cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023" : 14 Documents clear
Pengaruh Spatial Thinking Ability Siswa Kelas XI Terhadap Pemahaman Potensi Ancaman Bencana di Kabupaten Ponorogo Siti Nur Hidayatush Sholikah; Siti Hadiyati Nur Hafida
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.7022

Abstract

SMA Negeri 2 Ponorogo merupakan salah satu lembaga pendidikan yang terletak di Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo yang juga merupakan kawasan rawan bencana banjir. Apabila terjadi bencana banjir, maka siswa SMA Negeri 2 Ponorogo akan terkena dampaknya. Berdasarkan hal ini maka diadakan integrasi kurikulum kebencananaan pada beberapa materi pelajaran salah satunya materi pelajaran geografi, dimana penguasaan spatial thinking ability menjadi output dalam materi ini. Berdasarkan hal inilah maka perlu dilakukan kajian mendalam dengan tujuan: 1) untuk mengetahui tingkat spatial thinking ability siswa; 2) untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap potensi ancaman bencana di Kabupaten Ponorogo; dan 3) untuk mengetahui pengaruh spatial thinking ability siswa dalam memahami potensi ancaman bencana yang ada di Kabupaten Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitain kuantitatif dengan desain survei dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kauntitatif dan analisis regresi linear sederhana. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa: 1) Tingkat kemampuan spatial thinking ability siswa adalah sedang dengan skor rata-rata 64,24; 2) Tingkat pemahaman siswa terhadap potensi ancaman bencana di Kabupaten Ponorogo adalah sangat tinggi dengan skor rata-rata 84,37; dan 3) Spatial thinking ability siswa memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pemahaman potensi ancaman bencana di Kabupaten Ponorogo.
Persebaran Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Sumbawa Barat Ibrahim Ibrahim; Ilham Zitri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.11653

Abstract

Persebaran PDRB dapat berbeda di setiap wilayah, tergantung pada kondisi geografis, sumber daya alam, dan potensi ekonomi yang dimiliki. Persebaran PDRB di Sumbawa Barat menggambarkan kinerja ekonomi kabupaten tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Data diperoleh menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan PDRB Sumbawa Barat mencapai 14,12 triliun rupiah, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, yaitu sebesar 34,99%. PDRB per kapita di Sumbawa Barat pada tahun 2021 mencapai 27,4 juta rupiah, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,95%. Tingkat pertumbuhan ekonomi kabupaten ini juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu sebesar 9,15%. Secara geografis, kecamatan Taliwang menjadi daerah dengan kontribusi PDRB terbesar, yaitu sebesar 29,58%. Diikuti oleh Kecamatan Brang Rea sebesar 23,79%. Sementara itu, kontribusi terendah berasal dari Kecamatan Jereweh, yaitu sebesar 0,24%. Dalam beberapa tahun terakhir, Sumbawa Barat mengalami peningkatan kinerja ekonomi yang cukup signifikan. Peningkatan ini didukung oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang menjadi sektor andalan. Namun, masih diperlukan upaya untuk mengembangkan sektor lainnya agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten ini.
Desain Model ASSURE Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Geografi Rian Trian Mahar; Nandi Nandi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.6158

Abstract

Motivasi  belajar  adalah  salah satu faktor  yang berpengaruh terhadap keberhasilan  peserta  didik  dalam menempuh  pembelajaran. Akan  tetapi,  motivasi  belajar  peserta  didik  pada  mata  pelajaran geografi  tingkat SMA di Indonesia masih rendah. Meskipun,  sarana  dan  prasarana pembelajaran yang berada di satuan pendidikan sudah cukup lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model ASSURE terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran geografi. Studi ini menggunakan metode systematic review dengan mereview beberapa artikel ilmiah yang relevan dengan penelitian penulis. Data ini diambil dari database jurnal seperti e-journal GEA, JIMPGEO, Swara Bhumi, Buana, Sinau dan situs jurnal lainnya yang relevan. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ASSURE (variabel bebas) terhadap motivasi dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran geografi (variabel terikat). Hasil studi ini menunjukkan bahwa motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan setelah penerapan model ASSURE pada pembelajaran Geografi di SMA. Dengan demikian, hasil studi ini bisa memperkuat dan merangkum hasil-hasil penelitian terkait model pembelajaran model ASSURE. Implikasi hasil studi ini bisa menjadi pertimbangan bagi guru untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik dengan menerapkan desain model ASSURE.
Analisis Pola Perubahan Tutupan Lahan Berdasarkan Metode Spatial Cluster di Provinsi Jawa Barat Albertus Deliar; Paulus B.K. Santoso; Riantini Virtriana
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.7105

