cover
Contact Name
Sani Ega Priani, M.Si., Apt.
Contact Email
-
Phone
jurnal.farmasyifa@gmail.c
Journal Mail Official
jurnal.farmasyifa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi - Universitas Islam Bandung Jalan Rangga Gading No. 8, Kota Bandung, Jawa Barat
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa
ISSN : 25990047     EISSN : 25986376     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa (JIFF) merupakan Jurnal ilmiah yang memuat artikel hasil penelitian di ruang lingkup Farmasi meliputi Farmakologi dan Toksikologi, Farmasi Klinik dan Komunitas, Biologi Farmasi, Farmasetika, Farmasi Mikrobiologi dan Bioteknologi, dan Farmakokimia. Disamping penelitian, jurnal ilmiah Farmasyifa juga memuat artikel hasil review terkait perkembangan ilmu kefarmasian di Indonesia berbasis penelitian.
Articles 110 Documents
KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM DI PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA: MIX METHOD Amanda Marselin; Fajar A.D Hartanto; Maria P.S Utami
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i2.7961

Abstract

Provinsi D.I. Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan prevalensi tertinggi diabetes mellitus (DM) di Indonesia. Salah satu komplikasi yang banyak dialami pasien DM ialah terjadinya ulkus diabetik pada kaki. Dengan adanya peningkatan prevalensi diabetes menyebabkan adanya peningkatan kasus amputasi kaki karena komplikasinya. Pasien DM membutuhkan terapi farmakologis berupa obat antidiabetes oral yang harus dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama. Kepatuhan pasien pada semua aspek dalam tata laksana terapi DM sangat penting untuk mencapai hasil terapi yang optimal, terlebih jika pasien mengalami komplikasi ulkus diabetik. Terapi farmakologi memiliki peranan untuk menjaga kadar gula darah tetap terkontrol selama pasien menjalani perawatan luka sehingga tahapan dan proses penyembuhan luka yang dialami pasien bisa berjalan optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepatuhan minum obat pada pasien ulkus diabetikum.Jenis penelitian termasuk penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan mix method. Tempat penelitian pada lima klinik perawatan luka di wilayah DIY. Jumlah responden 31 orang dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kepatuhan obat. Berdasarkan karakteristik responden diketahui 51.6% berjenis kelamin perempuan dengan rentang usia terbanyak antara 51-60 tahun (51.6%). Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum obat pasien DM dengan ulkus diabetikum di wilayah DIY sebesar 45,2%. Tingkat kepatuhan minum obat pasien ulkus diabetikum di Propinsi DIY masih tergolong kurang. Hal tersebut menunjukkan perlu dilakukan intervensi mengenai kepatuhan minum obat untuk meminimalkan komplikasi lainnya.
POTENSI ANTIBAKTERI FRAKSI AIR DAUN JAMBU AIR [Eugenia aqueum (Burm. F) Alston] TERHADAP Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Lanny Mulqie; Suwendar Suwendar; Ratu Choesrina; Dieni Mardliyani
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i1.6818

Abstract

Penyakit infeksi memiliki peranan yang cukup besar untuk terjadinya morbiditas dan mortalitas baik di negara berkembang maupun di negara maju. Penerimaan masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional untuk menangani penyakit mencapai 58%. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional yaitu daun jambu air. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri daun jambu air terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli melalui penetapan konsentrasi hambat minimum (KHM) dan tipe kerja fraksi air daun jambu air. Fraksinasi dilakukan dengan cara ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan air. Penetapan KHM dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan teknik sumur. Penentuan tipe kerja dilakukan dengan metode turbidimetri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa fraksi air daun jambu air memiliki aktivitas antibakteri dengan nilai KHM 0,78%. Tipe kerja fraksi air daun jambu air adalah bakterisid primer.
AKTIVITAS ANTIKANKER SENYAWA ASILFLOROGLUSINOL DARI BIJI Melicope incana TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA MCF-7 Mulyadi Tanjung
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i1.6246

