cover
Contact Name
Mohammad Syahidul Haq
Contact Email
mohammadhaq@unesa.ac.id
Phone
+6285649799995
Journal Mail Official
dinamikamp@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Fip Unesa Lidah Wetan
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP)
ISSN : -     EISSN : 25407880     DOI : 10.2674/jdmp.v4n1.p1-10
Core Subject : Education,
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) publishes articles of theoretical or practical interest to those engaged in Educational Management and Educational Organization.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
Implementasi Kebijakan Sekolah Tentang Poin Pelanggaran Tata Tertib Siswa Dalam Membentuk Perilaku Siswa Yang Berkaraktar di SMA Negeri 7 Kediri Qisthi, Churiyatul; Rahmadiah, Annisa
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v3n1.p10-16

Abstract

Salah satu masalah yang paling urgen untuk segera ditangani di Indonesia adalah persoalan pendidikan karakter pada siswa. Dengan demikian, sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam membangun dan membentuk perilaku para generasi muda supaya menjadi generasi yang berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk: 1). mendeskripsikan model pelaksanaan kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa 2). mendeskripsikan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa. 3). mendeskripsikan upaya-upaya  mengatasi hambatan dalam melaksanakan kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa. 4). mendeskripsikan implementasi kebijakan sekolah tentang poin pelanggaran tata tertib siswa di  SMAN 7 Kediri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui pendekatan kualitatif dengan jenis study kasus. Objek yang diteliti adalah SMAN 7 Kediri. Peneliti mengobservasi suatu kebijakan yang telah ada dengan menggunakan pengamatan, wawancara langsung dan studi dokumen. Dalam wawancara peneliti melibatkan WAKA Humas, Tim Tata Tertib (Tatib), guru BK, serta peserta didik. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yaitu kondensasi data, display data, dan menarik  kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangaluasi dan diskusi teman sejawat.Hasil penelitian ini menunjukkan: 1). Pelanggaran tata tertib siswa dengan menggunakan poin pelanggaran, 2). Hambatan-hambatan dalam pelaksanaan tata tertib siswa meliputi hambatan lingkungan fisik sekolah dan kesadaran siswa. 3). Upaya mengatasi hambatan pelaksanaan tata tertib siswa dilakukan dengan cara kepala sekolah mengadakan pembinaan guru, karyawan, dan semua elemen yang ada di sekolah 4). Dampak kebijakan sekolah adalah jumlah pelanggaran yang dilakukan siswa menurun, perilaku siswa sudah mulai menunjukkan adanya perilaku yang berkarakter diantaranya, berdisiplin, menghormati norma-norma hukum yang berlaku, bertanggung jawab, bergaya hidup sehat. 
Pengaruh Kesejahteraan Guru, Motivasi Kerja dan Kompetensi Guru Terhadap Kinerja Guru SMK di Kabupaten Sumba Barat Kalikulla, Samuel
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v1n2.p79-90

