cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
PENGARUH MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR TIKUS JANTAN PUTIH (Rattus novergicus) Strain Sprague Dawley Susanti Delina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 1: Februari 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v1i2.21

Abstract

Monosodium Glutamat banyak digunakan sebagai bahan penyedap masakan. Sifat toksiknya  bisa menyerang  seluruh tubuh seperti jantung, plasenta, hati dan ginjal.  Penelitian  bertujuan: untuk mengetahui pengaruh  MSG terhadap histopatologi hepar tikus jantan putih dewasa (Rattus norvegicus) strain Sprague Dawley. Metode penelitian: Berbentuk eksperimental, in vivo. Pengamatan preparat morfologi, Pemeriksaan histopatologi hepar dan  serum SGOT dan SGPT, menggunakan metode RAL dengan 4 perlakuan 6 kali ulangan yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang diberi MSG  72 mg, 108 mg, 144 mg. Data dianalisis menggunakan One way Anova dilanjutkan dengan Uji Post Hoc analisis Benferroni  dan Games Howell.Hasil penelitian: memperlihatkan bahwa pemberian MSG tidak menyebabkan peningkatan berat hepar, meningkatkan kadar SGOT sebesar berturut 188 u/l, 234u/l, 339 u/l dan 523 u/l dan SGPT sebesar berturut 77 u/l, 89 u/l, 100 u/l dan 127 u/l yang berbeda bermakna pada setiap perlakuan,  kerusakan morfologi hepar pada dosis 144 mg/hari sebanyak 50% (perubahan warna dan konsistensi). Terjadi kelainan histologi berupa adanya sitoplasma granuler dengan nilai p value 0,002; sel regenerasi dengan nilai p value 0,000; sel atifik dengan nilai p value 0,000; nekrosis dengan nilai p value 0,000 pada dosis MSG 144 mg/hari. Kesimpulan :Pemberian MSG dapat menyebabkan peningkatan kadar SGOT dan SGPT bermakna, perubahan morfologi hepar, hidrofik  tidak bermakna pada dosis 144 mg/hari, timbulnya nekrosis  bermakna (p = 0,011), terjadinya sel  regenerasi  bermakna, sel atipik dan sel sitoplasma granuler terdapat perbedaan bermakna. Saran : Dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penggunaan MSG dalam dosis yang berlebihan
INDUKSI OKSITOSIN DAN UMUR IBU DENGAN KEJADIAN ATONIA UTERI Willy Astriana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.572 KB) | DOI: 10.36729/jam.v3i1.158

Abstract

Latar belakang: Perdarahan post partum merupakan salah satu masalah penting dalambidang obstetrik dan ginekologi. Salah satu penyebab perdarahan post partum adalah tindakaninduksi pada proses persalinan dan usia dengan kejadian hemorrage post partum, yaitu padausia <20 atau ≥ 35 tahun. Tujuan: Dalam penelitian ini untuk diketahuinya hubungan induksioksitosin dan umur ibu dengan kejadian atonia uteri. Metode: Penelitian ini menggunakansurvey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalampenelitian ini adalahseluruh ibu bersalin di Ruang Bersalin RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja. Teknik pengambilansampel dengan random sampling berjumlah 121 sampel. Hasil: Hasil yang didapatkan dalampenelitian antara induksi oktotosin dengan kejadian atonia uteri ρ value 0,001, dan umur ibudengan kejadian atonia uteri uji statistik chi- square diperoleh ρ value 0,003. Kesimpulandalam penelitian ini antara induksi oksitosin dan umur ibu dengan kejadian atonia uterimemiliki hubungan yg erat dimana hasil p value yang didapatkan <0,05. Saran: Sebaiknyatenaga kesehatan dalam memberikan induksi oksitosin dapat berhati-hati dan memperhatikandosis yang diberikan serta menimbang umur pasien karena dapat terjadi atonia uteri yangmenyebabkan perdarahan post partum.Kata Kunci: Induksi Oksitosin, Umur dan atonia uteri
PERBEDAAN PENAMBAHAN HOLD RELAX STRETCHING PADA INTERVENSI ULTRASOUND TERHADAP GANGGUAN GERAK DAN FUNGSI EKSTREMITAS BAWAH AKIBAT PIRIFORMIS SYNDROME Imam Haryoko
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v3i2.175

