cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024)" : 30 Documents clear
Imobilisasi Crude Enzyme Dari Limbah Buah dan Sayur Menggunakan Material Berbasis Cangkang Telur Retnoningtyas, Ery Susiany; Anggorowati, Adriana Anteng; Santoso, Shella Permatasari; Ayuningtyas, Debora; Juanda, Kevina Tomiko
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1729

Abstract

Berlimpahnya sisa hasil pertanian seperti kulit buah, sisa sayur dan cangkang telur berpeluang untuk diolah menjadi produk yang berharga seperti enzim maupun biomaterial. Beralihnya proses industri ke arah yang lebih ramah lingkungan berangsur-angsur memunculkan kebutuhan enzim sebagai biokatalis reaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi limbah cangkang telur sebagai material support untuk mengimobilisasi crude enzyme yang dihasilkan dari fermentasi kulit buah naga, kulit jeruk, kulit alpukat dan sisa sayur yaitu sisa batang bawah kangkung. Penelitian dilakukan dalam lingkup skala laboratorium. Metode percobaan terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu: sintesa crude enzyme dari limbah buah dan sayur, purifikasi enzim dengan pemekatan, sintesa material berbahan dasar cangkang telur, dan tahap terakhir adalah imobilisasi crude enzyme ke dalam material. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membran cangkang telur (MCT) dan olahan cangkang telur menjadi material hydroxyapatite (HA) berpotensi menjadi material untuk mengimobilisasi crude enzyme berturut-turut: 33,05 ± 3,62 U.mL-1 dan 46,73 ± 0,27 U.mL-1 untuk MCT dan HA. Dari hasil ini mengindikasikan bahwa material HA lebih berpotensi daripada MCT untuk digunakan sebagai imobilisasi enzim. Material HA dari cangkang telur yang mampu mengimobilisasi crude enzyme ini memberikan gambaran akan manfaat limbah menjadi produk yang dapat digunakan untuk pengembangan proses di industri yang konsen terhadap lingkungan.
Integrated Nutrient Management and Intercropping in Increasing the Productivity of Curly Chili (Capsicum Annum L) Alwan, Nur Ibnu; Nihayati, Ellis; Maghfoer, Moch Dawam
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1645

Abstract

Curly chili (Capsicum annum L.) is one horticultural commodity with good development prospects. The productivity of chili plants in Indonesia is quite low. The cause is low land productivity due to intensive planting and excessive use of inorganic fertilizers. One way to overcome this problem is by combining inorganic and organic fertilizers. This research aims to obtain the proportions of various nutrient sources and types of intercropping that can increase the production of curly red chili plants. This research was conducted in June – December 2021 in Wonorejo Village, Poncokusumo District, Malang Regency. This research used a Randomized Block Design (RBD). (P0) chili monoculture (P1) chili + pakchoy (P2) chili + cabbage (F0) 100% inorganic (F1) 75% N + 20 t goat manure + PGPR 10 ml 1-1 (F2) 75% N + 20 t goat manure + PGPR 20 ml 1-1 (F3) 50% N + 30 t goat manure + PGPR 20 ml 1-1. The results showed that the P1F2 treatment: chili + pakcoy, 75% N + 20 t goat manure + PGPR 20 ml 1 showed high growth results, namely plant height, number of leaves and stem diameter, and the highest yield component per hectare, namely 8.6 tons/ha.
Analysis of Rice Fields Conversion to Improve Control Strategies: A SWOT Framework Saragih, Jef Rudiantho; Sitepu, Dhenny Valentino P. A.; Nurhayati, Nurhayati
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1702

