cover
Contact Name
Chairunnisa Murniati
Contact Email
chairunnisa.murniati@bkkbn.go.id
Phone
+6281932570347
Journal Mail Official
e-jurnal@bkkbn.go.id
Editorial Address
Jl. Permata No. 1, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Keluarga Berencana
ISSN : 25273132     EISSN : 25033379     DOI : -
Jurnal Keluarga Berencana (JKB) awal merupakan berupa Jurnal Kependudukan dan Keluarga Berencana, seiring dengan perkembangan teknologi yang awalnya diterbitkan secara manual, sekarang Jurnal Kependudukan dan Kependudukan tidak diterbitkan lagi dengan cetakan kertas tapi di terbitkan secara online. Akhirnya nama Jurnal Kependudukan dan Keluarga Berencana berubah menjadi Jurnal Keluarga Berencana.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Demografi
Articles 58 Documents
FENOMENA KUNJUNGAN WISATAWAN TIMUR TENGAH DAN KONDISI KEPENDUDUKAN DI PUNCAK BOGOR Septi Nurhayati; Darojad Nurjono Agung
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i1.16

Abstract

Kehadiran wisatawan timur tengah di puncak bogor membawa dampak sosial, budaya, ekonomi dan kependudukan bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi kependudukan dan upaya/kebijakan pemerintah daerah setempat yang sudah dilakukan di kawasan Puncak Bogor saat ini seiring semakin banyaknya kunjungan wisatawan timur tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan terpilih. Hasil penelitian ini menunjukkan masyarakat menanggung dampak social, ekonomi, budaya dan kesehatan serta kependudukan. Kesempatan kerja informan menjadi nilai positif bagi masyarakat. Aspek budaya dimana makin merebaknya komunitas arab dan bahasa arab menjadi bahasa seharian sehingga mengancam budaya lokal. Aspek sosial masih adanya praktek kawin kontrak dengan wisatawan timur tengah. Dari aspek kependudukan terjadinya kelahiran anak yang orang tuanya beda kewarganegeraan dan perkawinan dan perceraian dianggap hal yang biasa terjadi. The presence of middle eastern tourists at the top of Bogor brings social, economic and population impacts on the local community. The purpose of this study was to determine the condition of the population and the efforts / policies of the local government that have been carried out in the Puncak Bogor area today as more and more Middle Eastern tourists visit. The research method uses a qualitative approach by conducting in-depth interviews with selected informants. The results of this study indicate that the community bears social, economic, cultural and health impacts as well as population. Informant job opportunities become a positive value for the community. Cultural aspects which increasingly spread Arabic and Arabic language into a language all day that threatens local culture. Social aspects of the practice of contract marriages with middle east tourists. From the aspect of population the occurrence of the birth of children whose parents are different citizenship and marriage and divorce are considered normal.
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMAKAIAN KONTRASEPSI, PENENTUAN JUMLAH ANAK, DAN NIKAH MUDA DI PROVINSI KALIMANATAN SELATAN Candra Kusuma Negara; Doni Wibowo; Yuseran
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v2i1.18

