cover
Contact Name
Ery Fatmawati,
Contact Email
-
Phone
0274 4353276
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Wonosari KM 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta 55792
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Madani Medika
ISSN : 20882246     EISSN : 26847345     DOI : https://doi.org/10.36569/jmm
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Medika Madani (JKMM) or Madani Medika Health Journal is a scientific media publication that publishes original research papers, review articles and case studies that focus on nursing, midwifery, pharmacy, public health and related topics, published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of STIKES Madani Yogyakarta or Research and Community Service Unit of STIKES Madani Yogyakarta. JKMM is published twice in one year, namely in June and December. Madani Medika Health Journal accepts publications from universities, government agencies, institutions that have activities in research, science and technology. Manuscripts to be published are the results of selection by peer review using a blind review system and approved by the editorial board, and have never been published in other scientific journals.
Articles 247 Documents
PEMBERIAN EKSTRAK MORINGA OLEIFERA SEBAGAI UPAYA PREVENTIF KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Dyah Muliawati; Nining Sulistyawati
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.952 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v10i2.81

Abstract

Patterns of height growth and weight reflect the status of nutrients and health conditions. RISKESDAS results (2018) showed that the proportion of short (stunting) toddlers increased from 19.2% in 2013 to 19.3% at 2018. The purpose of the research is to know the benefits of Moringa Oleifera extract in increasing the toddler's height. The type of research used is experimental quasi, hypothesis test using Pearson Product Moment correlation, and multivariate analysis using multiple linear regression. Location of research in the working area of Piyungan Puskesmas. The number of samples of each 45 respondents in the treatment and control group was taken in purposive sampling. Data collection tools with questionnaires and height measurements of toddlers. The results showed that Moringa Oleifera extract could increase body height by 0.342 cm with a prediction of 16.2%; Maternal education can increase the toddler's height by 0.476 cm with a prediction of 34.1%; Mother's education and maternal work can increase the toddler's height by 0.594 cm with a prediction of 27.9%; Mother's education, maternal work and number of family members can increase their height by 0.528 cm with a prediction of 19.6%; Mother's education, maternal work, number of family members and protein intake can increase the toddler's height by 0.528 cm with a prediction of 12.6%.
PENGGUNAAN PSIKOEDUKASI DALAM MENINGKATKAN EFIKASI DIRI BERHENTI MEROKOK PADA SISWA Isti Antari
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.77 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v10i2.82

Abstract

As many as 85% of households in Indonesia are exposed to cigarette smoke, with an estimated 8 smokers dying due to active smokers, one passive smoker dies due to exposure to other people's cigarette smoke, or about 25,000 deaths in Indonesia occur due to secondhand smoke. Bantul District Health Profile 2014 states that in Bantul District epidemiological transition has occurred with the increasing prominence of non-communicable diseases especially hypertension and blood vessels as one of the effects of smoking. The smoking cessation program focuses on behavior change. People with high self-efficacy to stop smoking are ultimately more successful in undergoing a smoking cessation program. The level of self-efficacy to stop smoking can be a predictor of the efforts made to stop smoking. This research is a quasi-experimental approach with pre-post test without control. The study was conducted at SMP X with a sample of 30 students who actively smoked were taken by purposive sampling. The level of self-efficacy to stop smoking is measured before the action and immediately after the action and 3 weeks after the psychoeducation. Descriptive data analysis was performed by presenting frequency distribution data and Wilcoxon Signed Rank Test analysis. Based on the results of the calculation, the Z value obtained is -4.067 where the value <z table 1.96 with p value (Asymp sig 2 tailed) of 0,000 which is less than the set critical limit of 0.05 so it is assumed that there are significant differences between self-confidence to stop smoking the pre-test and post-test groups and it can be concluded that there is an influence of the use of psychoeducation on increasing the self-efficacy of stopping smoking in students.
Deteksi Dini Faktor Resiko Ibu Hamil Melalui Sistem Pendampingan di Puskesmas Piyungan Atik Nur Istiqomah
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.927 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.105

