Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Factors Associated With Scabies In Boarding Students In SMKN AgricultureIntegrated Riau Province In 2019 yati, alhidayati; ., Syukaisih; Amalia, Risa; Sukma, Indra
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i2.796

Abstract

Scabies or can be known as scabies is eruption skin caused by investment and sentiment by the sarcoptes scabiei varhominis lice and gives rise to clinical symptoms, such as popular lesions, pustules, vesiclen, sometimes erosion and crusting, and gray tunnels accompanied by very itchy complaints on the skin folds based on the initial survey on intergrated agricultural, Riau Province there were 6 students affeceted by scabies the prevelance of scabies in Indonesia according to the Indonesia ministry of health data from health centers throughaout Indonesia in 2015, incedence of scabies ranks third of the 12 most common skin disease, curently the incedence increase higher from 20 years ago. The aim of the researchers was to independent and dependent variables namely knowledge, personal hygiene, attitudes, clothes hygiene and the role og UKS officer findout the factors associated with scabies in the integrated SMKN Agricultur Vocational School of Riau Province,while the type of this study wa quatitative analytic with sectional design, with a total sampel of 147 people. The sampling technique used ti take samples was total sampling, namely overall, research results. Showed a relationship between knowledge (P value = 0,026) POR = 2,400 ( CI 95%, 1,165-4,946), personal hygiene (P value = 0,018) POR = 2,711 (CI 95%, 1,242-5915), attitude (P value = 0,046) POR = 2,188 (CI 95%, 1,071-4,468), clothes hygiene (P value = 0,43) POR = 2,165 (CI 95%, 1,1079-4,344), the role of UKS (P value = 1,000) with the incidence of scabies in boarding students. It is suggested ti the teacher or health personnel to pay attetion to health in the school eviroment, we can do it by improving students knowledge by providing information.
Penyimpangan Perilaku Seksual Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Kota Pekanbaru Tahun 2018 yati, alhidayati; Yanthi, Dami; Harnani, Yesi; ., Syukaisih; Amalia, Risa
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i3.1235

Abstract

 Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan istilah untuk orang yang tertarik secara personal, emosional, seksual, atau paduan ketiganya, kepada orang berjenis kelamin sama dengannya. Indonesia diestimasikan terdapat 766.390 LSL. Cakupan upaya pencegahan pada populasi dilaporkan masih rendah, baru sekitar 10% (KPA, 2010). Keberadaan komunitas LSL menimbulkan dampak yang tidak sedikit, tidak hanya terkait dengan masalah kesehatan saja, akan tetapi hal itu juga berpengaruh terhadap kehidupan sosial si pelaku. Dampak negative pada kesehatan diri si pelaku, adalah bisa menyebabkan berbagai jenis infeksi penyakit  yang berbahaya, seperti : HIV/AIDS, penyakit kelamin (sifilis, gonore, herpes genital dan lain-lain), dan gangguan system reproduksi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi seseorang menjadi Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Kota Pekanbaru Tahun 2018. Jenis Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan metode kualitatif dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling. Jumlah Informan dalam penelitian ini 3 orang Pelaku Lelaki Seks Lelaki (LSL) yang ada di wilayah kota Pekanbaru. I orang Informan Pendukung yaitu Ketua LSM Yayasan Sebaya Lancang Kuning. Hasil Penelitian menunjukkan informan mengetahui tentang berhubungan seksual dengan sesama jenis (LSL), ada satu informan yang keluarganya ataupun keturunan dari pihak ibu nya yang mengalami LSL, para informan tidak mengalami gangguan dalam berinteraksi dengan masyarakat (lingkungan) atau merasa minder,1 orang informan pernah mengalami trauma dan pengalaman seksual, Seluruh informan menyatakan bahwa asal mula mereka lebih mengenal komunitas LSL adalah dari media massa.Diharapkan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan LSM Sebaya Lancang Kuning melakukan penjangkauan terhadap LSL untuk mengurangi penyimpangan perilaku seksual lelaki seks lelaki dan lebih memberikan edukasi dan konseling kepada LSL yang belum terjaring dan yang belum berani melakukan test VCT untuk mengurangi terjadinya penyakit HIV/AIDS di Kota Pekanbaru. 
Edukasi Cegah Kelelahan Pada Mata Akibat Pengaruh Radiasi Gadget Selama School From Home (SFH) Pada Mahasiswa Gumayesty, Yeyen; Hanafi, Ahmad; Priwahyuni, Yuyun; Amalia, Risa
CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/care.v2i2.29775