Abstract

Menikah dan punya keturunan merupakan dambaan setiap keluarga, namun dalam proses pembentukan keluarga kecil yang maju, sejahtera dan mandiri sangat berkaitan erat dengan pelaksanaan program keluarga berencana. Program ini juga yang secara khusus akan ditingkatkan guna mencegah masalah klasik yang terus muncul di Indonesia yaitu kemiskinan. Kemiskinan ini terjadi oleh karena besarnya jumlah penduduk tidak diimbangi dengan pemenuhan kebutuhan hidup yang layak bagi keluarga maupun generasi baru yang muncul. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi berbagai hal dalam pemakaian kontrasepsi, dan penentuan jumlah anak, dan nikah muda. Penelitian menggunakan studi fenomenologi Kualitatif. Pengambilan data menggunakan indepth interview pada 16 Orang partisipan di Kab.HSU, Kab.HST, dan Kab.Tanah Bumbu. Metode analisis menggunakan Creswell. Beragam persepi yang ditemuakan pada pengambilan keputusan kontrasepsi, penentuan jumlah anak dan nikah muda seperti 1) Berbagai respon dalam pengambilan keputusan dalam pemakaian kontasepsi KB dipengaruhi oleh adanya gangguan fisiologis, faktor ekonomi, faktor pengetahuan, sikap terhadap KB, dan budaya adat istiadat/tradisi. 2) Berbagai keputusan dalam penentuan jumlah anak dipengaruhi oleh adanya kesepakatan untuk menentukan jumlah anak, faktor informasi, menerima kenyataan, dan faktor agama/keyakinan. 3) Berbagai keputusan yang mempengaruhi menikah di usia muda dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, untuk memperoleh keturunan, media teknologi, orang tua, konsep diri, dan lingkungan. Respon yang terungkap di dalam penelitian ini merupakan penyebab yang membuat sebab akibat dari berbagai kejadian. Adanya bebarapa faktor kesenjangan/dilema antara fakta dan opini yang selama ini berkembang sudah dapat terjawab di dalam penelitian ini.
ANALISIS KETERLAMBATAN OPERASI ELEKTIF DI KAMAR BEDAH RS AWAL BROS PEKANBARU TAHUN 2017 Fani Farhansyah
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.001 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keterlambatan operasi elektif di ruang operasi Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Variabel yang diteliti adalah kedatangan tim bedah, kedatangan pasien, waktu persiapan pasien, operasi cito sebelumnya, keterlambatan bedah sebelumnya, kelengkapan alat bedah, kelengkapan administrasi dan kondisi medis pasien. Penelitian ini adalah penelitian gabungan kuantitatif dan kualitatif, menggunakan data retrospektif dengan desain penelitian cross sectional diikuti oleh concensus decision making grup (CDMG). Sampel dalam penelitian ini menggunakan perhitungan rumus Slovin, dengan ukuran sampel 100 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian dan data sekunder dari laporan kinerja ruang bedah. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian pada uji statistik bivariat, dari semua variabel yang diteliti ada 3 yang memiliki hubungan signifikan dengan keterlambatan operasi elektif, yaitu kedatangan pasien, waktu persiapan pasien, dan keterlambatan operasional sebelumnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keterlambatan operasi elektif adalah 81,15 menit jauh di atas standar kualitas rumah sakit <30 menit.
ANALISIS PROSES PELAYANAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT AWAL BROS BATAM TAHUN 2010 Widya Putri; Suprijanto Rijadi; Kurnia Sari
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.203 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i2.21

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah jumlah pasien yang membatalkan rawat jalan di Rumah Sakit Awal Bros Batam yang mungkin disebabkan oleh masa tunggu yang lama, angkanya berkisar dari 4% bulan dari total kunjungan. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya kualitas layanan dan penghancuran kinerja rumah sakit. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mencari informasi dan mengetahui penyebab pasien lama menunggu dengan melakukan penelitian di sub-unit yang relevan di unit rawat jalan pengamatan langsung , wawancara mendalam dan tinjauan dokumen. Berdasarkan hasil, sub-unit yang berkontribusi besar terhadap lama menunggu pasien adalah subunit Rekam Medis selama proses file persiapan file Rekam Medis dan dalam penelitian ini, terlalu banyak waktu setiap proses melalui mana pasien sehingga dapat digunakan sebagai pedoman untuk standar waktu perawatan pasien Rumah Sakit Awal Bros Batam. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa sebagai unit Rawat Jalan yang terdiri dari sub-unit sub unit, diperlukan prosedur operasi standar yang menetapkan keseluruhan sebagai satu unit untuk layanan di Rumah Sakit, sehingga memudahkan koordinasi dan evaluasi layanan.
PERAN PENGAMBIL KEPUTUSAN TERHADAP PENGGUNAAN MKJP DI INDONESIA: ANALISIS LANJUT DATA SRPJMN TAHUN 2017 Tien Ihsani; Caroline Endah Wuryaningsih; Sukarno Sono
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.69 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i2.22

