Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 24 No 1 (2023)"
:
10 Documents
clear
Analisis Risiko Aktivitas Proses Produksi Wire Rope Sling di PT XYZ dengan Metode House of Risk (HOR)
Dian Mulyaningtyas;
Meyli Yani
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.6253
PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa inspeksi melalui pengujian, inspeksi, sertifikasi, pelatihan, konsultasi dan distribusi penjualan produk alat lifting esensial. Salah satu proses bisnis pada PT XYZ yaitu Sling assembly sesuai dengan permintaan dari customer. Berdasarkan observasi dan data dari perusahaan, terdapat beberapa kendala atau risiko yang terjadi seperti kesalahan pengukuran pada wire, kegagalan mesin temporer (minor stop), kerusakan pada part mesin, terhentinya atau tertundanya produksi pada wire rope sling, dan kesalahan pada saat di lantai produksi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengidentifikasi risiko dan penyebab risiko yang muncul dalam aktivitas produksi wire rope sling sehingga dapat diberikan usulan dalam menghadapi risiko tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metode House of Risk. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan pengisian kuesioner oleh expert judgement. Hasil penelitian pada HOR Fase 1 didapatkan 18 risk agents dan 19 risk event. Berdasarkan perhitungan ARP dan Diagram pareto, didapatkan 7 risk agents prioritas yang akan diberi usulan preventive actions. Pada HOR Fase 2 didapatkan 10 usulan preventive actions.
Analisis Pengaruh Temperatur dan Aroma Kopi Terhadap Jumlah Pelanggaran, Denyut Jantung dan Kelelahan Saat Menggunakan Driving Simulator
Yerico Franssugar Hutajulu;
Elty Sarvia
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.5837
Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu kejadian yang menyebabkan cedera, kerusakan, atau kerugian yang disebabkan oleh kendaraan di jalan raya. Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi karena pengaruh kondisi jalan yang kurang baik, kondisi lingkungan di dalam mobil yang mengganggu konsentrasi pengemudi, dan kelalaian pengemudi. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh temperatur dan aroma yang digunakan saat mengemudi. Rancangan eksperimen yang dilakukan pada penelitian ini akan dilakukan menggunakan driving simulator dengan menjalankan game “City Car Drivingâ€. Pada penelitian ini dilakukan pengambilan data dengan teknik purposive sampling, dimana dari 7 orang responden harus memenuhi syarat memiliki SIM A, pengalaman mengemudi minimal 1 tahun dan berada pada rentang usia 18 – 23 tahun. Data yang diambil berupa jumlah pelanggaran (melanggar marka jalan, melanggar lampu lalu lintas, dan menabrak), rata-rata denyut jantung dan skor SOFI. Pengambilan data dilakukan dalam 4 treatment berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur dan aroma kopi tidak mempengaruhi jumlah pelanggaran dan denyut jantung, namun temperatur mempengaruhi kelelahan pengemudi berdasarkan skor dari SOFI.
Implementasi Perbaikan Proses Produksi Air Bersih di Instalasi Pengolahan Air Minum
Desrina Yusi Irawati;
Agrienta Bellanov;
Ravaelino Dimas Eka Narendra
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.4152
Keterbatasan sumber daya air, meningkatnya permintaan air, dan polusi sumber daya air menjadi tugas besar yang perlu di pikirkan oleh Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM). Metode sistematis untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menilai aspek dan dampak potensial lingkungan melalui seluruh siklus hidup suatu produk, proses atau aktivitas dapat menggunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). Analisis dampak lingkungan yang dihasilkan dari metode LCA dapat menjadi masukan dalam melakukan perbaikan kualitas pengolahan air bersih dari segi lingkungan. Salah satu metode perbaikan kualitas adalah Quality Function Deployment (QFD). penelitian ini bermaksud mengimplementasikan perbaikan yang perlu dilakukan oleh pihak IPAM Babat dalam mengurangi potensi pencemaran lingkungan serta memanfaatkan kembali limbah dari pengolahan IPAM. Perbaikan yang telah diterapkan selanjutnya dianalisis menggunakan LCA untuk mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan dan membandingkan besar dampak lingkungan sebelum dan setelah perbaikan diimplementasikan. Keseluruhan dampak mengalami penurunan nilai setelah dilakukan pencampuran air lumpur buangan pada proses produksi air bersih selama 30 menit. Hal ini menunjukkan bahwa dalam menghasilkan 1 kg air bersih dengan pengolahan kembali air lumpur buangan dapat mengurangi dampak fossil fuels, carcinogens, respiratory organics, respiratory inorganics, climate change, radiation, ozone layer, excotoxity, acidification/eutropication, land use, dan minerals.
