cover
Contact Name
Dinasti Publisher
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+62 811-7404-455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Case Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi
Published by Dinasti Publisher
ISSN : 26865238     EISSN : 26864916     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI), ISSN 2686-5238 (online) dan ISSN 2686-4916 (print), merupakan jurnal penelitian manajemen dan sistem informasi yang diterbitkan sejak tahun 2019 oleh Dinasti Publisher. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pihak lain yang berminat di bidang manajemen dan sistem informasi yang meliputi manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia, manajemen pengetahuan, manajemen inovasi, Rekayasa Sistem Keuangan, Teknologi Informasi, Manajemen Teknologi Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Teknik Sistem Manufaktur, Teknologi dan Manajemen Pengetahuan, dll.
Articles 1,797 Documents
Peran Keuchik Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja dan Kedisiplinan Aparatur Gampong Pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh Armiwal Armiwal; Dian Oktavia Nurzeha; Badruzzaman Badruzzaman
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5617

Abstract

Organisasi pemerintah merupakan lembaga atau instansi pemerintah yang menjalankan roda pemerintah yang sumber legitimasinya berasal dari masyarakat. Keuchik pada dasarnya mempunyai tugas untuk menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Selanjutnya, seorang Keuchik adalah yang dapat membimbing, membina dan mengarahkan para aparaturnya, sehingga akhirnya para aparatur akan memiliki keterampilan yang cukup baik bahkan bisa melebihi pimpinannya. Keuchik bertanggung jawab terhadap seluruh aktivitas kantor, mengelola sumber-sumber daya yang ada baik manusia, maupun sumber daya yang lainya, memberi motivasi, agar semua itu dapat menunjang terciptanya proses pencapaian tujuan Kantor Keuchik secara efektif untuk pengembangan kantor. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi kerja dan kedisiplinan aparatur gampong pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh? dan Apa yang menjadi faktor penghambat dan pendukung Peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi kerja dan kedisiplinan aparatur gampong pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data, observasi dan wawancara mendalam dengan menggunakan pedoman wawancara. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Keuchik selaku pemimpin di Kantor Keuchik Punge Blang Cut masih memiliki beberapa kekurangan. Adapun kekurangan tersebut yang menjadi faktor penghambat peran Keuchik dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan aparatur gampong pada Kantor Keuchik Gampong Punge Blang Cut ialah kendala yang dihadapi dalam meningkatkan disiplin kerja aparatur yaitu rendahnya tingkat kedisiplinan aparatur dalam bekerja dan belum adanya ketegasan Keuchik dalam pemberian sanksi kepada pegawainya yang tidak disiplin.
Peran Sekretaris Dinas Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Badruzzaman Badruzzaman; Nurhayati Resmina; Armiwal, Armiwal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5618

Abstract

Dalam melaksanakan tugas pokoknya sebagai Sekretaris, terkadang dalam pengelolaan informasi tidak mengfungsikan dengan baik seperti penyusunan rencana program dan kegiatan sesuai dengan bidang tugasnya, perumusan kebijakan, pedoman, standarisasi, koordinasi, pembinaan dan pengembangan administrasi umum dan kepegawaian. Oleh karena itu, rumusan penelitian ini ialah Bagaimana peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh? Apa saja faktor yang mendorong dan menghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas? Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dalam menyimpan, mengatur, menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan yang digunakan. Sistem standar yang sering dipilih salah satu sebagai penyimpanan. Sehingga dalam mencari informasi yang diperlukan pimpinan, sudah menjadi kewajiban atau fungsi sekretaris dalam menangani informasi untuk dapat membantu pimpinan, dan sekretaris membantu pimpinan dalam tugas dan perannya sebagai pembantu kelancaran kegiatan pimpinan tertentu pada kegiatan administrasi. Dalam mewakili pimpinan untuk keperluan organisasi, menjadi tugas sekretaris berhubungan dengan berbagai macam individu yang masing-masing berbeda latar belakang, berbeda status sosial, berbeda kepentingan, berbeda kedudukan, maka sekretaris dituntut untuk mampu memahami pihak-pihak yang berhubungan dengannya. Peran Sekretaris Dinas sebagai pembantu pimpinan dalam rangka meningkatkan kinerja pegawai Dinas, dengan menyimpan, mengatur, dan menempatkan dokumen sesuai dengan sistem penyimpanan dan peralatan dilakukan secara teliti dan hati-hati. Pendorong dan penghambat Sekretaris Dinas dalam meningkatkan kinerja pegawai Dinas, masih kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang menunjang peningkatan kinerja pegawai; dan masih kurangnya rasa tanggung jawab para pegawai terhadap pekerjaannya, dapat menghambat kinerja pegawai.
Kinerja Pegawai Honorer Pada Kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh Badruzzaman Badruzzaman; Dian Anisah; Emsa, Tasmiati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v3i6.5619