Abstract

Rice fields are the leading supplier of rice in Indonesia. The conversion of rice fields is a severe problem that needs to be addressed to support food security. This study aims to formulate a strategy to control the conversion of rice fields in Pematangsiantar City. We conducted a comprehensive SWOT analysis, identifying the strengths, weaknesses, opportunities, and threats to control rice field conversion. This analysis was based on focus group discussions and in-depth interviews with 24 key respondents. Based on the evaluation matrix of internal and external factors and the strategy matrix, the strategies to control rice field conversion are aggressive (SO strategy), adaptive (WO strategies), and competitive (ST strategies). The main strategies are regulatory consistency, incentive, and disincentive systems, preparation of LP2B Perda, consistency in issuing non-agricultural sector permits, and institutional capacity building of rice farmers. This research is the latest comprehensive study in formulating control strategies for rice field conversion in Pematangsiantar City. The contribution is a strategy that can be used as an action program to control the conversion of rice fields. Implementing the strategy requires technical and political will from all stakeholders, especially local government, legislators, and farmers.
Efektivitas Kascing dan Kompos BSF (Black Soldier Fly) terhadap Serapan Hara N, P, Pertumbuhan dan Produksi Tomat Ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) pada Tanah Salin Riski, Aqilla Wulan; Widjajani, Bakti Wisnu; Mindari, Wanti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kascing (cairan hasil dekomposisi cacing tanah) dan kompos BSF (Black Soldier Fly) dalam meningkatkan serapan hara nitrogen (N) dan fosfor (P), pertumbuhan, serta produksi tomat ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme)) pada tanah salin. Tanah salin sering menjadi kendala dalam budidaya tanaman, karena kandungan garam yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan dan serapan hara oleh tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu perlakuan kontrol (tanah salin tanpa perlakuan), perlakuan kascing, perlakuan kompos BSF, dan kombinasi perlakuan kascing dan kompos BSF. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Data yang dikumpulkan meliputi serapan hara N dan P oleh tanaman, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, berat buah per tanaman, dan bobot segar total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kascing, kompos BSF, maupun kombinasi kascing dan kompos BSF secara signifikan meningkatkan serapan hara N dan P oleh tanaman tomat ceri pada tanah salin. Selain itu, perlakuan tersebut juga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman, terlihat dari peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah bunga. Produksi buah tomat ceri juga mengalami peningkatan yang signifikan akibat pemberian kascing, kompos BSF, dan kombinasi kascing dan kompos BSF.
Karakter Agronomi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diberi Perlakuan Pupuk Kasgot dan Zeolit di Tanah Inceptisol Kharisun, Kharisun; Pramesti, Varadita Anggraeni; Hidayah, Ratri Noor; Kurniawan, Ruly Eko K.; Purwanto, Purwanto
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan kasgot dan zeolit terhadap karakter agronomi tanaman bawang merah di Inceptisol. Penelitian dilaksanakan di Screen House, Laboratorium Ilmu Tanah, dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kasgot yang terdiri dari 5 taraf yaitu K0: kontrol, K1: 500 kg. ha־¹, K2: 1000 kg. ha־¹, K3: 1500 kg. ha־¹, dan K4: 2000 kg.ha־¹ dan faktor kedua dosis zeolit yang terdiri dari 2 taraf yaitu Z0: kontrol dan Z1: 500 kg. ha־¹ Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, panjang akar, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering umbi, bobot kering total umbi, bobot basah tanaman dan bobot kering total tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kasgot dosis 1000 kg. ha־¹ ampu meningkatkan variabel tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering askip umbi, bobot kering total umbi dan bobot kering total tanaman.  Pemberian zeolite meningkatkan beberapa komponen pertumbuhan dan produksi tanaman yaitu : tinggi tanaman,panjang akar, bobot basah umbi, bobot kering askip umbi, berat kering total umbi, berat basah tanaman, dan berat kering total tanaman.  Pengaruh interaksi antara pupuk kasgot dan zeolite diperoleh pada variabel jumlah anakan dan jumlah umbi, dengan kombinasi perlakuan terbaik dosis pupuk kasgot 1000 kg. ha־¹ dan zeolit 500 kg.ha־¹.
Technical Efficiency of Smallholder Oil Palm Farms in Batanghari District Jambi Province, Indonesia Chaira, Nabila; Rifin, Amzul; Rachmina, Dwi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1790