Abstract

Latar belakang: Aktivitas sehari-hari dan gaya hidup saat ini sangat berpengaruh terhadap kesehatanmasyarakat,terutama pada saat melakukan aktivitas yang melibatkan kontraksi dari otot tersebutsecara berulang. Pemakaian ototyang dilakukan secara terus menerus dapat menyebabkan otot bekerjasecara overload, yang akan menimbulkan spasme, terutama pada kasus piriformis syndrome. Tujuan:dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan penambahan Hold Relax Stretchingpadaintervensi Ultrasound terhadap gangguan gerak dan fungsi ekstremitas bawah akibat PiriformisSyndrome. Metode: Metode penelitian ini bersifat kuasi eksperimental pre and post test group designdengan tekhnik pengambilan sampel purposive sampling. Populasi adalah karyawan di Rumah SakitMuhammadiyah Palembang masing-masing perlakuan selama 6 kali dalam 2 minggu pada bulan Juli2018.Dengan perhitungan rumus Pocock diperoleh 16 orang dibagi menjadi 2 kelompok masingmasing8 orang. Kelompok kontrol dengan Ultrasound, kelompok perlakuan dengan penambahanHold relax Stretching. Hasil: diperoleh pengumpulan data dilakukan dengan mengukur nilai Skalanyeri menggunakan skala VAS (verbal analogue scale) pada saat sebelum dan setelah perlakuan.Kesimpulan: Ada perbedaan penambahan Hold Relax Stretching padaintervensi Ultrasound terhadapgangguan gerak dan fungsi ekstremitas bawah akibat Piriformis Syndrome.Kata Kunci: Piriformis Syndrome, Ultrasound, Hold Relax Stretching,nyeri.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PENCEGAHAN KEPUTIHAN PADA SISWI SMK Meta Nurbaiti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i2.214

Abstract

Latar belakang: Menurut WHO bahwa sekitar 75% perempuan di dunia pasti akan mengalami keputihan paling tidak sekali seumur hidup nya, dan sebanyak 45% akan mengalami dua kali atau lebih,  sedangkan wanita Eropa yang mengalami  keputihan sebesar 25% (WHO, 2010). Pada umumnya wanita di Indonesia termasuk remaja putri tidak tahu mengenai keputihan sehingga mereka menganggap keputihan sebagai hal yang umum dan sepele. Hal itu karena rendahnya pengetahuan personal hygiene yang kurang baik mengenai kesehatan reproduksi. Akibat dari keputihan ini sangat fatal. Tujuan: Untuk diketahuinya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan keputihan pada siswi di SMK Setia Darma Palembang Tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua Siswa Kelas X dan XI di SMK Setia Darma berjumlah 56 siswi, dengan menggunkan  Teknik pengambilan sampel adalah total populasi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dengan uji Chi-Square didapatkan p value 0,011 < α (0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pencegahan keputihan pada Siswi Kelas X dan XI SMK Kesehatan Setia Darma 2 Palembang Tahun 2019. Hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,014< α (0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan keputihan pada Siswi Kelas X dan XI SMK Kesehatan Setia Darma 2 Palembang Tahun 2019. Hasil uji Chi-Square didapatkan p value 0,003 < α (0,05) menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi dengan perilaku pencegahan keputihan pada Siswi Kelas X dan XI SMK Kesehatan Setia Darma 2 Palembang Tahun 2019. Saran: Diharapkan pihak sekolah kerjasama dengan pihak puskesmas terdekat dalam hal penyuluhan tentang pen Keputihan pada Siswi SMK.Kata Kunci : Keputihan, Pengetahuan, Sikap, Persepsi
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PERAWAT DALAM PEMBERIAN OBAT PADA PASIEN HALUSINASI Latifah Latifah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.175 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i1.233

