cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
HUBUNGAN POSISI DUDUK DENGAN KEJADIAN LOW BACK PAIN (LBP) PADA PEGAWAI STIKES Putri Anggraika
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.088 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i1.227

Abstract

Latar belakang: Salah satu nyeri yang banyak terjadi di dunia adalah Low Back Pain (LBP). Nyeri ini biasanya dirasakan di daerah lumbal atau lumbosakral. Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal akibat dari ergonomi yang salah. Secara umum nyeri ini disebabkan karena peregangan otot dan posisi duduk juga turut mempengaruhi risiko Low Back Pain (LBP) karena Posisi duduk yang kurang ergonomis seperti duduk dalam posisi membungkuk dapat memicu kerja otot yang kuat dan lama sehingga aliran darah ke otot terhambat. Tujuan: Untuk mengetahui  hubungan posisi duduk dengan kejadian Low Back Pain (LBP) pada pegawai di STIKes Muhammadiyah Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross-sectional dengan uji chi square yang dilakukan pada bulan Mei 2019 di STIKes Muhammadiyah Palembang. Dengan jumlah sampel 32 responden. Teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil : Hasil dari penelitian menunjukan bahwa responden dengan posisi duduk tidak ergonomis memiliki resiko mengalami Low Back Pain (LBP) sebanyak (50.0%) lebih besar dibandingkan dengan posisi duduk ergonomis dengan nilai p-value sebesar 0,021, dan nilai OR =0.125. Kesimpulan: Bagi Responden diharapkan dapat mengetahui akibat dari posisi duduk yang salah guna mengurangi resiko terjadinya nyeri punggung bawah. Kata kunci      : Ergonomis, Low Back Pain (LBP), Posisi duduk
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN JAMBAN SEHAT Dewi Sayati
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 2: Agustus 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.054 KB) | DOI: 10.36729/jam.v2i1.74

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Program Indonesia Sehat dengan mewujudkan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan jaminan kesehatan nasional. Salah satu indikator utama adalah keluarga mempunyai akses sanitasi yang layak atau menggunakan jamban sehat. Masalah yang dihadapi Indonesia terkait masalah sanitasi lingkungan masih sangat besar. Masalah akibat sanitasi yang buruk memiliki dampak yang jauh lebih besar, yaitu sekitar 68% sungai di Indonesia mengalami pencemaran berat. Penelitian bertujuan : diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas 23 Ilir Palembang tahun 2018. Metode penelitian : menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala keluarga yang berkunjung ke Puskesmas yang berjumlah 44 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Analisis data dengan menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai α=0,05. Hasil penelitian : di dapatkan bahwa pengetahuan  (pvalue=0,012), sikap (pvalue=0,034), dukungan tokoh masyarakat (pvalue=0,006) dan peran petugas kesehatan (pvalue=0,014) serta pendapatan keluarga (pvalue=0,457). Kesimpulan : bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan tokoh masyarakat dan peran petugas kesehatan dengan pemanfaatan jamban sehat dan tidak ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemanfaatan jamban sehat. Disarankan: bagi tenaga kesehatan agar memberikan informasi tentang sanitasi yang layak/jamban sehat dan manfaatnya secara berkesinambungan kepada kepala keluarga. Kata kunci : Faktor-faktor yang Mempengaruhi, Pemanfaatan Jamban Sehat
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR DENGAN PENCEGAHAN KISTA OVARIUM Kurniawaty Kurniawaty
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.377 KB) | DOI: 10.36729/jam.v3i1.165

