cover
Contact Name
Rachmat Faisal Syamsu
Contact Email
rachmatfaisal.syamsu@umi.ac.id
Phone
+6285242150099
Journal Mail Official
medicaljournal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo Km.05 (Kampus II UMI), Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UMI Medical Journal
ISSN : 25484079     EISSN : 26857561     DOI : -
Umi Medical Journal (UMEDJ) is a field of health in the broadest sense such as medicine, public health, nursing, midwifery, pharmacy, health psychology, nutrition, biomedical sciences.
Articles 161 Documents
Tatalaksana Neuroleptik Malignant Syndrome di Intensif Care Unit dengan Impending Organ Failure Andi Muhammad Fadrial; Faisal Muchtar; Muhammad Rum; Hisbullah Hisbullah
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.157

Abstract

Neuroleptic Malignant Syndrome adalah sebuah sindrom khas dan merupakan komplikasi pengobatan antipsikotik yang mengancam jiwa. Neuroleptic Malignant Syndrome memberikan gambaran klinis seperti rigiditas, hipertermia, dan perubahan status mental. Morbiditas dan mortalitas pada Neuroleptic Malignant Syndrome sering akibat sekunder dari komplikasi jantung, paru-paru dan ginjal sehingga diperlukan perawatan intensif. Penatalaksanaan Neuroleptic Malignant Syndrome adalah menghentikan semua antipsikotik dan melakukan terapi suportif. Prognosis pasien Neuroleptic Malignant Syndrome akan mengalami perbaikan gejala dalam waktu dua minggu dan beberapa pasien sembuh tanpa gejala sisa neurologis. Telah dilakukan perawatan terhadap pasien perempuan usia 21 tahun dengan Neuroleptic Malignant Syndrome. Selama di ICU pasien mengalami demam, kekakuan otot, tremor dan mioglobinuria. Perawatan yang dilakukan berupa monitoring pernafasan, monitoring hemodinamik dan terapi supportif. Selama perawatan di ICU kondisi pasien cenderung membaik dan kembali ke bangsal setelah perawatan hari ke sebelas. Tujuan penulisan laporan kasus ini adalah mengetahui pentingnya tatalaksana yang tepat pada pasien Neuroleptic Malignant Syndrome sehingga dapat menghindari kerusakan organ yang berat dan irreversible di ICU.
Covid-19 Pada Pasien Myasthenia Gravis Harpandi Rahim; Hisbullah Hisbullah; Syafri K Arif; Faisal Muchtar
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.158

Abstract

Coronavirus disease (COVID-19) telah menjadi pandemi global dalam waktu singkat. Selama pandemi ini, terdapat peningkatan resiko eksaserbasi pada pasien dengan myasthenia gravis. Angka morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi terlihat di antara orang tua dan mereka yang memiliki penyakit penyerta dan defisiensi imunologis. Agen imunosupresif, respons imun yang tidak teratur, dan kelemahan otot pernapasan adalah beberapa kemungkinan etiologi yang dapat meningkatkan keparahan hasil yang terkait dengan COVID-19. Kasus awal myastenia gravis (MG) dengan COVID-19 simultan menunjukkan hasil yang bervariasi dengan potensi eksaserbasi berbahaya. Sedikit yang diketahui tentang hubungan antara dua penyakit. Di sini, kami berharap dapat menggambarkan prognosis COVID-19 pada pasien MG bersama dengan fitur yang sama dari kedua penyakit tersebut dan mendiskusikan pendekatan terapeutik untuk memaksimalkan hasil untuk populasi pasien khusus ini.
Efek Forest Bathing Pada Kardiovaskular, Respon Inflamasi, Imunitas Dan Psikologi. Silmi Chairan Andi
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.160