Abstract

Secara empiris, tutupan lahan di Provinsi Jawa Barat menunjukkan adanya sebaran pola perubahan secara signifikan. Informasi pola sebaran ini menjadi penting untuk diketahui agar dapat diidentifikasi penyebabnya. Studi ini mempunyai tujuan untuk menemukenali pola perubahan lahan dari perspektif spasial, khususnya di Provinsi Jawa Barat. Pencapaian tujuan melibatkan analisis pola cluster global dan pola cluster local untuk mengetahui pola dan konsentrasi lokasi perubahan tutupan lahan. Analisis pola cluster global mengidentifikasi pola sebaran data di suatu wilayah, sementara analisis pola cluster lokal mengidentifikasi keberadaan cluster yang terjadi di setiap lokasi. Penentuan pola distribusi spasial menggunakan metode statistik Global Moran yang menghasilkan informasi umum tentang pola distribusi untuk seluruh area. Studi ini juga menganalisis pola setiap titik terhadap pola sekitarnya yang memanfaatkan metode Local Moran untuk penyelesaiannya. Pelibatan Sistem Informasi Geografis (SIG) melengkapi studi ini yang menunjukkan bahwa 8,2% dari luas yang ada di Jawa Barat terjadi perubahan tutupan lahan. Analisis Global Moran memberikan informasi bahwa perubahan lahan di Jawa Barat membentuk pola cluster. Analisis Local Moran menghasilkan 7,94% untuk tipe HH pada lokasi lahan yang mengalami perubahan. Tipe cluster HH ini menunjukkan bahwa lokasi-lokasi yang mengalami perubahan di kelilingi juga oleh lokasi yang berubah.
Pengaruh Model Self-Organized Learning Environment Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Geografi di SMA Dian Ratna Handayani; Bejo Apriyanto; Sri Astutik
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.12231

Abstract

Penelitian ini didasari permasalahan mengenai perkembangan teknologi yang masih belum disertai dengan penggunaan model pembelajaran yang tepat sehingga kurangnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar geografi di SMA. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat bagaimana model pembelajaran Self-Organized Learning Environment terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar geografi di SMA. Tempat penelitian di SMA Negeri 1 Glenmore. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan Pre-Test Post-Test Control Group Design. Kelas XI IPS 1 sebagai kontrol dan kelas XI IPS 2 sebagai sampel eksperimen. Nilai geografi keterampilan berpikir kritis peserta didik dipengaruhi oleh model pembelajaran Self-Organized Learning Environment. Menurut temuan penelitian berdasarkan perhitungan yang dilakukan dengan independent sample t-test diketahui bahwa keterampilan berpikir kritis memiliki nilai 0,002 dan hasil belajar memiliki nilai 0,000, dalam pengambilan keputusan, h0 ditolak dan ha diterima Peserta didik dapat dengan mudah memahami isi materi karena model pembelajaran ini memungkinkan mereka untuk memilih metode belajar mereka sendiri. Terbukti bahwa nilai rata-rata naik, khususnya pada kelas eksperimen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Self Organized Learning Environment  berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar geografi SMA dan kemampuan berpikir kritis.
Perubahan Distribusi Spasial Permukiman dan Relasinya Terhadap Pertumbuhan Penduduk di Kota Bandar Lampung Debora Ika Wulansari; Mochamad Firman Ghazali; Armijon Armijon
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.6173

