cover
Contact Name
Mislinawati
Contact Email
pesonadasar@fkip.unsyiah.ac.id
Phone
+6281319086578
Journal Mail Official
pesonadasar@fkip.unsyiah.ac.id
Editorial Address
Kampus PGSD Unsyiah JL. Sukarno Hatta, Lampeunurut Aceh Besar http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/PEAR/about/contact
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Pesona Dasar : Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora
ISSN : 23379227     EISSN : 27156664     DOI : https://doi.org/10.24815/pear.v7i2.14753
Core Subject : Education,
Jurnal Pesona Dasar focuses on educational research, especially research on primary education. It invites educational researchers from all regions of Indonesia to share their knowledge on the development of primary educational research. This journal is published twice a year in April and October.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 157 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR ACEH BESAR Yoserizal Bermawi; Tati Fauziah
Jurnal Pesona Dasar Vol 2, No 4 (2016): April 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Pendekatan Saintifik Pada Tema Hidup Rukun Subtema Hidup Rukun di Sekolah Dasar Kelas II SD Negeri 1 Jeumpet Aceh Besar”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tingkat hasil belajar melalui penerapan pendekatan saintifik pada tema hidup rukun di sekolah kelas II SD Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar melalui pendekatan saintifik pada sub tema hidup rukun di sekolah kelas II SD Aceh Besar. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas II SD Aceh Besar sebanyak 50 siswa, yang terdiri dari 2 kelas dengan rincian kelas IIA sebanyak 26 siswa, kelas IIB sebanyak 24 siswa, jumlah siswa perempuan sebanyak 13 orang dan siswa laki-laki sebanyak 11 orang. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 24 0rang yaitu kelas IIB.. metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes. Tes berupa essai. Perangkat penelitian yang digunakan yaituRencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP). Pengolahan data menggunakan teknik analisis kuantitatif dalam bentuk penghitungan nilai rata-rata(mean). Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata Matematika yaitu 65 berada pada kategori cukup. Nilai rata-rata SBdP yaitu 73 berada dari kategori lebih dari cukup. Nilai rata-rata PJOKyaitu 73 berada pada kategori lebih dari cukup. Dengan demikian dapat disimpulkan tingkat hasil belajar yang baik diperoleh melalui penerapan pendekatan saintifik pada sub tema hidup rukun di sekolah kelas II SD Aceh Besar.
SURVEY DAN PENYUSUNAN DATABASE BUDAYA ACEH Anwar Yoesuf
Jurnal Pesona Dasar Vol 1, No 4 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang Survey dan Penyusunan Data Base Budaya Aceh berlatarbelakang keinginan untuk mendokumentasi nlai-nilai yang terkandung di dalam budaya Aceh. Selain itu adanya satu keinginan untuk mengetahui persepsi/konsep masyarakat tentang budaya tradisional Aceh. Yang dimaksudkan dengan budaya Aceh adalah (1) kesenian, dan (2) permainan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah masayarakat masih terdapat kesenian dan permainan rakyat di tengah-tengah masyarakat. Jenis penelitian adalah kulaitatif dengan menggunakan pendekatan/metode deskriptif. Sementara itu instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa aktifitas yang masih dilaksanakan dapat dibedakan kedalam (1) adat yang berhubungan dengan aktifitas mata pencaharian hidup; (2) upacara adat yang terkait dengan daur ulang (life cycle arragement). Sesuai dengan mata percaharian hidup, upacara yang masih dilaksanakan adalah (1) upacara yang berhubungan dengan petani padi yaitu upacara tabu bijeh (tanam bibit), luah blang (awal mengolah tanah); dan (2) sekitar nelayan tangkap, upacara yang masih dilaksanakan adalah khanduri Laot (pesta laut); dan peusijuk boat (tepung tawar). Kemudian sekitar daur ulang, upacara yang masih dilaksanakan adalah masa hamil, melahirkan, masa anak-anak, masa dewasa, dan masa tua.  Pada masa hamil ada dua acara yaitu pada 2 -3 bulan kehamilan ada upacara mee boh kaye (membawa buah-buahan) dan pada usia kehamilan 7-8 bulan upacara mee bu (membawa nasi); masa anak-anak ada beberapa upacara diantaranya masa balita upacara aqiqah, dan upacara peutron aneuk; masa anak-anak upacara mengantar anak untuk belajar mengaji (intat beut), dan sunat rasul; masa dewasa yaitu upacara perkawinan; dan masa tua, dimana dimaksudkan adalah upacara kematian.
PERAN PENDIDIKAN KEWARGANEGRAAN DAN ILMU PENDIDIKAN SOSIAL DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI MUDA Affan, M. Hussin; Maksum, Hafidh
Jurnal Pesona Dasar Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pesona Dasar Volume 8 Nomor 1 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pear.v8i1.17057