Abstract

Guru memegang peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia pendidikan yang handal sehingga  diperlukan guru yang memiliki kinerja baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan guru, motivasi kerja dan kompetensi guru  secara bersama-sama dan parsial terhadap kinerja guru SMK di Kabupaten Sumba Barat. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif, penarikan sampel menggunakan Proportional Sampling dan Analisis data  dengan Analisis regresi berganda.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kompetensi guru secara parsial terhadap kinerja guru dan pengaruh secara simultan antara kesejahteraan guru, motivasi kerja, kompetensi guru terhadap kinerja guru SMK di Kabupaten Sumba Barat. Upaya meningkatkan kesejahteraan guru, motivasi kerja dan kompetensi guru perlu dilakukan secara bersama-sama dalam meningkatkan kinerja guru
Manajemen Pengembangan Profesionalisme Guru (Studi Multikasus di MTs NU Walisongo Sidoarjo dan SMP Islam NU Walisongo Sidoarjo) Husyaini, Kholis
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v1n2.p107-112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pengembangan profesionalisme guru di MTs NU Walisongo Sidoarjo dan SMP Islam NU Walisongo. Fokus penelitian ini adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, pengembangan profesionalisme guru, dan profesionalisme guru. Metode kualitatif dengan rancangan studi multikasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data menggunakan metode kualitatif dengan tiga alur kegiatan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Untuk mendapatkan keabsahan data maka peneliti menggunakan teknik pemeriksaan data credibility, transferability, dependability, confirmability.Hasil penelitian adalah: 1) perencanaan profesionalisme guru sudah berjalan dengan baik, namun alokasi anggaran untuk program  pengembangan profesionalisme guru perlu ditingkatkan 2) pengorganisasian profesionalisme guru sudah maksimal, secara internal sudah solid dan kompak, 3) pelaksanaan profesionalisme guru berjalan sesuai dengan perencanaan tapi harus lebih fokus dan menekankan pada kebutuhan dan kompetensi guru, 4) pengawasan profesionalisme guru dilakukan dengan baik namun hasil evaluasi belum ditindaklanjuti secara maksimal, 5) Program pengembangan profesionalisme guru sudah dijalankan namun belum memiliki program pelatihan penulisan karya ilmiah (praktek secara nyata) dan karya inovasi guru, 6) Terkait dengan profesionalisme guru, kedua sekolah perlu berbenah dan kerja keras agar seluruh guru yang dimiliki memiliki kualifikasi akademik, kompetensi guru, sertifikasi guru, dan tunjangan guru yang layak. Bagi guru, hendaknya senantiasa meningkatkan profesionalismenya untuk mencapai guru yang profesional dan sejahtera. Kata kunci: Manajemen Pengembangan, Profesionalisme guru, studi multikasusThe purpose of this study was to determine the management of professional development of teachers in MTs NU Walisongo Sidoarjo and SMP Islam NU Walisongo. The focus of this research is the planning, organizing, implementing, and monitoring, professional development of teachers and teacher professionalism. Method multikasus qualitative study design, data collection through interviews, observation, and documentation. The data source is the principal, vice-principal, teachers, and students. Analysis of data using qualitative  with three grooves activities, namely condensation, data presentation, and conclusion. To obtain the validity of the data the researchers used data checking techniques credibility, transferability, dependability, confirmability.            The results of the research are: 1) planning of teacher professionalism has been running well, but the budget allocation for the program professional development of teachers needs to be improved 2) the organization of teacher professionalism is maximal, internally already solid and compact, 3) implementation of teacher professionalism goes according to plan but should more focus and emphasis on the needs and competencies of teachers, 4) supervision of teacher professionalism is well done, but the results of the evaluation have not been followed up to the maximum, 5) program professional development of teachers has been started but have not had the training program of scientific writings (practice significantly) and innovation work teachers, 6) Related to the professionalism of teachers of both schools need to improve and work hard to ensure that all teachers are held to have academic qualifications, competence of teachers, teacher certification and teacher allowances decent. For the teacher, should constantly improve professionalism to Achieve professional teachers and prosperous Keywords: Management Development, professionalism of teachers, the study multicase
Penguatan Manajemen Pendidikan Dalam Mutu Pendidikan Tinggi Studi Kasus di STIE IBMT Surabaya Yustiyawan, Rachman Halim
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v4n1.p1-10

Abstract

Pendidikan dianggap sebuah investasi yang berharga dalam membentuk sumber daya manusia dalam meningkatkan peradaban bangsa dan negara. Manajemen pendidikan menjadi alat utama untuk memberikan relevansi antara tujuan perguruan tinggi, tujuan pendidikan tinggi dan tujuan pendidikan nasional. Pendidikan tinggi merupakan lembaga formal jenjang terakhir yang memberikan kontribusi peningkatan kompetensi sumber daya manusia sehingga memiliki kualifikasi dan keahlian tertentu. Peningkatan mutu perguruan tinggi harus disesuaikan dengan standar pendidikan tinggi. Relevansi ini dilakukan dengan harapan kepada perguruan tinggi dalam aktivitas menyelenggarakan pendidikan dengan menganalisa faktor apa saja yang dapat mendorong tercapainya standar pendidikan tinggi. Standarisasi pendidikan tinggi adalah batasan minimal yang harus dipenuhi, dan peningkatan mutu perguruan tinggi ini harus dilakukan menyesuaikan tuntutan perubahan dan perkembangan yang selalu meningkat. Penelitian ini suatu usaha yang terencana dan terstruktur dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk menganalisa penguatan menejemen pendidikan di perguruan tinggi, dan mengidentifikasi masalah mutu perguruan tinggi, serta mengukur kekuatan kelemahan, peluang dan ancaman perguruan tinggi dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi. Hasil penelitian ini menunjukan penguatan manajemen pendidikan merupakan aspek tentang bagaimana mengelola dan memberdayakan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan  yang telah ditetapkan secara produktif dan kondusif, kian memiliki peranan yang penting dalam menentukan mutu perguruan tinggi yang akan berdampak kepada tercapainya tujuan pendidikan nasional. Relevansi tersebut direalisasikan melalui tiga hal dasar yang harus dipenuhi oleh organisasi pendidikan yakni materi, energi, dan informasi
Manajemen Program Kelas Khusus Olahraga Maulida, Ika Zahrotul
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v2n1.p60-70

