahuan Gizi Terhadap Risiko Penyakit Diabetes Anisa, Siti Nur; Azqia, Khalisya Nasywa; Lusida, Nurmalia
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1345

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di kalangan remaja dan dewasa muda, sejalan dengan pola konsumsi yang tidak sehat seperti konsumsi minuman manis yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konsumsi minuman manis terhadap risiko diabetes di kalangan mahasiswa. Metode: Desain penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 34 mahasiswa dari angkatan 2023 kelas bilingual di FKM UMJ yang dipilih menggunakan metode simple random sampling. Alat penelitian berupa kuesioner tertutup, dan data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 52,9% responden memiliki kebiasaan konsumsi minuman manis yang tidak sehat, dan proporsi yang sama juga berisiko terkena diabetes. Analisis bivariat menunjukkan bahwa responden yang mengonsumsi minuman manis secara tidak sehat memiliki risiko tiga kali lipat lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes (OR = 3,333; 95% CI = 0,815–13,637), tetapi hal ini tidak signifikan secara statistik (p = 0,089). Simpulan: Meskipun hubungan tersebut tidak signifikan, pola yang muncul menunjukkan tren paralel antara konsumsi minuman manis dan risiko diabetes.
Penerapan Teknik Imajinasi Terbimbing pada Pasien Fraktur Preoperasi dengan Ansietas Mahmudah, Ani Mashunatul; Nurmaningsih, Nurmaningsih; Masitoh, Rohayati; Amry, Riza Yulina
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1347

Abstract

Latar Belakang : Fraktur adalah hilangnya continuitas tulang, tulang rawan, baik yang bersifat total maupun sebagian. Biasanya disebabkan oleh trauma atau tenaga fisik. Tindakan pembedahan atau operasi adalah salah satu penatalaksaan fraktur, pembedahan tersebut  menjadi salah satu penyebab terjadinya ansietas pada pasien yang hendak menjalani tindakan operasi. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan ansientas pada pasien pre operasi adalah dengan terapi teknik imajinasi terbimbing dapat mengurangi ansietas tanpa efek samping dan mempunyai manfaat terutama pada pasien yang mengalami pembedahan. Tujuan Penelitian ini untuk mendapat gambaran penerapan teknik imajinasi terbimbing dalam menurunkan ansietas pada pasien fraktur pre operasi. Metode : Metode Penelitian dilakukan menggunakan studi kasus dengan mendekatan asuhan keperawatan. Subjek penelitian yaitu pasien yang mengalami fraktur dengan masalah ansietas Hasil : Setelah dilakukan teknik imajinasi terbimbing pada kedua pasien mengalami penurunan tingkat ansietas, dibuktikan dengan pasien mengatakan rasa cemas menurun, lebih rileks, tekanan darah membaik dan frekensi nadi membaik, pola berkemih membaik, pola tidur membaik. Simpulan : Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknik imajinasi terbimbing terbukti efektif dalam menurunkan tingkat ansietas pada pasien fraktur yang mengalami masalah ansietas pre operasi.
Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum Haetami, Fajar; Anisa, Anisa; Almasyah, Ashila; Asih, Asih; Oktaviani, Bella Eka; Rohmah, Meynur
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1364

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis dari diabetes melitus yang sulit disembuhkan dan berisiko berakhir pada amputasi. Negative Pressure Wound Therapy (NPWT) merupakan metode modern yang dianggap mampu mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas NPWT dalam penyembuhan ulkus diabetikum. Metode: Metode yang digunakan adalah systematic literature review melalui penelusuran artikel pada PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan kata kunci yang relevan. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia atau Inggris, menggunakan desain kuasi-eksperimen atau randomized control trial (RCT), terbit pada tahun 2015–2025, serta membahas luaran klinis penyembuhan luka. Analisis dilakukan dengan pendekatan PICOS dan critical appraisal. Hasil: Hasil dari tujuh artikel menunjukkan bahwa NPWT mempercepat pembentukan jaringan granulasi, mengurangi ukuran luka, menurunkan risiko infeksi, dan mempersingkat lama perawatan di rumah sakit dibandingkan dengan balutan konvensional. Beberapa penelitian mengombinasikan NPWT dengan metode lain seperti debridement dan terapi larva untuk hasil yang lebih optimal. Simpulan: NPWT efektif sebagai intervensi berbasis bukti untuk mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum dan menurunkan risiko amputasi, terutama jika dikombinasikan dengan perawatan komprehensif.
Efektifitas Kombinasi Virgin Coconut Oil dengan Massage Effleurage Untuk Mencegah Luka Tekan Ameliani, Indri; Rohmah, Meynur; Safa'ah, Hilyatus; Husnaini, Husnaini; Febrianti, Nadia; Kurnia, Kurnia
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1365