Abstract

Kota Bandar Lampung merupakan kota dengan pertambahan penduduk yang cukup tinggi. Pada tahun 2011 sampai 2020 penduduk bertambah sebanyak 164.660 jiwa atau meningkat 19.01%. Akibatnya, Kota Bandar Lampung membutuhkan lahan untuk permukiman. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan distribusi permukiman dan relasinya dengan pertumbuhan penduduk di Kota Bandar Lampung. Pengamatan dilakukan menggunakan data Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2013, 2016, 2019, dan 2021 dengan metode Object-Based Image Analysis (OBIA) untuk mengetahui perubahan distibusi permukiman dan relasinya dengan pertambahan penduduk dianalisis dengan analisis regresi, yang kemudian di autokorelasi dengan software GeoDa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bandar Lampung dari tahun 2013 sampai tahun 2021 mengalami perubahan permukiman dengan pertambahan luas sebesar 32,93 km2. Kategori Kecamatan yang mengalami perubahan permukiman sangat cepat terjadi di Kecamatan Kemiling, Rajabasa, Sukarame, Sukabumi dan Panjang, dengan peta autokorelasi High-Low di Kecamatan Tanjung Karang Pusat dan Low-Low di Tanjung Karang Timur. Relasi perubahan permukiman dan pertumbuhan penduduk paling kuat hubungannya terdapat di Kecamatan Teluk Betung Barat, Kecamatan Sukabumi, Kecamatan Panjang, Kecamatan Bumi Waras, Kecamatan Tanjung karang Pusat, Kecamatan Enggal, Kecamatan Kedaton, dan Kecamatan Way Halim, dengan peta autokorelasi High-High terletak di Kecamatan Sukabumi dan Kecamatan Kedamaian.
Deteksi Kecepatan Kendaraan Berbasis Data Ponsel dalam Perspektif Spasial di Jalan Arteri Kota Padang Enda Latersia Br Pinem; Albertus Deliar; Budhy Soeksmantono
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.7166

Abstract

Keterbatasan dana seperti biaya pembelian dan pemasangan perangkat dalam pelaksanaan survey kecepatan kendaraan seringkali menjadi kendala, sehingga harus dicari solusinya. Salah satunya dengan memanfaatkan data ponsel yang memberikan informasi kecepatan secara spasial dan temporal. Penelitian ini menggunakan data ponsel di kota Padang tanggal 06 - 12 Januari 2022 berupa: posisi, waktu, dan device_id. Data ponsel, data vektor jalan dan batas administrasi dianalisis dengan teknik pengolahan data spasial dalam Sistem Informasi Geografis metode overlay intersect. Hasil perhitungan menunjukkan kecepatan maksimum di ruas jalan arteri primer untuk setiap selang waktu setiap jam. Nilai kecepatan maksimum menunjukkan bahwa adanya kendaraan bermotor yang mampu melintasi jalan tersebut dengan kecepatan maksimum. Namun untuk jenis jalan arteri sekunder tidak demikian, karena masih terdapat beberapa ruas jalan arteri sekunder yang tidak memiliki nilai kecepatan. Hal ini disebabkan koordinat, waktu dan device_id yang dikumpulkan hanya dari ponsel dalam kendaraan yang mengirimkan posisi saat itu di ruas jalan tersebut sehingga informasi yang diberikan hanya sebagian atau saat aktif menggunakan aplikasi yang menunjukkan lokasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa deteksi kecepatan kendaraan menggunakan data ponsel dapat digunakan untuk mendeteksi kecepatan pada jalan jika terdapat minimal 2 data posisi dan waktu ponsel yang kontinyu. 
Identifikasi Potensi Kawasan Desa Sokong Berdasarkan Karakteristik Fisik Dasar dan Fisik Binaan Ardi Yuniarman; Fariz Primadi Hirsan; Agus Kurniawan
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.12487