Abstract

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di Provinsi Riau tahun 2020 merupakan program yang cukup progresif bagi pencegahan penyebaran virus covid-19. Hampir semua jenjang Pendidikan termasuk perguruan tinggi melakukan program physicall distancing dengan cara melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan Sekolah dari rumah School From Home (SFH). Di lain sisi hal ini mengakibatkan dampak negatif lain yang dirasakan oleh pelajar ataupun pengajar terutama masalah kesehatan mata yang diakibatkan oleh penggunaan media elektronik secara berlebihan yang membuat mata terasa nyeri, pedih atau gatal, berair dan mata lebih sensitif pada cahaya. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada Mahasiswa Universitas Hang Tuah tentang bagaimana cara menyikapi SFH agar dapat mengurangi efek negatif dari pembelajaran SFH. Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang kelelahan mata akibat pengaruh gadget selama pandemic covid-19 ini.
DETERMINAN PERILAKU KEPATUHAN MASYARAKAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN DI ERA NEW NORMAL DI KELURAHAN SUNGAI JERING WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARI TELUK KUANTAN: DETERMINANTS OF COMMUNITY COMPLIANCE BEHAVIOR RELATED TO HEALTH PROTOCOL IN THE NEW NORMAL ERA IN SUNGAI JERING KELURAHAN WORKING AREA OF KARI TELUK KUANTAN HEALTH CENTER Putri, Sentika Nelta; Megasari, Kiki; Devis, Yesica; Maharani, Riri; Amalia, Risa
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.510

Abstract

Salah satu penyebab semakin meningkatnya kasus COVID-19 adalah ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Padahal untuk mencegah penyebaran COVID-19 maka tindakan preventif tersebut harus dilaksanakan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui determinan perilaku kepatuhan masyarakat yang berhubungan dengan protokol kesehatan di era new normal di Kelurahan Sungai Jering Wilayah Kerja Puskesmas Kari Teluk Kuantan. Penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif, dengan menggunakan jenis penelitian Observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Jering wilayah kerja Puskesmas Kari Teluk Kuantan pada 24 Maret-25 Mei 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kari Teluk Kuantan kecamatan Kuantan Tengah sebanyak 5.698 orang dengan jumlah sampel sebanyak 190 sampel. Teknik pengambilan sampel ini ialah menggunakan teknik accidental sampling. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat menggunakan chi square. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa ada hubungan pengetahuan (p value = 0,002), sikap (p value = 0,001), tingkat pendidikan (p value = 0,000), dukungan lingkungan sosial (p value = 0,006), dukungan keluarga (p value = 0,023), peran pemerintah (p value = 0,042) dengan perilaku kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan di era new normal di Kelurahan Sungai Jering Wilayah Kerja Puskesmas Kari Teluk Kuantan. Tidak ada hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan perilaku kepatuhan masyarakat (p value = 0,674). Bagi seluruh pihak diharapkan dapat lebih meningkatkan upaya pencegahan penularan COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.   One of the causes of the increasing number of COVID-19 cases is public non-compliance with health protocols. In fact, to prevent the spread of COVID-19, these preventive measures must be implemented, both by the government and the community. The purpose of this study was to determine the determinants of community compliance behavior related to health protocols in the new normal era in Sungai Jering Village, Kari Teluk Kuantan Health Center Work Area. This research is a quantitative analytic research, using the type of observational research with a cross sectional design. This research was carried out in Sungai Jering Village, the working area of ​​the Kari Teluk Kuantan Health Center on March 24-25, 2021. The population in this study was the people who were in the working area of ​​the Kari Teluk Kuantan Health Center, Kuantan Tengah sub-district as many as 5,698 people with a total sample of 190 samples. The sampling technique used is the accidental sampling technique. Analysis of the data used is univariate and bivariate analysis using chi square. Based on the results of the research that has been done, it is known that there is a relationship between knowledge (p value = 0.002), attitude (p value = 0.001), education level (p value = 0.000), social environment support (p value = 0.006), family support (p value = 0.006). value = 0.023), the role of the government (p value = 0.042) with community compliance behavior in implementing health protocols in the new normal era in Sungai Jering Village, Kari Teluk Kuantan Health Center Work Area. There is no relationship between the role of health workers with community compliance behavior (p value = 0.674). All parties are expected to be able to further increase efforts to prevent the transmission of COVID-19 by complying with health protocols to prevent the transmission of COVID-19.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Di Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Ujungbatu Timur Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu: Factors Associated with Smoking Behavior in Adolescents During the Covid-19 Pandemic In East Ujungbatu Village, Ujungbatu District, Rokan Hulu Regency nurfebriani, dinda; Amalia, Risa; Syukaisih, Syukaisih; Maharani, Riri; Alhidayati, Alhidayati
Media Kesmas (Public Health Media) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Media Kesmas (Public Health Media)
Publisher : Progam Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/kesmas.Vol2.Iss1.585