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuan organisasi. Dengan adanya penilaian kinerja pegawai, organisasi dapat mengetahui sejauh mana tingkat kinerja pegawai sehingga organisasi dapat memberikan umpan balik terhadap hasil pengukuran kinerja, mendorong perbaikan kinerja, dan pengambilan keputusan sehingga organisasi memiliki sumber daya yang berkualitas dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif kualitatif yang betujuan untuk memperoleh informasi mengenai kinerja pegawai honorer Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh. Penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi dalam memperoleh data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) kemampuan atau kapasitas pendidikan (Capability) pegawai honorer cukup baik, (2) masa kerja pada pegawai honorer di bagian kepegawaian kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh atau yang sering disebut dengan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) tergantung pada lamanya mereka dikontrak, (3) produktivitas kerja dari karyawan honorer di bagian kepegawaian kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh terbilang baik, efektif, efisien serta berkualitas, (4) kualitas kerja (Quality of Work) pada pegawai honorer di bagian kepegawaian kantor Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh kinerja cukup baik.
Determinasi Kualitas Pelayanan melalui Motivasi: Peran Disiplin Kerja, Teknologi, Budaya, dan Kepemimpinan dengan Moderasi Pengalaman Kerja Pada Pemerintah Kota Bekasi Hasanuddin, Hasanuddin
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i5.5621

Abstract

Salah satu tolak ukur penting untuk mengevaluasi kinerja pemerintah, khususnya di tingkat daerah, adalah kualitas pelayanan publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana disiplin kerja, adopsi teknologi, budaya kerja, dan kepemimpinan berdampak pada kualitas pelayanan. Ini dilakukan dengan menggunakan pengalaman kerja sebagai variabel moderasi dan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Untuk melakukan studi kepustakaan, literatur dari jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan. Pengalaman kerja berperan dalam memediasi hubungan antara variabel tersebut dengan kualitas pelayanan, dan motivasi kerja berperan dalam memediasi hubungan tersebut. Studi ini menekankan bahwa memperbaiki pelayanan publik memerlukan pendekatan yang luas, termasuk kepemimpinan yang melayani, adopsi teknologi yang terintegrasi, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, dan budaya kerja yang baik. Diharapkan temuan ini akan menjadi dasar untuk membuat kebijakan yang meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di bawah pemerintahan Kota Bekasi.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Lokasi Terhadap Loyalitas Pelanggan Melalui Kepuasan Konsumen Cilok Tanpa Bahan Pengawet Purnawan, Yohan
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i5.5622

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan lokasi terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan konsumen pada cilok tanpa bahan pengawet cabang kolong slipi jaya”. Sampel dalam penelitian menggunakan teknik pengambilan simple random samplingdengan jumlah 100 responden. Data diukur menggunakan skala likert dan analisis data menggunakan program SmartPLS 3.0. Hasil dari penelitian ini analisis secara langsung kualiatas pelayanan dan lokasi berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan loyalitas pelanggan, dan kepuasan konsumen berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan.Hasil analisis secara tidak langsung variabel kualitas pelayanan tidak berpegaruh terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan konsumen, sedangkan variabel lokasi berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan konsumen.
Pengaruh Citra Merek dan Kualitas Produk terhadap Niat Beli Sepeda Motor Honda Beat Berangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame): Survey pada Konsumen Sepeda Motor Honda Beat Berangka eSAF di Kota Bandung) Meidiana Putri Febriyanti; Zulganef, Zulganef
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sekaligus mengetahui tanggapan responden mengenai Citra Merek dan Kualitas Produk pada Sepeda Motor Honda Beat Berangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) serta mencari seberapa besar pengaruh antara Citra Merek dan Kualitas Produk terhadap Niat beli pada Sepeda Motor Honda Beat Berangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) di Kota Bandung. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif serta mengoperasikan perhitungannya menggunakan IBM SPSS V25 dan teknik penarikan sampel menggunakan probability sampling tepatnya menggunakan simple random sampling. Kemudian di dapat sampel sebanyak 100 orang dari populasi yang ada. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang mau melakukan pembelian sepeda motor honda beat berangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame). Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui arah hubungan antara variabel Citra Merek (X1) dan variabel Kualitas Produk (X2) dengan variabel Niat Beli (Y). Dengan demikian didapat hasil bahwa Citra Merek secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli. Kemudian Kualitas Produk secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli. Serta Citra Merek dan Kualitas Produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Niat Beli sepeda motor honda beat berangka eSAF (Enhanced Smart Architecture Frame) di Kota Bandung.
Aplikasi Manajemen Servis Kendaraan Bermotor Menggunakan Teknologi QR Code Berbasis Aplikasi Mobile Ahmad Afifudin Ramadhan; Mohammad Reza Falevi
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5637

