cover
Contact Name
Nurlina Ariani Hrp
Contact Email
nurlinaariani@yahoo.com
Phone
+6281362067516
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 126A km.3,5 Aek Tapa Rantauprapat Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS)
ISSN : 2460593X     EISSN : 26855585     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS) diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.JPMS diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.
Articles 360 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF LEARNING TIPE TAPPS MENGGUNAKAN ALAT PERAGA TERPISAH DAN TIPE TPS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA KELAS X MATERI RUANG DIMENSI TIGA DI SMAN 2 RANTAU SELATAN Hasibuan, Lily Rohanita; Juliyanti, Eva
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.1672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk Kemampuan Pemecahan Masalah siswa pada materi Ruang Dimensi Tiga yang diajar dengan Model Kooperatif Learning Tipe TAPPS dengan Alat Peraga Terpisah Lebih baik daripada siswa yang diajar dengan Tipe TPS di Kelas X SMAN 2 Rantau Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen dengan menggunakan 2 Kelas yang terdiri dari 2 Kelompok eksperimen yaitu kelas eksperimen I kelas X-9 dengan model pembelajaran Tipe TAPPS dengan Alat Peraga Terpisah berjumlah 36 siswa, sedangkan kelompok eksperimen II kelas X-8 dengan model pembelajaran Tipe TPS  dengan Alat Peraga Terpisah berjumlah 40 siswa.Tes berbentuk uraian sebanyak 6 soal. Instrumen pengumpulan data yaitu dengan mengadakan tes kepada siswa pada kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II. Pre tes dilakukan untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan post tes dilakukan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa. Dari hasil penghitungan diperoleh thitung (th) sebesar 3,386. Setelah dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikansi 5% dan dk 74 sebesar 1,993 ternyata thitung  lebih besar dari ttabel Karena thitung  >  ttabel  (3,386  > 1,993)  maka H 0 ditolak H a diterima. Maka dapat disimpulkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar menggunakan pembelajaran model Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) lebih baik dibandingkan hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajar menggunakan pembelajaran model Think – Pair – Share (TPS) di SMAN 2 Rantau Selatan.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil dan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Pencemaran Lingkungan di Kelas X MIA SMAN 6 Binjai TP 2018-2019 Amelia Pertiwi Pasaribu, Putri; Simatupang, Halim
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.1655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok pencemaran lingkungan kelas X MIA SMAN 6 Binjai TP 2018-2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana populasinya adalah seluruh siswa kelas X MIA, Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara acak (Random sampling). Dua kelas sebagai sampel yaitu kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dan XI MIA 2 sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan problem based learning. Kelas eksperimen berjumlah 35 orang dan kelas kontrol berjumlah 29 orang, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 62 orang. Rata–rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 82,43 dan kelas kontrol  75,69. Uji hipotesis menunjukkan bahwa perhitungan thitung ≥ ttabel (3,404 ≥ 1,999) yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Maka, disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Untuk perhitungan aktivitas belajar siswa diperoleh rata-rata nilai aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen (89) lebih tinggi dibanding niali rata-rata kelas kontrol (65,4). Uji hipotesis menunjukkan thitung ≥ ttabel (3,48 ≥ 1,99), maka dinyatakan H0ditolak dan Haditerima. Dengan demikian ada pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap aktivitas belajar siswa. Maka dari itu, dapat dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas X MIA SMAN 6 Binjai TP 2018-2019.   
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Terhadap Hasil dan Aktivitas Belajar Siswa pada Materi Pencemaran Lingkungan di Kelas X MIA SMAN 6 Binjai TP 2018-2019 Amelia Pertiwi Pasaribu, Putri; Simatupang, Halim
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i1.1655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi pokok pencemaran lingkungan kelas X MIA SMAN 6 Binjai TP 2018-2019. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana populasinya adalah seluruh siswa kelas X MIA, Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara acak (Random sampling). Dua kelas sebagai sampel yaitu kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen yang diajar menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dan XI MIA 2 sebagai kelas kontrol yang diajar menggunakan problem based learning. Kelas eksperimen berjumlah 35 orang dan kelas kontrol berjumlah 29 orang, sehingga jumlah keseluruhan sebanyak 62 orang. Rata–rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 82,43 dan kelas kontrol  75,69. Uji hipotesis menunjukkan bahwa perhitungan thitung ≥ ttabel (3,404 ≥ 1,999) yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Maka, disimpulkan bahwa ada pengaruh hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Untuk perhitungan aktivitas belajar siswa diperoleh rata-rata nilai aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen (89) lebih tinggi dibanding niali rata-rata kelas kontrol (65,4). Uji hipotesis menunjukkan thitung ≥ ttabel (3,48 ≥ 1,99), maka dinyatakan H0ditolak dan Haditerima. Dengan demikian ada pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap aktivitas belajar siswa. Maka dari itu, dapat dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap hasil dan aktivitas belajar siswa pada materi pencemaran lingkungan di kelas X MIA SMAN 6 Binjai TP 2018-2019.   