Abstract

Perilaku merokok masih dilakukan oleh banyak orang terutama di masapandemi COVID-19 ini, walaupun bahaya merokok sering ditulis di suratsurat kabar, majalah dan media masa lain, bahkan dibungkus rokok itusendiri. Kabupaten Rokan Hulu yang prevalensi merokok pada usia 13-18tahun sebesar 23,1%, dimana di usia remaja ini sangat rentan untukmencoba-coba merokok hingga menjadi ketagihan merokok. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan denganperilaku merokok pada remaja di masa pandemi COVID-19 di DesaUjungbatu Timur Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu tahun2021. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Waktupenelitian dari bulan Juli-Agustus tahun 2021. Populasi penelitian yaituseluruh remaja yang ada di Desa Ujungbatu Timur Kecamatan UjungbatuKabupaten Rokan Hulu berjumlah 2.325 orang dan sampel penelitian yaitu188 responden. Teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling.Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square(α=0,05). Hasil analisis bivariat didapatkan ada hubungan yang signifikanantara pengetahuan (ρ =0,001 ˂α=0,05), sikap (ρ =0,042 ˂α=0,05), mediainformasi (ρ =0,005 ˂α=0,05), peran teman sebaya (ρ =0,009 ˂α=0,05),dan peran orang tua (ρ =0,007 ˂α=0,05) dengan perilaku merokok padaremaja di masa pandemi COVID-19. Berdasarkan hasil penelitiankesimpulannya terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, mediainformasi, peran teman sebaya dan peran orang tua dengan perilakumerokok pada remaja di masa pandemi COVID-19. Maka saran untukremaja perokok diharapkan rajin membaca referensi terkait bahayamerokok sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah polapikirnya menjadi lebih baik. Selain itu mengubah kebiasaan merokokberkumpul bersama teman dengan kegiatan positif seperti kegiatanolahraga dengan mematuhi protokol kesehatan.   Smoking behavior is still carried out by many people, especially inThis COVID-19 pandemic, although the dangers of smoking are often written about in newspapers, magazines and other mass media, they are even wrapped in cigarettesalone. Rokan Hulu Regency where the prevalence of smoking is at the age of 13-18years by 23.1%, which at this age is very vulnerable totrying to smoke to become addicted to smoking. This researchaims to determine the factors associated withsmoking behavior in adolescents during the COVID-19 pandemic in the villageEast Ujungbatu, Ujungbatu District, Rokan Hulu Regency in2021. Type of quantitative research with cross sectional design. Timeresearch from July-August 2021. The research population isall teenagers in Ujungbatu Timur Village, Ujungbatu DistrictRokan Hulu Regency is 2,325 people and the research sample is188 respondents. Accidental Sampling sampling technique.Data analysis was carried out univariate and bivariate with chi-square test(α=0.05). The results of the bivariate analysis showed that there was a significant relationshipbetween knowledge (ρ = 0.001 = 0.05), attitude (ρ = 0.042 = 0.05), mediainformation (ρ =0.005 =0.05), peer roles (ρ =0.009 =0.05),and the role of parents (ρ = 0.007 = 0.05) with smoking behavior atyouth during the COVID-19 pandemic. Based on research resultsIn conclusion, there is a relationship between knowledge, attitudes, mediainformation, the role of peers and the role of parents with behaviorsmoking among teenagers during the COVID-19 pandemic. Then suggestions forTeenage smokers are expected to be diligent in reading references related to dangerssmoking so as to increase knowledge and change patternshe thought for the better. In addition to changing smoking habitsgather with friends with positive activities such asexercise by adhering to health protocols.
The Role of Public Relations in Improving Services at the Arifin Achmad Regional General Hospital (Rsud) Riau Province.: Peran Hubungan Masyarakat Dalam Meningkatkan Pelayanan Di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Arifin Achmad Provinsi Riau. Candra, Leon; Noveana Putri, Anisa; Devis, Yesica; Amalia, Risa; Widodo, M.Dedi
Jurnal Olahraga dan Kesehatan (ORKES) Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Olah Raga dan Kesehatan (ORKES)
Publisher : Badnur Medisa Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56466/orkes/Vol3.Iss3.111