Abstract

Smallholder oil palm farming is the main livelihood in Batanghari District, although its productivity has not shown maximum results. Maximum productivity achieved, it is necessary for farmers to do their business efficiently. This study aims to analyze technical efficiency and socio-economic factors that affect the technical efficiency of smallholder oil palm farming in Batanghari District. The research sample was determined using the multistage sampling method, which was used to sample farmers using simple random sampling. The number of respondents was 100 farmers. The stochastic frontier production function was used for data analysis. The results showed that the average technical efficiency of oil palm farming was 0,89 and had reached efficiency. However, this level can still be increased by 0,11 to achieve the highest level of technical efficiency. The technical efficiency of farming is affected by socio-economic factors, namely farming experience, distance from home to the farm, and the existence of partnerships. Based on the study's results, the technical efficiency of oil palm cultivation can be improved by utilizing production parameters precisely and accurately and increasing farmers' resources to achieve maximum production. For sustainable agricultural development, further research is needed to analyze the economic efficiency of oil palm farming so that the overall picture of both technical and economic efficiency can be seen. 
Aplikasi Ekstrak Rebung Bambu sebagai GA3 Alami untuk Meningkatkan Kualitas Buah Anggur (Vitis vinifera L.) Varietas Kediri Kuning Mayadewi, Ni Nyoman Ari; Astawa, I Nyoman Gede; Danga, Jeni Rambu Yaku
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1705

Abstract

Anggur var. Kediri Kuning adalah varietas anggur unggulan yang dibudidayakan di Indonesia. Gibberellic Acid/GA3 merupakan salah satu ZPT yang menginduksi terjadinya partenokarpi, mempengaruhi perkembangan biji dalam buah. Rebung bambu merupakan bahan alami penghasil GA3 yang bisa dijadikan alternatif untuk meningkatkan kualitas buah anggur var. Kediri Kuning. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal yaitu aplikasi ekstrak rebung bambu yang terdiri dari beberapa konsentrasi yaitu : K0 = tanpa disemprot, K1 = konsentrasi 25%, K2 = konsentrasi 50%, K3 = konsentrasi 75%, K4 = konsentrasi 100%, K5 = GA3 sintetis 200 ppm (kontrol positif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi/pemberian ekstrak rebung bambu berpengaruh tidak nyata terhadap variabel morfologi buah anggur varietas Kediri Kuning. Terdapat kecenderungan pemberian konsentrasi ekstrak rebung bambu 50% mampu meningkatkan jumlah beri/tandan (43,66%), berat beri/tandan (35,54%), kandungan vitamin C (131,56%), kapasitas antioksidan (144,16%), serta mampu menurunkan jumlah biji/beri (20,24%), berat biji/beri (36,43%), total asam (68,89%) dibandingkan dengan control. Aplikasi ekstrak rebung bambu sebagai sumber GA3 pada stadia bunga mekar mampu meningkatkan kualitas anggur var. Kediri Kuning, walaupun belum bisa menciptakan anggur tanpa biji (seedless).
Exploration of the Dayak Onion (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) in the Borderlands of North Kalimantan, Indonesia Sekarsari, Retno Ayu; Damanhuri, Damanhuri; Kuswanto, Kuswanto
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1659

Abstract

The Dayak onion (Eleutherine palmifolia (L.) Merr) is a plant endemic to Kalimantan, Indonesia, known for its medicinal properties. This study explores the distribution and morphological diversity of Dayak onions in the border areas of North Kalimantan, encompassing Tana Tidung, Bulungan, Malinau Regencies, and Tarakan City. Fifteen unique accessions were collected, and their morphological traits were characterized both qualitatively and quantitatively. The distribution analysis revealed an even spread of Dayak onions across the studied regions. The diversity analysis, using the Shannon-Wiener index, indicated variations in certain quantitative traits like plant height and root length, while qualitative traits like leaf and bulb characteristics remained largely uniform. Principal Component Analysis (PCA) identified key morphological characters contributing to the observed diversity, and cluster analysis revealed kinship relationships among the accessions, with some groups showing high similarity coefficients. This research provides valuable insights into the distribution, diversity, and genetic relationships of Dayak onions in North Kalimantan, contributing to potential agricultural and conservation applications.
Contribution of Non-Wood Forest Products to Community Income Around Mount Bromo Forest Areas with Special Purposes Agustina, Ana; Wardana, Miki Satria; Rahmadwiati, Rissa
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1747

