cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
PENDAMPINGAN DISAIN KEMASAN MAKANAN TIPA-TIPA DI DESA MAROM KECAMATAN ULUAN KABUPATEN TOBA SAMOSIR Rimbun Siringoringo; Jamaluddin Jamaluddin; Yosephine Sembiring
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i2.1851

Abstract

Tipa-tipa merupakan salah satu makanan oleh-oleh yang sangat terkenal dari Toba Samosir. Produk ini menjadi salah satu wujud kearifan kuliner lokal di Toba Samosir, khususnya Kecamatan Uluan yang bersumber dari tradisi turun-temurun masyarakat lokal. Saat ini keberadaan ke dua jenis makanan lokal ini mengalami penurunan penjualan karena terhimpit oleh makanan atau jajanan kekinian yang banyak disediakan di toko-toko dan swalayan. Daya tarik disain dan kualitas kemasan yang masih sangat klasik dan sederhana, semakin kurangnya kepercayaan konsumen akan kebersihan dan kelayakan konsumsi makanan tipa-tipa dan sasagun, minimnya promosi dan informasi tentang produk pada wisatawan menjadi beberapa faktor utama penyebab nya. Melalui PKM ini, tim telah melakukan pendampingan disain kemasan, pelabelan makanan, dan pembungkusan makanan kepada masyarakat mitra. Masyarakat mitra pada PKM ini adalah kelompok pedagang tipa-tipa yang ada di Desa Marom, Kecamaan Uluan, Kabupaen Toba Samosir.  Pendampingan telah diakukan kepada masyarakat mitra di Desa Marom Trasnfer ipteks yang telah diaksanakan adalah desain kemasan, pelabelan kemasan, penggunaan sealer, penggunaan stempel kadaluarsa, serta pemilihan model-model kemasan modern.
PELATIHAN MEMBACA MENGGUNAKAN STRATEGI ELABORASI DENGAN MEMANFAATKAN CERITA DAERAH BUDAYA PANDALUNGAN DI SDN SUMBERBULUS 1 Hasan Suaedi; Bahtiar Hari Hardovi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v5i1.1969

Abstract

Membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa tingkat tinggi. Oleh karena itu, mengajarkan keterampilan membaca di sekolah memerlukan perencanaan yang cukup baik. Realitas yang terjadi, pembelajaran membaca di sekolah dasar masih konvensional. Artinya guru mesih belum menggunakan strategi yang baik dan belum menggunakan teks yang sesuai untuk siswa sekolah dasar. Berdasarkan masalah di atas, penggunaan strategi elaborasi bertujuan untuk mengatasi permasalahan pembelajaran keterampilan membaca di sekolah dasar. Selain menggunakan strategi elaborasi, pemilihan teks yang mengandung nilai-nilai positif sangat penting bagi siswa sekolah dasar.  Oleh karena itu, dalam pengabdian ini strategi elaborasi menggunakan teks cerita daerah budaya pandalungan. Tujuan menggunakan teks cerita budaya pandalungan agar dapat memperkenalkan budaya kearifan lokal, menanamkan nilai-nilai budaya lokal, dan menghasilkan produk berupa sumber belajar dan buku saku bagi guru ketika mengajarkan keterampilan membaca. Guna mencapai target yang diharapkan dalam pengabdian ini, maka kegiatan pengabdian ini direncanakan dalam bentuk pelatihan membaca menggunakan strategi elaborasi dengan cerita daerah budaya pandalungan. Adapun bentuk pelatihannya direncanakan memuat dua konsep utama. Pertama, memberikan pemahaman kepada pendidik tentang jenis-jenis membaca khususnya sekolah dasar. Kedua, memberikan pelatihan tentang penggunaan strategi elaborasi dengan menggunakan cerita daerah budaya Pandalungan.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PENGERINGAN RUMPUT LAUT HASIL PANEN DALAM UPAYA MENGHASILKAN PRODUK RUMPUT LAUT HALAL PADA KELOMPOK MASYARAKAT PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT PANTAI AMAL KOTA TARAKAN Rukisah Rukisah; Tri Paus Hasiholan Hutapea; Nuril Farizah; Awaludin Awaludin; Helman Helman; Nurazira Nurazira; Risman Risman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1519

