cover
Contact Name
Afriyanto
Contact Email
-
Phone
+6281368412361
Journal Mail Official
redaksijurnalavicena@umb.ac.id
Editorial Address
Jl. Salak Raya Kampus II UMB Lingkar Timur Bengkulu.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
AVICENNA
ISSN : 19780664     EISSN : 26543249     DOI : https://doi.org/10.36085/avicenna
Core Subject : Health,
Jurnal AVICENNA is a journal published by the Public Health Department, Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Bengkulu since 2006 (the previous version can be seen in the AVCN OLD icon). This journal containing writings that are based on the results of research in the fields of Public Health (nutrition, epidemiology, environmental health, health reproduction, health education and behavior science, administration and health policy,management of health services and occupational health). This journal is a quarterly (April, August and December) periodical that considers for publication original articles as per its scope.
Articles 215 Documents
LITERATUR RIVIEW: SISTEM PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA (PIS-PK) DI PUSKESMAS Hartono, Budi; Setianie, Nova; suryani, iis; amalia, anisa; wijaya, mulya
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i3.1223

Abstract

Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) ditekankan pada Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang mencakup seluruh keluarga dalam wilayah kerja puskesmas (Kemenkes RI, 2017). Adapun cakupan kunjungan keluarga dalam pelaksanaan PIS-PK tahun 2018 di Indonesia adalah sebesar 26,80% dengan Indeks Keluarga Sehat (IKS) di Indonesia rata-rata sebesar 0,165% (Trihono, 2018). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review yaitu pengumpulan artikel yang telah dipublish oleh peneliti dalam tiga tahun terakhir (2018-2020) melalui pencarian kata kunci Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) di puskesmas. Hasil kajian literatur review terkait pelaksanaan PIS-PK di puskesmas yang ditinjau dari unsur sistem menunjukan implementasi PIS-PK sudah terlaksana namun masih belum berjalan maksimal. Ditinjau dari elemen input yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), pendanaan dan sarana prasarana yang kurang memadai dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan PIS-PK. Pada elemen process pelaksanaan PIS-PK dibutuhkan suatu komunikasi yang baik, koordinasi bersama lintas sektor terkait serta melakukan monitoring dan evaluasi program. Hasil Pendataan Indeks Keluarga Sehat (IKS) yang diperoleh pada pelaksanaan PIS-PK berpengaruh terhadap kualitas capaian yang dihasilkan (output) dan pemanfaatan data dikemudian hari (outcome). Dengan demikian, dapat disimpulkan masih terdapat puskesmas yang belum mencapai target pendataan PIS-PK (100%).
Analisis Pengelolaan Sampah Anorganik di Desa Parit 1 Api-Api Kecamatan Mandau Tahun 2020 Warlenda, Sherly Vermita; Tu Ramadan, Gilang
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i3.1214

Abstract

Di negara berkembang umumnya sampah masih dibuang tanpa adanya pemilahan terlebih dahulu, sepertisampah Organik, Anorganik, dan logam masih menjadi satu, itulah yang menyulitkan untuk dilakukannyapenanganan. Dampak negatif yang dapat ditimbulkan oleh volume sampah yang tinggi dan tidak dikelola dengan baik dapat berupa gangguan kesehatan, menurunkan kualitas lingkungan, menurunkan estetika lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan sampah anorganik di Desa Parit 1 Api�Api Tahun 2020. Penelitian ini merupakan peneltian kualitatif deskriptif yaitu dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam. Sampel yang menjadi informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang, variabel yang diteliti antara lain sumber daya manusia, anggaran, sarana prasarana, metode, tahap pemilahan, tahap pengumpulan, tahap pengangkutan dan tahap pengolahan. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya ketersedian tenaga kerja kebersihan di desa, tidak ada pengalokasian dana khusus untuk pengelolaan sampah anorganik, kurangnya sarana dan prasarana serta tidak adanya masyarakat melakukan tahap pemilahan, pengumpulan, pengangkutan dan pengolahan dalam melakukan pengelolaan sampah anorganik di Desa Parit 1 Api-Api. Peneliti menyarankan kepada Aparatur Pemerintahan Desa untuk mendirikan Bank Sampah di Desa Parit 1 Api-Api agar masyarakat lebih giat dalam pengelolaan sampah menjadi barang berguna sehingga sampah yang masih bernilai ekonomis masih bisa dipergunakan untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
PERSEPSI PESERTA POSBINDU PTM TENTANG PELAKSANAAN KEGIATAN POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERINGIN RAYA KOTA BENGKULU Oktarianita, Oktarianita; Wati, Nopia; Febriawati, Henni
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i2.988

