cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2021)" : 12 Documents clear
Respons Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Okra (Abelmoschus esculentus) Yang Diberi Pelakuan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Pasar Mila Rahni, Nini; Ode Afa, La; Zulfikar, Zulfikar; Siti Anima Hisein, Waode; Febrianti, Eka
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3837

Abstract

Tanaman okra telah lama dibudidayakan, namun di Indonesia produksinya masih rendah.  Hal ini terkait dengan aspek fisik tanah dan iklim serta aspek sosial.  Berdasarkan aspek fisik, sebagian besar budidaya Okra diusahakan pada lahan-lahan marginal dengan tingkat kesuburan yang rendah dengan kondisi iklim yang kering.  Secara sosial, tanaman ini belum dibudadayakan secara luas akibat masih terbatasnya pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan penggunaannya.  Pada penelitian ini menggunakan pupuk organik cair berbasis limbah pasar yang dapat memperbaiki beberapa sifat tanah serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons tanaman okra terhadap aplikasi pupuk pupuk organik cair. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Maret-Juni 2019 di Laboratorium Lapangan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan pupuk organic cair sebagai perlakuan dengan 5 taraf dosis yaitu kontrol, 50 ml L-1, 100 ml L-1, 150 ml L-1 dan 200 ml L-1 air. Data dianalisis sesuai dengan rancangan yang digunakan dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD) 5%.  Hasil penelitian menununjukkan bahwa aplikasi pupuk organik cair mempengaruhi semua variabel pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun dan diameter batang), komponen hasil (jumlah buah dan bobot buah per tanaman) dan hasil  (jumlah buah dan bobot buah per petak).  Aplikasi pupuk organik cair  dengan taraf dosis 100 ml L-1 air memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan, komponen hasil dan hasil tanaman okra.Kata kunci  : Okra, pupuk organik cair, pertumbuhan,  hasil
Upaya Perbaikan Sifat Kimia Lahan Bekas Tambang Emas Dengan Pemberian Amelioran Terhadap Pertumbuhan Kedelai Di Kabupaten Sijunjung Oktabriana. S, Giska; Syofiani, Riza
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3843

