cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 17 No 2 (2020)" : 13 Documents clear
Fitoremediasi Lahan Bekas Tambang Emas Dengan Penggunaan Berbagai Jenis Legume Dalam Memperbaiki Sifat Fisik Tanah Di Kabupaten Sijunjung Oktabriana. S, Giska; Syofiani, Riza; Gusmini, Gusmini; Aprisal, Aprisal
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2855

Abstract

Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, memiliki cadangan emas yang diperkirakan ada di beberapa lokasi. Kegiatan penambangan umumnya dilakukan di lahan pertanian dan perkebunan seperti persawahan dan perkebunan karet dengan teknik penambangan terbuka yang berpotensi merusak lingkungan. Akibat pengerukan, penimbunan, dan pemadatan kendaraan berat merusak tekstur tanah, pada tata air, resapan air yang terganggu akan meningkatkan limpasan dan erosi. Strategi perbaikan sifat fisik tanah dilakukan dengan penanaman tanaman penutup tanah yang dikenal dengan Legum Cover Crop (LCC). Tanaman ini dapat hidup dan bertahan hidup di tanah yang rusak dan berguna untuk melindungi tanah dari kerusakan erosi dan menghasilkan bahan organik dalam jumlah besar. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sifat fisik lahan bekas penambangan emas. Penelitian ini dilakukan di Nagari Pala Luar Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat selama 3 bulan dan dilakukan analisis tanah di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan LCC yang berbeda: A = Kontrol (tanpa penerapan LCC), B = Mucuna conchinchinensis, C = Calopogonium mucunoide, D = Centrocema pubescens dan E = Mucuna bracteata. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) dan uji Tukey's HSD diterapkan jika ada perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan LCC Mucuna conchinchinensis telah memperbaiki sifat fisik tanah yang ditunjukkan dengan peningkatan bahan organik tanah, penurunan volume tanah (BV), dan peningkatan total pori-pori tanah bekas tambang emas di Sijunjung. Kabupaten, Sumatera Barat.
Dominansi Gulma Invasif Pada Beberapa Tipe Pemanfaatan Lahan Di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Firmansyah, Nanda; Khusrizal, Khusrizal; Handayani, Rd Selvy; Maisura, Maisura; Baidhawi, Baidhawi
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2926

Abstract

Gulma invasif mampu menginvasi suatu lahan apabila memiliki kemampuan dominansi terhadap tumbuhan asli. Proses invasif diawali dari kehadiran gulma invasif disuatu areal lahan hingga terjadinya dominansi. Penelitian ini bertujuan menghitung dominansi spesies gulma invasif pada beberapa tipe pemanfaatan lahan di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara dengan metode survei dan purposive sampling, plot bersarang dibuat sebanyak 24 plot untuk masing-masing tingkatan vegetasi gulma. Penelitian ini dilaksanakan pada beberapa tipe pemanfaatan lahan pertanian yang meliputi lahan tegalan/kebun, ladang/huma, perkebunan, hutan rakyat, padang rumput, sawah irigasi, sawah non irigasi dan tambak/kolam di Kecamatan Sawang  Kabupaten Aceh Utara pada bula April-Juni 2020. Setiap jenis gulma invasif yang dijumpai di dalam petak sampling diambil foto, dicocokkan  morfologinya berdasarkan buku identifikasi gulma kemudian dihitung dominansinya. Parameter penelitian yaitu komposisi gulma invasif pada tingkat vegetasi dan dominansi gulma invasif pada setiap tipe pemanfaatan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan tegalan/kebun didominasi oleh spesies Axonopus compressus (27,57%), ladang atau huma didominasi oleh gulma Rhynchospora colorata (37,94%), lahan perkebunan didominasi oleh gulma Ageratina adenophora (65,90%), hutan rakyat hanya ditemukan satu jenis gulma yaitu Digitaria fuscescens (68,75%), areal padang rumput didominasi oleh gulma Dactyloctenium aegyptium (33,71%), lahan sawah irigasi didominasi oleh gulma Panicum maximum (22,97%), sawah non irigasi didominasi oleh gulma Mimosa pudica (22,02%), dan lahan tambak/kolam didominasi oleh gulma Eleusine indica (54,17%). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang kemampuan dominansi  gulma invasif pada setiap tipe pemanfaatan lahan di Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara.
Pengaruh Aplikasi Kompos Hijauan Mucuna bracteata Dan mikoriza Terhadap Kadar Hara P Dan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) Wahyuni, Mardiana; Maharany, Rina; Cahya Hasyanah Dlm, Aulia
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2850