Abstract

Public Relations plays a role in explaining or defending the public's unfavorable views of the institution, by presenting various data, facts and actual information. Based on the results of the initial public relations survey at Arifin Achmad Hospital, they are still experiencing problems in carrying out their role as public relations. The basis of this research is to find out the role of Public Relations in improving services at the General Hospital Arifin Achmad Riau Province in 2023. This type of research is a qualitative descriptive research. The research was carried out in July-August 2023 at Arifin Achmad Hospital in Riau Province. The writing subjects consisted of the Sub-Coordinator of law and Public Relations, the Head of General Affairs and Public Relations staff. The results showed that there were 4 roles carried out by public relations at the General Hospital Arifin Achmad Riau Province , namely the role as (1) communicator, the role of public relations as a communication liaison, namely conducting cooperative relations with other regional hospitals, conveying hospital information through communication media and not conduct two way communication with patients or the public.(2) relationship, the role of public relations as a relationship builder is not to build relationship with the media and do not receive training for internal public relations. (3) back up management, the role of public relations as a management support, namely public relations carrying out planning activities to implementation to be taken into consideration by general hospital Arifin Achmad Riau Province. (4) good image maker, the role of public relations as a positive image builder, namely by providing information in the hospital environment in the form of leaflets, banners and also outreach. In conclusion, the General Hospital Arifin Achmad Riau Province should pay attention to questions that are oriented towards hospital public relations in order to support service improvement.
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK BERBASIS MAGGOT (Black soldier fly) UNTUK MENDUKUNG KEBERLANGSUNGAN ZERO WASTE DI DESA BILOK PETUNG KECAMATAN SEMBALUN KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ramadhani; Abdullah, Baiq Amanda Esya; Fitria; Manaki, Gempar; Antareja, Gde Margin; Haeruni; Hidayat, Janu Wahyu; Sari, Nila Marta; Amalia, Risa
Jurnal Wicara Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i3.4101

Abstract

West Nusa Tenggara Province faces serious waste management problems. Bilok Petung Village produces around 3 tonnes of waste per day, most of which ends up in the landfill. A zero waste approach using BSF (Black Soldier Fly) could be a solution. The aim of KKN activities in Bilok Petung Village is to explore the process of cultivating BSF (Black Soldier Fly) magots to support the implementation of zero waste. Activity methods include providing BSF cultivation facilities, collecting organic waste, hatching BSF eggs, maintaining BSF, harvesting eggs, processing maggots, and packaging products. The results of the activity show that BSF cultivation is able to process village organic waste into pupae and organic fertilizer with economic value. Pupae can be used as a source of animal protein and organic fertilizer can increase soil fertility. Thus, BSF cultivation has the potential to support the implementation of zero waste in Bilok Petung Village in a sustainable manner.
Enhancing Senior High School Students’ Speaking Skills Through English Podcasts Amalia, Risa; Novita, Dian
Teaching, Learning, and Development Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/telad.v3i2.61

Abstract

This study investigates how English podcast activities impact students' speaking skills in senior high schools, focusing on 18 participants from MA Bilingual Muslimat NU Sidoarjo, Indonesia. Using questionnaires and interviews, the research explores students' perceptions, revealing positive attitudes towards podcasts despite challenges like vocabulary limitations and speaking anxiety. The findings highlight podcasts as effective tools for enhancing speaking proficiency and motivation in English learning. The study recommends integrating podcasts in classrooms to foster creative language learning and improve student engagement. Future research can delve deeper into students' interests and experiences with applied podcasts.
CARA CERDAS MEMANFAATKAN TANAMAN SEKITAR RUMAH SEBAGAI PENGUSIR NYAMUK Aedes aegypti di RT 02/RW14 KELURAHAN TUAH KARYA: Cara Cerdas Memanfaatkan Tanaman Sekitar Rumah Sebagai Pengusir Nyamuk Aedes Aegypti Di RT 02/RW14 Kelurahan Tuah Karya Wahyuni, Denai; Desfita, Sri; Maria Ulfa, Henny; Amalia, Risa
Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas Vol. 4 No. 3 (2024): JPKK Edisi Desember 2024
Publisher : STIKes Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jpkk.Vol5.Iss1.2191

