cover
Contact Name
Frenta Helena Simaibang
Contact Email
frentaelenasimaibang@gmail.com
Phone
+628119114381
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No. 23 - 25 Kramat Jati
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23019255     EISSN : 26561190     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan is one of the online-based scientific periodic published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Mohammad Husni Thamrin. This journal accepts articles or scientific papers that focus on health issues. This journal will be publishes biannually, in March and September.
Articles 518 Documents
Fisioterapi dada terhadap bersihan jalan nafas pada anak usia prasekolah di rumah sakit Abdul Radjak Group Hidayat Turochman; Helena Golang Nuhan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1258

Abstract

Latar belakang: Pemilihan  usia  anak  prasekolah  pada  penelitian  ini didasari bahwa pada  usia  tersebut  setelah dilakukan  inhalasi/nebulizer dan fisioterapi dada,  anak  dapat diajarkan untuk mengeluarkan sputum atau secret dari saluran pernafasannya dengan batuk efektif.Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fisioterapi dada terhadap bersihan jalan nafas pada anak usia prasekolah yang mengalami pneumonia.Metode Penelitian: Penelitian  ini merupakan  penelitian kuantitatif  dengan  desain  penelitian quasi eksperimen pre dan post test control. Tehnik pengambilan  sampel menggunakan consecutive  sampling.Hasil:. Hasil uji statistik didapatkan nilai P Value 0,002 (p value 0,05),maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh/ada perbedaan yang signifikan antara bersihan jalan nafas sebelum dan sesudah dilakukan fisioterapi dada pada anak usia Pra Sekolah di RS Abdul Radjak Cileungsi.Kesimpulan: Fisioterapi dada efektif bermanfaat meningkatkan bersihan jalan nafas pada anak pra sekolah dengan kasus Pneumonia. Kata Kunci : Fisioterapi Dada, Pneumonia, anak pra sekolah
Hubungan antara Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang dan Kekuatan Otot Punggung pada Mahasiswa Olahraga Bazzar Ari Mighra; Wahyuningsih Djaali
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.714

Abstract

Pendahuluan: Komposisi lemak tubuh dipakai sebagai salah satu komponen yang berhubungan dengan kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan. Cukup banyak cara pemeriksaan komposisi tubuh yang dapat dilakukan, antara lain pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), Skinfold Caliper, dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang dan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga.Metode: Penelitan dilakukan pada 30 mahasiswa olahraga FIK UNJ, dengan desain penelitian analitik obervasional. Dilakukan pengukuran IMT, persentase lemak tubuh menggunakan BIA, lingkar perut, lingkar pinggang, dan kekuatan otot punggung menggunakan “back and leg dynamometer”.Hasil: Persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar perut (koefisien korelasi r = 0,598 dan p0,001), persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar pinggang (koefisien korelasi r = 0,616 dan p0,001), dan persentase lemak tidak berkorelasi dengan kekuatan otot punggung (koefisien korelasi r = 0,204 dan p=0,279).Kesimpulan: Terdapat hubungan positif antara persentase lemak tubuh dengan lingkar perut, dan antara persentase lemak tubuh dengan lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga FIK UNJ. Kata kunci: Persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang, kekuatan otot punggung.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester III Seventina Nurul Hidayah; Okta Zenita Siti Fatimah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1251

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana berkurangnya massa hemoglobin sehingga tidak mampu membawa oksigen keseluruhan jaringan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil trimester 3 di Klinik Pratama Rawat Inap Cicilian Kranggan. Metode penelitian ini adalah survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sample penelitian ini adalah ibu hamil pada trimester III yang memeriksakan kehamilannya di Klinik Pratama Rawat Inap Cicilian Kranggan. Sebanyak 90 responden. Tehnik pengumpulan data dilakukan peneliti dengan mencatat data Kohort. Penelitian ini langsung diperoleh dari mencatat data Kohort ibu hamil yang periksa bulan Januari - Desember 2021. Melalui uji statistik univariat dan bivariat pada responden dengan kelompok umur risiko tinggi sebesar 67 orang (74%), sedangkan pada umur risiko rendah sebesar 23 orang (26%). Berdasarkan hasil uji statistic Chi-Square dapat dilihat bahwa nilai p=0,001 dan CI 95% = 1,765-14,597, pada responden dengan tingkat paritas tinggi sebesar 69 orang (77%), sedangkan pada tingkat paritas rendah sebesar 21 orang (23%). Berdasarkan hasil uji statistic Chi-Square dapat dilihat bahwa nilai p=0,089 dan CI 95% = 0,185-1,431, responden dengan jarak kehamilan berisiko sebesar 70 orang (78%), sedangkan pada jarak kehamilan tidak berisiko sebesar 20 orang (22%). Berdasarkan hasil uji statistic Chi-Square dapat dilihat bahwa nilai p=0,001 dan CI 95% = 1,274-10,841.
Hubungan Kebersihan Organ Genitalia Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri di SMP IT Al-Hidayah Kabupaten Bekasi Tahun 2021 Dewi Rostianingsih; Renince Siregar; Rupdi Lumban Siantar; Uti Septriahandini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.912