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel di Kelas VII SMP Negeri Rantau Selatan Lili Rohanita Hasibuan
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v5i1.672

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi persamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Negeri Rantau Selatan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 38 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, teknik pengumpulan data yaitu observasi dan tes. Analisis data dengan menggunakan teknik analisis statistic deskriptif dan statistic inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan analisis data pada kelas eksperimen diperoleh rata–rata nilai pretes 34,47 dan postes 75,92 dengan rata-rata peningkatan sebesar 63,25 % atau Gain 0,63 kategori sedang dengan standar deviasi 0,1365. Untuk kelas control diperoleh nilai rata-rata pretes 35,13 dan postes 68,68 dengan rata-rata peningkatan hasil belajar kelas kontrol sebesar 50,88 % atau Gain 0,51 kategori sedang dengan standar deviasi 0,1721. Dari hasil uji beda nilai kedua kelas pada taraf signifikan  diperoleh thitung=3,475 dan ttabel=1,668 dengan membandingkan antara thitung dan ttabel diperoleh thitung>ttabel atau 3,475>1,668 maka Ha diterima artinya peningkatan hasil belajar matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) lebih tinggi daripada model pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) member pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar matematika siswa daripada model pembelajaran konvensional pada materi persamaan linear satu variabel di kelas VII SMP Negeri Rantau Selatan.
Analisis Peran Wali Kelas Dalam Pembelajaran Daring Selama Pandemi Covid-19 pada SMK Hasanuddin Medan Muhammad Daliani; Nilam Sari; Vera Dewi Kartini Ompusunggu
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i1.1941

Abstract

Dampak dari pembelajaran daring yang terjadi akibat surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor: 36962/MPK.A/HK/2020 tertanggal 17 Maret 2020 tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dari rumah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid. Hal ini membuat kesulitan para guru terutama wali kelas dan orang tua dalam mengawasi peserta didik mengikuti pembelajaran. Selain peran orang tua yang selalu mendidik dan mengawasi anaknya dirumah untuk mengikuti pembelajaran secara daring ada juga peran Wali Kelas yang harus ekstra mengawasi peserta didik dari sekolah. Sehingga penelitian ini dibuat untuk mengetahui peran dan tugas wali kelas dalam pembelajaran daring serta kendala yang tejadi didalam pembelajaran tersebut. Penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya diperoleh dari wawacara, dokumentasi dan kuesioner. subjek penelitian terdiri atas 3 sampel wali kelas dan sebagai responden berjumlah 35 orang yaitu kepala sekolah, pembantu kepala sekolah kurikulum, bimbingan konseling, 2 orang teman sejawat, 15 orang siswa dan 15 orang wali siswa. Prosedur penelitiannya dilakukan secara online menggunakan Google Form. Kemudian data tersebut dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa peran wali kelas selama pembelajaran daring dalam pengelolaan kelas sudah berjalan dengan baik dan perlu ditingkatkan lagi agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien sesuai yang diinginkan. Adapun kendala yang dihadapi oleh wali kelas adalah harus lebih teliti, rajin mengawasi dan bertanya kepada setiap guru bidang studi permasalahan siswa yang tidak aktif (kehadiran dan tugas), harus mengunjungi rumah siswa yang bermasalah dan adasiswa/siswi yang tidak mau mendengar ataupun mematuhinya.The impact of online learning that occurred due to a circular from the Minister of Education and Culture number: 36962 / MPK.A / HK / 2020 dated 17 March 2020 regarding online learning and working from home in order to prevent the spread of Covid. This makes it difficult for teachers, especially homeroom teachers and parents, in supervising students following learning. Apart from the role of parents who always educate and supervise their children at home to take part in online learning, there is also the role of the homeroom teacher who has to be extra supervising students from school. So this research was made to determine the role and duties of the homeroom teacher in online learning as well as the obstacles that occur in learning. The research used is a descriptive qualitative research type. Data collection techniques were obtained from interviews, documentation and questionnaires. Research subjects consisted of 3 samples of homeroom teachers and 35 respondents as respondents, namely the principal, assistant principal of the curriculum, counseling, 2 peers, 15 students and 15 guardians. The research procedure was carried out online using Google Form. Then the data is analyzed through the data reduction stage, data presentation and drawing conclusions. Research shows that the role of homeroom teacher during online learning in class management is already going well and needs to be improved again in order to achieve the goals effectively and efficiently as desired. The obstacles faced by the homeroom teacher are having to be more careful, diligent in monitoring and asking each teacher in the field of study of student problems who are inactive (attendance and assignments), having to visit the homes of students who have problems and there are students/students who do not want to hear or obey them.
Pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Suriyani Suriyani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v5i1.670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran  Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika kelas VIII SMP Muhammadiyah 25 Rantauprapat tahun pembelajaran 2017/2018 dan untuk mengetahui pola jawaban siswa dalam pemecahan masalah matematika. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara tes berupa soal uraian. Instrument penelitian yang digunakan adalah soal pre-test dan post-test sebanyak 3 soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji t dengan teknik paired samples t-test. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata kelas sebelum perlakuan sebesar 11,79 dan setelah perlakuan menjadi 18,73, juga terlihat pada pola jawaban siswa sebelum diberikan perlakuan memiliki nilai kategori sedang 24 orang dan kategori rendah 9 orang namun setelah diberi perlakuan memiliki nilai kategori tinggi 12 orang dan sedang 21 orang. Pada hasil uji t diperoleh nilai thitung sebesar 11,601, dan ttabel sebesar 2,037, maka 11,601 > 2,037 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, ada pengaruh model Pembelajaran  Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Pola jawaban siswa dalam memecahkan masalah matematika pada penyelesaian soal post-test lebih baik daripada penyelesaian soal pre-test. Dimana siswa mampu memahami merencanakan, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali jawaban dengan tuntas dan benar.
APLIKASI PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA Suriyani Suriyani; Rohani Rohani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v5i1.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning), dan untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa melalui model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learning) lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional.. Sampel penelitian di ambil 2 kelas yang ditentukan dengan teknik random cluster  sampling, yaitu kelas XI IPA 3 sebanyak 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebanyak 30 siswa sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah  tes kemampuan koneksi matematis siswa dalam bentuk uraian. Data rata-rata pre-test kelas eksperimen yaitu 40,87 dan rata-rata pre-test kelas kontrol yaitu 40,58. Setelah diberikan perlakuan pada masing-masing kelas diperoleh data rata-rata post-test pada kelas eksperimen sebesar 61,70 dan kelas kontrol sebesar 52,40. Berdasarkan hasil pengujian uji t diperoleh nilai sig < taraf sig (α = 0,05) untuk dk = 58 yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya bahwa terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan kata lain terdapat peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa yang diajar menggunakan model CTL (Contextual Teaching and Learning). Berdasarkan uji N-gain pada kelas eksperimen diperoleh indeks gain sebesar 0,53 dengan karakteristik sedang dan pada kelas kontrol diperoleh indeks gain sebesar 0,3 dengan karakteristik rendah.
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII MTs Hafizul Ikhsan Aek Paing Indah Fitria Rahma; Lily Rohanita Hasibuan; Siti Suharni Simamora; Shena Shena
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i1.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII MTs Hafizul Ikhsan Aek Paing sebelum diberi perlakuan (pretes) dan sesudah diberi perlakuan (postes) pada kelas eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII MTs Hafizul Ikhsan Aek Paing yang berjumlah 74 orang. Sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah kelas VIII-A berjumlah 37 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis dengan soal uraian berjumlah 4 butir. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis yaitu paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest adalah 75,76 lebih tinggi dari rata-rata nilai pretest 32,52 dan presentase kenaikannya adalah 132,96%. Dari hasil uji normalitas diperoleh bahwa data berdistribusi normal yaitu 0,248>0,05 dan uji hipotesis diperoleh nilai Ttabel<Thitung (2,028<13,31). Dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. This study aims to determine whether there is influence of learning model of Student Facilitator and Explaining on mathematical critical thinking ability of grade VIII students of MTs Hafizul Ikhsan Aek Paing before being treated (pretest) and after being treated (postes) in experiment class. This research is a quasi-experimental research. The population in this study is the entire class VIII MTs Hafizul Ikhsan Aek Paing which amounted to 74 people. While the sample used in this study is class VIII-A amounted to 37 people. The sample is determined by simple random sampling technique. Data collection using mathematical critical thinking ability test with 4 item description description. Data were analyzed using normality test and hypothesis test that paired samples t-test. The results showed that the average posttest value was 75.76 higher than the average pretest value of 32.52 and the percentage increase was 132.96%. From the normality test results obtained that the normal distribution data that is 0.248>0.05 and hypothesis test obtained value Ttable<Thitung (2.028<13.31). It can be concluded that the existence of significant differences indicate that there is influence by using student facilitator and explaining learning model to student’s mathematical critical thinking ability.
Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi dan Self Efficacy Matematis Siswa Ernawati, Ernawati
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i2.1851

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui ada pengaruh pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas X Smk Swasta Az – Zahra Sonomartani, 2 ) untuk mengetahui ada pengaruh kepercayaan diri siswa setelah mengikuti pembelajaran problem based learning. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan tempat penulis mengadakan penelitian adalah SMK Swasta Az – Zahra Sonomartani dikelas X Akuntansi tahun pembelajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X yang berjumlah 89 siswa. Sampel dalam penelitian ini kelas X Akuntasi sebanyak 33 orang sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara tes dan nontes, tes berupa uraian dan nontes berupa angket , teknik analisis data yang digunakan adalah, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis atau uji t. Berdasarkan hasil tes yang diberikan rata-rata nilai pretest siswa adalah 18.85 dan standar deviasi 4.512 dan  rata-rata nilai posttest siswa adalah 27.57 dan standar deviasi 5.321 hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi siswa berpengaruh setelah diberikan perlakuan ( pembelajaran problem based learning). Hasil nontes  yang diberikan rata-rata nilai pretest siswa adalah 27.45 dan standar deviasi 6.860 dan  rata-rata nilai posttest siswa adalah 46.39 dan standar deviasi 7.318 hal ini menunjukkan bahwa kemampuan self efficacay  siswa berpengaruh setelah diberikan perlakuan ( pembelajaran problem based learning) Berdasarkan pengujian hipotesis pertama menggunakan uji t dengan teknik indenfendent samples t-test ditunjukkan bahwa kelas eksperimen pada taraf signifikan α = 0.05 dalam kasus ini nilai sig 0.000 > 0.005 sehingga dalam hal ini H0 ditolak Ha diterima berarti ada pengaruh pembelajaran  problem based learning terhadap kemampuan komunikasi  matematika siswa. Hipotesis kedua menggunakan uji t dengan teknik indenfendent samples t-test ditunjukkan bahwa kelas eksperimen pada taraf signifikan α = 0.05 dalam kasus ini nilai sig 0.000 > 0.005 sehingga dalam hal ini H0 ditolak Ha diterima berarti ada pengaruh pembelajaran  problem based learning terhadap kemampuan self efficacy  matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian bahwa semakin sering guru menggunakan pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran Matematika, maka kemampuan komunikasi dan self efficacy siswa akan semakin meningkat.
Pengaruh Model Pembelajaran Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) Berbantuan Software Autograph Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Pada Kelas VIII Nufus, Hayatun; Herizal, Herizal; Atika, Fira
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i2.2237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran TAPPS berbantuan software Autograph terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas VIII SMP Negeri 2 Dewantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dan menggunakan rancangan penelitian posttest-only design with nonequivalent groups. Teknik pemilihan sampel yaitu menggunakan teknik purposive sample. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Dewantara, sedangkan yang menjadi sampelnya adalah dua kelas yaitu kelas VIII-a sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-b sebagai kelas kontrol. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa yang dilakukan sesudah diberikan perlakuan pada salah satu kelas. Pengujian data diolah menggunakan software SPSS 16. Berdasarkan uji parametrik diperoleh signifikan 0.000 < taraf signifikan  = 0,05 berarti tolak H0 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada terdapat pengaruh model pembelajaran TAPPS terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi statistika kelas VIII SMP Negeri 2 Dewantara.

Page 10 of 36 | Total Record : 360