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that remains prevalent in Indonesia, caused by the dengue virus transmitted through the bite of mosquitoes from the Aedes genus. The community in RT 02/RW 14 lacks understanding of the life cycle and breeding habitats of Aedes aegypti mosquitoes, as evidenced by the presence of water-holding containers around homes and poor behavioral changes among residents. Therefore, education is necessary to explain the types of plants that can repel mosquitoes in residential areas. This educational activity was attended by 20 participants, focusing exclusively on the women of the PKK (Family Welfare Movement) in RT 02/RW 14, Tuah Karya Village. The educational material covered the characteristics, life cycle, and behavior of Aedes aegypti, as well as the features and types of plants that can repel these mosquitoes. Knowledge assessment was conducted through pre-tests and post-tests before and after the educational sessions. The pre-test results revealed that 61.7% of participants had poor knowledge, while 38.3% demonstrated good knowledge. Post-test results showed a significant improvement, with only 17.5% having poor knowledge and 82.5% achieving good knowledge. This health education program through counseling proved to be an effective preventive measure against the transmission of dengue fever. Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit infeksi yang kejadiannya masih tetap tinggi di Indonesia disebabkan virus dengue melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes. Masyarakat RT 02/RW14 kurang memahami siklus hidup dan perindukan nyamuk Ae. Aegypti, hal ini terlihat masih banyak media yang menampung air di sekitar rumah dan perubahan perilaku masyarakat yang kurang baik. Oleh karena itu, dirasa perlu edukasi dengan menjelaskan jenis-jenis tanaman yang dapat menolak nyamuk di lingkungan rumah. Penyuluhan ini dihadiri 20 orang berfokus hanya pada ibu-ibu PKK RT 02/RW14 Kelurahan Tuah Karya. Materi edukasi mengenai ciri-ciri, siklus hidup dan perilaku Ae. aegypti, ciri-ciri dan jenis tanaman yang dapat digunakan untuk mengusir nyamuk Ae. aegypti. Proses penilaian pengetahuan dilakukan dengan pre-test dan post-test pada pra dan pasca aktivitas penyuluhan. Hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata hasil pre-test pengetahuan peserta masih kurang sebanyak 61,7%, dan 38,3% memiliki kategori pengetahuan baik Sedangkan hasil post-test terjadi peningkatan yang signifikan. Pengetahuan kurang 17,5% dan pengetahuan baik 82,5%. Program edukasi kesehatan melalui penyuluhan ini dinilai efektif sebagai tindakan preventif penularan penyakit demam berdarah
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM PERTANGGUNG JAWABAN SUAMI ISTRI SEBAGAI DEBITUR TERHADAP PERJANJIAN PEMBIYAAN DENGAN JAMINAN SETELAH PERPISAHAN (STUDI PUTUSAN NOMOR : 139/PDT.G/2024/PN TJK) Amalia, Risa; Hakim, Lukmanul
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.45232

Abstract

Perjanjian merupakan kejadian di mana dua pihak saling berjanji untuk melakukan sesuatu. Dalam kejadian tersebut, hal ini menciptakan hubungan hukum antara kedua pihak yang dikenal sebagai ikatan hukum. Perjanjian ini melibatkan kesepakatan antara dua individu, yang diungkapkan dalam bentuk pernyataan yang berisi janji atau komitmen, baik secara lisan maupun tertulis. Jaminan fidusia juga merupakan instrumen konvensional yang diterapkan untuk memberikan perlindungan khusus kepada kreditur. Jika terjadi pelanggaran kewajiban oleh debitur, kreditur berhak meminta ganti rugi melalui pelaksanaan jaminan fidusia. Permasalahan pada penilitian ini adalah apa saja faktor penyebab terjadinya perbuatan melawan hukum pada perjanjian pembiayaan dengan jaminan, dan bagimana pertimbangan hakim dalam pertanggung jawaban suami istri dalam perjanjian pembiayaan dengan jaminan. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan data sekunder dan primer. selanjutnya analisis secara yuridis kualitatif.