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang merupakan jenis kontrasepsi yang efektif dari segi biaya dan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, namun peningkatan penggunaan MKJP di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan sangat lambat. Pengambil keputusan ber-KB merupakan target dalam sasaran program komunikasi KB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pengambil keputusan terhadap penggunaan MKJP. Desain penelitian adalah cross sectional. Sampel penelitian ini adalah akseptor kontrasepsi modern yang diambil data sekunder hasil Survei Indikator Kinerja Program KKBPK RPJMN tahun 2017 sejumlah 20109 orang. Data dianalisis dengan regresi logistik ganda. Pengambilan keputusan yang dilakukan secara bersama oleh akseptor bersama pasangan atau bersama penyedia layanan secara substansi mempunyai peluang yang lebih besar terhadap penggunaan MKJP. Hubungan pengambil keputusan dengan penggunaan MKJP berbeda menurut sumber layanan setelah dikontrol variabel umur, pendidikan, tempat tinggal, jumlah anak, rencana punya anak, sumber layanan dan konseling KB. Pada sumber layanan pemerintah peluang penggunaan MKJP menjadi kecil pada pengambilan keputusan yang dilakukan bersama daripada pengambilan keputusan yang dilakukan oleh akseptor sendiri. Disarankan untuk dapat meningkatkan peran pasangan odan penyedia layanan untuk mendiskusikan pemilihan alat kontrasepsi dengan akseptor.
STUDI PROSES PEMULANGAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT AWAL BROS BATAM TAHUN 2010 Retno Kusuma; Suprijanto Rijadi; Kurnia Sari
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.609 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i2.23

Abstract

Tesis ini membahas proses pemulangan pasien rawat inap di Rumah Sakit Awal Bros Batam dalam rangka mencari penyebab ketidaklancaran proses yang setiap harinya telah dilaksanakan di rumah sakit ini melalui sudut pandang sistim. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menyarankan untuk memperbaiki sistem pemulangan pasien rawat inap yang terintegrasi, melakukan rapat koordinasi berkala dengan unit-unit terkait, dan menggunakan teknologi terbaru untuk efisiensi waktu dan SDM
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN MEDICAL CHECK UP DI WESTERINDO LABORATORIUM KLINIK UTAMA TAHUN 2014 Mulyana
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.147 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i1.24

Abstract

Fakta menunjukkan bahwa banyak lembaga perawatan kesehatan swasta yang runtuh karena tidak mampu bersaing untuk pasien, tidak terkecuali lembaga perawatan kesehatan sebagai klinik swasta yang dimaksudkan untuk melakukan pemeriksaan medis. Pengamatan dilakukan oleh para peneliti di klinik Westerindo memperoleh informasi bahwa sering ada keluhan pelanggan terhadap layanan pemeriksaan medis dan menghasilkan penurunan jumlah kunjungan dan penurunan target dalam empat bulan terakhir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pelanggan dengan layanan medical checker up Westerindo pada tahun 2014. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-April 2014, jenis desain cross-sectional, responden yang berknjung pasien ke klinik berjumlah untuk 78 orang. Variabel yang diteliti adalah waktu tunggu, keramahan, kompetensi personel, kinerja personel, kenyamanan, fasilitas, dan kelengkapan biaya layanan. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepuasan pasien adalah waktu tunggu (nilai p = 0,040; OR = 3,131), keramahan (nilai p = 0,044; OR = 3,0) dan biaya layanan (nilai p = 0,011; ATAU = 4.082). Selain itu, hasil regresi logistik menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan terkait dengan kepuasan pasien adalah pekerja perhotelan (nilai p = 0,013; OR = 4,362) setelah dikendalikan oleh biaya variabel, waktu tunggu dan penampilan petugas. Saran: personel harus lebih ramah dalam melayani pasien, biaya yang ditetapkan relatif terjangkau, waktu pemeriksaan harus lebih cepat dan penampilan petugas harus lebih baik
PEMETAAN PRILAKU PENGGUNAAN MEDIA INFORMASI DALAM MENGAKSES INFORMASI KESEHATAN REPRODUKSI DI KALANGAN PELAJAR DI JAWA BARAT Susanne Dida; Syauqy Lukman; Sukarno Sono; Feliza Herison; Centurion Chandratama Priyatna; Arif Rifqi Zaidan; Titut Yuli Prihyugiarto
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.912 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengetahui dan kemudian menjabarkan perilaku penggunaan media informasi di kalangan remaja dalam mencari informasi tentang kesehatan reproduksi; serta (b) perilaku penggunaan internetnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan populasi remaja tahun pertama hingga keempat dengan rentang umur 18 hingga 24 tahun yang berada di Jawa Barat. Penggumpulan data akan dilakukan melalui angket, wawancara dan observasi. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan dengan tujuan menggambarkan atau mendeskripsikan obyek dan fenomena yang berkaitan dengan komunikasi kesehatan, khususnya seputar informasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja dengan tujuan untuk memetakan pola, prilaku penggunaan media informasi di kalangan remaja di Jawa Barat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa platform media informasi yang banyak diakses di kalangan remaja adalah melalui media sosial, paling tinggi instagram dan twitter sedangkan paling rendah koran kemudian diikuti radio. Metode penyampaian pesan dengan infografis dan meme dirasa paling efektif disampaikan melalui media sosial, ini menjadi sesuatu yang perlu diperhatikan dalam mengemas pesan-pesan kesehatan reproduksi untuk remaja, baik oleh BKKBN, maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA KEKERASAN PADA PEREMPUAN DI KOTA PEKANBARU NL. Meilani; Hesti Asriwandari
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.807 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i1.26