Six Sigma DMAIC Penerapan Six Sigma DMAIC Pada Produk Batu Split (Studi Kasus PT.MBP)
rifatul islamia;
subchan Asy'ari
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.5845
PT.MBP merupakan salah satu batching plant dari PT. MJB yaitu perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pemecah batu yang memproduksi produk batu split. Saat ini kualitas produk batu split belum maksimal, Salah satu masalah yang dihadapi adalah adanya produk yang cacat yaitu batu split burik dan berwarna merahPenelitian menggunakan metode Six Sigma six sigma DMAIC (Define, Measure, Analyst, Improve, Control) sehingga dapat dianalisis dan Masalah yang diketahui untuk memperoleh rekomendasi perbaikan.Tujuan penelitian ini untuk Mengidentifikasi,menganalisis defect yang menjadi penyebab terjadinya defect pada produk batu split dan Penggunaan metode six sigma dengan Konsep DMAIC yang bertujuan untuk mengurangi defect untuk peningkatan kualitas produk.Nilai sigma yang didapat PT.MBP pada bulan Februari adalah 2,345.dengan nilai rata-rata DPMO adalah 183142,502.dan dapat diketahui Faktor penyebab kecacatan meliputi beberapa faktor yaitu Manusia, Metode, Material ,Lingkungan.dengan demikian dapat diberikan rekomendasi dapat dibuat untuk tindakan korektif yang tepat, terutama pemberian pelatihan dan pendidikan kepada karyawan, Pemberian arahan dalam Pemantapan SOP pengecekan bahan baku, Meningkatkan standar kualitas bahan baku yang diterima,dan Melengkapi pekerja dengan perangkat seperti masker dan penutup telinga serta pencahayaan yang tepat selama proses produksi sehingga defect dapat terminimalisir.
Desain Ulang Stasiun Kerja di Pabrik Tahu PD.XYZ dengan Memperhatikan Postur Kerja
Akhmad Jauhari Rizal;
Elty Sarvia
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.4880
Tahu merupakan makanan yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia, maka dari itu permintaan untuk ketersediaan tahu sangatlah besar. PD.XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi tahu untuk memenuhi permintaan daerah Kabupaten Y. Tujuan penelitian adalah menganalisis dan merancang bak stasiun pemasakan, penyaringan, dan pengasaman yang ergonomis; memberikan usulan perancangan alat bantu produksi pada proses penyaringan ampas yang ergonomis. Analisa dilakukan menggunakan REBA agar dapat mengetahui kesesuaian postur tubuh pekerja saat melakukan proses produksi tahu, lalu dianalisa dengan menggunakan fishbone diagram untuk mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan kecelakaan, lalu dilanjutkan dengan perancangan stasiun-stasiun yang ada pada pabrik tahu ini. Perancangan pada pabrik tahu ini diawali dengan merancang layout agar mendukung perbaikan postur dan minimasi terjadinya kecelakaan kerja. Setiap bak pada setiap stasiun diusulkan menjadi bertingkat tempatnya sehingga alur hasil peroduksi dapat mengalir dengan sendirinya melalui pipa yang diberikan keran sehingga pekerja tidak perlu lagi mengangkat dan memindahkan hasil produksi ke stasiun selanjutnya. Lalu stasiun penggilingan dibuat berdampingan dengan stasiun pemasakan agar hasil dari penggilingan bisa langsung dimasukan ke bak pada stasiun pemasakan. Selanjutnya diberikan usulan jalur palet yang berfungsi agar pekerja tidak perlu mengangkat pallet yang asalnya dibawah ke atas, melainkan pekerja hanya cukup mendorong pallet tersebut melalui jalur pallet yang telah dirancang.
Integrasi Six Sigma dan Root Cause Analysis dalam Peningkatan Kinerja di PT XYZ
Jarir Aziz Hizbullah;
Hana Catur Wahyuni
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.5950
Performa suatu bisnis tidak selamanya mengalami tren positif yang terus menanjak. Faktor internal dan eksternal selalu memberi tantangan tersendiri kepada suatu bisnis. Perusahaan – perusahaan yang rentan terhadap faktor eksternal salah satunya adalah perusahaan footwear, karna pasar global sebagai tujuan destinasi bisninya dipengaruhi oleh negara yang terlibat dalam ketegangan perang. Namun tak tidak dapat pasrah dengan keadaan, tindakan yang dilakukan untuk mempertahankan bisnis adalah dengan mengontrol faktor internal perusahaan khususnya efisiensi dan kualitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi performa PT. XYZ, melakukan improve pada masalah yang dimiliki perusahaan dan menyusun rekomendasi improvement. Metode six sigma digunakan untuk mengetahui performa kualitas perusahaan dan selanjutnya melakukan analisa akar masalah dengan root cuase analysis untuk mendapatkan improvement yang tepat. Dalam penelitian ini semula efisiensi sebesar 53,4% menjadi 61,2%. Terdapat 7 critical to quality pada objek yang diteliti, dengan akar masalah high defect rate, low skill, dan component quality problem. Berdasarkan root cause, terdapat 19 rekomendasi improvement yang dapat di proliferasikan ke lini produksi secara luas. Penelitian ini dapat menjadi sumber ide best practice bagi praktisi shoe manufacturing.