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan  mengenai manajemen program  kelas khusus olahraga di SMP Negeri 3 Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian di lapangan dapat dijelaskan sebagai berikut, 1) Perencanaan yang meliputi penentuan tujuan, sasaran dan rencana anggaran. Pengorganisasian melibatkan beberapa komponen sekolah. Pelaksanaan berjalan sesuai dengan perencanaan. Pengawasan dilakukan dengan melihat laporan dari pelatih terkait kehadiran siswa dan perkembangan dari siswa sekaligus perkembangan proses latihannya, serta membuat laporan kepada pemerintah. 2) Sistem pembinaannya yaitu siswa tetap mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas dan di wajibkan mengikuti latihan pada cabang olahraga yang di tekuni minimal 10 jam setiap minggu. Pembinaan latihan sepakbola dan atletik sesuai dengan program latihan yang di buat, proses latihan menggunakan fasilitas penunjang yang disediakan oleh sekolah dan menggunakan fasilitas milik pemerintah daerah setempat. Layanan khusus yang diberikan yaitu siswa tidak di wajibkan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan mendapatkan layanan khusus dari BK. 3) Dampak dari pogram yaitu dapat mengangkatnya citra sekoah, meningkatkan motivasi siswa, meningkatnya prestasi dalam bidang olahraga terutama pada cabang olahraga atletik.
Keefektifan Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sholeh, Muhamad
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v1n1.p41-54

Abstract

Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam organisasi sekolah sangat penting karena peran strategis kepala sekolah ikut mempengaruhi kinerja guru dalam pelaksanaan kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM). Sebagai pemimpinan pendidikan, kepala sekolah memiliki tugas dan tanggungjawab yang cukup berat. Keefektifan kepala sekolah dalam menerapkan fungsi-fungsi manajemen adalah ketepatan penerapan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian serta pendayagunaan seluruh sumber-sumber pendidikan baik ketenagaan, dana, sarana dan prasarana termasuk informasi secara optimal, yaitu menunjukkan sejauh mana kepala sekolah melaksanakan tugas pokoknya secara baik dan benar untuk mencapai tujuan. Kinerja guru sangat terkait dengan efektifitas guru dalam melaksanakan fungsinya. Keefektifan guru dalam melaksanakan fungsinya, adalah guru yang efektif; 1) memiliki pribadi kooperatif, daya tarik penampilan, minat besar, pertimbangan dan kepemimpinan, 2) menguasai metode mengajar yang baik, 3) memiliki tingkah laku yang baik saat mengajar, 4) menguasai berbagai kompetensi dalam mengajar.
Benchmarking Dalam Lembaga Pendidikan Suluri, Suluri
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 3, No 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v3n2.p82-88

Abstract

Every country strives for quality education in its country. This business is not without an intention, but rather to prepare qualified national cadres. The successor of a quality nation is very necessary to maintain the dignity and dignity of a country. Therefore, national standard education quality assurance is a necessity of a country. educational institutions that provide educational services in their travels are very likely to be graduates (graduates) not in accordance with the minimum standards that have been formulated. So quality assurance is a necessity to provide satisfaction to customers. One of the quality assurance efforts in educational institutions is by benchmarking.
Pengaruh Motivasi Kerja Guru Dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar se-Kecamatan Takari Kabupaten Kupang Benu, Imenuel
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2674/jdmp.v2n2.p82-93

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru dalam pembelajaran, 2) pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru dalam pembelajaran dan 3) pengaruh motivasi kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru dalam pembelajaran di sekolah dasar se-Kecamatan Takari Kabupaten Kupang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah guru sekolah dasar di Kecamatan Takari Kabupaten Kupang sebanyak 332 guru. Teknik pengambilan sampel menggunakan pendapat Arikunto yakni mengambil 25% dari jumlah populasi karena jumlah subyeknya lebih dari 100.  Sampel  dalam  penelitian  ini sebanyak  83 guru. Teknik pengumpulan data melalui angket untuk variabel motivasi kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah, sedangkan dokumentasi dan observasi untuk variabel kinerja guru dalam pembelajaran. Uji validitas instrumen menggunakan bantuan SPSS 16, sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan Cronbach?s Alpha. Data dianalisis dengan menggunakan statistik inferensial.Hasil penelitian persamaan regresi sederhana menunjukan: 1) motivasi kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran sebesar 46,1%, 2) kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran sebesar 42,7%. Dari hasil persamaan regresi berganda menunjukan: motivasi kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dalam pembelajaran sebesar 50,8%. Dari hasil penelitian yang ditemukan, maka disarankan kepada kepala sekolah dasar se-Kecamatan Takari Kabupaten Kupang agar dapat meningkatkan motivasi kerja guru melalui pelaksanaan fungsi kepemimpinan yang efektif guna meningkatkan kinerja guru dalam pembelajaran.Kata Kunci: Motivasi Kerja Guru, Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Kinerja Guru Dalam Pembelajaran. ABSTRACTThis research seeks to find out: 1) the influence of teacher?s work motivation on teacher?s performance in learning, 2) the influence of principal leadership on teacher?s performance in learning, and 3) the influence of teacher?s work motivation and principal leadership together on teacher?s performance in learning in elementary school of Takari Sub-district, Kupang District.This research used correlation quantitative approach. The research population is 332 teachers of elementary?s school at Takari Sub-district, Kupang District. While the sample technique took 25% of population total because the amount of reseach subject is more than 100, as stated by Arikunto. The amount of sample in this reseach is 83 teachers. Then data was collected by quitionarre for teacher?s work motivation and principal leadership variable, while documentation and observation were used for variable of teacher?s performance in learning. The instrument validity test used SPSS 16, while the reability test used Cronbach?s Alpha. The data analysis used inferential statistic.Results of the present research of simple regression equation point out that: 1) teacher work motivation has significant effect on teacher performance in learning with 46, 1% in total, 2) principal leadership has significant effect to teacher performance in learning equal to 42, 7%. Rooted from the results, both teacher work motivation and principal leadership bring a significant effect to teacher performance in learning by 50.8%. Based on the reseach found, the suggestion is, then, made for improvement, that is, the principal of elementary school of Takari Sub-district, Kupang District  have to be able to improve teacher?s job motivation through the implementation of effective leadership function to improve teacher?s performance in learning.Key words: Teacher?s Work Motivation, Principal Leadership, and Teacher?s Performance in Learning
SISTEM INFORMASI MODEL SUPERVISI KLINIK BERBASIS MANAJEMEN PENGETAHUAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN Indadihayati, Warda
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v4n2.p122-130

