cover
Contact Name
Nurlina Ariani Hrp
Contact Email
nurlinaariani@yahoo.com
Phone
+6281362067516
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No. 126A km.3,5 Aek Tapa Rantauprapat Kab. Labuhanbatu, Sumatera Utara
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS)
ISSN : 2460593X     EISSN : 26855585     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran dan Matematika Sigma (JPMS) diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.JPMS diterbitkan oleh FKIP Universitas Labuhan Batu program studi pendidikan matematika yang berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, pengkaji, guru, dosen dan mahasiswa dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran serta matematika umumnya. JPMS adalah publikasi interdisipliner tentang penelitian dan penulisan asli tentang pendidikan yang menerbitkan karya ilmiah ke khalayak nasional peneliti pendidikan, pembelajaran dan matematika.
Articles 360 Documents
The Application of The Course Review Horay (CRH) Cooperative Learning Model to Understanding The Concept of Mathematics of Class VIII Students of SMPN 2 Sijunjung Siregar, Majidah Khairani; Febrinal, Dian
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i2.1847

Abstract

This study is based on the fact that there is not in accordance with what is expected that the understanding of mathematics concepts of students of class VIII SMPN 2 Sijunjung lesson year 2019/2020 is still lacking. This is caused by the learning process that takes place in the classroom does not actively involve students. Efforts that can be done is to apply cooperative learning model Course Review Horay type (CRH). The purpose of this study was to determine whether the understanding of mathematics concepts of grade VIII students of SMPN 2 Sijunjung by using cooperative learning model of Course Review Horay (CRH) type is better than understanding students' mathematical concept using conventional learning. The data of this research is the final test data of students' mathematical concepts comprehension obtained by giving test to the two sample classes. From the results of the t-test hypothesis analysis, it was obtained tcount = 1.936 and ttable = 1.669, so it can be concluded that the understanding of the mathematical concepts of students by using Cooperative Learning Model Course Course Horay Type (CRH) is better than the conventional learning model in students of grade VIII SMPN 2 Sijunjung.
Meningkatkan Kemampuan Dasar-Dasar Aljabar Melalui Kegiatan Matrikulasi Dimasa Covid-19 Yenti, Fepryna
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i2.2215

Abstract

Dilatar belakangi banyaknya kelemahan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ) diantaranya kesulitan dalam memantau aktifitas belajar mahasiswa, keterbatasan dosen saat menjelaskan konsep mater serta jaringan internet yang kadang tidak stabil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan dasar-dasar aljabar melalui kegiatan  matrikulasi untuk mahasiswa baru program studi Manageman Logistik Industri Agro Politeknik ATI Padang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan One Group Pretes-Postes Desing. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan dengan metode tes untuk memperoleh nilai awal dan akhir matrikulasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut. (1) Rata-rata nilai matrikulasi mahasiswa setelah pelaksanan kegiatan matrikulasi lebih tinggi dari pada nilai rata-rata mahasiswa sebelum pelaksanaan kegiataaan (2) Melalui kegitan matrikulasi dapat meningkatkan kemampuan dasar-dasar aljabar mahasiswa baru program studi Manageman Logistik Industri Agro Politeknik ATI Padang
Pengaruh Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Aktivitas Belajar Matematika Nasution, Hamni Fadlilah; Romanisyahniar, Desy
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i1.1966