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan yang signifikan di berbagai sektor, termasuk pengelolaan bengkel kendaraan bermotor. Seiring dengan meningkatnya jumlah kendaraan yang perlu diservis, diperlukan solusi inovatif untuk mengoptimalkan operasional bengkel. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi pengelolaan bengkel berbasis mobile dengan menggunakan teknologi Flutter dan QR Code. Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur utama seperti pencatatan riwayat servis, pengaturan jadwal mekanik, pengecekan status servis secara real-time, dan sistem pembayaran digital. Teknologi QR Code memungkinkan pelanggan untuk melacak status kendaraan dengan mudah dengan cara memindai kode unik yang terhubung langsung dengan sistem. Penelitian ini menerapkan pendekatan Agile karena fleksibilitasnya dalam pengembangan perangkat lunak, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan menggunakan Dart, hingga pengujian dengan metode black-box. Hasil pengujian penerimaan pengguna (UAT) menunjukkan tingkat kepuasan pengguna sebesar 74,45%, yang menegaskan bahwa aplikasi ini mampu memenuhi kebutuhan digitalisasi bengkel, khususnya dalam pencatatan servis dan otomatisasi jadwal mekanik. Pengujian fungsional membuktikan bahwa fitur-fitur utama berjalan dengan baik tanpa kendala. Meskipun aplikasi ini terbukti meningkatkan efisiensi operasional, namun masih diperlukan penyempurnaan, khususnya dalam hal antarmuka dan kecepatan akses data. Dengan demikian, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif bagi bengkel kendaraan bermotor dalam menghadapi era digitalisasi. 
Klasifikasi Barang NG Berdasarkan Dataset Menggunakan Algoritma C.45 Studi Kasus: Perusahaan Manufaktur XYZ Jasmine Dina Sabila; Tukino, Tukino; Agustia Hananto
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5644

Abstract

Perusahaan XYZ adalah perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang otomotif, khususnya dalam produksi suku cadang. Produk utamanya adalah perakitan selang untuk sistem pendingin udara (air-conditioning hose assemblies) untuk kendaraan Original Equipment Manufacturer (OEM). Departemen produksi Final Inspection bertugas memastikan bahwa barang produksi memenuhi standar kualitas sesuai dengan Work Instruction (WI) dan spesifikasi dimensi berdasarkan gauge. Dalam pelaksanaan tugasnya, apabila ditemukan Not Good (NG), barang tersebut akan dipisahkan dari barang OK, kemudian ditandai dan disisihkan untuk dianalisis lebih lanjut. Pencatatan barang Not Good (NG) ini dilakukan melalui Website Worktop, Dimana data dapat diakses kapan saja dan mencakup jenis, jumlah, serta masalah NG (not good). Sistem ini membantu pelaporan real-time dan mempermudah pemantauan data produksi. Dari hasil input logbook, ditemukan adanya NG (not good) yang berulang pada proses produksi. Kondisi NG (not good) yang berulang ini menyebabkan gangguan pada waktu cycle time, sehingga berdampak pada efisiensi produksi. Data hasil input logbook yang belum diolah menjadi knowledge dapat membantu membuat keputusan departemen produksi dengan mengklasifikasikan data NG (not good) menjadi kategori keparahan NG (not good) menggunakan data mining diharapkan dapat membentuk pola untuk mendukung pengambilan keputusan yang baik.
Model Budaya dalam Sistem Komunikasi Horenso untuk Meningkatkan Efektivitas Kerja Karyawan Lokal di Perusahaan Multinasional Dwi Budiyati; Didin Hikmah Perkasa; Ahmad Badawi Saluy
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5668