Abstract

. Utilization of Non-Wood Forest Products (NWFP) by the community is divided into three categories according to economic value, namely the level of subsistence, the level of local use, and commercial. The interaction of the surrounding community with KHDTK Mount Bromo includes various uses of the area in the form of wood and non-wood, including NWFPs. Therefore, it is necessary to study the contribution of NWFPs to the income of the people around KHDTK Mount Bromo. This study aims to assess the potential of Non-Wood Forest Products (NWFPs) in the vicinity of KHDTK Mount Bromo and determine their contribution to the local community's income.  This study was conducted from January to March 2023, this study used an interview method with a questionnaire to obtain information from respondents chosen by purposive sampling in Delingan Village, Gedong Village, and Sewurejo Village, Karanganyar Regency, Central Java. The results of this study obtained information that the contribution of NWFPs to the income of the community around KHDTK Mount Bromo was 17.3% in Delingan Village, 5.18% in Gedong Village, and 20% in Sewurejo Village with the largest potential for NWFPs in the three research locations were durian, with an annual yield in Delingan Village of 1,040 kg, Gedong Village of 415 kg, and Sewurejo Village of 1,625 kg. The contribution of NWFPs in rupiah in Delingan Village is IDR 95,815,000/year; in Gedong Village is IDR 54,100,000/year; and in Sewurejo Village is IDR 116,490,000/year. The results of the F-test showed significant results with factors such as the age of the respondent, number of family members, education, land area, and distance from house to land on NWFP's income.
Aksi Gen dan Daya Gabung pada Persilangan Jagung Ketan Ungu terhadap Karakter Hasil Arsyam, Asriyanto; Saptadi, Darmawan; Sugiharto, Arifin Noor
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1750

Abstract

Program pengembangan hibrida unggul baru terus dilakukan mengingat tingginya permintaan jagung. Pemahaman sifat aksi gen yang terlibat dalam sifat tertentu sangat penting untuk meningkatkan hasil panen. Persilangan dialel berguna untuk menentukan aksi gen aditif dan non-aditif yang mengendalikan sifat-sifat yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai aksi gen dan kemampuan kombinasi pada persilangan jagung ungu. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur dengan ketinggian tempat ± 600 m dpl dengan suhu harian 18,1-31,0⁰C. Bahan yang digunakan adalah empat galur tetua jagung ungu 12 M - 01, 12 M - 02, 12 M - 03, 12 M - 04. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan perkawinan diallel penuh dengan 16 kombinasi persilangan yang terdiri dari 4 tetua, 6 persilangan antara tetua dan 6 persilangan resiprok dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan varians daya gabung umum (DGU) dari tertinggi ke rendah secara berurutan terdapat pada karakter diameter tongkol (2.7678), berat jagung tanpa klobot (1.1522), berat tongkol (0.8112), berat 100 biji (0.426), kadar Brix (0.3266), jumlah baris biji/tongkol (0.2238), panjang tongkol (0.0861) dan berat jagung dengan klobot (-1.5091). Varians daya gabung khusus (DGK) dari tertinggi ke rendah secara berurutan terdapat pada karakter berat jagung dengan klobot (49.6993), berat jagung tanpa klobot (36.1253), berat tongkol (7.0353), kadar Brix (3.0065), panjang tongkol (2.1695), diameter tongkol (0.7424), jumlah baris biji/tongkol (-0.3573) dan berat 100 biji (-5.3678). Rasio varians DGU:DGK tertinggi ke terendah terdapat pada karakter diameter tongkol (3.7285), berat tongkol (0.1153), kadar Brix berat (0.1086), panjang tongkol (0.0397), berat jagung tanpa klobot (0.0319), berat jagung dengan klobot (-0.0304), jumlah baris biji/tongkol (-0.06264) dan berat 100 biji (-0.0794). Nilai rasio σ2DGU/σ2DGU yang bernilai kurang dari satu menunjukkan pengaruh DGK lebih besar daripada pengaruh DGU. Aksi gen non aditif terdapat pada karakter jumlah baris biji per tongkol, panjang tongkol, berat tongkol, berat 100 biji, berat jagung tanpa klobot, berat jagung dengan klobot dan kadar Brix. Derajat dominansi menunjukkan dominansi parsial terjadi pada karakter diameter tongkol. Dominansi berlebihan positif terjadi pada beberapa karakter berat jagung dengan klobot, berat jagung tanpa klobot, panjang tongkol, berat tongkol, berat 100 biji dan kadar Brix serta negatif pada karakter jumlah baris biji/tongkol.

Page 1 of 3 | Total Record : 30