Abstract

One of the strategies for early detection and monitoring of risk factors for Non-Infection Diseases (PTM) is the implementation of Posbindu PTM. Still included in the low category regarding the achievement of the total number of patients checking the basic and primary posbindu for non infection diseases (covering all posbindu activities) which is below the 50% target of 20.2%. This study aims to determine the perceptions of posbindu participants about the implementation of Posbindu for non infection diseases. This research is a descriptive study with a qualitative approach in March-August 2020 through in-depth interviews with 5 informants and 3 triangulations using interview, observation and documentation guidelines. The research focuses on the perspectives of the Posbindu participants about the implementation of Posbindu for non infection diseases at public health center of in the Beringin Raya Bengkulu City.The results showed that the implementation of Posbindu used a 5-table system (registration, height measurement, weighing, recording by cadres then to the medical team for blood pressure, blood sugar, cholesterol and uric acid checks, consultation by Posbindu officers and cadres was carried out once a month at residents' homes. The implementation has been running according to the public health center SOP. Service quality is generally good, but the community's enthusiasm is still low in participating in Posbindu, there are participants who are still afraid to have their health checked at Posbindu, there are things that are felt to be less than optimal in service where people feel less satisfied because only examination but no medicine, insufficient examination tools and the implementation of Posbindu held during working hours A referral system has been implemented if a participant is at risk of being asked to go to the puskesmas for treatment.Salah satu strategi untuk deteksi dini dan pemantauan faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yaitu pelaksanaan Posbindu PTM. Masih termasuk katagori rendah mengenai capaian jumlah keseluruhan pasien melakukan pengecekan pada posbindu PTM dasar dan utama (meliputi semua kegiatan posbindu) yakni dibawah target 50% sebesar 20,2%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peserta posbindu tentang pelaksanaan kegiatan Posbindu PTM di wilayah Kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif pada Maret-Agustus 2020 melalui wawancara mendalam terhadap 7 informan dan 3 triangulasi dengan menggunakan pedoman wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Penelitian berfokus pada perspsi peserta posbindu tentang pelaksanaan kegiatan Posbindu PTM di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Raya Kota Bengkulu.Hasil Penelitian menunjukan Pelaksanaan Posbindu menggunakan sistem 5 meja (Pendaftaran, Tinggi badan, berat badan, pencatatan oleh kader selanjutnya pemeriksaan tekanan darah, gula darah, cek kolesterol, dan asam urat, konsultasi oleh petugas dan kader posbindu dilaksanakan satu bulan sekali di rumah warga. Pelaksanaan telah berjalan sesuai SOP Puskesmas. Kualitas pelayanan pada umumnya sudah baik, namun masih rendahnya antusias masyarakat mengikuti posbindu, ada peserta yang masih merasa takut memeriksakan kesehatannya ke posbindu, ada hal yang dirasakan masih kurang maksimal dalam pelayanan dimana masyarakat merasa kurang puas karena hanya pemeriksaan tapi tidak ada obat, alat pemeriksaan tidak cukup serta pelaksanaan posbindu diadakan pada jam kerja. Sistem rujukan telah dilakukan jika ada peserta yang berisiko akan disuruh pengobatan ke puskesmas. Diharapkan melakukan pendekatan langsung ke masyarakat dan kader sehingga mampu memberikan kesadaraan bahwa Posbindu ini adalah bagian dari pemantauan kesehatan masyarakat.
GAMBARAN PERILAKU PETANI SAYURAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NUSA INDAH DI TINJAU DARI ASPEK KESEHATAN Apriliani, Eka Anis; Oktavidiati, Eva; Ramon, Agus; Wati, Nopia
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i1.1567

Abstract

Perilaku petani di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah dalam pemberantasan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) menggunakan pestisida. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui gambaran perilaku petani di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah di tinjau dari aspek kesehatan. Jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang di Wilayah Kerja Puskesmas Nusa Indah. Teknik Pengumpulan Data dengan observasi dan wawancara.  Hasil penelitian didapatkan Petani dalam pengusiran organisme pengganggu tanaman (OPT) yaitu serangga dan jamur menggunakan pestisida, sedangkan pengetahuan petani belum baik akan pengenalan pestisida yang mereka pakai. Sikap petani dalam penggunaan pestisida belum baik, karena dalam penyimpanan dan penggunaan APD tidak sesuai dengan aturan yang ada. Tindakan petani dalam penggunaan pestisida mengambarkan masih banyak tindakan tidak bijaksana dari petani yang dapat membahayakan kesehatan, baik dalam pemilihan, penyimpanan, pencampuran, penyemprotan, penggunaan APD, keluhan kesehatan. PHBS petani sudah baik mulai dari pembersihan alat, kebersihan badan, dan kebersihan pakaian. Keluhan kesehatan yang dirasakan petani berupa pusing dan mual-mual setelah mereka menggunakan pestisida. Maka dari itu pengetahuan yang baik dan sikap positif dapat menyebabkan tindakan yang tidak benar saat penggunaan pestisida hal ini dapat mempengaruhi kesehatan petani, karena kurangnya pengetahuan dan sikap positif terhadap penggunaan pestisida yang mereka gunakan dapat mempengaruhi produktifitas bagi dari segi waktu kerja maupun kemampuan kerja.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI CV. ALAM TUNGGAL SEMESTA KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2021 ana, Heri zi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 16, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i3.2008