Abstract

Pendahuluan : Berdasarkan data penelitian tentang kesehatan reproduksi menunjukkan bahwa 75% perempuan di dunia pasti mengalami keputihan,paling tidak sekali dalam hidupnya. Kebersihan organ genitalia yang tidak baik akan menjadi pemicu terjadinya keputihan yang patologis. Faktanya banyak remaja putri yang belum mengerti cara merawat organ genitalia.Tujuan : Mengetahui Hubungan Kebersihan Organ Genitalia Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri di SMP IT Al-Hidayah Kabupaten Bekasi Tahun 2021.Metode : Desain penelitian ini menggunakan cross sectional. Populasi yang diteliti adalah remaja putri yang sudah mengalami menstruasi dan bersedia menandatangani informed consent di SMP IT Al-Hidayah sebanyak 45 orang menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data dengan menggunakan uji chi square.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian keputihan tidak normal sebanyak 62,2%, tidak mencuci tangan sebelum BAK 55,6%, tidak mencuci tangan sesudah BAK 68,9%, menggunakan pantyliner 66,7%, tidak dilakukan frekuensi mengganti pakaian dalam 53,3%, tidak dilakukan membersihkan organ genitalia secara benar 55,6%, memakai sabun antiseptik 35,6%, tidak menggunakan tisu toilet 35,6%, tidak mencukur rambut kemaluan 64,4%.Kesimpulan : Diharapkan siswi di SMP IT Al-Hidayah lebih memperhatikan kesehatan reproduksi khususnya keputihan dan cara menjaga kebersihan organ genitalia dengan benar.Kata Kunci    : Kebersihan Organ Genitalia, Keputihan
Pengaruh Obat Kumur Berbasis Fluoride Dan Essential Oils Terhadap Jumlah Angka Kuman Rongga Mulut Titi Lasmini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.475

Abstract

Mouthwash is a solution or liquid that is used to clean the oral cavity with the aim of eliminating the bacteria causing tooth decay, working as a refresher and eliminating bad breath. The purpose of this study were to determine the differences of bacterial colony count in the oral cavity before and after using fluoride and essential oils based mouthwash, and to compare the effectiveness of both mouthwashes in reducing the number of oral bacteria. The sample for this study was mouth rinse collected from 10 students of Akademi Kesehatan John Paul II Pekanbaru, before and after using mouthwash. The samples were inoculated on Nutrient agar by pour plate method, and the bacterial colonies (CFU/mL) were counted after 2 days incubation.The results of this study showed that there was a difference of colony count between before and after the used of both mouthwashes. The mean of bacterial colony count after using fluoride-based mouthwash decreased  by 314830.00 CFU/mL, while  essential oils-based mouthwash reduced the bacterial colony count by 880220.00 CFU/mL. Dependent T-test showed that there were statistically significant reduction of bacterial colony count after the used of fluoride-based mouthwash (P=0.034) and essential oils-based mouthwash (P=0.008). Based on the Independent T-test there was no statistically significant difference (P0.05) between fluoride and essential oils based mouthwash in reducing oral bacterial count.
Efektifitas Media Promosi Kesehatan tentang PengetahuanJajananSehat pada Siswa Sekolah Dasar Jakarta pusat Wal’idatul Husna; Dwi Wahyuni; Desi Rusmiati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1246

Abstract

Jajanan banyak diminati dan rutin dikonsumsi oleh anak sekolah. Makanan jajanan akan berdampak fatal jikamengonsumsi makanan jajanan tidak terdapat kandungan dan nilai gizi cukup serta kebersihan dan keamanantersebut tidak terjamin dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektiftas media promosi Kesehatan tentang pengetahuan jajanan sehat pada siswa sekolah dasar Jakarta Pusat tahun 2022. Penelitianini merupakan jenis penelitian kuantitatif, menggunakan metode pendekatan quasi eksperimen dengan desaincontrol group pretest dan posttest, dimana kelompok eksperimen di lihat pretest sebelumperlakuandanposttest setelah adanya perlakuan untuk mengetahui efektivitas media video dan permainan ular tanggaterhadap peningkatan pengetahuan jajanan sehat pada siswa sekolah Jakarta Pusat tahun 2022. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa promosi Kesehatan menggunakan media video dan pernaianan ular tanggaterbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan tentang jajanan sehat pada siswa sekolah dasar. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa media video lebih efektif dari pada media permainan ular tangga untukmeningkatkan pengetahuan siswa tentang jajanan sehat. Saran yang diberikan adalah mengembangkan mediavideo sebagai sumber informasi kesehatan. Kata kunci: Jajanan sehat, Promosi Kesehatan, Media Video dan MediaPermaianan Ular Tangga.
Pengaruh Stimulasi Psikososial Oleh Ibu Terhadap Perkembangan Balita Usia 1-3 Tahun Di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Manggar Kabupaten Belitung Timur Tahun 2022. Sri Anggriani; Risza Choirunnisa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.809

