Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment)
JSPEED Merupakan Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa Karawang yang menerbitkan artikel hasil penelitian dibidang pendidikan Jasmani,dan olahraga. JSPEED terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu di bulan Mei dan November.
Articles
138 Documents
Analisis Perkembangan Wanita dalam Olahraga
Dikdik Fauzi Dermawan;
Firmansyah Dlis;
Dhika Bayu Mahardhika
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (427.868 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v2i1.2223
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan wanita dalam olahraga. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data study literatur. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi perempuan dalam olahraga dimulai sejak Olimpiade tahun 1900 Paris dengan jumlah 11 Atlet perempuan atau sekitar 0,01%, peningkatan partisipasi perempuan dalam olahraga dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang luar biasa, peningkatan yang paling menonjol terlihat pada olimpiade tahun 2016 di Rio De Janeiro sekitar 4.500 atau 45% dari jumlah keseluruhan atlet yang mengikuti olimpiade. Melihat perkembangan perempuan dari salah satu agenda Olimpiade Tokyo 2020 adalah untuk mewujudkan partisipasi perempuan mencapai 50% dari keseluruhan peserta olimpiade. Dengan demikian perkembangan perempuan dalam dunia olahraga tentunya memberikan harapan besar untuk mewujudkan kesetaraan gender dibidang olahraga.
Pengembangan Model Pembelajaran Pengenalan Air untuk Siswa Sekolah Dasar
Setio Nugroho
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.295 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v2i1.2228
Secara umum tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model pembelajaran pengenalan air untuk siswa sekolah dasar. Rancangan dalam penelitian dan pengembangan model pembelajaran ini menggunakan pendekatan model penelitian dan pengembangan (Research & Development) dari Brog dan Gall. Sedangkan subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah seluruh siswa kelas IV yang mengikuti estra kulikuler renang SD Al Azhar Kelapa Gading yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah angket dan kuesioner yang digunakan untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli (evaluasi produk awal); (3) uji coba terbatas (uji coba kelompok kecil); dan (4) uji coba utama (field testing). Untuk uji efektifitas model menggunakan rubrik penilaian kebenaran gerakan renang gaya bebas (crawl). Untuk melihat hasil efektifitas model digunakan uji statistik dengan menggunakan rumus uji-t amatan ulangan dengan taraf signifikasi ? = 0,05. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) model pembelajaran yang inovatif untuk siswa Sekolah Dasar sangat dibutuhkan oleh guru pendidikan jasmani; (2) secara keseluruhan produk ini efektif dilaksanakan oleh guru pendidikan jasmani; (3) Berdasarkan hasil uji efektifitas model, terbukti secara empiris bahwa hasil produk berupa model pembelajaran Pengenalan air untuk siswa Sekolah Dasar memiliki efektifitas yang sangat baik.
UPAYA MENlINGKATKAN HASIL BELAJAR TENDANGAN SABIT PADA CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT MELALUI MEDIA BANTU STATIS PADA SISWA KELAS VIII SMPN 1 JATISARI
Rizki Aminudin
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (396.743 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v1i1.1499
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tendangan sabit dalam cabang olahraga pencak silat melalui media bantu statis pada siswa. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian tindakan/Action Research dengan menggunakan teknik observasi dan pengamatan, menggunakan siklus penelitian yang dibuat berdasarkan tiga tahap siklus. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Karawang, jumlah peserta didik yang dijadikan responden dalam satu kelas sebanyak 33 orang Target sasaran dalam penelitian ini adalah siwa dapat melakukan tendangan sabit pencak silat dengan benar. Berdasarkan hasil belajar penelitian ini dapat disimpulkan, terdapat perubahan atau peningkatan dari observasi awal, siklus I dan siklus II. Peningkatan tersebut terlihat progresif dari setiap siklusnya. Untuk ketuntasan belajar siswa dari hasil tes awal siswa yang di nyatakan tuntas sejumlah 9 siswa (27%), siklus I siswa yang dinyatakan tuntas sejumlah 28 siswa (85%), dan siklus II siswa yang dinyatakan tuntas sejumlah 33 siswa (100%). Dengan demikian melalui media bangku sekolah dapat meningkatkan kemampuan dan hasil belajar tendangan sabit pencak silat siswa-siswi kelas VIII SMPN 1 Jatisari.