Abstract

Latar Belakang: Perjalanan penyakit yang silent killer menyebabkan banyak wanita yang tidakmenyadari bahwa dirinya sudah terserang kista ovarium dan hanya mengetahui pada saat kista sudahdapat teraba dari luar atau membesar. Kista ovarium juga dapat menjadi ganas dan berubah menjadikanker ovarium.Dengan adanya pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi khususnya pencegahankista ovarium diharapkan wanita usia subur mampu memelihara kesehatan agar dapat memasuki masakehidupan keluarga dengan reproduksi yang sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur dengan pencegahan kista ovarium. Metode:penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional sebanyak 30 sampel dengan tehnik purposivesampling variabel independen pengetahuan dan sikap variabel dependen pencegahan kista ovariumdianalisis menggunakan uji statistik Chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan distribusifrekuensi responden pengetahuan baik sebesar 16 orang (53.3%). Distribusi frekuensi responden sikapnegatif sebesar 16 orang (53,3%). Distribusi frekuensi responden dalam pencegahan kista ovariumsebesar 17 orang (56,7%). Berdasarkan Uji statistic didapatkan nilai p value 0,011 ≤ 0,05 artinya adahubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pencegahan kista ovarium. Berdasarkan ujistastistik didapatkan nilai p value 0,011 ≤ 0.05 artinya ada hubungan yang bermakna antara sikapdengan pencegahan kista ovarium. Saran: Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagiperawat serta dapat menambahkan program kegiatan penyuluhan pada semua wanita usia subur agarmelakukan deteksi dini sehingga kejadian kista ovarium dapat dicegah sedini mungkin.Kata kunci: Pengetahuan, sikap, pencegahan kista ovarium
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RHEUMATOID ARTHRITIS PADA LANSIA Alena Susarti; Muhammad Romadhon
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i3.202

Abstract

Latar belakang: Di dunia, osteoarthritis merupakan penyakit muskuloskeletal yang paling sering terjadi. Prevalensi osteoarthritis lutut di dunia yaitu sebesar 3,8% dan osteoarthritis pinggul sebesar 0,85%. Sementara, prevalensi Rheumatoid arthritis di dunia yaitu sebesar 0,24%. Di Amerika Serikat, prevalensi penyakit Rheumatoid arthritis yang tersering disebabkan oleh osteoarthritis sekitar 27 juta penduduk Amerika Serikat dan meningkat setiap tahunnya yaitu berjumlah sekitar 21 juta. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan makanan, riwayat trauma, dan jenis kelamin  dengan kejadian Rheumatoid arthritis pada lansia. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Hasil: Hasil analisa univariat diperoleh sebagaian besar responden memiliki pola makan yang kurang baik berjumlah 42 responden (58,3%). Jenis kelamin perempuan yang berjumlah 43 responden (59,7%), dan yang memiliki riwayat trauma berjumlah 39 responden (54,2%) dan Reumatik atritis 44 responden (61,1%) berdasarkan hasil analisa bivariat didapatkan hasil p value = 0,000 untuk variabel makanan, 0,006 untuk variabel riwayat keluarga dan 0,019 variabel jenis kelamin.. Saran: Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan masukan kepada pimpinan Puskesmas dalam membuat kebijakan terkait Rheumatoid arthritis dan dapat menambah pengetahuan mengenai penyakit Rheumatoid arthritis sehingga angka kejadian Rheumatoid arthritis dapat berkurang dengan adanya peyebarluasan hasil penelitian ini.Kata kunci : Jenis Kelamin, Makanan, Riwayat Trauma dan  Rheumatoid arthritis
HUBUNGAN KONDISI FISIK RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERCOLOSIS PARU Miftah Apriani; Umrin Umrin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i2.220

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan yang besar di dunia. Dalam 20 tahun World Health Organitation (WHO) dengan negara-negara yang tergabung di dalamnya mengupayakan untuk mengurangi TB Paru. Tuberkulosis paru adalah suatu penyakit infeksi menular yangdi sebabkan oleh infeksi menular oleh bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Sumber penularan yaitu pasien TB BTA positif melalui percik renik dahak yang dikeluarkannya. Penyakit ini apabila tidak segera diobati atau pengobatannya tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berbahaya hingga kematian (Kemenkes RI, 2015). Data yang diperoleh berjumlah 56 orang. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan, kelembababn, dan ventilasi secara simultan dengan Kejadian TB Paru. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analilitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 56 orang dengan menggunakan tehnik simple random sampling. Hasil: Dari hasil analisa diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan (ρ-value 0,010), kelembaban (p-value 0,007), dan ventilasi (ρ-value 0,00). Saran: Disarankan meningkatkan pendidikan formal dengan melakukan kerja sama dengan pihak Rumah Sakit, Klinik swasta dalam pengobatan penderita TB. Paru. Kata kunci : TB Paru, Pengetahuan
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG IMUNISASI MEASLES RUBELLA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU Desi Ulandari; Miming Oxyandi; Yunita Sari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.322 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i1.239