Abstract

Angka kejadian keterlambatan perkembangan di Amerika Serikat berkisar 12-16%, Thailand 24%, dan Argentina 22%, sedangkan di Indonesia antara 13%-18% (WHO, 2019). Menurut UNICEF tahun 2020 didapat data masih tingginya angka kejadian gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia balita khususnya gangguan perkembangan motorik didapatkan (27,5%) dan di Indonesia gangguan perkembangan bervariasi 12.8% s/d 16% sehingga dianjurkan melakukan observasi/skrining tumbuh kembang pada setiap anak. Tujuan penelitian untuk Mengetahui Pengaruh Stimulasi Psikososial Oleh Ibu Terhadap Perkembangan Balita (1-3 Tahun) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Manggar. Penelitian ini menggunakan rancangan menguji pengaruh antara masing-masing variabel bebas dan variabel terikat, yaitu variabel stimulasi psikososial oleh ibu dengan perkembangan anak balita (1-3 tahun) dengan menggunakan uji non parametric “Chi Square” atau “ X²” dengan taraf kemaknaan 5%, maka null hipotesis (Ho) ditolak atau ada pengaruh stimulasi psikososial oleh ibu tentang perkembangan balita (1-3 tahun).  dengan desain cross cestional. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang ibu yang memiliki anak balita (1-3 tahun) yang memiliki kriteria. Sampel yang di gunakan adalah sebagian jumlah dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Teknik sampling adalah cara-cara yang ditempuh dalam pengambilan sampel, agar memperoleh sampel yang benar-benar sesuai dengan keseluruhan subjek penelitian. Instrumen dalam penelitian menggunakan Kuesioner Pengukuran Stimulasi Home observation for Measurement of the environment (H0ME) dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis yang digunakan Analisis univariat dan Analisis Bivariat. Hasil penelitian terdapat pengaruh yang signifikan antara stimulasi psikososial pada karakteristik dan stimulasi psikososial bagi anak dapat di peroleh dari lingkungan keluarga, hal ini dibuktikan bahwa stimulasi psikososial mempengaruhi perkembangan kognitif dan Hasil uji chi square dengan signifikasi 0,05 didapatkan nilai p adalah artinya adalah nilai (P Value0,05). Diharapkan penelitian ini dijadikan sebagai bahan masukan dan evaluasi dalam memberikan pelayanan tumbuh kembang anak dengan stimulasi deteksi dini tumbuh kembang pada anak, serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan terhadap manajemen perkembangan anak.
Hubungan Lama Waktu Tunggu Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Di Poli Umum Klinik Relof Tahun 2022 Zulaika Zulaika; Suhermi Suhermi; Nina Nardjati Soejoto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1277

Abstract

Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menggambarkan kualitas pelayanan di tempat pelayanan kesehatan tersebut. Waktu tunggu pasien adalah salah satu komponen potensial yang mempengaruhi ketidakpuasan. Waktu tunggu merupakan masalah yang sering menimbulkan keluhan pasien di beberapa fasilitas kesehatan . Waktu tunggu yang lama mencerminkan bagaimana klinik mengatur manajemen pelayanan sesuai oleh situasi dan harapan pasien, pasien merasa tidak puas apabila waktu tunggu tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan yaitu ≤ 60 menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lama waktu tunggu dengan kepuasan pasien di poli umum klinik relof tahun 2022. Metode penelitian menggunakan analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 305 responden dengan jumlah sampel 75 responden, menggunakan simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil analisa menyatakan hasil Odds Ratio sebesar  12.250 dengan CI (4.789 - 31.333) artinya responden yang menyatakan waktu tunggu 60 menit (lama) berpeluang 12.250 kali untuk tidak puas dengan pelayanan dibandingkan dengan responden yang menyatakan waktu tunggu 60 menit (tidak lama). Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa adanya hubungan waktu tunggu dengan kepuasan pasien adalah semakin cepat pelayanan pasien atau waktu tunggu yang tidak lama maka pasien akan semakin puas dengan pelayanan yang diterima. Sedangkan semakin lama waktu tunggu maka semakin banyak waktu yang dibutuhkan pasien dalam memperoleh pelayanan, sehingga menimbulkan ketidakpuasanKata Kunci : waktu tunggu, kepuasan pasien
Analisis Adaptasi Kebiasaan Baru Terhadap Kepatuhan Pasien Dalam Menjalankan Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Radjak Hospital Cileungsi Atikah Pustikasari; Lia Fitriyanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1313