Abstract

Kabupaten Sijunjung merupakan daerah penghasil emas di Sumatera Barat. Aktivitas penambangan emas di daerah ini banyak dilakukan pada lahan pertanian, perkebunan dan di badan sungai. Penambangan emas yang  dilakukan secara ilegal ini menyisakan lahan bekas tambang seluas 200 ha menjadi terbiar dan tidak produktif.  Akibat yang ditimbulkan berupa kerusakan  sifat fisik, kimia dan biologi tanah, seperti rendahnya daya pegang air, porositas besar, rendahnya kesuburan tanah, pH tanah masam, N-Total, P-tersedia, KTK tanah serta kandungan basa-basa (K, Ca, Mg dan Na) yang rendah. Untuk memperbaiki sifat tanah ini dapat dilakukan dengan pemberian amelioran yang nantinya dapat menyumbangkan unsur hara bagi tanah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dosis amelioran optimal dalam memperbaiki sifat kimia tanah. Penelitian ini dilakukan di Nagari Pala Luar Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjung selama 3 bulan dan dilanjutkan dengan analisis sifat kimia tanah di Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan, dengan perlakuan A = Kontrol, B=0,5 kg jerami + 0,5 kg pukan sapi, C= 1 kg jerami + 1 kg pukan sapi, D = 1,5 kg jerami + 1,5 kg pukan sapi, E = 2 kg jerami + 2 kg pukan sapi. Data analisis dengan menggunakan tabel Anova 5% apabila F hitung lebih hitung lebih dari F tabel 5 % dan uji lanjut BNJ 5%.Dari hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ameliorandapat memperbaiki sifat kimia tanah dan meningkatkan pertumbuhan kedelai di lahan bekas tambang emas.Kata kunci : sifat kimia tanah, lahan bekas tambang, amelioran, kedelai
Perbanyakan Tanaman Nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) Dengan Kombinasi IAA Dan Kinetin Secara In Vitro Rahmawati, Marai; Nurul Safira, Cut; Hayati, Mardhiah
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa konsentrasi IAA dan Kinetin terhadap pertumbuhan tanaman nilam Aceh secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, pada bulan Juni sampai dengan November 2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan faktor konsentrasi IAA yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 mg L-1; 0,25 mg L-1; 0,5 mg L-1; dan 0,75 mg L-1 serta faktor konsentrasi Kinetin yang terdiri dari empat taraf, yaitu 0 mg L-1; 1 mg L-1; 2 mg L-1; dan 3 mg L-1. Hasil penelitian menunjukkan persentase eksplan hidup tertinggi 60% dan persentase kontaminasi terendah 20% adalah pada perlakuan 0 mg L-1 IAA + 1 mg L-1 kinetin. Persentase hidup tertinggi 60% dan persentase browning terendah 0% adalah pada perlakuan 0 mg L-1 IAA + 2 mg L-1 kinetin. Eksplan tanaman nilam tertinggi dan jumlah tunas terbanyak pada umur 10 MSI, serta jumlah daun terbanyak pada umur 5 MSI dan 10 MSI adalah pada perlakuan 0,75 mg L-1 IAA + 0 mg L-1 Kinetin.Kata kunci ; Nilam, IAA, Kinetin, in vitro
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pemberian Ekstrak Kulit Pisang Kepok Dan Pupuk Kandang Ayam Risnawati, Risnawati; Dartius, Dartius; Oniva Mulya, Mentari; Setiawan, Bobi
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kulit pisang kepok dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Balai Benih Induk jalan Karya Jaya No. 22 f Kecamatan Medan Johor dengan ketinggian tempat + 27 mdpl. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama ekstrak kulit pisang kepok dengan 4 taraf yaitu P0: tanpa perlakuan (Kontrol), P1: 60 ml/polybag, K2: 120 ml/polybag, K3: 180 ml/polybag dan faktor kedua pemberian pupuk kandang ayam dengan 4 taraf yaitu K0: tanpa perlakuan (Kontrol), K1: 60 g/polybag, K2: 120 g/polybag, S3: 180 g/polybag. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 5% maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan uji DMRT (Duncans Multiple Range Test) pada taraf nyata 5%. Ekstrak kulit pisang kepok dan kombinasi ekstrak kulit pisang dengan pupuk kandang ayam tidak memberikan pengaruh yang nyata. Tanaman bawang merah respon terhadap pemberian pupuk kandang ayam dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per plot dan produksi tanaman sampel.Kata kunci ; bawang merah, ekstrak kulit pisang, hasil, pertumbuhan, pupuk kandang ayam.
Organogenesis Kalus Tanaman Krisan (Chrysanthemum indicum L.) Dengan Penggunaan Kinetin Dan NAA (Naphthalene Acetic Acid) Restu Dinika, Aliffia; Widyodaru Saputro, Nurcahyo; Sulandjari, Kuswarini; Rahmi, Hayatul
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3845

Abstract

Krisan (Chrysanthemum indicum L.) adalah salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati di Indonesia. Perbanyakan tanaman krisan bisa dilakukan dengan cara kultur jaringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi kinetin dan NAA (Naphthalene Acetic Acid) yang memberikan pertumbuhan organogenesis pada kalus tanaman krisan (Chrysanthemum indicum L.). Media dasar yang digunakan adalah Murashige dan Skoog. Penelitian ini terdiri dari 16 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pertumbuhan tunas yang berjumlah 3 tunas pada 3 perlakuan, serta pertumbuhan akar pada 1 perlakuan. Konsentrasi Kinetin dan NAA (Naphthalene Acetic Acid) yang berhasil memberikan pertumbuhan tunas adalah konsentrasi Kinetin 0 mg/l + NAA 1 mg/l (perlakuan K1N3), konsentrasi Kinetin 2 mg/l + NAA 0,5 mg/l (perlakuan K2N2), dan konsentrasi Kinetin 3 mg/l + NAA 0,5 mg/l (perlakuan K4N2). Untuk konsentrasi Kinetin dan NAA (Naphthalene Acetic Acid) yang berhasil memberikan pertumbuhan akar adalah konsentrasi Kinetin 3 mg/l + NAA 0,5 mg/l (perlakuan K4N2). Kata kunci : Organogenesis, Kinetin, NAA, Kalus
Pengaruh Intensitas Serangan Hama Penggerek Buah Kakao (Conopomorpha cramerella Snell) Terhadap Kehilangan Hasil Kakao Di Kecamatan Pantee Bidari Yudiansyah, Ibnu; Mulyani, Cut; Heviyanti, Maria
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3835