EFEKTIVITAS PENGUNAAN COUNTER DOWN SEBAGAI MEDIA HITUNG SENAM BAGI PENYANDANG TUNA RUNGU SLB SANTI MULIA SURABAYA
Habibi Hadi Wijaya
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (370.437 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v1i1.1435
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pengunaan counter sebagai media hitung senam penyandang tuna rungu SLB santi mulia Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif, proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi menggunakan media video. Analisa data penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil penelitian mengenai tingkat kecacatan yang dialami siswa –siswi slb santi mulia Surabaya pada penelitian ini ialah tergolong tingkat tingkat cacat tuli, kehilangan pendengaran 75 decible atau lebih, dimana tidak dapat mendengarkan suara keras dari jarak dekat 1-2 meter sehingga sangan kesulitan sekali dalam berkomunikasi, baik dalam pelajaran maupun berinteraksi dengan orang disekitar. Kesulitan dalam aktivitas senam adalah kurang konsisten hitungan yang dilakukan oleh guru pengajar menggunakan jari serta fasilitas lainya. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa counter dapat dijadikan sebagai media alat hitung senam bagi penyandang tuna rungu dan lebih efektif dibandingkan dengan hitungan menggunakan jari guru atau instruktur. Melalui media counter yang dapat menampilkan angka 1 sampai dengan 8 sesuai dengan hitungan senam, dimana ketukan hitungan lebih konsisten sehingga para siswa-siswi penyandang tuna rungu lebih mudah mengikuti setiap hitungan yang ditampilkan dalam perubahan gerakannya.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENCAK SILAT JURUS TUNGGAL TANGAN KOSONG MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL
Nandy Fajar Gumelar
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1250.959 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v1i2.1730
Penelitian ini untuk Meningkatkan Teknik Jurus Tunggal Tangan Kosong Cabang Olahraga Pencak Silat dengan Media Audio Visual. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan. Populasinya adalah siswa SMK 1 Klari Karawang sedangkan sampel diambil sebanyak 13 siswa yang masih memiliki kekurangan dalam proses belajar keterampilan bela diri. Instrumen yang digunakan dalam jurus tunggal tangan kosong terdiri dari: kemantapan, penghayatan, stamina, dan urutan gerak. Analisis data awal sekitar 15% siswa berkriteria sedang dan 85% siswa yang masih berkriteria kurang dari 13 siswa diamati. Pengolahan data yang telah dilakukan adalah memperbaiki hasil latihan siswa atau teknik perbaikan jurus tunggal tangan kosong yang bisa ditentukan dari awal tes dan diakhiri pada siklus pertama meningkatkan hasil belajar siswa, dimana kenaikannya dari kelengkapan 15% menjadi kelengkapan 85%, dengan rata-rata nilai 75,00 pada tes awal menjadi nilai 78,75 pada siklus uji akhir I. Berdasarkan kesimpulan tersebut, peneliti mengemukakan saran yang ditujukan untuk perbaikan latihan selanjutnya. Adapun sarannya sebagai berikut: 1). Bagi pelatih untuk meningkatkan kemampuan melatihnya sehingga bisa menentukan alat media. 2). Bagi atlet untuk memperbaiki teknik jurus tunggal tangan kosong dalam olahraga Pencak Silat. 3). Untuk Sekolah Umum atau hasil penelitian ini dapat petibilitas sekolah negeri atau untuk mengembangkan metode pengajaran.