Abstract

Ketidakpatuhan klien terhadap terapi pengobatan disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah  faktor lingkungan dan sosial  . Saat ini kondisi lingkungan dan sosial di negara kita Sedang dalam kondisi pandemic covid -19. Sejak dua tahun  ini dunia dan Indonesia mengalami pandemi covid-19. Adaptasi kebiasaan baru tentunya berdampak pada pasien yang mengalami rutinitas pengobatan, baik secara fisik maupun psikologis,  seperti stress, gangguan kecemasan, dan Depresi . Perilaku baru yang harus dilakukan saat pasien menjalani terapi hemodialisis  yaitu   selalu menggunakan masker mencuci tangan  setiap selesai kontak dan tidak ditunggu oleh keluarga selama hemodialisis. Kondisi tersebut  mengakibatkan  munculnya  rasa khawatir akan  tertular virus ketika pasien melakukan terapi pengobatan  hemodialysis. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kepatuhan pasien dalam menjalankan hemodialisa di masa adaptasi kebiasaan baru.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian observasional  analitik  dengan  desain   cross  sectional. Sampel  pada  penelitian  ini  adalah pasien yang melakukan hemodialisa yang bersedia diwawancara saat Tindakan hemodialisis. Dari 41 responden  90,2 %) memiliki Pendidikan tinggi,  95,1% berpengetahuan baik,  70,7 % biaya menggunakan  /BPJS, 82,9% ditunggu keluarga dan 96.7% pasien patuh  menjalankan terapi hemodialisa. Adaptasi kebiasaan baru tidak berpengaruh kepada kepatuhan pasien dalam menjalankan terapi hemodialisa. Dengan Pendidikan yang  tinggi dan pengetahuan yang baik dari responden tidak mengurangi kepatuhan pasien dalam menjalankan hemodialisa walaupun adanya kebijakan adaptasi kebiasaan baru.
Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Dalam Pembatasan Asupan Cairan Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) Yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Radjak Hospital Cileungsi Nurma Dewi; Erwan Setiyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1330

Abstract

Chronic kidney disease (CKD) yaitu suatu kegagalan fungsi ginjal untuk mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan elektrolit. Kasus ini meningkat setiap tahunnya, 6-20 juta orang penduduk Amerika Serikat, Jepang dan Asia tercatat sebagai negara yang memiliki populasi CKD tertinggi di dunia yaitu sebanyak 1.800 kasus per juta penduduk, serta 220 kasus baru per tahunnya (Dharma, 2015) Di Indonesia dari 249 renal unit yang tersebar melaporkan bahwa tercatat 30.554 pasien aktif menjalani hemodialisa pada tahun 2015. Pasien CKD mengalami gangguan keseimbangan cairan dalam tubuh, jika pasien tidak melakukan pembatasan asupan cairan, maka akan mengakibatkan penumpukan cairan yang berkontribusi pada  mortalitas dan kwalitas hidup pasien. Dari paparan tersebut maka perlu mensuport pasien untuk tertib dalam mengelola masukan cairan sehingga dukungan keluarga diperlukan dalam tindakan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan pada pasien CKD.. Desain peneltian ini adalah deskriptif kuantitatif untuk melihat pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasien hemodialisa. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 302 orang dan dengan menggunakan rumus slovin didapatkan sampel sebanyak 75 orang dengan kriteria :Pasien koperatif, tidak dalam kondisi gawat, menjalani terapi hemodialisa dua kali dalam seminggu. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2021 sampai Januari 2022. Hasil dan Pembahasan. Usia responden mayoritas  20-50 tahun sebanyak 62 orang (82,7%). Jenis kelamin resonden mayoritas  perempuan sebanyak 42 orang (56 %), responden yang memiliki dukungan keluarga baik sebanyak 69 orang (92%). Responden yang patuh dalam pembatasan asupan cairan sebanyak 58 orang (77,3%). Pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan pada pasien (CKD) diperoleh data bahwa ada sebanyak 4 orang (66,7%) yang memiliki dukungan keluarga kurang baik serta tidak patuh, sebanyak 2 orang (33,3%) memiliki dukungan keluarga kurang baik serta patuh dalam pembatasan asupan cairan. Responden yang memiliki dukungan keluarga baik namun tidak patuh dalam pembatasan asupan cairan sebanyak 13 orang (18,8%) dan responden yang memiliki dukungan keluarga baik serta patuh sebanyak 56 orang (81,2%). Hasil uji statistik diperoleh p value = 0,03, secara statistik dapat disimpukan bahwa ada pengaruh dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan pasien CKD yang menjalani hemodialisa di Radjak Hospital Cileungsi