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap aktivitas belajar matematika siswa dalam pembelajaran persamaan garis lurus dikelas VIII SMP N 2 Sumberjo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII yang berjumlah 82 siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 orang sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data tentang aktivitas belajar siswa adalah dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi yang berbentuk daftar cek memuat indikator-indikator aktivitas belajar yang dilakukan siswa. teknik analisis data yang digunakan adalah, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis atau uji t. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa terdapat metode pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap komunikasi matematika siswa pada materi Persamaan Kuadrat, dilihat dari hasil perhitungan uji t yang ditunjukkan pada table diatas diperoleh nilai signifikan 0,000 yang berarti lebih kecil dari taraf signifikan yaitu 0,05 yang berarti terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa matematika yang menggunakan model STAD yang signifikan antara prettes, maupun post-tes. Hasil Observasi aktivitas belajar siswa ditunjukkan dengan kategori aktif. sedangkan Respon siswa terhadap pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD menunjukkan keseluruhan menyatakan Ya. Hal ini berarti siswa memberikan respon Ya terhadap pembelajaran matematika dengan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD karena siswa lebih kreatif dan dapat beraktivitas dengan kelompok lainnya.The objectives of this study were 1) to determine the effect of the STAD cooperative learning model on students' mathematics learning activities in learning straight line equations in class VIII SMP N 2 Sumberjo. The population in this study were all class VII students totaling 82 students. The sample in this study were 31 people as the experimental class. The instrument used to collect data about student learning activities was to use an instrument in the form of an observation sheet in the form of a checklist containing indicators of student learning activities. The data analysis technique used is normality test, homogeneity test, hypothesis test or t test. Based on the results of the data analysis obtained, it can be concluded that there is a STAD type of cooperative learning method for students' mathematics communication in the Quadratic Equation material, seen from the results of the t test calculation shown in the table above, a significant value of 0.000 is obtained which means it is smaller than the significant level of 0.05. which means that there are significant differences in student learning activities using the STAD model between the prettes and the post-test. The results of the observation of student learning activities are indicated by the active category. while the student response to mathematics learning using the cooperative learning model type STAD shows that the whole states Yes. This means that students respond Yes to learning mathematics with the STAD cooperative learning method because students are more creative and can do activities with other groups.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Examples Non Examples untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa Kelas X di SMK Swasta Az-Zahra Sonomartani T.P. 2019/2020 Endangsih, Sri; Rahma, Indah Fitria
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i2.1864

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika, serta efektifitas pengguanaan model pembelajaran Examples Non Examples dalam pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah  Quasi eksperimen serta dilakukan  di  SMK Az- Zahra sonomartani dengan jumlah siswa 33 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan tes, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif data, dengan uji t serta uji gain. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa:  (1)  dengan menerapkan model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan kemapuan berfikir kritis siswa memiliki nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa sebelum menggunakan model pembelajaran tersebut  yaitu 57,30 dibandingkan 83,55. Nilai tertinggi yang diperoleh siswa sebelum menggunakan model pembelajaran examples non examples 75 setelah menggunakan model pembelajaran examples non examples 95. Berdasarkan hasil uji t dengan menggunakan SPSS 17.30 diketahui nilai signifikan 0,0510 > α = 0,05 sehingga Ha diterima. Berarti terdapat pengaruh model pembelajaran examples non examples terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. (2) Hasil uji N-Gain Score  menunjukan bahwa nilai rata-rata N-gain score untuk metoda pembelajaran Examples Non Examples sebesar 62,6187 atau 62,62 % dengan kategori cukup efektif. Simpulan dengan penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples cukup efektif dalam meningkatkan berfikir kritis siswa semakin  tinggi  sesuaian dengan kegiatan ekstrakurikuler dengan minat maka semakin tinggi kreativitas siswa dengan nilai rxy1=0,546 (2) Semakin tinggi kesesuaian kegiatan ekstrakurikuler dengan minat maka semakin tinggi kemandirian dengan nilai rxy2=0,599. (3) Semakin tinggi kesesuaian kegiatan ekstrakurikuler dengan minat maka semakin tinggi kesiapan kerja siswa dengan nilai rxy3=0,574.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Induktif Matematik Siswa Materi Logika Matematika dengan Menerapkan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Kelas X-2 SMA N 1 Torgamba Wani, Wani; Harahap, Nurlina Ariani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v5i2.1440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika kelas VIII SMP Muhammadiyah 25 Rantauprapat tahun pembelajaran 2017/2018 dan untuk mengetahui pola jawaban siswa dalam pemecahan masalah matematika. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara tes berupa soal uraian. Instrument penelitian yang digunakan adalah soal pre-test dan post-test sebanyak 3 soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji t dengan teknik paired samples t-test. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai rata-rata kelas sebelum perlakuan sebesar 11,79 dan setelah perlakuan menjadi 18,73, juga terlihat pada pola jawaban siswa sebelum diberikan perlakuan memiliki nilai kategori sedang 24 orang dan kategori rendah 9 orang namun setelah diberi perlakuan memiliki nilai kategori tinggi 12 orang dan sedang 21 orang. Pada hasil uji t diperoleh nilai thitung sebesar 11,601, dan ttabel sebesar 2,037, maka 11,601 > 2,037 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, ada pengaruh model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika. Pola jawaban siswa dalam memecahkan masalah matematika pada penyelesaian soal post-test lebih baik daripada penyelesaian soal pre-test. Dimana siswa mampu memahami merencanakan, melaksanakan rencana dan memeriksa kembali jawaban dengan tuntas dan benar.
Perbedaan Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Metode Behavior Modification dan Metode Guided Discovery pada Pokok Bahasan Kubus dan Balok di Kelas VIII SMP Negeri I Merbau Rahma, Indah Fitria; Hrp, Nurlina Ariani; Rohani, Rohani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v5i1.1432