Abstract

Melicope incana is one of the plant species that belongs to family Rutaceae. Melicope produces phenolic compounds, including alkaloids, acylphloroglucinol, flavonoids, and coumarins. This study aims to isolate the acyl phloroglucinol derivatives found in M. incana seeds. Extraction of acylphloroglucinol derivatives with methanol using the maceration method at room temperature. Separation and purification using a combination of gravity column chromatography, and radial chromatography. Two acylphloroglucinol compounds have been isolated, namely 3'-geranyl-2',4',6'-trihydroxy acetophenone (1) and 3'-isoprenyl-2',4',6'-trihydroxy acetophenone (2). The structure of the two compounds was determined based on UV, IR, 1D, and 2D NMR spectroscopic analysis. Anticancer activity of compounds 1-2 against breast cancer cells MCF-7 showed IC50 values of 48.98 and 4.30 µg /mL, respectively.
PENENTUAN PARAMETER TERMODINAMIKA PEMBENTUKAN KOMPLEKS INKLUSI IBUPROFEN-β-SIKLODEKSTRIN DAN PENGARUH KONSENTRASI BETASIKLODEKSTRIN TERHADAP KELARUTAN IBUPROFEN Fitrianti Darusman; Tia Aulia Silvianti; Budi Prabowo Soewondo
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5812

Abstract

Ibuprofen merupakan turunan asam propionat bersifat analgetik yang mempunyai daya antiinflamasi dan termasuk ke dalam Biopharmaceutic Classification Systems (BCS) kelas II yang mempunyai kelarutan praktis tidak larut dalam air dimana laju pelepasan ibuprofen menjadi penentu absorbsi obat. Salah satu upaya untuk meningkatkan kelarutan ibuprofen yaitu dengan pembentukan kompleks inklusi menggunakan β-siklodekstrin. β-siklodekstrin merupakan turunan siklodekstrin yang paling ekonomis dan non toksik saat diberikan secara oral serta ukuran rongganya sesuai untuk banyak obat. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan parameter termodinamika (ΔH, ΔG dan ΔS) dan pengaruh konsentrasi β-siklodekstrin terhadap kelarutan ibuprofen berdasarkan harga tetapan stabilitas kompleks pada proses pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin. Pembentukan kompleks inklusi antara ibuprofen dengan β-siklodekstrin dilakukan pada 2 kondisi pH yaitu dapar sitrat pH 5,2 dan dapar fosfat pH 7,2 serta 3 kondisi suhu yaitu 32°, 37°, dan 42°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibuprofen dapat berinteraksi dengan β-siklodekstrin membentuk kompleks inklusi. Interaksi yang terjadi pada pH 5,2 dan 7,2 berlangsung secara eksotermik (ΔH<0), proses terjadi secara spontan (ΔG negatif) dan terjadi penurunan ketidakteraturan sistem (ΔS negatif) serta kelarutan ibuprofen meningkat dengan meningkatnya kadar β-siklodekstrin dimana harga tetapan stabilitas kompleks pada pH 5,2 sebesar 297,012 M-1 lebih besar dari pada pH 7,2 sebesar 50,137 M-1.Kata kunci : 
PENGARUH PEMBENTUKAN KOMPLEKS INKLUSI IBUPROFEN-β-SIKLODEKSTRIN DENGAN METODE KOPRESIPITASI TERHADAP KELARUTAN DAN LAJU DISOLUSI Fitrianti Darusman
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i2.7535

Abstract

Ibuprofen sebagai obat antipiretik, analgesik, dan antiinflamasi termasuk dalam obat Biopharmaceutical Classification System (BCS) kelas II yang memiliki sifat kelarutan praktis tidak larut air. Untuk meningkatkan kelarutannya, dibentuk kompleks inklusi dengan senyawa β-siklodekstrin yang merupakan senyawa oligosakarida siklik yang memiliki gugus hidrofobik pada bagian dalam rongga dan gugus hidrofilik pada permukaan luarnya. Pembentukan kompleks inklusi dibuat dalam perbandingan mol1:1, 1:2 dan 2:1 dengan metode kopresipitasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin terhadap kelarutan dan laju disolusi dalam dapar HCl 0,2 M pH 1,2 dan dapar fosfat 0,01 M pH 7,4. Pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin dengan metode kopresipitasi pada perbandingan mol 1:1, 1:2 dan 2:1 terbukti dapat meningkatkan kelarutan dan laju disolusi ibuprofen yang dibandingkan terhadap ibuprofen murni dan campuran fisik keduanya. Namun yang signifikan terjadi pada kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin perbandingan mol 2:1 dengan nilai efisiensi disolusi pada menit ke-60 yaitu sebesar 80,708%.
STUDI IN SILICO MEKANISME AKSI SENYAWA FTALOSIANINA SEBAGAI KANDIDAT FOTOSENSITIZER DALAM TERAPI COVID-19 BERBASIS FOTODINAMIKA Taufik Muhammad Fakih; Nurfadillah Hazar; Mentari Luthfika Dewi; Tanisa Maghfira Syarza; Anggi Arumsari
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i1.6784