Abstract

Latar Belakang: Menurut International Labour Organization (ILO) tahun 2013, setiap tahun ada lebih dari 250 juta kecelakaan di tempat kerja dan lebih dari 160 juta pekerja menjadi sakit karena bahaya di tepat kerja. Serta 1,2 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan dan sakit di tempat kerja. Berdasarkan data yang di peroleh dari CV. Alam Tunggal Semesta Kabupaten OKU Timur risiko bahaya di lingkungan kerja khususnya pada proses produksi setiap bagian proses produksi memeliki risiko bahaya bagi tenaga kerja. Latar Belakang: Menurut International Labour Organization (ILO) tahun 2013, setiap tahun ada lebih dari 250 juta kecelakaan di tempat kerja dan lebih dari 160 juta pekerja menjadi sakit karena bahaya di tepat kerja. Serta 1,2 juta pekerja meninggal akibat kecelakaan dan sakit di tempat kerja. Berdasarkan data yang di peroleh dari CV. Alam Tunggal Semesta Kabupaten OKU Timur risiko bahaya di lingkungan kerja khususnya pada proses produksi setiap bagian proses produksi memeliki risiko bahaya bagi tenaga kerja. Metodologi penelitian  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil  Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi dari 33 responden, tidak menggunakan APD lengkap berjumlah 23 (69,7%),  pengetahuan kurang baik berjumlah 23 (69,7%), sikap kurang baik berjumlah 18 (54,5%), tidak tersedia APD berjumlah 22 (66,7%), dan masa kerja lama berjumlah 21 (63,6%). Hasil Uji bivariat diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan  (p value = 0,000),  sikap (p value = 0,020), ketersediaan APD (p value = 0,006) dan masa kerja (p value = 0,000) dengan penggunaan APD pada pekerja. Kesimpulan: Disarankan kepada CV. Alam Tunggal Semesta Kab. OKU Timur diharapkan untuk melakukan brifing sebelum bekerja oleh pengawas, menjelaskan bahaya apa saja yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja apabila pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).
DETERMINANTS OF HYPERTENSION IN THE ELDERLY AT SIMPANG TIGA HEALTH CENTER PEKANBARU CITY purba, christine vita; ., Nurhapipa; Priwahyuni, Yuyun; Daniati, Rozia
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i2.795

Abstract

Hypertension is an increase in systolic blood pressure ≥ 140 mmHg and diastolic blood pressure ≥ 90 mmHg with two measurements with calm conditions. High blood pressure or hypertension is one of the most killer diseases in the world today. According to WHO (2015) around 1.13 billion people in the world have hypertension, meaning that 1 in 3 people in the world was diagnosed with hypertension. The purpose of this study was to determined the determinant of the incidence of hypertension in the elderly at Simpang Tiga Health Center, Pekanbaru City in 2020. This type of research was quantitative analytic with cross sectional research design and purposive sampling technique with 183 respondents as sample from 1617 populations. The results showed that variables related to the incidence of hypertension were excessive sodium consumption with P value = 0,000, (POR = 3,874 95% CI: 2,008-7,475), physical activity P value = 0.008 (POR = 2,323 95% CI: 1,280-4,215) , and eating patterns with a value of Pvalue = 0.024 (POR = 2.302 95% CI: 1.166-4.543). It is expected that elderly program holders will provide counseling services and counseling about excessive sodium consumption and better dietary arrangements and encouraged the elderly and families to reduce foods containing excess sodium and continue to carry out physical activities, actively participating in activities held once a week at the health center/ integrated elderly development post.  
ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TAIS KABUPATEN SELUMA Afriyanto, Afriyanto; Nopia Wati, Nopia Wati; Ramadi, Depan
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 14, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i3.1431