Abstract

Artikel ini menganalisis urgensi penerapan model budaya Horenso (Houkoku, Renraku, Soudan) untuk meningkatkan efektivitas kerja karyawan lokal di perusahaan multinasional. Globalisasi yang pesat menciptakan lingkungan multikultural, menimbulkan hambatan komunikasi akibat perbedaan bahasa, norma sosial, dan gaya komunikasi, yang memengaruhi produktivitas. Horenso, sebagai pilar penting budaya kerja Jepang yang mengutamakan pelaporan, informasi, dan konsultasi yang transparan, kerap menghadapi kendala implementasi di perusahaan multinasional akibat kesenjangan budaya dan minimnya adaptasi terhadap norma komunikasi lokal. Hal ini ditemukan oleh Chau et al. (2023) serta Fatimah et al. (2024). Penelitian ini mengidentifikasi bahwa pendekatan universal Horenso dapat menghambat komunikasi terbuka karyawan lokal, mengurangi efektivitas kerja. Sebagai contoh, studi survei yang dilakukan oleh Handayani et al. (2024) menunjukkan bahwa siswa analogi karyawan lokal lebih sering melaporkan masalah kepada teman dekat (58%) daripada ketua kelas (27%) atau wali kelas (15%), menggambarkan preferensi mereka terhadap lingkungan yang lebih nyaman dan informal. Tantangan komunikasi lintas budaya pada perusahaan multinasional mencakup perbedaan budaya, etnosentrisme, persepsi, dan etika, seperti yang diungkapkan oleh Fatimah et al. (2024). Tujuan artikel adalah mengidentifikasi dan menganalisis model budaya Horenso yang efektif, mampu mengintegrasikan aspek budaya lokal. Secara teoretis, ini memperkaya literatur komunikasi antarbudaya dan adaptasi model asing. Secara praktis, artikel ini menawarkan panduan konkret bagi perusahaan multinasional untuk implementasi Horenso yang lebih efektif, meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahpahaman, dan mendorong kinerja organisasi. Menurut Kuswara et al. (2024), integrasi komunikasi Horenso, budaya kerja Kaizen, dan manajemen pengetahuan secara signifikan meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja perusahaan.
Strategi Inovasi Pendanaan OSS Melalui PNBP Untuk Layanan Investasi Berkelanjutan Yulianto, Agus; Agung Nugroho, Puguh; Nurida Putri, Riska; Syarief, Rizal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i5.5669

Abstract

Transformasi digital sektor publik melalui sistem Online Single Submission (OSS) telah menjadi tulang punggung reformasi perizinan usaha di Indonesia. Namun, sistem ini menghadapi tantangan besar, mulai dari literasi digital yang rendah hingga keterbatasan anggaran untuk pengelolaan dan pengembangan. Penelitian ini menganalisis inovasi strategis melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada layanan pencetakan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai solusi untuk meningkatkan keberlanjutan OSS dan mendukung kemudahan berusaha. Dengan pendekatan deskriptif, SWOT, dan PESTEL, studi ini mengevaluasi kendala pelaku usaha serta merumuskan strategi implementasi PNBP yang inklusif dan adil. Temuan menunjukkan bahwa PNBP berpotensi memberikan pendanaan berkelanjutan tanpa membebani pelaku usaha kecil jika diimbangi subsidi, transparansi, dan sosialisasi. Perbandingan internasional dengan praktik di Singapura dan Malaysia menunjukkan model serupa dapat mendorong efisiensi layanan publik. Rekomendasi kebijakan menekankan pentingnya penerapan tarif berjenjang, pelatihan digital, dan koordinasi lintas kementerian untuk mewujudkan OSS sebagai sistem kelas dunia.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025) Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025) Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2025) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024) Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2024) Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2024) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2023) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2023) Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2023) Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2023) Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2023) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2023) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2022) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2022) Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022) Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2022) Vol. 3 No. 4 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret 2022) Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari 2022) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2021) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2021) Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2021) Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2021) Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret 2021) Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari 2021) Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2020) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2020) Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2020) Vol 1 No 6 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2020) Vol. 1 No. 5 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2020) Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret 2020) Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari 2020) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2019) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2019) More Issue