Abstract

Citizenship and social education education plays a role in the development and development of character in the younger generation, if the contribution given by citizenship and social studies education is successful in directing the young generation today to contribute to the national character. Therefore, it is very necessary to have an understanding of the character of the nation itself and provide a way for the development of the nation's character. the development of superior national character has existed since the republic was proclaimed on August 17, 1945. Our first national leader, Bung Karno, had stated the need for nation and character buildings. Although the statement is in a political context, it explicitly implies that Indonesia's development is not enough just to develop physically but must include building the character and culture of the nation. Some national figures of this nation such as Ki Hadjar Dewantoro also mentioned the need for character building as an integral part of national development. One effort that can realize these characters is using or injecting an educational institution that is very close to each of the nation's next generation. A media needs to be implemented namely through a course and citizenship education and social studies subjects 
GAMBARAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR PROPINSI RIAU Febrialismanto Febrialismanto.
Jurnal Pesona Dasar Vol 5, No 2 (2017): Vol. 5, No. 2, 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims at finding out the description of rough motor of a child at 4-5 years of age at a kindergarten at Bangkinang District, Kampar Regency, Riau Province. Eight indicators are used here to monitor the description of rough motor of a 4-5 year-old child.The highest from all of the indicators is making use of playing tools outside classroom, whichaccounts for 85.17% includes in the criterion of developing very well. For the lowest indicator,there are two criteria. The first is throwing something accuratelyand making anticipatory movement that accounts for 64.83% includesin the criterion of developing as expected. Overall, rough motor ability of a 4-5 year-old at Bangkinang District kindergarten,Kampar Regency, Riau Province has 72.78% that falls into the criterion of developing as expected.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP KEGIATAN JUAL BELI PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS III SEKOLAH DASAR Zerri Rahman Hakim; Taufik Taufik.; Qurrotul Aini
Jurnal Pesona Dasar Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pesona Dasar Volume 6 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/rtp.v%vi%i.12199

Abstract

The research in inteded to know the understanding concept buying and selling activities in IPS (social studies) subject learning that cooperative learning type talking stick modelis better than the conventional model. The research method used is quasi experimental with non-equivalent control group research design, sampling was done by using purposive sampling tehnique. The selected sample is class III A student as the control group that get a conventional model as the the treatment and class III B is an experimental class that get cooperative learning type talking stick model as the treatment. Based on the post –test data analysis, it showed that the average of control gorup  student understanding concept is 60,50 while the experimental class is 85,50 it can be seen from the result of the right example test , the result of tcount ttable or 3,43 2,00 with a significant level of 0,05. Based on the results of research that has done, it can be concluded that the student understanding concept buying and selling activities IPS (social studies) subject the applied cooperative learning type talking stick model better than student that applied conventional model. 
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DALAM MEWUJUDKAN SUMBER DAYA MANUSIA YANG BERKUALITAS DI SEKOLAH DASAR Nurhaidah ,
Jurnal Pesona Dasar Vol 2, No 3 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan bangsa dan negara dewasa ini diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peningkatan kualitas itu melalui pendidikan sebagai instrumen untuk mengembangkan potensi dan kompetensi dalam rangka pengembangan sumber daya manusia tersebut. Kompetensi guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar tidak hanya ditentukan oleh kimpetensi mereka tetapi juga kompetensi semua yang terkait  dalam mengatur semua sumber daya  yang tersedia. Penelitian ini berfokus pada kompetensi guru  dalam proses belajar mengajar yang menekankan pada prestasi guru dalam melangsungkan kegiatan tersebut. Peran serta  dan upaya kepala sekolah dalam mengoptimalkan kompetensi gurupun sangat berpengaruh. Dewasa ini, kinerja guru menunjukkan bahwa dalam melakukan proses belajar mengajar diawali dengan membuat rencana pembelajaran dan diakhiri dengan mengimplementasikannya ke para siswa-siswa, dan juga prestasi guru dalam melakukan proses belajar mengajar adalah bagaimana cara guru tersebut dalam menciptakan situasi belajar mengajar yang menyenangkan dan lingkungan sekolah yang kondusif. Guru belum optimal dalam tugasnya baik dalam mengembangkan kemampuannya, ssosial maupun kepribadiannya.
PELAKSANAAN PENDIDIKAN JASMANI DI SEKOLAH DASAR FAVORIT DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2009 Bachtiar ,
Jurnal Pesona Dasar Vol 3, No 3 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan jasmani di sekolah dasar favorit se-kota Banda Aceh Penelitian dengan metode survei ini memiliki populasi guru dan murid pada 8 SD favorit se kota. Sampel penelitian sebanyak 22 orang guru penjas dan 156 murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelajaran pendidikan jasmani dilaksanakan seminggu sekali oleh guru yang berkompeten; (2) pelaksanaan pendidikan jasmani tidak berorientasi pada pengembangan kebugaran jasmani siswa, karena sebagian besar diarahkan dalam penguasaan keterampilan atau teknik dari masing-masing cabang olahraga yang diajarkan. Dalam mengikuti pelajaran penjas para siswa merasa senang meskipun mereka menyatakan masih belum optimalnya dukungan sarana atau prasarana daiam pembelajaran penjas di sekolah. Perasaan senang tersebut diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi pada pembelajaran pendidikan jasmani seimbang dengan pelajaran yang lain.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS DAN KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS V SD NEGERI PAGAR AIR KABUPATEN ACEH BESAR M. Yamin., M. Yamin; Fauzi., Fauzi
Jurnal Pesona Dasar Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pesona Dasar Volume 8 Nomor 1 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pear.v8i1.17046