Abstract

Budidaya rumput laut merupakan kegiatan utama sebagian besar masyarakat pesisir pantai Amal kota Tarakan untuk memenuhi kehidupan sehari-hari. Secara sederhana proses budidaya rumput laut diawali dengan pengikatan benih rumput laut pada tali, penanaman rumput di peraian kurang lebih selama dua bulan, dipanen, kemudian dilanjutkan proses pengeringan rumput laut selama 3-5 hari. Setelah rumput laut kering, rumput laut siap dijual. Pada proses pengeringan rumput laut, terdapat banyak hewan yang melintas, seperti ayam, tikus, anjing, kucing dan sapi. Hewan tersebut juga membuang kotorannya didaerah pengeringan rumput laut. Hal ini membuat produk rumput laut yang dihasilkan menjadi tidak halal. Oleh karena itu dilakukan sosialisasi mengenai pentingnya produk halal dan pelatihan pembuatan media pengeringan rumput laut agar menghasilkan produk rumput laut yang halal pada tanggal 07 September 2019 di rumah ketua RT 5 pantai amal sekaligus sebagai ketua kelompok petani rumput laut. Melalui kegiatan ini meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai produk halal dan menghasilkan produk rumput laut kota Tarakan yang halal.
FASILITASI PEMBERDAYAAN BUMDES DALAM PENGOLAHAN LIMBAH SEKAM PADI DAN KEONG SAWAH (Pila ampullacea) SEBAGAI PROGRAM RECYLE ECONOMY STUDI KASUS DI DESA SUKAMERTA KARAWANG Evi Selvi; Novian Ekawaty; Eva Fitrillia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v5i1.1955

Abstract

Produksi sekam yang menumpuk menyebabkan terbatas ruang penampungan limbah penggilingan padi. Sementara itu, kelimpahan keong sawah menjadi gangguan terhadap produksi padi. Tidak adanya pengelolaan yang efektif terhadap limbah sekam padi dan keong sawah menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan limbah sekam padi dan keong sawah (Pila Ampullacea), serta memberikan rekomendasi pemanfaatan keduanya untuk mendukung pengembangan perikanan budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan sekam padi yang menumpuk dan kelimpahan keong sawah disebabkan oleh terbatas ruang penampungan limbah, dan tidak adanya pengelolaan efektif terhadap limbah sekam padi dan keong sawah. Pengelolaan yang optimal untuk menangani limbah sekam padi dan keong sawah, yaitu mengolahnya menjadi pakan ikan. Komposisi nutrisi sekam padi dan keong sawah dinilai sesuai untuk kebutuhan pakan ikan dan lebih ekonomis dibandingkan pakan pabrikan. Efektivitas pengelolaan limbah sekam padi dan keong sawah dapat didorong melalui peran Badan Usaha Milik Desa, serta dukungan pemangku kepentingan terkait melalui penerapan prinsip co-management.  
WORKSHOP PENDIDIKAN LITERASI MEDIA DALAM MENANGKAL HOAX DI MEDIA SOSIAL KEPADA “KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA TARAKAN” KALIMANTAN UTARA Rita Kumala Sari; Siti Sulistyani Pamuji; Eva Apriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1486

Abstract

Literasi  secara umum adalah kemampuan individu mengolah dan memahami informasi saat membaca atau menulis.  Literasi tidak hanya pada persoalan membaca dan menulis, tetapi kemmpuan untuk memahami media merupakan salah satu jenis literasi. Literasi media merupakan seperangkat perspektif yang digunakan secara aktif saat mengakses media masa untuk menginterpretasikan pesan yang di hadapi. Meskipun beragam definisi tentang literasi media telah dikemukakan oleh banyak pihak, namun secara garis besar menyebutkan bahwa literasi media berhubungan dengan bagaimana khalayak dapat mengambil kontrol atas media. Literasi media merupakan skill untuk menilai makna dalam setiap jenis pesan, mengorganisasikan, dan kemudian membangun pesan untuk disampaikan kepada orang lain. Tujuan dalam program Program Kemitraan Masyarakat ini, yaitu untuk melalukan workshop pendidikan literasi media dalam menangkal hoax kepada komisi pemilihan umum kota tarakan. Target Khusus yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah pemahaman terhadap penyebaran hoax di medsos kpada kpu kota tarakan. Publikasi Ilmiah dalam bentuk Jurnal maupun poster. Metode yang akan dicapai dalam pencapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah dengan melakukan workshop pendidikan literasi media yaitu dengan memberikan pemahaman terhadap pentingnya pendidikan literasi bagi komisioner komisi pemilihan umum.
MEMBANGUN KETERAMPILAN MAHASISWA PERBATASAN KALTARA MELALUI TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PEMBUATAN PAKAN IKAN PADA MASA PANDEMI DAN PASCA COVID-19 Ricky F. Simanjuntak; Ridwansyah Ridwansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i2.1878