Abstract

Hal penting dalam pemeliharaan bibit kelapa sawit adalah pemupukan. Tanah sebagai media tumbuh pada penanaman di dalam polybag memiliki keterbatasan sumber hara dalam memberi nutrisi tanaman. Penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah, dan membantu melepaskan unsur hara dari ikatan koloid tanah. Mikoriza berfungsi memperpanjang dan memperluas jangkauan akar sehingga meningkatkan penyerapan unsur hara. Penelitian ini dilaksanakan bulan Desember-Juni 2019 di STIPAP Medan. Menggunakan Rancangan Ancak Kelompok (RAK) Kompos dengan taraf K0, K1, K2 dan dosis 0kg, 0.6kg, 1.2kg. Serta Mikoriza  M1, M2, M3 dengan dosis 0g, 20g, 40g. Parameter yang diamati yaitu tinggi bibit, jumlah daun, berat kering tajuk, berat kering akar dan kadar hara P daun. Perlakuan terbaik adalah K2M2 (1.2kg kompos dan 40 g Mikoriza).
Effektivitas Kombinasi Cendawan Beauveria bassiana Dan Nomuraea rileyi Terhadap Tingkat Mortalitas Hama Ulat Api Jenis Setothosea asigna Manurung, Saroha; Arfianti Saragih, Dina; Sirait, Andan Kurniawan
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2856

Abstract

Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yaitu dengan pengamatan langsung di lapangan dengan 5 perlakuan dengan 4 ulangan dengan jumlah  40 ekor Ulat api (P0), 40 ekor ulat api (P1), 40 ekor ulat (P2), 40 ekor ulat api (P3), dan 40 ekor ulat api (P4). dengan beberapa parameter yaitu mengetahui tingkat mortalitas ulat api dengan dosis tertentu dan melihat tingkat laku dari ulat tersebut setelah diaplikasikan terhadap cendawan beauveria bassiana dan Nomuraea rileyi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 perlakuan dan 4 ulangan yang diteliti, semakin tinggi dosis kombinasi cendawan beauveria bassiana dan Nomuraea rileyi yang diaplikasikan  maka tingkat mortalitas kematian ulat juga semakin tinggi, dimana untuk mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan P4 dengan persentase 87,5%  pada hari ke 11 setelah aplikasi dan untuk yang terendah terdapat pada perlakuan  PI  dengan persentase 77,5%.
Pengaruh Konsentrasi Bap Pada Perkecambahan Biji Pamelo Asal Aceh Secara In-Vitro Handayani, Ira; Nazirah, Laila; Ismadi, Ismadi; Rusdi, Muhammad; Handayani, Rd. Selvy
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2927

Abstract

Pamelo (Citrus  maxima  (Burm.)  Merr.) besar merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura yang mendapat perhatian dari pemerintah untuk dikembangkan dan ditingkatkan produksinya karena memiliki prospek pemasaran yang baik. Permasalahan utama pengembangan tanaman pamelo Aceh adalah ketersediaan biji yang sangat sedikit atau bahkan sering dijumpai tanpa biji dan juga bijinya sulit sekali dikecambahkan dikecambahkan secara konvensional. Oleh karena itu untuk mengatasi permasalahan tersebut dapat dilakukan secara in vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh BAP terhadap keberhasilan perkecambahan biji pamelo lokal Aceh secara in vitro. Penelitian  dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh pada bulan Desember 2018 sampai dengan Februari 2019. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Perlakukuannya adalah konsentrasi BAP yaitu 0 dan 2 mg/L dengan 30 ulangan, sehingga didapat 60 satuan percobaan. Pada percobaan ini setiap eksplan ditanam pada botol kultur dengan jumlah 2 eksplan per botol. Data hasil pengamatan dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis ragam. Jika hasil uji F menunjukkan adanya pengaruh yang nyata antar perlakuan, maka analisis dilanjutkan dengan Uji DMRT (Duncans Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAP dapat mempengaruhi pertumbuhan eksplan biji pamelo secara in vitro.  Pemberian BAP 2 mg/L pada awal menyebabkan biji lebih lambat membentuk tunas dan akar, namun pada akhir pengamatan didapatkan biji menghasilkan tunas dan daun yang lebih banyak.
Karakterisasi Dan Uji Daya Hasil Lima Genotipe Jagung Manis (Zea mays L.var saccharata) Hafsah, Siti; Ekasari, Rahayu; Firdaus, Firdaus
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2851