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perbedaan hasil belajar matematika siswa yang di ajar dengan metode behavior modification dan guided discovery pada bahasan kubus dan balok dikelas VIII SMP Negeri 1 Marbau. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Marbau Kabupaten Labuhanbatu. Dalam penelitian ini populasi adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Marbau tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 230 dan dibagi menjadi 6 kelas yang dibagi tidak berdasarkan tingkat kemampuan siswa artinya siswa disebar secara merata. Metode yang digunakan adalah metode kuasi (semu) sebab kondisi-kondisi siswa tidak dapat dikontrol secara keseluruhan, seperti : pengerjaan rumah, hubungan siswa dengan orang tua, hubungan siswa dengan lingkungan tempat tinggal, dimana penelitian dilaksanakan pada 2 kelas yaitu kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2. Dari hasil perhitungan pengujian hipotesis tes, kriteria pengujian adalah thitung > t(1-  α) dari perhitungan diatas diperoleh thitung =2,37 dan ttabel = 1,997 artinya bahwa H0 ditolak Ha diterima. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan metode behavior modification dengan metode guided discovery pada pokok bahasan kubus dan balok dikelas VIII SMP Negeri 1 Marbau tahun ajaran 2014/2015. Kesulitan belajar matematika yang masih dialami siswa dalam pembelajaran metode behavior modification dalam mempelajari pokok bahasan kubus dan balok di kelas VIII SMP Negeri 1 Marbau yaitu siswa kesulitan dalam memahami soal dan siswa kesulitan menyatakan soal dalam bentuk matematika
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Hasibuan, Lily Rohanita; Julyanti, Eva; Rahma, Indah Fitria; Marsiani, Marsiani
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i1.1961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Torgamba. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X2 yang berjumlah 40 siswa dengan menggunakan instrumen tes tipe uraian sebanyak 5 soal. Data diperoleh dari hasil tes yang diberikan kepada siswa berupa soal pretest yang diberikan sebelum proses pembelajaran dan posttest yang diberikan diakhir proses pembelajaran. Nilai siswa sebelum diberi perlakuan dengan nilai tertinggi 47, nilai terendah 19 dengan rataan 35,125 dan standar deviasinya 5,69. Sedangkan setelah diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran problem posing terdapat peningkatan yaitu nilai tertinggi 48, nilai terendah 21 dengan rataan 37,075 dan standar deviasinya 6,05 Secara umum siswa kelas X2 setelah diberi perlakuan mengalami peningkatan. Analisis data menggunakan uji Paired Samples T-Test, berdasarkan analisis data tersebut diperoleh nilai thitung>ttabel yaitu 13,250 > 2,02 berarti ada perbedaan yang signifikan dari pengukuran data pretest dan posttest. Maka Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Didukung dengan hasil data angket respon siswa terhadap minat belajar dengan model pembelajaran Kooperatif Student Teams Achievement dengan rataan 82 (41 %) dalam katagori sangat setuju. Hal ini menunjukan respon siswa terhadap model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) tergolong baik terutama pada materi sistem persamaaan linear dua variabel.The purpose of this study was to determine the effect of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) cooperative learning model on students' ability to understand mathematical concepts. The research was conducted at SMA Negeri 2 Torgamba. This type of research is quantitative with a quasi-experimental method and research design is One-Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study was class X2 students, totaling 40 students using a description type test instrument with 5 questions. Data obtained from the results of tests given to students in the form of pretest questions given before the learning process and posttest given at the end of the learning process. The student's score before being treated with the highest score was 47, the lowest score was 19 with a mean of 35.125 and a standard deviation of 5.69. Meanwhile, after being treated using the problem posing learning model, there was an increase, namely the highest score was 48, the lowest score was 21 with an average of 37,075 and a standard deviation of 6.05. In general, students of class X2 after being given treatment experienced an increase. Data analysis used the Paired Samples T-Test, based on the analysis of the data, the value of tcount > ttable was 13.250 > 2.02, meaning that there was a significant difference between the pretest and posttest data measurements. Then Ha is accepted and it can be concluded that there is an effect of the Cooperative Student Teams Achievement Divisions (STAD) learning model on the ability to understand students' mathematical concepts in the material for the Two Variable Linear Equation System. Supported by the results of questionnaire data on student responses to interest in learning with the Cooperative Student Teams Achievement learning model with an average of 82 (41%) in the category of strongly agree. This shows that the student's response to the Student Teams Achievement Divisions (STAD) learning model is quite good, especially on the material of a two-variable linear equation system.
Peningkatan Kinerja Guru dengan Pembinaan Keprofesionalan oleh Kepala Sekolah di SD Negeri 118334 Sei Daun TP. 2019/2020 Pintauli Pintauli
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v6i2.1865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pembinaan professional oleh  Kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja Guru di SD Negeri 118334 Sei Daun Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus terdiri dari 4 Tahapan, perencanaan, Tindakan, Observasi, Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru di SD Negeri 118334 Sei Daun berjumlah 9 orang. Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Ini dengan menggunakan Tes, observasi, dan Dokumentasi.Hasil Penelitian Menunjukkan pada siklus 1 hasil Tes Kinerja Guru dalam menunjukkan dengan nilai rata-rata 62,22% guru dari 9 peserta mencapai ketuntasan klasikal. Kemudian dari 9 guru hanya 3 peserta atau 33,33% yang mencapai syarat keberhasilan, sedangkan 6 peserta atau 66,67% yang tidak mencapai keberhasilan. sesuai dengan Indikator keberhasilan dalam pencapaian penelitian ini yaitu minimal 80. Pada siklus kedua hasil Tes Kinerja Guru mencapai nilai 91,1. Sedangkan hasil kinerja Guru secara Umum semua Guru sudah mencapai Ketuntasan dalam mengikuti Supervisi yang dilaksanakan Kepala sekolah. Berdasarkan analisis data yang telah dianalisis maka Pembinaan Profesional oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja Guru di SD Negeri 118334 Sei Daun Tahun Pelajaran 2018/2019 dinyatakan telah mencapai ketuntasan.
Pengaruh Model Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving-Heuristic Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Badar Berutu, Deo Martinsen; Muhammad, Iryana; Herizal, Herizal
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v7i2.2214