Abstract

Pandemi Corona viruses disease 2019 (Covid-19) yang menghantam dunia secara umum dan seluruh penjuru indonesia secara khusus telah meluluh-lantahkan ekonomi dari berbagai sektor termasuk sektor. Produksi dari hulu hingga ke hilir usaha sektor perikanan khususnya pakan budidaya harus bisa tetap terjaga di tengah pandemi global akibat Covid-19. Peningkatan produksi pakan tersebut harus ditopang dengan peningkatan keterampilan baik softskill dan hardskill bagi masyarakat terdampak, seperti mahasiwa perbatasan Provinsi Kaltara. Namun, beberapa kendala yang sering muncul dalam budidaya ikan air tawar adalah rendahnya pertumbuhan kultivan yang disebabkan oleh pemberian nutrisi dan pakan yang mengandung energi tinggi tetapi tidak mampu dicerna oleh  ikan. Disamping itu, pakan memiliki biaya operasional yang cukup tinggi yaitu sekitar 60%-70%, dimana sebagian besar dalam pemenuhan kebutuhan protein pakan disuplai dari penggunaan tepung ikan sedangkan, Indonesia memiliki ketergantungan terhadap bahan baku pakan ikan impor, namun berdasarkan perkembangan pandemi wabah Covid-19 yang menyebabkan semua pintu gerbang masuk (gateway) ke Indonesia ditutup menyebabkan pasokan pakan impor tidak tercukupi untuk menunjang produksi perikanan tawar, termasuk diwilayah Kaltara. Strategi khusus yang dilakukan untuk menunjang kebutuhan nutrisi dan pakan ikan adalah dengan menggunakan bahan baku alternatif yang mudah diperoleh diwilayah Kaltara sendiri. Adapun bahan baku alternatif yang bisa dijadikan pakan ikan mandiri yang mudah dan tidak bernilai ekonomis adalah ikan rucah, kepala udang, karamunting, daun pepaya. Bahan-bahan alternatif tersebut memiliki nutrisi yang dibutuhkan oleh kultivan jika diformulasikan menjadi pakan.
WORKSHOP PEMBELAJARAN BERBANTU SOFTWARE QUIZIZZ UNTUK MENINGKATKAN INOVASI DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PENDEMI COVID-19 Setia Widia Rahayu; Eka Widyawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i2.1852

Abstract

Semenjak Bulan Maret menteri Pendidikan di Indonesia secara resmi mengeluarkan keputusan untuk menerapkan School From Home (SFH). SFH sebagai salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Melalui school from home proses pembelajaran tetap berjalan lancar. Pembelajaran selama SFH  yang dilaksanakan melalui Daring. Guru dan siswa tetap dapat berinteraksi dan komunikasi dalam pembelajaran daring, melalui kelas virtual yang digunakan pada masing-masing sekolah. Guru menyampaikan materi dan memberikan tugas sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dalam pelaksanaan pembelajaran daring guru dituntut lebih kreatif dalam menyajikan materi maupun soal-soal yang akan diberikan kepada siswanya. Sebagian guru juga ada yang mengeluhkan pembelajaran daring karena keterbatasan pengetahuan dalam menggunakan software-software untuk pembelajaran daring. Berdasarkan hasil observasi tim pengabdian dilapangan maka akan dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat berupa workshop pembelajaran berbantu Quizizz  di SD Muhammadiyah 2 Tarakan. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi guru dalam pembelajaran daring selama pandemic Covid-19.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMP DALAM PEMBUATAN DAN PENERAPAN BAHAN MANIPULATIF MATEMATIKA Dwi Susanti; Alfian Mucti; Maharani Izzatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1541