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mengkarakterisasi dan mengevaluasi daya hasil lima varietas jagung manis. Pelaksanaan dilakukan  di Gampong Cot Iri, Aceh Besar, sejak Agustus sampai dengan November 2017. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola Non faktorial dengan faktor yang dicobakan adalah lima varietas jagung manis yang terdiri dari: Varietas Bonanza, Secada, Royal Sweet, Sweetboy dan Manise. Masing-masing varietas tersebut diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 petak percobaan, dan masing-masing petak terdiri dari 20 tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil pada level 5% (BNT0,05). Hasil penelitian pada masing-masing varietas menunjukkan adanya perbedaan pada karakter pertumbuhan, potensi produksi, serta kualitas hasil. Kualitas hasil yang ditunjukkan dengan parameter kadar manis tertinggi ditunjukkan oleh varietas Royal Sweet. Terdapat korelasi antar karakter pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis yang ditunjukkan oleh adanya korelasi sangat nyata positif pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, tinggi tongkol utama, jumlah tongkol, panjang tongkol, diameter berkelobot dan jumlah biji per baris terhadap karakter berat biji kering per petak.
Respon Berbagai Jenis Ekstrak Bagian Tanaman (Feromon) Dalam Mengendalikan Hama Tanaman Padi (Oryza sativa L). Sebagai Teknik Pengendalian Hama Terpadu Hasibuan, Syafrizal
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2857

Abstract

Respon berbagai jenis ekstrak bagian tanaman (Feromon) dalam mengendalikan hama tanaman Padi (Oryza sativa L) sebagai teknik pengendalian hama terpadu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rawang Pasar IV Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, dengan ketinggian tempat ± 15 m di atas permukaan laut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2019-Maret 2020.  Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 6 taraf yaitu; F0 = tanpa ekstrak (control), F1 = Ekstrak Bunga Krisan, F2 = Ekstrak Bunga Lavender, F3 = Ekstrak Bunnga Mary gold liar, F4 = Ekstrak batang padi, dan F5 = Ekstrak tanaman padi muda.  Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah perangkap yang menggunakan feromon sebagai penolak pada perlakuan ekstrak bunga tembelek ayam (Mary gold) yang memiliki jumlah populasi tertangkap 110 imago serangga, sedangkan sebagai feromon penarik terdapat pada ekstrak bagian tanaman padi yang muda yaitu 625 imago serangga,   kemudian diikuti perlakuan ekstrak bunga krisan, lavender dan batang tanaman padi. Jenis hama padi yang paling banyak tertangkap adalah ordo homoptera yaitu 814, diikuti dengan ordo hemptera yaitu 565, diptera  299 dan Lepidoptera  sebanyak 89
Pengelolaan Lahan Berbasis Budaya Lokal Di Sub Das Antokan Kabupaten Agam Hidayat, Firman; Saputra, Rizki; Haria Aditia Putra, Teguh
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2852