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Layanan Online Food Delivery Dengan Menggunakan Pieces Framework dan Importance Performance Analysis
Lucia Andriani Pranita;
Aisyah Larasati;
Abdul Muid
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.5593
Dunia industri saat ini berkembang sangat pesat dalam bidang teknologi maupun inovasi, seperti pada online food delivery. Salah satu online food delivery yang memimpin pasar industri Indonesia saat ini yaitu Shopee Food. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut yang masih dianggap belum maksimal serta melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas layanan berdasarkan kepuasan konsumen. Metode yang digunakan adalah PIECES Framework dan Importance Performance Analysis dengan menggunakan 6 variabel PIECES. Hasil penelitian menunjukkan pada analisis PIECES nilai gap secara keseluruhan bernilai 0,39 (negatif) dan nilai tingkat kesesuaian secara keseluruhan bernilai 91%. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan dan ketidaksesuaian antara harapan yang diinginkan pengguna layanan Shopee Food dengan kinerja layanan yang telah diberikan oleh Shopee Food. Pada hasil analisis tersebut, atribut yang memerlukan perbaikan yaitu pada semua atribut karena masih memiliki nilai negatif pada gap dan tingkat kesesuaian kurang dari 100%. Adapun atribut yang berada pada kuadran I menjadi prioritas utama untuk perbaikan, yaitu atribut C1, atribut C2, atribut C3, atribut S1, atribut S2, dan atribut S3. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi kepada Shopee Food untuk melakukan perbaikan berdasarkan rekomendasi perbaikan yang telah dilakukan.
Analisis Pengaruh Kebisingan Terhadap Kelelahan Kerja Pada Operator Mesin Di PT. PSU Kebun Tanjung Kasau
Patimah Sari;
Muhammad Zakaria;
Cut Ita Erliana
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.6180
Pabrik Kelapa Sawit PT. Perkebunan Sumatera Utara Kebun Tanjung Kasau atau PT. PSU Kebun Tanjung Kasau merupakan perusahaan perkebunan yang bergerak di bidang komoditi kelapa sawit Tandan Buah Segar (TBS), dengan hasil output berupa Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK). Terdapat beberapa stasiun pengolahan yang memiliki tingkat kebisingan tinggi, salah satunya adalah stasiun thresher, stasiun kempa dan stasiun kernel yang dapat menyebabkan kelelahan kerja pada operator mesin. Data yang diambil adalah data tingkat kebisingan yang didapatkan dari hasil pengukuran secara langsung dengan menggunakan sound level meter selama 5 hari kerja dan untuk kelelahan kerja diukur dengan melakukan penyebaran kuesioner. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kebisingan terhadap kelelahan kerja dan untuk mengetahui dampak kebisingan terhadap kelelahan kerja pada operator mesin di PT. PSU Kebun Tanjung Kasau. Populasi penelitian ini berjumlah 12 operator. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan metode statistik. Hasil analisis dengan menggunakan metode statistik dinyatakan dalam bentuk persamaan regresi linier sederhana Y’= -6399,02 + 70,45607X. Uji pengaruh kebisingan terhadap kelelahan kerja diketahui dengan menggunakan korelasi didapat r= 0,73 bernilai positif, artinya terdapat hubungan yang kuat antara kebisingan dengan kelelahan kerja. Hasil uji yang dilakukan adanya pengaruh kebisingan yang sangat signifikan terhadap kelelahan pada operator.
Peran Keterlibatan Karyawan dan Perilaku Kerja Inovatif Terhadap Kelincahan Tenaga Kerja di Hotel Grand Whiz Trawas
Emmira iffat;
Sumartik Sumartik;
Hasan Ubaidillah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 24 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30587/matrik.v24i1.5690
Saat ini, suatu perusahaan harus mampu bertahan serta mengatasi segala tantangan dan ancaman untuk mencapai targetnya. Sumber daya manusia merupakan modal bagi perusahaan yang harus mendapat perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalaisis peran Keterlibatan Karyawan dan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kelincahan Tenaga Kerja. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif. Sedangkan desain penelitian menggunakan pengujian hipotesis. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yakni seluruh karyawan pada Hotel Grand Whiz Trawas dengan jumlah 88 Orang. Karena dalam penelitian ini populasi berjumlah kurang dari 100 orang atau dapat dikatakan relative kecil, maka teknik penentuan sample menggunakan teknik sampling jenuh dengan semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Responden yang berasal dari karyawan di Hotel Grand Whiz Trawas didasarkan pada kemudahan pengambilan data sesuai dengan kebutuhan penelitian. Angka ini sudah dapat mewakili sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan skala likert. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan SPSS 25 dan menggunakan pendekatan purposive sampling. Peran Keterlibatan Karyawan, Perilaku Kerja Inovatif memberikan kontribusi atau pengaruh terhadap variabel Kelincahan Tenaga Kerja (Y).