Abstract

Latar belakang: Terapi yang komprehensif pada penderita halusinasi meliputi terapi dengan obat-obatan, peran perawat sebagai pelaksana yakni memberikan obat kepada pasien harus dilaksanakan dengan optimal karena pasien dengan gangguan jiwa sering kali menolak apabila disuruh minum obat, tidak mau menelan, mencurigai obat sebagai racun atau bahkan menyimpan obat untuk bunuh diri. Tujuan: pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pendidikan,  sikap dengan perilaku perawat dalam pemberian obat pada pasien halusinasi di Unit Rawat Inap RS Dr. Ernaldi Bahar Palembang tahun 2019. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di ruang Merpati, Nusa Indah dan Merak berjumlah 32 perawat, menggunakan teknik Total Sampling yang berjumlah 32 perawat. Penelitian dilakukan di ruang Merpati, Nusa Indah dan Merak pada bulan Mei-Juli 2019. Hasil: menyatakan bahwa ada hubungan antara pendidikan perawat dengan pemberian obat pada pasien halusinasi, dengan p value = 0,017, ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian obat pada pasien halusinasi dengan p value = 0,030, dan ada hubungan antara sikap dengan pemberian obat pada pasien halusiansi, dengan p value = 0,017.  Saran: diharapkan pihak RS juga dapat memberikan pelatihan tentang SOP pemberian obat pada pasien halusinasi kepada perawat pelaksana. Kata Kunci : Pemberian Obat , Perilaku Perawat, Halusinasi, Pendidikan, Pengetahuan Sikap
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TEKNIK MENYUSUI YANG BENAR PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH BERSALIN MITRA ANANDA PALEMBANG TAHUN 2017 Neni Riyanti; Susanti Delina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 1: Februari 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.541 KB) | DOI: 10.36729/jam.v1i1.244

Abstract

Latar belakang: Teknik menyusui merupakan hal yang penting dalam memulai proses menyusui ibu pada bayinya. Agar proses menyusui dapat berjalan lancar, maka seorang ibu harus mempunyai keterampilan menyusui agar ASI dapat mengalir dari payudara ibu ke bayi secara efektif. Keterampilan yang baik meliputi posisi menyusui dan perlekatan bayi pada payudara yang tepat. Teknik menyusui yang benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar. Tujuan penelitian: Diketahui hubungan antara tehnik menyusui yang benardengan pengetahuan, pendidikan dan paritas ibu di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang. Metode penelitian: Menggunakan metode pendekatancross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu postpartum yang bersalin  dengan menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian: Uji statistik diperoleh hasil hubungan antara tehnik mrnyusui yang benar dengan pengetahuan  ibu pvalue = 0,004, pendidikanpvalue = 0,015, sedangkan pada paritas pvalue = 0,011. Kesimpulan pada penelitian ini adalah  ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan  dan paritas ibu dengan tehnik menyusui yang benar. Saran: Diharapkan kepada pihak Rumah Bersalin Mitra Ananda untuk dapat meningkatkan jumlah ibu yang memberikan ASI secara eksklusif serta mengajarkan posisi dan teknik menyusui yang benar. Kata Kunci                 : Teknik menyusui , Pengetahuan, Pendidikan, Paritas
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PERAWATAN TALI PUSAT PADA BAYI BARU LAHIR DIBIDAN PRAKTIK MANDIRI NURACHMI PALEMBANG TAHUN 2016 Rhipiduri Rivanica
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 1: Februari 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v1i2.16

Abstract

untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir di rumah bersalin dan balai pengobatan “rachmi” Palembang tahun 2016. Metode Penelitian: Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan dan dirawat dengan sampel penelitian sebanyak 77 responden yang diambil dengan teknik accidental samping. Data diolah secara analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian: analisis bivariat dengan menggunakan uji statistic chi square didapatkan pada variable pendidikan ibu p value 0,012<α 0,05, ada hubungan yang segnifikan antara pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat. Saran:Tenaga kesehatan sebaiknya dapat member masukan dan meningkatkan kerjasama dengan pelaksana program KIA dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada ibu-ibu hamil dan ibu bersalin tentang pentingnya perawatan tali pusat pada bayi baru lahir sehingga dapat terhin dar dari infeksi tali pusat.
ANALISIS KINERJA PERAWAT PELAKSANA DALAM PEMBERIASN ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT INAP Miming Oxyandi, Suherwin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 2: Agustus 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.137 KB) | DOI: 10.36729/jam.v2i1.80