Abstract

Abstrak Bidan berperan penting untuk mengelola pencegahan risiko melalui skrining sehingga dapat menentukan tingkat risiko sesuai dengan tingkat kegawatan dari faktor risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko pada ibu hamil melalui upaya deteksi secara dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian berlokasi di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan melalui kunjungan rumah. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai November 2019. Populasi penelitian yaitu ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan. Sampel penelitian ini merupakan total sampling, yakni sejumlah 21 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis univariat untuk mengetahui faktor risiko ibu hamil. Hasil penelitian bahwa faktor risiko I (APGO) yang dimiliki ibu hamil yaitu usia <20 tahun atau >35 tahun, jarak kehamilan dengan anak terakhir <2 tahun, tinggi badan <145 cm, primitua sekunder, Kekurangan Energi Kronis, janin besar dan riwayat Sectio Cesarea. Sedangkan faktor risiko II (AGO) yaitu post term, hipertensi dan anemia. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan dalam upaya promosi kesehatan ibu dan anak di Puskesmas Piyungan.
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Kematian Neonatal Dini Dhiah Dwi Kusumawati; Frisca Dewi Yunadi
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.261 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.108

Abstract

Angka kematian bayi merupakan indikator dalam menilai tingkat pembangunan kesehatan dari suatu negara serta kualitas hidup dari masyarakatnya. Angka kematian bayi di Indonesia masih tergolong tinggi, kematian neonatal 50% terjadi pada bayi berat lahir rendah (BBLR) dan lebih dari 50% kematian bayi adalah kematian neonatal dini. Kejadian BBLR di RSUD Cilacap sendiri masih mengalami kenaikan tiap tahunnya. Tahun 2013 dari 360 kasus naik menjadi 406 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan berat bayi lahir rendah dengan kematian neonatal dini di RSUD Cilacap tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control di RSUD Cilacap dengan sampel 51 kasus dan 51 kontrol. Sampel diambil dengan menggunakan purposive sampling. Data yang digunakan data sekunder dengan melihat catatan rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara berat badan lahir dengan kematian neonatal dini di RSUD Cilacap Tahun 2018 ( p = 0,000<a = 0,05; OR = 0,026; CI 95%= 0,006-0,121).
PENGARUH KONSUMSI SEDUHAN BUBUK BIJI KOPI TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PIYUNGAN BANTUL Agus Prasetyo; Sutanta
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.645 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v6i1.85

Abstract

Coffee was predicted able to increase insulin sensitivity, hampering glucose 6 phosphate hidrolisis in the lever and it is also hampering sugar absorption in the intestine so it can decrease blood glucose quality for the sufferer of diabetes mellitus type 2. This research aims to know the consumption influence of coffee seed powder toward at the time blood glucose quality for the sufferer of diabetes mellitus type 2 in Piyungan Public Health, Bantul. This research design was a pra-experimental with the design a one group pretest-postest design. The sample numbered 32 people who suffer a diabetes mellitus type 2 by using a purposive sampling technique. The respondent was asked to consumption the coffee three time a day for 14 days. The data analysis used a paired sample test. The research result shown an average deceasing of at the time blood glucose quality at the amount to 32 people as 42,96875 mg/dl. It is supported by the result of statistic test with pv = 0,000 < α = 0,05, mean while t count = 80,170 > t table = 2,039 which shown a differentiate the value of at the time blood quality significantly between before and after consuming coffee for the sufferer of diabetes mellitus type 2. Coffee can decrease at the time blood quality for the sufferer of diabetes mellitus type 2 with decreasing a means for the consumption coffee three time a day for 14 days.
Hubungan Sikap Suami dengan Dukungan Suami dalam Pemberian ASI Eksklusif Lutfiyati, Afi; Suwarno; Muhammad Noor Hidayat
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.65 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.86