Abstract

Latar Belakang:. Terdapat hubungan antara manusia, lingkungan dan kesehatan. Hidup dekat dengan alam mampu memberikan efek salutogenik pada kesehatan. Forest bathing memberikan kesempatan manusia untuk kembali hidup dekat dengan alam . Sejak dimulai pada tahun 1982, penelitian - penelitian terkait forest bathing banyak di lakukan di Jepang melaporkan berbagai efek fisiologis dan psikologis setelah terapi. Isi: Penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa peningkatan dalam kesehatan fisiologis dan psikologis ini mungkin sebagian disebabkan oleh phytoncides (senyawa volatil organik di udara) yang dihirup dari tumbuhan di hutan. Senyawa volatil organik dapat dimanfaatkan melalui aplikasi kulit atau asupan oral minyak esensial. Namun, forest bathing mungkin lebih aman dan cost-effective karena kegiatan bersifat rekreasi dan dapat memanfaatkan lingkungan alam sekitar. Kesimpulan:. Forest bathing memiliki efek fisiologis dan psikologis sehingga dapat bermanfaat bagi kebutuhan penelitian di masa depan serta berpotensi sebagai terapi komplementer yang dapat di lakukan di Indonesia.
Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Dengan Hiperbilirubinemia Di Rumah Sakit Wilayah Kota Makassar Periode Januari-Desember Tahun 2018 Andi Muh Akbar Jaya; Sahaurddin Saharuddin; Henny Fauziah
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.161

Abstract

Latar belakang:. Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah berat badan lahir rendah kurang dari 2500 gram tanpa memandang usia kehamilan. Sedangkan hiperbilirubinemia merupakan kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar bilirubin (≥10 mg/dL) didalam jaringan ekstravascular sehingga tampak kuning pada konjungtiva, kulit dan mukosa. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional, teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 400 sampel yang terbagi atas 200 sampel dari masing masing rumah sakit. Hasil: Berdasarkan analisis person chi-square merupakan uji yang dilakukan pada penelitian ini, uji ini bertujuan mencari korelasi antar variabel, dikatakan terdapat korelasi yang signifikan jika p-value <0,005. Pada penelitian ini didapatkan p-value 0.000 yang berarti terdapat korelasi yang signifikan antara berat badan lahir rendah dengan kejadian hiperbilirubinemia. Kesimpulan:. Terdapat korelasi yang signifikan antara berat badan lahir rendah dengan kejadian hiperbilirubinemia.
Uji Aktivitas Bakteri Salmonella Thypii pada Sayuran Lalapan Kemangi (Ocimum Sanctum L) Secara In Vitro Andi Muhammad Munawir U
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.162

Abstract

Keamanan pangan menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan karena konsumsi pangan yang tercemar oleh mikroorganisme atau bahan kimia yang dapat menyebabkan suatu penyakit yang disebut foodborne disease. Daun kemangi mampu menghambat pertumbuhan bakteri salah satunya Salmonella typhii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri Salmonella typhii pada sayuran lalapan kemangi (Ocimum sanctum L) menggunakan pengujian Biokimia. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan eksperimental dengan teknik Probability sampling berjumlah 10 sampel pada 10 lokasi berbeda di pasar Kota Makassar, dilakukan dengan identifikasi bakteri menggunakan medium selektif, kemudian isolasi bakteri dengan medium SSA dan medium NA, kemudian dilakukan uji Biokimia kemudian dilakukan pewarnaan gram. Sampel yang teridentifikasi bakteri Salmonella typhii dilakukan uji daya hambat dengan medium MHA dan antibiotik, selanjutnya dilakukan pengukuran zona hambat yang terbentuk dengan menggunakan jangka sorong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 sampel dengan kode S1-S10, didapatkan pada sampel S1 terdapat bakteri Salmonella typhii. Kesimpulan bahwa terdapat bakteri Salmonella typhii pada sayuran lalapan kemangi yang diambil di pasar Kota Makassar. Kata Kunci: Salmonella; Ocimum Sanctum; Foodborne Diseases; Probability
Tatalaksana Layanan Rehabilitasi Medik Pasien dengan Dekondisi Imobilisasi : Literature Review Imran Safei; Muhammad Zuhal Darwis
UMI Medical Journal Vol 7 No 1 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i1.163