Abstract

Artikel ini bertujuan mengukur dan menganalisis faktor yang mempengaruhi terjadinya kekerasan pada perempuan di Kota Pekanbaru. Data Susenas 2015 menjadi sumber data yang dianalisis dengan menggunakan software Stata 13. Teknik analisis yang dilakukan adalah analisis bivariat dan multivariat. Karakteristik latar belakang, aspek sosial ekonomi dan kependudukan menjadi variabel independen (X) dan kekerasan pada perempuan sebagai variabel dependen (Y). Hasil analisis menunjukkan bahwa karakteristik latar belakang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap munculnya kekerasan pada perempuan di Kota Pekanbaru, terutama pada variabel umur dan status perkawinan. Pada aspek sosial ekonomi, hanya variabel pendidikan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap munculnya kekerasan pada perempuan di Kota Pekanbaru. Mobilitas sebagai salah satu derivasi aspek kependudukan ditemukan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap munculnya kekerasan pada perempuan di Kota Pekanbaru.
KEBIJAKAN DAN POTENSI DAERAH MENGHADAPI BONUS DEMOGRAFI MENUTUP: TRANSISI DEMOGRAFI LANJUT Darojad Nurjono Agung
Jurnal Keluarga Berencana Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Keluarga Berencana
Publisher : Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.705 KB) | DOI: 10.37306/kkb.v4i2.27

Abstract

Bonus demografi masih di tingkat nasional. Daerah perlu peka terhadap perubahan dinamika kependudukan diwilayahnya bahwa bonus demografi peluang sekali, rentang waktu cukup singkat dan menutup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana kepekaan pemerintah daerah terhadap bonus demografi dan bagaimana kondisi masyarakat di wilayah yang sedang menghadapi bonus demografi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokus penelitian ditentukan berdasarkan kriteria wilayah yang sedang mengalami bonus demografi yaitu Sulawesi Utara, Jawa Timur dan Bali dan selanjutnya diambil 1 kabupaten yang tertinggal dengan indikator IPM rendah. Hasilnya menujukkan pemerintah daerah kabupaten ada yang belum terpapar pemahaman bonus demografi, sedangkan di tingkat provinsi antar instansi belum mempunyai pemahaman yang sama tentang bonus demografi. Adanya kebijakan pusat dangan daerah yang belum serasi dan sinergis mengoptimalkan bonus demografi. Bonus demografi diiringi meningkatknya usaha mikro dan industri kecil sebagai upaya penciptaan kerja mandiri. Masyarakat belum menyadari adanya bonus demografi dan berharap peran pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas pelatihan keterampilan dan keahlian yang dapat diakses secara online.