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan hal penting bagi pertumbuhan dan sistem imun anak. ASI eksklusif dapat mencegah penyakit infeksi saluran pencernaan (diare), infeksi saluran pernafasan, dan infeksi telinga. Dukungan suami yang optimal dapat meningkatkan pikiran positif isteri yang berdampak pada kecerdasan anak yang disusui. Isteri menjadi lebih berhati-hati dalam memberikan makanan tambahan, selain itu dapat juga meningkatkan hormon prolaktin dan refleks let down. Sikap suami memengaruhi niat ibu untuk menyusui sehingga durasi menyusui menjadi lebih lama jika suami mempunyai sikap yang positif untuk mendukung pemberian ASI. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan sikap suami dengan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Bantul 1. Desain penelitian Kuantitatif dengan mengunakan pendekatan cross-sectional study. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu 39 suami yang memiliki isteri dengan bayi usia 6-12 bulan. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Kendall Tau. Hasil penelitian mendapatkan sikap suami di Puskesmas Bantul 1 sebagian besar pada kategori baik yaitu sebanyak 17 orang (43,6%). Dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Bantul 1 sebagian besar kategori tinggi sebanyak 16 orang (41,0%). Hasil uji Kendall’s Tau diperoleh nilai p (0,014) < 0,05 dengan koefisien korelasi (τ) sebesar 0,324. Terdapat hubungan antara sikap suami dengan dukungan suami dalam pemberian ASI eksklusif di Puskesmas Bantul 1 dengan keeratan hubungan pada kategori renda
Hubungan Menarche dan Riwayat Keluarga dengan Dismenore (Nyeri Haid) Ery Fatmawati; Annisa Hikmatul Aliyah
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.329 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.92

Abstract

Dismenore merupakan nyeri perut yang dirasakan dalam masa menstruasi, keluhan ini apabila tidak ditangani dapat menyebabkan gangguan aktifitas hidup sehari-hari, gangguan organ reproduksi hingga infeksi. Faktor risiko dismenore beragam diantaranya usia saat menarche, riwayat keluarga, depresi dan stress dapat meningkatkan risiko kejadian dismenore. Penelitian sebelumnya menunjukkan sebagian besar mahasiswi STIKes Madani mengalami dismenore. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan menarche serta riwayat keluarga dengan dismenore pada mahasiswi semester II di STIKes Madani Yogyakarta. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, teknik sampling menggunakan purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi semester II STIKes Madani sejumlah 40 mahasiswi, analisa data yang digunakan mengunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan usia menarche (p-value 0,165 nilai >0,05 dengan OR 4,444), sedangkan riwayat keluarga dengan kejadian dismenore (p-value 0,194 nilai >0,05 dengan OR 3,321), hal ini menunjukkan bahwa faktor usia menarche serta riwayat keluarga tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore pada mahasiswi semester II di STIKes Madani Yogyakarta. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan menarche dan riwayat keluarga tidak berhubungan dengan dismenore pada Mahasiswi semester II STIKes Madani. Saran bagi mahasiswi diharapkan meningkatkan pola hidup sehat serta preventif diantaranya dengan olah raga, yoga, Taichi guna mengurangi keluhan dismenore
Gairah Sexual Selama Kehamilan Arif Tirtana
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.301 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.93

Abstract

Abstrak Aktivitas seksual pada wanita terdiri dari desire, arousal, orgasm dan resolution. Arousal atau gairah seksual timbul setelah adanya rasa ketertarikan. Aktivitas seksual tidak berhenti saat terjadi kehamilan. Salah satu pemicu gairah sesksual pada wanita adalah hormon progesteron. Pada wanita hamil hormon progesteron akan terus meningkat dimulai dari trimester I sampai trimester III, walapun setelah itu akan mengalami penurunan. Hormon progesteron pada wanita berperan sebagai sex drive atau hormon yang mengelola aktivitas seksual pada wanita. Berdasarkan teori tersebut Apakah wanita hamil dengan dengan hormon progseteron yang tinggi juga diikuti dengan gairah seksual yang tinggi. Sampel 108 Wanita hamil trimester I-III. Metode penelitian deskriptif analitik dengan survei. Hasil didapatkan Gairah seksual pada wanita hamil dari trimester I-III dalam kategori sedang. Artinya wanita hamil mengalami gairah seksual 6-7 kali/bulan. Normalnya wanita hamil bergairah secara seksual sebanyak 4-9 kali/bulan.
Efektivitas Penggunaan Media Video dan Leaflet Terhadap Perilaku Mencuci Tangan Dalam Pencegahan Diare Isti Antari; Santria Dewi Riandani; Ignasia Nila Siwi
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.636 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.95