Abstract

Latar Belakang: Imobilisasi, keterbatasan fisik menggerakan anggota tubuh. Penyebab tersering imobilisasi adalah kelainan neuromuskuler dan cedera yang membutuhkan tirah baring lama atau posisi statik dalam waktu lama. Imobilisasi oleh tirah baring lama menghasilkan gejala klinis disebut dekondisi fisik (deconditioning). Isi: Tujuan layanan rehabilitasi medik memperbaiki fungsi fisik, psikososial dari tiap individu dengan penyakit kronik dan kecacatan untuk mencapai tingkat optimal dari kemandirian. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibuat diagnosis fungsional dan tata-laksana terhadap kelainan fungsional dan juga mengevaluasi komplikasi yang berpotensi dapat menambah masalah ataupun kecacatan. Pencegahan dan penatalaksanaan komplikasi merupakan prinsip dasar rehabilitasi yang profesional. Kesimpulan: Perubahan yang terjadi dari sistem tubuh akibat imobilisasi, meliputi sistem muskuloskeletal, kardiovaskuler, respirasi, integumen, gastrointestinal, genitourinary, metabolik dan nutrisi, endokrin, neurologik, emosional dan intelektual. Berbagai sistem tersebut berubah karena imobilisasi, kemudian menimbulkan keadaan dekondisi fisik dalam sistem tersebut. Perubahan yang terjadi pada sistem dapat dicegah serta dilakukan penatalaksanaan yang sesuai pada sistem tersebut.
Kemasan Pangan Sehat Berbasis Bioplastik Dengan Ekstrak Bunga Tembelekan (Lantana camara L.) Andi Irma Yuniar; Syarifah Fatimah Nissatuljannah; Nurul Wahidah Yasid; Syamsu Rijal
UMI Medical Journal Vol 6 No 2 (2021): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i2.187

Abstract

Bahaya pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh plastik khususnya yang terbuat dari bahan petrokimia pada seluruh tahapan produksi dan pasca penggunaannya telah mendorong berbagai upaya subtitusi dengan material lain yang lebih ramah lingkungan. Bioplastik yang berbahan pati (starch) yang dimodifikasi dengan penambahan bahan tertentu dapat menjadi alternatif bahan kemasan yang fungsional misalnya memiliki sifat antimikroba, indikator pH, dan mudah terurai. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga tembelekan (Lantana camara L) menunjukkan aktivitas antimikroba dan indikator yang baik terhadap perubahan pH. Penelitian ini bertujuan mendapatkan kadar penambahan ekstrak yang efektif dan karakteristik bioplastik yang dihasilkan dari penambahan ekstrak tersebut .Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dengan variabel bebas yaitu variasi kadar ekstrak etanolik bunga tembelekan yang ditambahkan pada bioplastik sebesar 5%,10%,15% 20% dan 25%. Selanjutnya dilakukan pengukuran kerapatan jenis, daya serap air, laju biodegradasi, uji konsentrasi hambatan minimum terhadap S. aureus dan E. coli, pengamatan morfologi dengan Scanning Electron Microscope, dan pengukuran perubahan warna sebagai pengaruh suhu dan cahaya. Berdasarkan data penelitian diketahui bahwa penambahan kadar ekstrak dalam bioplastik berbanding terbalik dengan kerapatan jenis dimana untuk kadar ekstrak 25% diperoleh kerapatan jenis sebesar 1,021 gr/cm3 dibandingkan dengan bioplastik tanpa penambahan ekstrak yaitu sebesar 1,254 gr/cm3. Hasil penelitian juga menunjukkan rata-rata daya serap air tertinggi diperoleh pada bioplastik tanpa kandungan ekstrak sebesar 79,61% dan yang terendah adalah bioplastik dengan kadar ekstrak 25% sebesar 47,22 %. Secara keseluruhan, bioplastik dengan kandungan ekstrak bunga tembelekan memiliki potensi untuk digunakan sebagai kemasan pangan sehat yang fungsional
Pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Kapasitas Vital Paksa (KVP) pada Pasien PPOK di RS Ibnu Sina Makassar Nurfachanti Fattah; Zulfah Midah; Edward Pandu Wiriansya; Rachmat Faisal Syamsu; Arni Isnaini Arfah; Ahmad Fahd Alifian
UMI Medical Journal Vol 7 No 2 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i2.212