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa dipengaruhi beberapa faktor. (1) kurangnya minat siswa, dikarenakan konsep yang abstrak.(2) metode dan model pembelajaran yang diterapkan guru cenderung sama, dikarenakan kesulitan dalam mengimplimentasikan kurikulum 2013. (3) penggunaan bahan manipulatif yang belum dimaksimalkan. Bahan manipulatif merupakan benda fisik yang dapat dimanipulasi siswa agar dapat mengkonstruk konsep matematika. Berdasarakan permasalahan tersebut diperlukan adanya kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan bahan manipulatif dalam pembelajaran matematika. Adapun tahapan kegiatannya; 1) Survei lokasi. 2) Menyiapkan sarana dan prasarana untuk kegiatan, 3) Pelatihan pembuatan dan penerapan  bahan manipulatif. 4) Pelatihan teori tentang metode dan model pembelajaran matematika. 5) Pelatihan teori tentang kurikulum 2013. 6) Pendampingan guru mitra dalam penerapan bahan manipulatif yang telah dibuat dalam pembelajaran matematika di sekolah. Hasil  pelaksanaan kegiatan pengabdian tersebut dapat disimpulkan antara lain; 1) menambah pengetahuan guru matematika SMPN 8 dan SMPN 9 Tarakan mengenai berbagai metode dan model pembelajaran kooperatif, 2) menambah pengetahuan guru mengenai pembuatan dan penerapan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013, 3) menambah pengetahuan dan ketrampilan guru matematika mengenai pembuatan dan penerapan bahan manipulatif matematika, dan 4) meningkatkan antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika dengan menggunakan bahan manipulatif, terbukti hampir 85% siswa aktif dalam pembelajaran.
PROGRAM BIMBINGAN DESAIN PEMBELAJARAN DARING BAGI GURU BAHASA INDONESIA DAN PENERAPANNYA PADA ERA PEMBELAJARAN NEW NORMAL DI SEKOLAH MTS NEGERI TARAKAN Siti Sulistyani Pamuji; Wening Tyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v5i1.1956

Abstract

Program Kemitraan kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melalukan program bimbingan bagi guru bahasa Indonesia terkait desain pembelajaran daring dan penerapannya pada era pembelajaran new normal di MTs Negeri Tarakan. Kegiatan pengabdian berupa peningkatan kompetensi guru yakni pemahaman mengenai desain pembelajaran meliputi penentuan metode, model, dan media pembelajaran yang tepat untuk diterapkan pada pembelajaran daring oleh siswa selama masa pandemik. Sehingga dengan program bimbingan yang akan dilakukan guru dapat menghasilkan desain pembelajaran daring yang akan digunakan dalam proses pembelajaran baik pola Belajar dari Rumah (BDR) maupun pada era pembelajaran new normal. Metode dalam PKM ini terdiri dari beberapa tahap meliputi tahap pendekatan (observasi awal dengan sekolah mitra, brainstorming mengenai permasalahan mitra), metode tahap pelaksanaan (melaksanakan program bimbingan) dan evaluasi pelaksanaan (melakukan evaluasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan). Hasil dari kegiatan ini berupa desain pembelajaran daring yang dibuat oleh guru dari program bimbingan yang dapat diterapkan kepada siswa dalam pembelajaran selama masa pademi.  
KLINIK MATEMATIKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MINAT, MOTIVASI, DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP DI WILAYAH PERBATASAN KALIMANTAN UTARA Ferryansyah Ferryansyah; Hermansyah Hermansyah; Eka Widyawati; Setia Widia Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v4i1.1487

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan Klinik Matematika untuk meningkatkan minat dan motivasi, serta kemampuan matematika siswa di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan, yang merupakan salah satu SMP di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Klinik matematika dimulai dengan mencari permasalahan minat dan motivasi dan melakukan konseling untuk membangkitkan minat dan motivasi belajar matematika siswa. Selain itu, melakukan tutorial terhadap siswa untuk meningkatkan kemampuan matematika siswa belajar matematika dengan mengelompokkan siswa sebanyak 3 orang per kelompok. Diperoleh hampir semua siswa tidak menyukai belajar matematika, karena sulit menghapal rumus matematika yang banyak, tidak paham atau susah mengerjakan soal matematika, anggapan menghitungkan dalam pelajaran matematika sangat melelahkan. Terlihat juga ketika siswa mengerjakan soal matematika yang dasar seperti pengoperasian campuran bilangan bulat, pecahan, bentuk decimal, persentase hanya sebagian kecil siswa yang dapat mengerjakan nya. Hasil akhir kegiatan Klinik Matematika bahwa pada setiap kegiatan siswa antusias, senang, tertarik, terlibat, dan perhatian terhadap pelajaran matematika mengikuti pelajaran matematika di kelas dan di rumah. Dan sebanyak 83% siswa terjadi peningkatan terhadap kemampuan matematikanya. Atau hanya 16% yang belum ada peningkatan sama sekali kemampuan matematika nya.