Abstract

This study aims to develop a supervisi klinik model based on proses manajemen pengetahuan in improving the quality of learning. The research design uses research and development (R & D) with the stages of data collection, product planning and design, initial product development, product validation, revision of validation results, field trials, and revisions and final product improvements. Information system development outcomes at the stage (1) identification of potential teacher condition as supervisor; (2) implementation of supervision activities through pre-observation, observation and post-observation stages with clinical instruments that can be stored online; (3) the best practice of learning that can be accessed to share instructional innovations; (4) the existence of an online teacher performance appraisal archive
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI LATIHAN DAN BIMBINGAN juwariah, siti
Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan Vol 4, No 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jdmp.v4n2.p79-86

Abstract

Teacher qualifications, even though they are bachelor, do not guarantee that each teacher is able to draw up a Learning Implementation Plan (RPP), as evidenced by the 8 teachers in SD Negeri Mojodanu II Ngombang District, Jombang, which are still 25% capable of preparing lesson plans independently, so supervision activities related to academic supervision in the preparation of the RPP . These conditions are influenced by: (1) teacher busyness, (2) lack of training and guidance as well as mentoring and (3) lack of socialization. Related to the above problems, there needs to be adequate handling assistance. In this case the effort made is to carry out training and guidance, which aims at improving teacher skills in the preparation of RPP according to SNP independently. Data analysis was carried out using qualitative descriptive analysis. The study was conducted in stages of the cycle, each cycle consisting of 4 (four) steps including: planning, implementation, observation and reflection. The results of this study, 8 teachers from schools that were the subjects of the study, all showed increased competency in accordance with established indicators of success. Suggestions proposed are: (1) it is necessary to intensify the improvement of teacher skills in preparing lesson plans through mentoring activities or the like (2) the need for means such as IHT, so that they can exchange experiences through academic dialogue

Page 7 of 32 | Total Record : 313


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): Volume 10, Nomor 2, April 2026 Vol. 10 No. 1 (2025): Volume 10, Nomor 1, September 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, April 2025 Vol. 9 No. 1 (2024): Volume 9, Nomor 1, September 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, April 2024 Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 8, Nomor 1, September 2023 Vol. 7 No. 2 (2023): Volume 7, Nomor 2, April 2023 Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7, Nomor 1, September 2022 Vol. 6 No. 2 (2022): Volume 6, Nomor 2, April 2022 Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6, Nomor 1, September 2021 Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, April 2021 Vol 5, No 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, April 2021 Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, September 2020 Vol 5, No 1 (2020): Volume 5, Nomor 1, September 2020 Vol 4, No 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020 Vol. 4 No. 2 (2020): Volume 4, Nomor 2, April 2020 Vol 4, No 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): Volume 4, Nomor 1, September 2019 Vol 3, No 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019 Vol. 3 No. 2 (2019): Volume 3, Nomor 2, April 2019 Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018 Vol 3, No 1 (2018): Volume 3, Nomor 1, September 2018 Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018 Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, April 2018 Vol. 2 No. 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017 Vol 2, No 1 (2017): Volume 2, Nomor 1, September 2017 Vol. 1 No. 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017 Vol 1, No 2 (2017): Volume 1, Nomor 2, April 2017 Vol. 1 No. 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016 Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Nomor 1, September 2016 More Issue