PENGARUH DAYUNG 200 M TERHADAP ASAM LAKTAT DALAM DARAH PADA ATLET PENGCAB PODSI KARAWANG
Muhammad Arief Setiawan;
Rhama Nurwansyah
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (688.962 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v1i2.1763
Pengaruh Dayung 200 M Terhadap Asam Laktat dalam Darah Pada Atlet Pengcab PODSI Kabupaten Karawang. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui kadar perubahan asam laktat dalam darah pada Atlet Dayung Nomor 200 M Pada Atlet Pengcab PODSI Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan teknik korelasional... Dari hasil pemeriksaan kadar asam laktat dalam darah pada atlet dayung No 200 M Pengcab PODSI Kabupaten Karawang, dengan menggunakan alat Accutrend lactate, didapati kenaikan kadar asam laktatnya. Akan tetapi kenaikan yang di dapati tiap atlet berbeda-beda. Analisis hasil penelitian yang dikemukakan mencakup analisis tes awal untuk melihat Kadar asam laktat atlet dayung yang menjadi sampel penelitian. Analisis tes akhir untuk melihat perbedaan kemampuan setelah diberi perlakuan. Jadi jika dilihat dari rata-rata sampel sebelum dan sesudah diperoleh : 3,270 dan 6,300, kemudian standard deviasi sebelum dan sesudah : 0,049 dan 0,442. Nilai yang diperoleh p (p value) : 0,000 < ? = 0,05. Interprestasi : H0 ditolak artinya kadar asam lakat yang di ambil dari tes awal terdapat perbedaan yang signifikan peningkatannya dengan hasil tes akhir. Kesimpulannya data kadar asam laktat yang diperoleh dari hasil tes atlet dayung sebelum diberikan latihan meningkat signifikan dilihat dari hasil tes akhir setelah diberikan latihan kadar asam laktatnya meningkat. Dari hasil penelitian ini luaran yang ingin dicapai untuk saat ini sebagai bahan informasi bagi pelatih, dengan olahraga dayung 200 M, dapat meningkatkan kadar asam laktat dalam darah. Sehingga pelatih dapat memberikan dosis latihan yang tepat, sehingga tidak terjadi peningkatan kadar asam laktat dalam darah yang tinggi, sehingga dapat mempengaruhi performan atlet tersebut.
Analisa Tingkat Keberhasilan Shooting 3 Point pada Pemain Puteri Tim Bola Basket Universitas Singaperbangsa Karawang
Habibi Hadi Wijaya
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (562.394 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v2i1.2224
Analisis gerak merupakan suatu kajian dalam olahraga yang sangat perlu dilakukan dilakukan oleh pelatih untuk memperbaiki gerakan yang salah. Dalam bola basket point sangat penting untuk memenangkan pertandingan, salah satunya shooting 3 point apabila dilakukan dengan benar akan menjadi senjata yang penting karena akan menghasilkan angka lebih banyak. Selama ini dalam prakteknya di lapangan banyak yang melakukan gerakan shooting 3 point dengan kurang efektif dari segi biomekanika. Dengantingkat keberhasilan yang sangat kurang dari beberapa percobaan shooting, Oleh karena itu, dalam penelitian ini rumusan masalah yang diajukan adalah “Bagaimana diskripsi keberhasilan shooting3 point pada tim putri bola basket Unsika ditinjau dari prinsip-prinsip biomekanika?”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui diskripsi keberhasilan shooting3 point pada atlet tim putri bola basket Unsika ditinjau dari prinsip-prinsip biomekanika yang berkaitan dengan sudut lemparan, kecepatan bola, tinggi maksimum, sudut siku dan tahapan posisi badan. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analisis dengan teknik analisis prinsip-prinsip biomekanika dan pengukurannya menggunakan bantuan software Dartfish. Subjek penelitian diambil dari tim putri bola basket Unsika yang berjumlah 25 orang dan diambil sampel sebanyak 8 orang berdasarkan menurut posisi pemain. Hasil yang didapat dari tiga kali percobaan shooting pada masing-masing subjek penelitian, didapatkan hasil sudut kaki antara 106o - 115o dan sudut lengan mendekati 90o agar menghasilkan sudut lemparan yang mendekati 49o – 54o yang akan mempengaruhi tinggi maksimum dan kecepatan bola untuk menghasilkan tingkat keberhasilan shooting 3 point yang maksimal.