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Kinerja perawat terutama dalam pelaksnaan proses keperawatan masih belum sesuai standar yang ditetapkan. Banyak ditemukan data dilapangan dalam proses pengkajian  sampai tahap evaluasi masih banyak yang belum sesuai standar asuhaan keperawatan. Penelitian ini bertujuan: untuk mengidentifikasi dan menganalisi faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan asuhan keperawatan rumah sakit Islam di kota Palembang. Metode penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumalah 83 perawat pelaksana. Penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik Proportionate Random Sampling, Besaran sampel dalam penelitian ini sebanyak 68 responden. Hasil penelitian: Hasil penelitian ini secara kumulatif kinerja perawat pelaksana dalam melaksanakan asuhan keperawatan hanya Intervensi keperawatan (75,5%) yang mencapai standar Depkes RI yaitu dengan nilai pencapai 75 %. Ruang VIP, standar kinerja perawat hampir semua dari komponen proses keperawatan memenuhi Standar minimal Depkes 75% (diagnosa sebesar 77%, intervensi sebesar 82%, impelementasi sebesar 78% dan evaluasi sebesar 75%) kecuali komponen pengkajian sebesar 67%. Sedangkan rawat inap biasa sebaliknya didapatkan nilai rata-rata dibawah nilai standar minimal Depkes RI 75% yaitu pengkajian sebesar 58%, diagnosa sebesar 62%, intervensi sebesar 70%, impelementasi sebesar 74% dan evaluasi sebesar 62%. rawat inap intensif didapatkan nilai rata-rata dibawah nilai standar minimal Depkes RI 75% yaitu pengkajian sebesar 64%, diagnosa sebesar 79%, intervensi sebesar 69%, impelementasi sebesar 68% dan evaluasi sebesar 68%. Saran: Penelitian ini merekomendasikan perlu mengembangkan kebijakan terhadap upaya evaluasi penerapan asuhan keperawatan rumah sakit, begitu juga evaluasi terhadap penerapan standar praktek keperawatan serta faktor yang mempengaruhinya. Kata Kunci     : Kinerja, Pelaksanaan Asuhan Keperawatan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) Mulyadi Mulyadi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v3i2.170

Abstract

Latar belakang: Anak usia sekolah merupakan bagian dari anak berusia 6 sampai 18 tahun yang jumlahnya mencapai seperempat dari total penduduk Indonesia, 80% diantaranya ada di sekolah dan ini berarti mencakup lebih dari 50 juta peserta didik. Mereka adalah sasaran yang strategis untuk pelaksanaan program kesehatan, karena selain jumlahnya yang besar, mereka juga merupakan sasaran yang mudah dijangkau karena terorganisir dengan baik. Oleh karena itu, berbagai terobosan harus dilakukan untukmenggali dan memanfaatkan sumber daya secara optimal yang difokuskan pada pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang efektif. Tujuan: Diketahuinya faktor–faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Metode: Jenis penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 7 dengan total sampel berjumlah 71 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan 10 Mei s.d 10 Juni 2018 di MTs Negeri 2 Kota Palembang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Dari hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (pvalue=0,001), sikap (pvalue=0,004), peran guru UKS (pvalue=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta tidak ada hubungan sarana dan prasarana (pvalue=0,753), peran petugas kesehatan (pvalue= 1,000) dengan pemanfaatan pelayanan usaha kesehatan sekolah. Saran: Diharapkan kepada guru UKS dapat berperan aktif dalam memberikan materi tentang pendidikan kesehatan terutama tentang UKS kepada siswa agar siswa dapat memanfaatkan pelayananUKS.Kata Kunci : Pemanfaatan, pelayanan, UKS
PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE Miftah Apriani; Tridamayanti Tridamayanti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i3.207

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) or Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is currently one of the public health problems in Indonesia which tends to increase the number of patients and the wider spread. Dengue hemorrhagic fever is an infectious disease caused by dengue virus with clinical manifestations of fever, muscle pain / joint pain accompanied by rashes, thrombocytopenia and hemorrhagic thesis. The data obtained amounted to 81 people. Objective: The objective is to determine the relationship of knowledge, habits of hanging clothes and frequency of draining tubs with the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Method: This research was conducted at the Puskesmas Service conducted on May 14 until May 25, 2019. Data analysis used univariate and bivariate analyzes. This research method uses analytical survey method with cross sectional approach. The sample in this study amounted to 81 people using systematic random sampling techniques. Results: From the analysis it was found that there was a relationship of knowledge (ρ-value 0.001), habit of hanging clothes (ρ-value 0.001), and frequency of draining tub (p-value 0,000), with the prevention of DHF. Suggestion: in order to increase counseling about the dangers of dengue fever to the public. Keywords: Dengue Hemorrhagic Fever, Behavior

Page 7 of 54 | Total Record : 536