Abstract

This study examines the existence of a logical-mathematical intelligence relationship to the learning discipline of fifth grade students at SD Negeri Pagar Air Aceh Besar District. To answer the relationship between logical-mathematical intelligence on learning discipline, researchers use a quantitative approach to the type of associative research. The sample in this study was 40 fifth grade students of Pagar Air Elementary School. Data collection techniques using tests and questionnaires. The data analysis technique used is simple regression analysis. Based on the results of data analysis shows that there is a positive and significant relationship between logical-mathematical intelligence and learning discipline of fifth grade students of SD Negeri Pagar Air. This is indicated by the value of Fcount Ftable at the 5% significance level of 5.98 4.10 and the regression equation Ŷ = 76.02 + 0.99X which can predict the ups and downs of students' learning discipline. The magnitude of the influence of logical-mathematical intelligence with student learning discipline can be seen from the value of rxy = 0.370, r count is greater than rtable at a significance level of 5% ie 0.370 0.320, meaning that logical-mathematical intelligence contributes 13.69%. Thus it can be concluded that there is a significant relationship between logical-mathematical intelligence and the discipline of learning of fifth grade students at SD Negeri Pagar Air Aceh Besar District. 
KENDALA GURU MEMOTIVASI SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 46 BANDA ACEH Indah Purnama; Nurhaidah M. Insya Musa; Mislinawati Mislinawati.
Jurnal Pesona Dasar Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pesona Dasar Vol 6 No 1
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/pear.v6i1.10705

Abstract

This study entitled teacher constraints motivate students in the learning process in public elementary school 46 Banda Aceh. As for the formulation of the problem in this research is (1) what are the efforts made in motivating students to learn at elementary school 46 Banda Aceh and (2) what are the contraints of teacher in motivating students on the learning process at elementary school 46 Banda Aceh. This study aims to describe the efforts of teacher to motivate students in the learning process and teacher constraints to motivate students in the learning process at elementary school 46 Banda Aceh. This research uses qualitative approach an deskriptive research type. The subjects in this study class teachers amounted to 6 people. Data collection is done by using observation sheets and interviews of teacher activities in the learning process in the classroom. While the data processing using guttman scale, using three stages of qualitative data analysis, namely; data reduction, display data, and drawing conclutions. Based on the results of observations and interviews can be concluded the existence of the teachers efforts in motivating students like, make good communication between students and parents, give verbal and non verbal reinforcement clearly, establish deep emotional relationships with students. Obstacles experienced by teachers among others, First, the verbalistic constraint of lack of understanding from students. Second, the interindividual constraint is that not all students are active. Third,  the environmental barrier is the lack of cooperation between parents and teacher. It is recommended that teachers build good relationships with students and parents. 
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETUNTASANBELAJAR IPS MATERI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUKSI, KOMUNIKASI, DAN TRANSPORTASI PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 20 BANDA ACEH Hasmiana Hasan
Jurnal Pesona Dasar Vol 3, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Ketuntasan belajar IPS Materi Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, Dan Transportasi Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh” ini mengangkat masalah apakah penggunaan media audio visual dapat mencapai ketuntasan belajar IPS materi Perkembangan Teknologi produksi, komunikasi, daan transportasi di kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketuntasan belajar siswa dengan menggunakan media audio visual pada materi perkembangan teknologi produksi komunikas dan transportasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 101 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A tahun ajaran 2012-2013 sebanyak 28 siswa. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian adalah Eksperiment Semu. Pengumpulan data dilakukan dengan tes. Data tes hasil belajar khususnya materi Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, Dan Transportasi. Nilai yang didapat inilah yang di ambil sebagai data. Kemudian data diolah dengan menggunakan rumus persentase. Nilai rata-rata hasil tes siswa  adalah 82,41. Siswa yang tuntas belajar adalah 92% yaitu sebanyak 26 siswa dan siswa yang tuntas 8% sebanyak 2 siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Ketuntasan belajar Ips Materi Perkembangan Teknologi Produksi, Komunikasi, Dan Transportasi pada siswa kelas IV SD Negeri 20 Banda Aceh dapat mencapai ketuntasan hasil belajar.

Page 7 of 16 | Total Record : 157