Pengaruh Pembelajaran Outdoor Education Pendidikan Jasmani dalam Pembentukan Kecerdasan Emosional pada Siswa MAN 3 Karawang
Tedi Purbangkara;
Nana Suryana Nasution
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/speed.v2i1.2229
ABSTRAK “Pengaruh Pembelajaran Outdoor Education Pendidikan Jasmani dalam Pembentukan Kecerdasan Emosional pada Siswa MAN 3 Karawang.”Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran outdoor education terhadap pembentukan kerdasan emosional siswa di MAN 3 Karawang (2) Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pembelajaran outdoor edocation terhadap pembentukan kecerdasan siswa di MAN 3 Karawang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen, eksperimen adalah suatu cara untuk mengungkapkan suatu hubungan antara dua variable atau lebih dan juga untuk mencari pengaruh suatu variable terhadap variable lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di MAN 3 Karawang Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang. Untuk menjawab rumusan masalah penelitian yang telah dirumuskan, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini dilakukan Di MAN 3 Karawang. Dengan mengambil satu kelas sebagai sempel penelitianya itu kelas XI 2 yang berjumlah 35 siswa, dari jumlah keseluruhan 10 kelas XI.Terdapat tiga tahapan pada penelitian ini : penyebaran angket dilakukan pada siswa yang mengikuti pembelajaran Penjas untuk mengetahui keterampilan social siswa sebelum mendapatkan perlakuan. Setelah dilakukan pengisian angket, peneliti memberikan perlakuan berupa pembelajaran outdoor edocation di dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani.Setelah diberikan perlakuan, selanjutnya peneliti melakukan post-tes t untuk mengetahui pengaruh pembelajaran outdoor edocation terhadap perkembangan kecerdasan emosional siswa. Penelitian diolah menggunakan rumus t-hitung dan dibandingkan dengan t-tabel. Hasil t-hitung 2,137 dan t-tabel 2.329 jadi pembelajaran outdoor edocation berpengaruh terhadap kecerdasan emosional siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani di MAN 3 Karawang.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ANALISIS DAN SINTESIS DALAM BELAJAR RENANG GAYA DADA
Akhmad Sobarna
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (427.431 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v1i1.1493
Tujuan penilitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran analisis dan sintesis terhadap kemampuan hasil belajar renang gaya dada. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dengan desain random group pretest posttest design. Populasi penelitiannya adalah siswa kelas XII IPS I dan Kelas XI IPS II yang berjumlah 64 siswa. Sampel penelitiannya berjumlah 30 orang dengan menggunakan teknik purposive random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes proses gerakan hasil belajar renang gaya dada. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Model pembelajaran analisis memberikan pengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar renang gaya dada; 2) Model pembelajaran sintesis memberikan pengaruh secara signifikan terhadap kemampuan hasil belajar renang gaya dada; 3) Model pembelajaran analisis lebih memberikan pengaruh secara signifikan daripada model pembelajaran sintesis terhadap hasil belajar renang gaya dada.
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS TES PASSING ATAS DAN PASSING BAWAH PADA CABANG OLAHRAGA BOLA VOLI
Irfan Zinat Achmad
Jurnal Speed (Sport, Physical Education, Empowerment) Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (391.926 KB)
|
DOI: 10.35706/speed.v1i1.1498
Artikel ini menganalisis tentang gejala-gejala yang terjadi di lapangan saat penulis melihat para guru sekolah menengah pertama memberikan tes passing atas dan passing bawah pada siswanya dengan tes yang dimodifikasi dan bahkan menggunakan tes yang di peruntukan atau di gunakan untuk siswa SMA/SMK. Pada saat itu penulis melihat apakah tes tersebut memiliki validitas dan reliabilitas yang sesuai dengan apa yang diukurnya atau obyek yang di tesnya apakah tes tersebut cocok untuk di pergunakan pada siswa sekolah menengan pertama. Rumusan masalah penelitian ini adalah “Apakah tes keterampilan passing atas dan passing bawah dari Brady volley Ball Test dalam permainan bola voli untuk siswa putra sekolah menengah pertama mempunyai tingkat validitas dan reliabilitas yang signifikan”?. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi dan sampel penelitian yaitu siswa putra SMP Pasundan Karawang yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli sebanyak 25 orang. Sampel diperoleh melalui teknik purposive sample atau sampel bertujuan. Instrumen penelitian tes keterampilan passing atas dan passing bawah dengan menggunakan Brady Volley Ball Test, untuk tes passing atas didapatkan tingkat validitas sebesar 0.904 menunjukkan hasil sempurna (tinggi), dengan t hitung 10.141 > t tabel 1.71 menunjukkan hasil signifikan dan reliabilitas sebesar 0.879 yaitu kategori Cukup, dengan t hitung 8.843 > t tabel 1.71 menunjukkan hasil signifikan. Kemudian untuk tes passing bawah didapatkan tingkat validitas sebesar 0.862 yaitu kategori cukup, dengan t hitung 8.155 > t tabel 1.71 menunjukkan hasil signifikan dan reliabilitas sebesar 0.797 yaitu kategori sedang, dengan t hitung 6.328 > t tabel 1.71 menunjukkan hasil Signifikan. Diperoleh kesimpulan bahwa: validitas dan reliabilitas tes passing atas dan passing bawah permainan bola voli pada siswa SMP adalah Signifikan.