Abstract

Masalah yang dihadapi didalam pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) saat ini adalah peningkatan jumlah penduduk. Peningkatan jumlah penduduk berakibat pada peningkatan kebutuhan akan lahan. Sekitar 24.013,76 ha DAS Antokan terancam kritis (BPDASHLAK.2015). Hal ini disebabkan oleh dibangunnya pemukiman, dan adanya penebangan pohon secara ilegal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui prediksi tekanan penduduk, tingkat kesejahteraan penduduk, dan mengetahui ada atau tidaknya suatu sistem pengolahan lahan. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2018 di sub-DAS Antokan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Metode penelitian yang digunakan untuk tekanan penduduk (TP) dan sistem pengolahan lahan secara konservasi yang mengacu pada Peraturan Dirjen RLPS No : P.04/V-SET/2009, untuk TP analisis yang digunakan adalah    sedang untuk pengolahan lahan secara konservasi analisisnya  adalah untuk tingkat kesejahteraan penduduk  (TKP) dengan analisis untuk kategori kk miskin adalah , untuk kategori rata-rata pendapatan analisisnya adalah . Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil untuk TP adalah 2,507 dengan klasifikasi TP > 2 dengan kelas Jelek . Tingkat kesejahteraan penduduk untuk kk miskin adalah 13,8 % dengan klasifikasi nilai 10 < TKP ‰¤ 20 dan kelas Sedang, sedang untuk rata-rata pendapatan adalah Rp 9.550.000,-/orang/tahun dengan klasifikasi nilai TKP > 5 juta dan kelas Sangat Baik. Sistem pengolahan lahan secara konservasi diklasifikasikan dengan nilai Ada dipraktekkan dengan baik dan kelas Sangat Baik.
Kajian Pemanfaatan Limbah Padat Palm Kernel Cake (PKC) Dalam Pengomposan Pelepah Kelapa Sawit Arfianti Saragih, Dina; Yosephine Sitompul, Ingrid Ovie; Reza Husada, Mhd.
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2858

Abstract

           Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Mei. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan  5  perlakuan; P0 Kontrol (2 kg pelepah), P1 (2 kg pelepah dan 0,2 kg PKC), P2 {(2 kg pelepah dan 0,4 Palm Kernel Cake (PKC)}, P3 (2 kg pelepah dan 0,6 PKC), dan P4 (2 kg pelepah dan 0,8 PKC) dengan ulangan masing-masing perlakuan 5x. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan PKC kompos pelepah kelapa sawit memiliki kadar C-Organik tertinggi (40,97%)  terdapat pada perlakuan P0 (Kontrol) dan yang terendah dengan nilai 38,53% terdapat pada perlakuan P2 (2 kg pelepah dan 0,4 kg PKC). Hasil Perlakuan PKC terhadap kadar N (Nitrogen) kompos pelepah kelapa sawit. Kadar N (Nitrogen) tertinggi terdapat pada perlakuan P2 (2 kg pelepah dan 0,4 kg PKC) dengan nilai 3,43% dan yang terendah terdapat pada perlakuan P0 (Kontrol) dengan nilai 2,23%. Perlakuan PKC terhadap kadar rasio C/N kompos pelepah kelapa sawit. Rasio C/N tertinggi terdapat pada perlakuan P0 (Kontrol) dengan nilai 18,14 dan yang terendah terdapat pada perlakuan P1 (2 kg pelepah dan 0,2 kg PKC) dengan nilai 12,32. Suhu, pH, Kadar N (Nitrogen) dan Rasio C/N pada semua perlakuan telah memenuhi SNI 19-7030-2004.
Respon Pupuk Guano Dan Mikoriza Dalam Memperbaiki Sifat Kimia Dan Hasil Kedelai Pada Tailing Tambang Emas Di Kabupaten Sijunjung Syofiani, Riza; Oktabriana.S, Giska
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2853

Abstract

Tailing merupakan bahan hasil galian yang dapat mencemari lingkungan, memiliki Kapasitas Tukar Kation (KTK) dan unsur hara yang rendah. Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk memperbaiki sifat kimianya yaitu dengan pemberian pupuk guano dan mikoriza. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat interaksi penggunaan pupuk guano dan mikoriza dalam memperbaiki sifat kimia dan hasil kedelai di tailing tambang emas. Penelitian dilakukan di STIPER Sawahlunto Sijunjung dan dilanjutkan di Laboratorium Tanah Universitas Andalas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam bentuk faktorial dengan 3 ulangan dimana Faktor A (dosis pupuk guano) A1 : 0 ton/ha, A2 : 10 ton/ha, A3 : 15 ton/ha, A4: 20 ton/ha, A5 : 25 ton/ha dan Faktor B  (dosis mikoriza) B1 : 0 g/tan, B2 : 10 g/tan, B3 : 15 g/tan. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik dengan uji F pada taraf nyata 5%. Jika hasil pengujian tidak berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjutan Duncan New Multiple Range (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan pupuk guano dan mikoriza dapat memperbaiki sifat kimia dan hasil kedelai pada tailing tambang emas.

Page 1 of 2 | Total Record : 13