Abstract

Latar Belakang : Immobilisasi yang berkepanjangan menyebabkan kerusakan jaringan akibat tekanan terus-menerus pada tonjolan tulang. Kondisi ini menyebabkan pembentukan luka tekan, yang dapat dicegah melalui intervensi pencegahan. Peningkatan hidrasi kulit dan sirkulasi darah perifer merupakan kunci dalam mencegah luka tekan. Minyak kelapa murni yang dikombinasikan dengan massage effleurage berpotensi menjadi terapi non-farmakologis yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak kelapa murni dengan pijat effleurage dalam mencegah luka tekan pada pasien yang terbaring di tempat tidur. Metode : Dilakukan tinjauan literatur menggunakan diagram alur PRISMA melalui pencarian di basis data Google Scholar, PubMed, dan Semantic Scholar. Strategi pencarian menggunakan kerangka kerja PICO: luka tekan dan minyak kelapa murni dan massage effleurage. Kriteria inklusi meliputi pasien yang terbaring di tempat tidur berisiko mengalami luka tekan, intervensi yang melibatkan minyak kelapa murni dengan massage effleurage , studi quasi-eksperimental dan uji coba terkontrol acak, publikasi dari tahun 2020 hingga 2025, serta artikel dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Hasil : Analisis enam artikel menunjukkan bahwa minyak kelapa murni dengan massage effleurage secara signifikan mengurangi skor Skala Braden, mengurangi insiden luka tekan, dan meningkatkan kenyamanan pasien. Minyak kelapa murni diberikan dengan dosis 5-10 ml per area menggunakan teknik massage effleurage selama 10-15 menit, 2-3 kali sehari pada area berisiko. Simpulan : Penerapan minyak kelapa murni dengan teknik massage effleurage telah terbukti efektif, aman, ekonomis, dan mudah diterapkan sebagai strategi berbasis bukti untuk mencegah luka tekan.
Pemberian Senam Dismenore dalam Menurunkan Dismenore pada Mahasiswi Keperawatan Kusumasari, RR Viantika; Kurniati, Fitri Dian; Riyadi, Muskhab Eko
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1409

Abstract

Latar belakang: Dismenore merupakan nyeri pada saat menstruasi dan banyak dirasakan oleh remaja putri. Prevalensi dismenore primer di Indonesia cukup tinggi sebesar 60-75%, tiga perempat dari jumlah remaja mengalami nyeri ringan sampai sedang dan seperempat lagi mengalami nyeri berat. Remaja putri yang mengalami dismenore berdampak pada penurunan aktivitas seperti tidak masuk kuliah dan penurunan prestasi akademis. Oleh karena itu perlunya penanganan untuk menurunkan tingkat nyeri menstruasi yaitu dengan senam dismenore. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan di STIKes Surya Global Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah preexperiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design tanpa kelompok pembanding. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik sampling consecutive sampling. Instrumen yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS). Skala data rasio dan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata skala nyeri dismenore responden sebelum diberikan intervensi senam dismenore yaitu 5,90 (nyeri sedang) dan setelah diberikan intervensi senam dismenore 3.07(nyeri ringan). Berdasarkan uji wilcoxon didapatkan nilai p-value sebesar 0,000<0.05 yang berarti terdapat pengaruh senam dismenore terhadap dismenore pada mahasiswi keperawatan. Simpulan: Senam dismenore berpengaruuh dalam menurunkan skala nyeri dismenore pada mahasiswi keperawatan STIKes Surya Global Yogyakarta.
Gambaran Stigma Masyarakat Minangkabau Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Enjhelina, Venty; Nauli, Fathra Annis; Elita, Veny
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1430

Abstract

Latar Belakang : Gangguan jiwa masih menjadi masalah kesehatan yang seringkali disertai stigma negatif. Masyarakat Minangkabau memiliki nilai budaya yang kuat sehingga persepsi terhadap gangguan jiwa kerap dipengaruhi oleh faktor budaya, keyakinan mistis, kurangnya pengetahuan, dan prasangka. Stigma yang tinggi berdampak pada diskriminasi dan hambatan perawatan bagi ODGJ. Penelitian ini bertujuan menggambarkan stigma masyarakat Minangkabau terhadap ODGJ. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cross-sectional. Sampel berjumlah 98 orang masyarakat Minangkabau yang dipilih dengan probability sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner CAMI yang terdiri dari empat dimensi: otoriterisme, kebajikan, pembatasan sosial, dan ideologi komunitas kesehatan mental. Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden, yaitu 84 orang (85,7%) memiliki pandangan negatif terhadap ODGJ. Gambaran stigma responden terhadap ODGJ menunjukkan kategori pro pada tiga dimensi, yaitu otoriterisme (52,0% atau 51 orang), pembatasan sosial (58,2% atau 57 orang), dan ideologi komunitas kesehatan mental (52,0% atau 51 orang). Pada dimensi kebajikan, termasuk dalam kategori kontra dengan 59,2% responden (58 orang). Simpulan : Masyarakat Minangkabau menunjukkan tingkat stigma yang tinggi terhadap ODGJ, terutama pada dimensi otoriterisme, pembatasan sosial, dan ideologi komunitas kesehatan mental. Diperlukan edukasi kesehatan mental dan promosi penerimaan sosial untuk mengurangi stigma.
Penerapan Edukasi Latihan Fisik Walking Exercise dengan Masalah Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif Murwani, Arita; Khalifah, Nanik Nor; Amry, Riza Yulina
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v21i1.1443

Abstract

Latar Belakang : Masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif merupakan ketidakmampuan mengelola, dan/atau menentukan bantuan untuk mempertahankan kesehatan karena kurangnya pengetahuan pasien dan keluarga. Adapun intervensi secara nonfarmakologis pada penderita diabetes mellitus terdiri dari edukasi dan latihan fisik. Edukasi kesehatan khususnya latihan fisik seperti walking exercise dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengelolaan mandiri pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis efektivitas edukasi latihan fisik walking exercise dalam asuhan keperawatan keluarga dewasa pasien Diabetes Melitus Tipe II dengan masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus terhadap satu keluarga dengan anggota yang mengalami Diabetes Melitus Tipe II. Hasil : Setelah dilakukan intervensi edukasi, keluarga menunjukkan pemahaman perilaku sehat meningkat, kemampuan menunjukkan perilaku sehat meningkat, memiliki system pendukung meningkat dan menunjukkan minat meningkatkan perilaku sehat meningkat dalam memelihara kesehatan anggota keluarga. Simpulan : Edukasi latihan fisik walking exercise terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan pasien serta keluarga dalam pemeliharaan kesehatan, serta dapat dijadikan sebagai bagian dari intervensi keperawatan pada kasus serupa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7