Abstract

Latar belakang : Vaksin MR atau kepanjangan dari Measles (M) and Rubella (R) adalah pengganti vaksin Measles Rubella (mups/gondongan, Measles/campak, Rubella) yang sudah menghilang dari pasaran. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang Imunisasi Measles Rubella terhadap tingkat pengetahuan ibu. Metode: Penelitian menggunakan  metode penelitian menggunakan pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest-postest. Sampel penelitian ini adalah sebagian ibu yang memiliki bayi dan balita usia 9 bulan sampai kurang dari 15 tahun di RB Mega Palembang Waktu pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan pada bulan November 2018 – Januari 2019 dan proses pengambilan data dari tanggal 15 – 18 Januari 2019. Uji Statistik dengan mengunakan statistik parametric yaitu uji T-test Dependen. Hasil: Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan pijat bayi dan balita sebanyak 15 responden (46,9%) dengan berpengetahuan baik, distribusi frekuensi tingkat pengetahuan responden sesudah penyuluhan Imunisasi Measles Rubella sebanyak 19 responden (59,4%) dengan berpengetahuan baik. Hasil uji statistik t test diketahui bahwa tidak ada pengaruh penyuluhan tentang Imunisasi Measles Rubella terhadap tingkat pengetahuan ibu di Rumah Bersalin Mega Palembang Tahun 2019 p value 0,255< 0,05. Saran: Kepada tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan informasi dengan melakukan penyuluhan pada ibu tentang Imunisasi Measles Rubella sehingga anak tidak mudah terkana penyakit Kata Kunci : Imunisasi MEASLES RUBELLA, Penyuluhan, Pengetahuan
ANALISIS PENGETAHUAN PASIEN TENTANG KONTRASEPSI TUBEKTOMI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PALEMBANG BARI TAHUN 2017 Adelina Pratiwi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 1: Februari 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v1i2.22

Abstract

Menurut World Health Organisation (WHO, 1970) keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk mendapatkan objektif-objektif tertentu, menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur interval di antara kehamilan, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan umur suami isteri, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Tahun 2017 di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI pada bulan Januari 2017 - Oktober 2017 yang melakukan tubektomi berjumlah 74 jiwa.Tujuan: penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mendalam mengenai Pengetahuan Pasien Tentang Kontrasepsi Tubektomi di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI Tahun 2017.Metode: penelitian ini merupakan studi analisis deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai pengetahuan pasien terhadap kontrasepsi tubektomi.Tehnik pengumpulan data yang digunakan secara wawancara mendalam.Hasil:Dari hasil yang didapatkan bahwa pasien tahu tentang pengetahuan dari kontrasepsi tubektomi. Dapat disimpulkan bahwa dari tiga informan beberapa telah mencakup 3 dari 6 tingkatan domain kognitif menurut teori Bloom.Saran: Diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk meningkatkan pengetahuan pasien terhadap kontrasepsi tubektomi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS PADA PASIEN YANG TERPASANG KATETER INTRAVENA Dessy Suswitha
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.462 KB) | DOI: 10.36729/jam.v3i1.159

Abstract

Latar belakang: Phlebitis didefinisikan sebagai inflamasi vena yang disebabkan oleh iritasi kimia,mekanik maupun oleh bakteri. Selama 1 tahun terakhir angka kejadian phlebitis yaitu pada tahun2016 sebanyak 23 orang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yangBerhubungan dengan Kejadian Phlebitis pada Pasien yang Terpasang Cateter Intravena di RuangTransit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desaincross-sectional dengan menggunakan accidental sampling dengan responden sebanyak 55 respondensesuai dengan kriteria inklusi . Penelitian ini dilakukan sejak tanggal 7 Agustus s.d 2 September 2017.Hasil: Penelitian ini didapatkan Ada hubungan antara umur dengan kejadian phlebitis dengan nilai p =0,042. Ada hubungan antara ukuran kanula dengan kejadian phlebitis dengan nilai p = 0,013. Adahubungan antara lokasi pemasangan infus dengan kejadian phlebitis dengan nilai p = 0,040. Adahubungan antara lama pemasangan kanula dengan nilai p value = 0,025. Saran: Disarankan untukperawat agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasangan infus sehingga komplikasi danketidaknyamanan akibat pemasangan infus dapat dikurangi.Kata Kunci : Kejadian Phlebitis.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK PRASEKOLAH Rhipiduri Rivanica
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v3i2.176