Abstract

ABSTRAK Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit Pasal 1 bahwa Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di RSUD Tais kabupaten Seluma.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam dan observasi.  Informan pada penelitian ini adalah Ketua Panitia Keselamatan dan kesehtan kerja, Wakil Panitia Keselamatan dan kesehatan kerja, Sekretaris Keselamatan dan kesehatan kerja, Ketua bidang Pemeliharan dan Penunjang Rumah Sakit Umum Daerah Tais Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu.  Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 Maret s/d 22 April Tahun 2019 di RSUD Tais.Hasil penelitian menujukkan bahwa sudah ada kebijakan SMK3 di Rumah Sakit Umum Daerah Tais sudah dituangkan didalam Surat Keterangan (SK) oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tais.Perencanan SMK3 di Rumah Sakit Umum Daerah Tais ada delapan yaitu.Bidang keselamatan dan keaman, bidang bahan berbahaya dan beracun, bidang manajemen emergensi, bidang pengamanan dan kebakaran, bidang peralatan medis, bidang sistem utilitas, bidang pendidikan dan pelatihan dan bidang monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan Rencana SMK3 di Rumah Sakit Umum Daerah Tais yang sudah berjalan ada lima yaitu.  Bidang keselamatan dan keamanan, bidang manajemen emergensi, bidang peralatan medis, bidang pengamanan dan kebakaran, bidang utilitas.Dan ada tiga bidang yang belum berjalan yaitu.Bidang bahan berbahaya dan beracun, bidang pendidikan dan pelatihan, bidang monitoring dan evaluasi.Untuk pihak rumah sakit melakukan evaluasi terhadap penetapan kebijakan, perencanaan dan pelaksanaan rencana terhadap sistem manajemen keselamtan dan kesahatan kerja yang ada di Permenkes RI No. 66 Tahun 2016.
DETERMINAN KEJADIAN STUNTING DI MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN KEPULAUAN SERIBU PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2021 setianie, nova; Handayani, Sarah
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 16, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i3.2151

Abstract

Determinan kejadian stunting di masa pandemi covid-19 yang berpengaruh pada variabel keluarga yang tidak memiliki kartu JKN dengan tingkat resiko 1,5 kali lebih besar, begitu juga dengan variabel tidak memiliki air bersih 1,4 kali beresiko, serta tidak memiliki jamban sehat beresiko 1,3 kali dan keluarga merokok beresiko 4 kali lebih besar. Selain beresiko ada variabel yang berhubungan dengan stunting yaitu Balita yang tidak imunisasi karena ditutupnya posyandu serta menurunya ibu balita yang datang ke fasilitas kesehatan untuk imuniasasi anaknya.
THE EFFORTS TO REDUCE PROSPERITY OF ASMA BRONCHIALE SUFFERS WITH YOGA GYM THERAPY Andari, Fatsiwi Nunik; Febriawati, Henni; Wibowo, Mursid
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i3.1215

Abstract

Background: Asthma is an important chronic airway disease and a serious public health problem in various countries around the world. Asthma can be mild and does not interfere with activities, but can be permanent and interfere with activities and even daily activities. Productivity decreases due to absenteeism from work or school, and can lead to disability, thereby increasing productivity and decreasing quality of life. Methods: This research is a type of pre-experimental research with one group pre and post test design. Results: from 15 respondents before being given yoga exercise therapy there were 10 people (66.7%) who experienced chronic/ persistent asthma and 5 people (33.3%) who experienced episodic asthma. After giving yoga exercise therapy 6 times for 2 weeks, 3 people (20.0%) had chronic/ persistent asthma and 12 (80.0%) experienced episodic asthma. Based on the Wilcoxon test results obtained p value = 0.035 which means significant, so it can be concluded that yoga exercise therapy has an effect in reducing the recurrence of bronchial asthma sufferers in the working area of the Puskesmas Jalan Gedang, Bengkulu City.
FACTORS OF FAILURE EXCLUSIVE BREASTFEEDING IN BENGKULU CITY Pratiwi, Bintang Agustina; Yanuarti, Riska; Angraini, Wulan
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i2.989

Abstract

Bengkulu Province is in the fifth lowest position in achieving exclusive breastfeeding nationally. There was a decrease in the achievement of exclusive breastfeeding in Bengkulu Province by 6.7% from 2016-2017. The low achievement of exclusive breastfeeding will have an impact on the health status of babies and children in the future. This study aims to analyze the causes of failure of exclusive breastfeeding in the city of Bengkulu.This type of research is a quantitative method, the research was conducted at two health centers, namely the Betungan Health Center (Success) and the Community Health Center (Failure). The selection of puskesmas is based on data obtained from the Bengkulu City Health Office. The sample selection used purposive sampling, with a minimum sample size of 124 breastfeeding mothers. The data were analyzed by Univariate, Bivariate (Chi Square) and Multivariate (Multiple Logistic Regression).Mothers who do not provide exclusive breastfeeding are 79 (63.7%). There is a relationship between efforts to prepare exclusive breastfeeding, health worker support, advertisements for formula milk, support from husbands and support from mothers (parents) and exclusive breastfeeding in Bengkulu City. Advertising for formula milk is the most associated factor with exclusive breastfeeding.Information need for the nearest person and health care staff are not exposed to the mother's milk formula ads.

Page 6 of 22 | Total Record : 215