Abstract

Latar belakang: Penyakit Paru Obstruktif Akut (PPOK) merupakan penyakit kronis yang berdampak pada derajat kesehatan pasien jangka panjang, salah satunya mempengaruhi status Indeks Massa Tubuh (IMT) seseorang. Perubahan tersebut dapat terjadi pada pasien yang menderita Penyakit Paru Obstruktif Akut (PPOK). Hubungan penting antara nutrisi dan PPOK ialah melalui efek katabolisme, salah satunya dengan melihat status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Kapasitas Vital Paksa (KVP) pada pasien PPOK. Metode: metode penelitian cross sectional dengan pendekatan retrospektif dan menggunakan data sekunder berupa rekam medik yang diambil dari Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar tahun 2021. Hasil: Berdasarkan uji chi square antara hubungan IMT terhadap KVP diperoleh bahwa, nilai p-value Pearson Chi Square sebesar 0,864 artinya lebih besar dari tingkat signifikansi 5% (0,05). Kesimpulan: Hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Kapasitas Vital Paksa (KVP) pasien PPOK (p=0,864).
Analisa Tingkat Pengetahuan tentang Shalat pada Pasien RS Ibnu Sina Makassar Rachmat Faisal Syamsu; Nirwana Laddo; Shulhana Mokhtar; Irna Diyana Kartika; Aryanti R. Bamahry; Hermiaty Nasruddin; Zulfitriani Murfat; Annisa Duratul Hikmah
UMI Medical Journal Vol 7 No 2 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i2.213

Abstract

Latar belakang: Jumlah Penduduk muslim Indonesia berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sebanyak 237,53 juta jiwa per 31 Desember 2021. Sebagai umat muslim, beribadah sangat penting bagi kehidupan; dapat meningkatkan pikiran positif, sehingga membantu proses penyembuhan ketika sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui pelaksanaan shalat 5 waktu, pemahaman mengenai tata cara shalat, serta pentingnya shalat dalam keadaan sakit. Metode: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan data yaitu dengan pengisian kuisioner dan menggunakan analisa Univariat. Hasil: pasien RS Ibnu Sina Makassar mengenai pelaksanaan shalat 5 waktu masih tergolong buruk dengan persentase 51.9%, akan tetapi tingkat pengetahuan tentang tata cara shalat tergolong baik dengan persentase 68.9%, serta tingkat pengetahuan tentang hukum shalat tergolong baik dengan persentase 80.0%. Kesimpulan: Pasien RS Ibnu Sina Makassar dari segi kesadaran masih kurang, khususnya pada pelaksanaaan ibadah shalat 5 waktu dalam keadaan sakit. Akan tetapi, dari segi pengetahuan sudah sangat paham akan tata serta hukum-hukum shalat dalam keadaan sakit.
Prinsip Keselamatan Pasien di IGD Tinjauan Teori HRO (High Reliability Organization) Hasta Handayani Idrus; Syamsu Rijal; Indah Lestari Dg Kanang; Rasfayanah Rasfayanah; Hermiaty Nasruddin
UMI Medical Journal Vol 7 No 2 (2022): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v7i2.215

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan pasien di IGD merupakan tantangan utama bagi perawat yang bertugas di ruang gawat darurat karena dituntut untuk bekerja cepat sambil tetap menjalankan prosedur medis di IGD. Teori HRO digunakan untuk menguji sejauh mana kinerja perawat IGD dalam keselamatan perawatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat seberapa andal perawat di IGD dalam keselamatan perawatan pasien melalui pertanyaan yang dibuat berdasarkan lima prinsip HRO. Metode: Desain kualitatif dimana peneliti mengumpulkan data primer dari informasi yang diperoleh melalui instrumen skype peneliti melakukan wawancara langsung dengan responden menggunakan pertanyaan yang diadopsi dari teori HRO yang dikembangkan oleh Karl Managing the Unexpected. Hasil yang diperoleh adalah kinerja perawat IGD masih perlu ditingkatkan lagi karena masih banyak hal yang dapat menjadi indikator keselamatan pasien di IGD. Kesimpulan: Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa teori HRO dapat digunakan untuk menguji sejauh mana kinerja perawat di IGD ditinjau dari safety for patient care.