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh intensitas serangan hama  penggerek buah kakao terhadap kehilangan hasil  kakao di Kecamatan Pantee Bidari. Penelitian ini menggunakan metode survei, penentuan sampel dilakukan secara Purposive yang dilaksanakan di tiga desa yaitu Desa Buket Bata, Seuneubok Tuha dan Pante Rambong mulai dari bulan Desember 2019 sampai bulan Januari 2020. Pada masing-masing kriteria kebun yang diamati, persentase dan intensitas serangan hama penggerek buah kakao menunjukan tingkatan yang berbeda, hal ini disebabkan oleh rendahnya kelembaban kebun yang memicu tingginya aktivitas hama PBK. Rerata persentase serangan dan intensitas serangan hama penggerek buah kakao tertinggi yaitu pada kebun yang tidak dirawat dengan nilai masing-masing 72,8% dan 61,7,% yang terendah yaitu pada kebun yang mempraktikkan pengendalian hama terpadu dengan nilai masing-masing 25% dan 5,2%. Rerata intensitas serangan pada seluruh kebun yang diamati yaitu 29%. Sedangkan kehilangan hasil akibat meningkatnya intensitas serangan hama penggerek buah kakao mencapai 333,5 Kg/ha/Tahun atau 50,02%. Kata Kunci; Kakao, Penggerek Buah Kakao, Pengendalian Hama Terpadu
Pemanfaatan Lahan Salin Tadah Hujan Untuk Budidaya Sorgum Usnawiyah, Usnawiyah; Khaidir, Khaidir; Yusuf N, Muhammad; Sari Dewi, Elvira
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3841

Abstract

Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 440.330 ha lahan yang terkategorikan sebagai lahan salin. Salah satu contoh dapat dilihat di kawasan pesisir Aceh yang kondisi ini diperparah setelah terjadinya tsunami 16 tahun silam. Lahan yang tertimbun lumpur tsunami menunjukkan kadar garam (Na) di lahan sawah yang terendam air laut mencapai 1.000 ppm. Sorgum sebagai tanaman C4 relatif mudah beradaptasi dengan daerah panas atau kering bahkan lahan dengan kandungan salinitas tinggi sekalipun. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan lahan salin untuk budidaya sorgum sebagai upaya deversifikasi dan swasembada pangan diera kenormalan baru dan mengkaji ketahanan beberapa varietas sorgum terhadap salinitas di daerah berpotensi kering tinggi. Penelitian ini dilakukan di Desa Blang Nibong Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara,  Provinsi Aceh menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial yang terdiri atas sawah tadah hujan salin dekat pantai (berjarak lebih kurang 100) dan jarak 300 meter dari pantai. Dua varietas yang diuji yaitu Numbu dan Samurai 2 menunjukkan respon berbeda pada parameter pertumbuhan dan hasil. Numbu dapat disimpulkan memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap lahan dengan salinitas tinggi dibandingkan dengan Samurai 2. Kata Kunci: sorgum, salin, tadah hujan, marjinal, pangan alternatif
Pengaruh Jenis Mulsa Dan Aplikasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Ismadi, Ismadi; Indri Yani, Nurul; Hafifah, Hafifah; Rosnina, Rosnina; Nazaruddin, M
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3846