Abstract

Sindrom pernapasan akut parah coronavirus-2 (SARS-CoV-2) yang menyebabkan pandemi penyakit infeksi COVID-19 menggunakan protein spike untuk dapat berikatan dengan reseptor angiotensin-converting enzyme 2 (ACE2) dalam sel inang. Beberapa kandidat obat yang diprediksi dapat digunakan dalam terapi COVID-19 seperti, tegobuvir, sonidegib, siramesine, antrafenine, bemcentinib, itacitinib, dan ftalosianina secara farmakologis mampu menghambat penempelan SARS-CoV-2 pada reseptor ACE2. Akan tetapi menariknya terapi fotodinamika dengan memanfaatkan senyawa ftalosianina berlabel logam saat ini dapat menjadi pilihan alternatif untuk terapi COVID-19 karena lebih efektif dan spesifik terhadap target.Melalui penelitian ini akan dilakukan identifikasi, evaluasi, dan eksplorasi afinitas serta interaksi molekular yang mampu menggambarkan mekanisme aksi dari struktur senyawa turunan ftalosianina berlabel logam secara in silico. Simulasi penambatan molekular ligan-protein antara besi ftalosianina (Fe-Pc) dan galium ftalosianina (Ga-Pc) terhadap protein spike SARS-CoV-2 dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak PatchDock. Berdasarkan simulasi penambatan molekular ligan-protein diperoleh hasil bahwa senyawa galium ftalosianina (Ga-Pc) memiliki afinitas yang lebih baik dibandingkan besi ftalosianina (Fe-Pc) terhadap protein spike SARS-CoV-2, dengan nilai masing-masing sebesar −2366,68 kJ/mol dan −2225,55 kJ/mol. Dari hasil tersebut dapat diprediksi perbedaan struktur molekul senyawa turunan ftalosianina berlabel logam terbukti mampu mempengaruhi mekanisme aksi terhadap protein target. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendesain struktur senyawa turunan ftalosianina berlabel logam sebagai kandidat fotosensitizer dalam terapi fotodinamika untuk penyakit infeksi COVID-19.
Aspirin, antiplatelet dengan biaya paling minimal pada pasien stroke Keni Idacahyati
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v3i2.5797

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian dan penyebab kecacatan diseluruh dunia. Dalam waktu dekat penyakit serebrovaskular akan meningkat karena penuaan dan perubahan gaya hidup yang merugikan di seluruh dunia. Pengobatan antiplatelet dapat mengurangi volume otak yang rusak oleh iskemia dan mengurangi risiko awal kematian.  Penyakit stroke mewakili beban keuangan yang besar pada sistem perawatan kesehatan, serta pada pasien, keluarga, dan masyarakat. Analisis minimisasi biaya adalah metode penghitungan biaya obat untuk melihat obat yang paling murah atau modalitas terapeutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasien dengan aspirin memiliki rata-rata total biaya antiplatelet yang lebih kecil (Rp2.168.900,57) dibandingkan dengan clopidogrel (Rp.2.618.655,00) (p = 0,052) dan aspirin lebih cost effectif dibandingkan clopidogrel sebagai antiplatelet pada pasien stroke.
REVIEW : PENGARUH MODIFIKASI NUTRISI MEDIA KULTUR DUNALIELLA SALINA TERHADAP AKTIVITAS SITOTOKSIK ANTIKANKER Indra Topik Maulana
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i2.7971