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 2 Badar dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimental design dan menggunakan rancangan penelitian noneqivalent post test only control desai grup. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa SMP Negeri 2 Badar dengan sampel siswa kelas VII-A sebagai kelas kontrol dan kelas VII-B sebagai kelas eksperimen yang diambil dengan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Analisis data yang dilakukan untuk tes kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan uji-t karena data berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen, kemudian data diolah menggunakan software Spss 18. Sesuai kriteria pengujiannya jika nilai pada kolom sig<0,05 maka H0 ditolak. Dari hasil statistik Equal variances not assumed adalah 0,016 lebih kecil dari 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristic terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Upaya Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Index Card Match pada Mata Pelajaran IPA terhadap Siswa Kelas VII SMP Swasta Budi Utomo Torgamba Eva Julyanti
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v5i1.671

Abstract

Pembelajaran Menggunakan Metode Index Card Match merupakan Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Metode pembelajaran Index Card Match dapat memupuk kerja sama siswa dalam menjawab pertanyaan dengan mencocokkan kartu indeks yang ada di tangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika melalui pembelajaran pembelajaran Index Card Match di kelas VII SMP Swasta Budi Utomo Torgamba. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus di kelas VII SMP Swasta Torgamba  yang terdiri dari 1 (satu) kelas dengan jumlah 26 orang. Hasil penelitian yang dilaksanakan diperoleh peningkatan aktivitas dan  hasil belajar setelah dilaksanakannya tindakan dengan pembelajaran pembelajaran Index Card Match. Tes awal kemampuan siswa yang dilakukan sebelum diberikan tindakan diperoleh nilai rata-rata sebesar 63,08 dengan siswa tuntas sebanyak 11 orang siswa dari 26 siswa. Pada siklus I diperoleh rata-rata kelas meningkat menjadi 68,85 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 18 orang siswa dan persentase ketuntasan klasikal 69%. Pada siklus II diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 75,00 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 23 orang siswa dengan persentase ketuntasan klasikalnya 89%. Dari peningkatan ketuntasan yang diperoleh siswa dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pembelajaran Index Card Match dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.