Abstract

Tanaman kentang merupakan salah satu komoditi hortikultura yang berpotensi dikembangkan karena dapat karena memiliki protein, vitamin dan mineral yang tinggi serta mempunyai peran yang penting bagi perekonomian indonesia. Tanaman kentang merupaka tanaman sayuran  berumur pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mulsa dan aplikasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian ini dilaksanakan di desa Ujung Gele Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dengan ketinggian tempat 1300 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan mulai Juli sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jenis mulsa yang terdiri atas tiga taraf yaitu tanpa mulsa (M1), mulsa plastik hitam perak (M2), dan mulsa kulit biji kopi (M3). Fakotr kedua adalah pupuk organik cair yang terdiri atas tiga taraf yaitu kontrol (P0), 4 ml/l air (P1), dan 8 ml/l air (P2). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah batang, jumlah umbi per sampel, jumlah umbi per plot, berat umbi per sampel, dan berat umbi per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan jenis mulsa hasil terbaik diperoleh dari penggunaan mulsa plastik hitam perak dan perlakuan terbaik pupuk organik cair adalah pada konsentrasi 8 ml/l air. Tidak didapati interaksi antara perlakuan jenis mulsa dan pupuk organik cair terhadap semua peubah yang diamati. Kata kunci; granola, umbi, batang, daun 
Korelasi Antara Hasil Dan Komponen Hasil Beberapa Kultivar Padi Gogo (Oryza sativa L.) Lokal Sulawesi Tenggara Pada Dua Sistem Budidaya Afa, Laode; Suaib, Suaib; Uge, Ilan; Aysyah Anas, Arsy; Maisura, Maisura
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3836

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari keeratan hubungan hasil dan komponen-komponen hasil padi ladang lokal Sulawesi Tenggara yang dibudidayakan dengan sistem budidaya gogo dan budidaya sawah. Penelitian telah dilaksanakan pada lahan yang terletak di Kelurahan Kambu Kota Kendari dan di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo. Penelitian ini berlangsung dari bulan Mei sampai Oktober 2017. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri atas 6 perlakuan kultivar yaitu Wapantoga, Bou, Momea, Konkep, Uwa dan Ndowatu dalam dua sistem budidaya yaitu sistem budidaya gogo dan sistem budidaya sawah. Setiap perlakuan kultivar diulang 3 kali sebagai kelompok sehingga terdapat 36 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang malai, total gabah per malai, bobot gabah isi dan bobot gabah per rumpun merupakan kriteria yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi padi ladang baik yang ditanam pada kondisi lahan kering (sistem budidaya gogo) maupun lahan sawah (sistem budidaya sawah). Empat komponen tersebut memiliki korelasi positif terhadap hasil produksi padi ladang lokal Sulawesi Tenggara.Kata Kunci; korelasi, kultivar padi lokal, ladang, sawah
Pengaruh Berbagai Dosis Kompos Kirinyuh (Chromolaena odorata)Terhadap Sifat Kimia Tanah Dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L.) Syofiani, Riza; Islami, Syaifuddin
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3842

Abstract

Kebutuhan impor jagung Indonesia rata-rata 9% atau 1,4 juta ton per tahun, sedangkan kenaikan areal tanam hanya 1% per tahun. Sehingga hal tersebut memberikan peluang yang besar bagi para petani dalam  meningkatkan produksi, maka perlu diusahakan peningkatan hasil. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil tanaman jagung adalah dengan penambahan bahan organik. Salah satu tanaman yang berpotensi besar sebagai sumber bahan organik yang dapat dibudidayakan adalah kirinyuh. Komposisi kandungan hara kirinyuh 2,42% N; 0.26% P; 50.40% C; dan 20,82% C/N. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan dosis kompos kirinyuh (Chromolaena odorata) yang tepat terhadap sifat kimia tanah dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Adapun dosis tiap-tiap perlakuan yang diberikan sebagai berikut: K0 = tanpa perlakuan (kontrol), K1 = Kompos kirinyuh 10 t/ha, K2 = Kompos kirinyuh 15 t/ha, K3 = Kompos kirinyuh 20 t/ha. Hasil pengamatan dianalisis dengan mengunakan uji F. Apabila F hitung > F tabel 5% maka dilanjutkan dengan Duncans New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5%. Pemberian kompos kirinyuh dengan dosis 20 t/ha (K3) dapat meningkatkan sifat kimia tanah (pH, Al-dd, P-tersedia, N-total, K-dd) dan memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanam (panjang tongkol jagung, dan bobot 100 biji). Kata kunci: kirinyuh, kimia tanah, jagung

Page 1 of 2 | Total Record : 12