Abstract

Latar belakang: Kemenkes RI melaporkan di DKI Jakarta sebanyak 38,6% anak mengalamidelayed development dan 24,6% anak mengalami global delayed development, sertamengalami penyimpangan pertumbuhan. Berdasarkan data yang diperoleh terdapat 33 siswayang bersekolah di Paud Lias Palembang, 16 siswa perempuan dan 17 siswa laki-laki.Sedangkan untuk siswa yang umurnya 6 tahun ada 5 orang, dan umur 5 tahun ada 25 orang,serta umur 4 tahun ada 3 orang. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yangberhubungan dengan tumbuh kembang anak prasekolah di PAUD Lias Palembang tahun2018. Metode: Penelitian ini mengunakan metode survey analitik dengan pendekatan “crosssectional”. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Analisis datamenggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square dengan ????(0,05). Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2018. Hasil: Penelitian diketahui bahwadistribusi frekuensi responden deteksi tumbuh kembang normal sebanyak 22 responden(66,7%), pengetahuan baik sebanyak 23 responden (69,7%), pendidikan tinggi sebanyak 22responden (67,7%), pendapatan tinggi sebanyak 13 responden (39,4%). Ada hubunganpengetahuan (p value = 0,006), pendidikan (p value = 0,014) dan pendapatan (p value =0,554) dengan deteksi tumbuh kembang anak prasekolah di PAUD Lias Palembang. Saran:Mengupayakan deteksi tumbuh kembang pada anak prasekolah sehingga dapat dilakukanpemeriksaan secara rutin kepada anak prasekolah untuk mengetahui tumbuh kembangnya.Kata kunci : Tumbung Kembang, Pengetahuan, Pendidikan, Pendapatan
HUBUNGAN TANGGUNG JAWAB, KOMUNIKASI, DAN DOKUMENTASI DENGAN PELAKSANAAN HANDOVER Dedi Fatrida; Dede Irman Nuriman
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (19.009 KB) | DOI: 10.36729/jam.v4i2.215

Abstract

Latar belakang: Keperawatan adalah suatu profesi, keperawatan juga mempunyai ciri-ciri dan kriteria tertentu sebagai suatu profesi diantaranya memiliki body of knowledge dan berbentuk pelayanan yang berorientasi pada masyarakat. handover adalah komunikasi oral dari informasi tentang pasien yang dilakukan oleh perawat pada pergantian shift jaga. Tujuan: Unutk mengetahui hubungan tanggung jawab, komunikasi, dan dokumentasi  dengan pelaksanaan handover. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Tehnik pengambilan sampel ini menggunakan metode accidental sampling yang berjumlah 38 responden. Hasil: Hasil analisis univariat didapatkan responden yang tanggung jawabnya baik sebanyak (76,3%), kurang baik sebanyak (23,7%), komunikasi kurang baik sebanyak (27,1%) yang baik (72,9%), dokumentasi kurang baik sebanyak 78%) dan yang baik (22%). Berdasarkan uji Chi-Square pada a = 0,05 diperoleh p-value = 0,002 < a = 0,05, sehingga hipotesis menyatakan ada hubungan yang bermakna antara tanggung jawab dengan  pelaksanaan handover terbukti secara statistik. Berdasarkan uji Chi-Square pada a = 0,05 diperoleh p-value = 0,001 < a = 0,05, sehingga hipotesis menyatakan ada hubungan yang bermakna antara komunikasi dengan  pelaksanaan handover terbukti secara statistik. Berdasarkan uji Chi-Square pada a = 0,05 diperoleh p-value = 0,003 < a = 0,05, sehingga hipotesis menyatakan ada hubungan yang bermakna antara dokumentasi dengan  pelaksanaan handover di Ruang Rawat Inap RS. TK. II Dr. AK. Gani Palembang secara statistik. Saran: Perawat lebih meningkatkan lagi komunikasi terapeutiknya  guna meminimalkan kesalahan pada saat pelaksanaan handover. Kata Kunci : Tanggung Jawab, Komunikasi, Dokumentasi, Handover

Page 8 of 54 | Total Record : 536