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar 2018 menunjukkan bahwa perilaku cuci tangan pakai sabun pada masyarakat masih rendah, termasuk pada anak usia sekolah sebesar 49,8%. Perilaku mencuci tangan ada hubungan yang signifikan dengan insidensi diare pada anak usia sekolah. Salah satu upaya pemberian pendidikan kesehatan di sekolah adalah melalui promosi kesehatan. Promosi kesehatan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dan media yang disesuaikan dengan sasaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media video dan leaflet terhadap perilaku cuci tangan di SD Bintaran Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Subjek penelitian semua siswa kelas IV SD Bintaran sejumlah 44 siswa, menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 32 siswa, sebanyak 16 siswa pada kelompok intervensi dan 16 pada kelompok control. Teknik pengumpulan data dengan cara interview (wawancara) dan observasi pada siswa SD Bintaran. Analisis data dilakukan dengan uji Mann Whitney untuk melihat perbedaan pengaruh video dan leaflet terhadap perilaku cuci tangan. Hasil uji menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok intervensi 22,88 dan nilai rata-rata kelompok kontrol 10,12. Nilai sig. yang diperoleh dengan menggunakan uji Mann Whitney sebesar 0.000, karena nilai sig. sebesar 0,000 atau p-value < 0,05 maka dapat dikatakan ada perbedaan yang signifikan antara pemberian pendidikan kesehatan dengan media video dibandingkan dengan media leaflet. Hal ini berarti pendidikan kesehatan dengan media video lebih efektif dibandingkan dengan media leaflet.
Kajian Efek Analgetik Dispersi  Ibuprofen-PEG 6000 Menggunakan Metode Writhing Test Larasati, Dwi; Renny Sulistian
Jurnal Kesehatan Madani Medika (JKMM) Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.2 KB) | DOI: 10.36569/jmm.v11i1.96

Abstract

Ibuprofen merupakan obat yang digunakan sebagai antirematik, antiradang dan analgetik-antipiretik. Ibuprofen praktis tidak larut dalam air. Dispersi padat ibuprofen-PEG 6000 yang dibuat dengan metode peleburan terbukti dapat meningkatkan kecepatan disolusi ibuprofen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah peningkatatan kecepatan disolusi akan diikuti peningkatan efek analgetik ibuprofen. Uji analgetik dilakukan dengan menggunakan 40 ekor mencit yang dibagi ke dalam 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif diberikan CMC Na, kelompok kontrol positif diberikan ibuprofen dengan dosis 26 mg/kgBB dan 3 kelompok diberikan dispersi padat ibuprofen-PEG 6000, masing-masing dengan dosis 52, 104 dan 156 mg/kg BB. Asam asetat 0,5 % v/v diberikan secara intraperitonel untuk semua kelompok, 5 menit setelah pemberian bahan uji. Jumlah geliat diamati tiap 5 menit selama 60 menit dan dilanjutkan dengan perhitungan persen proteksi dengan persamaan Hendershot-Forsaith. Analisis data menggunakan uji statistik nonparametrik yaitu Kruskal Wallis dan Mann Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan dispersi padat ibuprofen-PEG 6000 dengan perbandingan 1:1 dapat meningkatkan efek analgetik ibuprofen. Dengan peningkatan dosis menunjukkan persen proteksi semakin meningkat secara berturut-turut 82,68%, 91,57% dan 94,23%.

Page 6 of 25 | Total Record : 247