Abstract

Pertumbuhan penduduk berkorelasi cukup tinggi terhadap pemanfaatan lingkungan dan keberlanjutan hidup. Faktor kondisi fisik dasar dan kondisi fisik binaan menjadi hal yang selalu termanfaatkan akibat ekspansi manusia tehadap kebutuhan ruang. Desa Sokong termasuk dalam kawasan strategis dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonomi yang termasuk dalam kawasan strategis pembanguan perkotaan Tanjung dengan fungsi zona kawasan sebagai Pusat Kegiatan Wilayah Promosi (PKWP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kawasan Desa Sokong berdasarkan karakteristik fisik dasar dan fisik binaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis kualitatif dan analisis spasial menggunakan pendekatan SIG (Sistem informasi Geografis). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa potensi kawasan Desa Sokong berdasarkan karakteristik fisik dasar yaitu: topografi yang tidak tinggi dan tidak rendah; lereng yang landai; tanah yang subur; dan lokasi yang strategis. Sedangkan potensi kawasan Desa Sokong berdasarkan karakteristik fisik binaan yaitu: sebagai kawasan pengembangan wilayah perkotaan; memiliki akses jalan utama dan jalan kolektor menuju permukiman bagian dalam; terdapat aktivitas perdagangan yang cukup tinggi; dan terdapat pelabuhan rakyat dan aktivitas nelayan di bagian pesisir. 
Urgensi Kenyamanan Termal dalam Perspektif Pembelajaran Muhammad Muhaimin; Jumriani Jumriani; Eva Alviawati; Parida Angriani
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.6451

Abstract

Ketidaknyamanan di ruangan kelas dapat mengakibatkan penurunan produktivitas kegiatan belajar. Kenyamanan ruangan kelas dapat berpengaruh terhadap konsentrasi dan produktivitas siswa serta guru. Pembelajaran yang kurang memberdayakan lingkungan fisik, baik di kelas dan di lingkungan luar kelas dapat berdampak pada kualitas hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu, kondisi termal yang tidak nyaman dapat menyebabkan kelelahan dan hambatan dalam berpikir. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek kenyamanan termal dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian dilakukan menggunakan metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan termal merupakan satu aspek penting untuk diperhatikan pada pembelajaran. Sebagaimana sarana pendidikan merupakan penunjang bagi berlangsungnya proses belajar mengajar. Terdapat tiga aspek yang perlu diperhatikan untuk menentukan kualitas kenyamanan termal suatu ruang kelas. Pertama, kenyamanan termal aspek fisik merupakan perpaduan dari suhu, kelembaban udara, kecepatan aliran udara, suhu radiasi dengan panas yang dihasilkan oleh metabolisme tubuh. Kedua, kenyamanan termal aspek fisiologis tergantung pada temperatur badan manusia ke temperatur kulit serta tingkat berkeringat badan. Ketiga, Kenyamanan termal aspek psikologis merupakan kondisi pikiran yang mengekspresikan tingkat kepuasan seseorang terhadap lingkungan termalnya. Beberapa aspek dalam kenyaman termal tersebut merupakan faktor yang harus diperhatikan oleh sebuah lembaga pendidikan karena mempengaruhi kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah.
Studi Konten Pengetahuan Guru Geografi di SMA Kecamatan Majasari Tubagus Sultan Fadillah; Mushoddik Mushoddik
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i1.7864

Abstract

Konten pengetahuan guru mata pelajaran geografi diakui penting namun dalam implementasinya cenderung kontradiktif, buram dan bermasalah. Penelitian ini menawarkan studi konten pengetahuan guru geografi yang secara khusus bertujuan untuk menguraikan persiapan serta aktualisasi konten pengetahuan guru geografi untuk ditransfer pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model analisis interaktif. Subjek penelitian dipilih dengan purposive sampling berjumlah lima guru yang berasal dari sekolah menengah atas Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan dan aktualisasi konten pengetahuan guru geografi diadaptasi dalam tujuh komponen (Fakta, Observasi, Data, Persepsi, Klasifikasi, Desain, dan Pemecahan Masalah). Persiapan konten pengetahuan didominasi dengan pengalaman subjektif guru, serta pengaktualisasian transfer konten pengetahuan melalui model inquiry dan pelajaran berbasis masalah. Penelitian juga ini memberikan diskusi arah penelitian konten pengetahuan guru geografi dimasa mendatang.

Page 1 of 2 | Total Record : 14