Abstract

Dunaliella salina merupakan mikroalga halotolerant yang mampu bertahan dan tumbuh pada kondisi lingkungan yang ekstrim. Upaya Dunaliella salina untuk bertahan adalah dengan meningkatkan produksi senyawa karotenoid serta senyawa lainnya. Tingkat salinitas yang tinggi, defisiensi Nitrogen, serta pengaruh suhu dan pencahayaan terbukti memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan Dunaliella salina serta meningkatkan produksi β-karoten. Tingginya kadar β-karoten memiliki hubungan erat terhadap peningkatan aktivitas sitotoksik Dunaliella salina terhadap sel kanker. Beberapa penelitian telah membuktikan (baik melalui uji invitro maupun invivo) bahwa Dunaliella salina baik yang dikultur pada media normal maupun hasil modifikasi mampu menghambat pertumbuhan sel kanker melalui beragam mekanisme. 9-Cis- β-Carotene (9CβC) merupakan jenis β-karoten yang banyak diproduksi secara alami oleh Dunaliella salina dan terbukti memiliki aktivitas sitotoksik lebih baik dibandingkan dengan β-karoten sintetik yang memiliki bentuk geometri All Trans β-Carotene (ATβC). Meskipun memiliki aktivitas sitotoksik, namun Dunaliella salina tetap aman dan selektif dalam menghambat pertumbuhan sel.
Formulasi Sediaan Lipbalm dari Ekstrak Biji Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Java Preanger Sebagai Emolien Retty Handayani
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i1.6497

Abstract

Lipbalm preparations are a decorative cosmetic dosage form for moisturizing lips. One of the most important components of lipbalm preparations is an emollient. Emollients work by covering the damaged skin with beads of fat so that the skin of the lips becomes softer and moisturized. Arabica coffee beans (Coffea arabica L.) java preanger contain linoleic acid which functions as an emollient. This study aims to make a lipbalm formulation containing extracts of Arabica coffee beans (Coffea Arabica L). Lipbalm preparations made with variations in the concentration of coffee extract 3%, 6% and 9%. The resulting formula is then evaluated for its physical stability. The irritation test is carried out using the patch test method, testing the effectiveness of emollients using a skin analyzer. The results showed that variations in the extract of coffee used (3%, 6% and 9%) showed that the concentration of 9% was more stable. The irritation test results show that all three formulas are safe to use. Based on the results of the effectiveness test shows that the formula with a concentration of 9% gives a good emollient effect after use based on statistical tests the paired samples T-test method.Keywords : emollients, coffee bean extracts, formulation, lipbalm.
IMOBILISASI BAKTERI ASAM LAKTAT DENGAN MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN NATRIUM ALGINAT Kinasih Cahyono; Sumardi Sumardi; Bambang Irawan; Sri Wahyuningsih; Endang Nurcahyani
Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jiff.v4i1.6372

Abstract

Lactobacillus sp merupakan salah satu spesies yang sering digunakan sebagai probiotik, namun kelemahan dari bakteri tersebut adalah tidak toleran terhadap  pH rendah (asam), di cairan empedu, serta pada suhu yang tinggi. Bakteri probiotik harus tetap hidup sejak mereka dikonsumsi hingga menetap di usus. Hal ini sulit karena bakteri harus melewati pH asam ekstrim di saluran pencernaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan viabilitas BAL dalam kondisi simulasi asam lambung (pH=2) dan garam empedu (ox bile 0,5%) yang diimobiliasi dengan zeolite-natrium alginat. Enkapsulasi bakteri probiotik adalah alternatif yang memberikan perlindungan bagi sel-sel hidup yang berada pada kondisi yang merugikan. Berdasarkan hasil uraian di atas maka bertujuan untuk meningkatkan jumlah kelangsungan hidup bakteri Lactobacillus sp dalam kondisi simulasi asam lambung dan garam empedu bakteri probiotik dengan menggunakan imobilisasi natrium alginat-zeolit serta mengetahui gen penghasil antibiotik pada bakteri asam laktat. Metode yang digunakan dalam imobilisasi bakteri adalah ekstrusi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwan Imobilisasi dengan penyalut natrium alginate-zeolit mampu meningkatkan viabilitas bakteri asam laktat. Dalam kondisi simulasi lambung dan garam empedu. Bakteri asam laktat (BAL) menghasilkan bakteriosin yang dapat berfungsi untuk menghambat bakteri Gram positif dan Gram negatif  berasal dari gen penghasil antimikroba yaitu terdapat gen plantaricin, casseicin, acidocin, lactacin B, helviticin Kata Kunci : Imobilisasi,  Natrium Alginat, Bakteri Asam Laktat, Zeolit, Gen Antimikroba

Page 5 of 11 | Total Record : 110