Wahyuningsih Djaali
Medical Acupuncture Specialist Program, Faculty Of Medicine, Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia; Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Penyakit Degeneratif di Wilayah Kampung Tengah Kramat Jati Mighra, Bazzar Ari; Djaali, Wahyuningsih
Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jpkmht.v1i2.121

Abstract

Lansia merupakan penduduk berisiko tinggi untuk terjadinya berbagai macam penyakit degeneratif, antara lain stroke, hipertensi, dan diabetes melitus. Kurangnya informasi dan pengetahuan lansia mengenai penyakit degeneratif, pola hidup sehat, dan pola pencegahan dini, merupakan penyebab utama tingginya angka kejadian komplikasi penyakit pada lansia. Ketidakterjangkauan lansia terhadap akses pelayanan kesehatan lansia juga merupakan faktor penghambat lansia dan keluarga untuk mendapatkan informasi terkait penyakit tersebut. Tujuan kegiatan ini secara umum adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan lansia tentang penyakit degeneratif di wilayah Kampung Tengah, dan secara khusus adalah (1) memberikan pengetahuan kepada lansia tentang penyakit stroke, hipertensi, dan diabetes mellitus (2) memberikan pengetahuan kepada lansia tentang cara pencegahan dan penanganan penyakit stroke, hipertensi, dan diabetes melitus. Metode kegiatan yang dilakukan pada kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, praktek dan pendekatan edukasi. Dari hasil kegiatan penyuluhan yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan lansia tentang penyakit stroke, hipertensi dan diabetes melitus di wilayah Kampung Tengah dengan perbedaan nilai rerata pengetahuan sebesar 3,2. Selain itu terlihat pada antusias lansia dalam sesi diskusi dan tanya jawab menunjukkan bahwa rasa ingin tahu lansia terhadap kesehatannya cukup tinggi. Pengetahuan mengenai penyakit-penyakit degeratif ini sangat diperlukan agar lansia dapat secara mandiri menjaga kesehatannya.
PERAN TERAPI AKUPUNKTUR PADA CARPAL TUNNEL SYNDROME Wahyuningsih Djaali,*,** Christina Lanny Simadibrata,* Irma Nareswari,* Dwi Rachma Helianthi,* Kemas
NEURONA Vol. 37 No. 1 Desember 2019
Publisher : Neurona Majalah Kedokteran Neuro Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TUNNEL SYNDROME CTS IS THE MOST COMMON PERIPHERAL NEUROPATHY IN ESTABLISHING A DIAGNOSIS OF CTS IT REQUIRES SEVERAL EXAMINATIONS THAT CANNOT STAND ALONE SYMPTOMS FROM THE ANAMNESIS AND SIGNS OF PHYSICAL EXAMINATION SUCH AS TINEL TEST PHALEN TEST PRESS PROVOCATION EXAMINATION HAND ELEVATION EXAMINATION AND MOTOR EXAMINATION ARE NEEDED NERVE CONDUCTION VELOCITY NCV INVESTIGATION IS ALSO NEEDED TO DIAGNOSE CTS
Hubungan antara Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang dan Kekuatan Otot Punggung pada Mahasiswa Olahraga Bazzar Ari Mighra; Wahyuningsih Djaali
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i2.527

Abstract

Komposisi lemak tubuh dipakai sebagai salah satu komponen yang berhubungan dengan kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan. Cukup banyak cara pemeriksaan komposisi tubuh yang dapat dilakukan, antara lain pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), Skinfold Caliper, dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang dan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga. Penelitan dilakukan pada 30 mahasiswa olahraga FIK UNJ, dengan desain penelitian analitik obervasional. Dilakukan pengukuran IMT, persentase lemak tubuh menggunakan BIA, lingkar perut, lingkar pinggang, dan kekuatan otot punggung menggunakan “back and leg dynamometer”. Hasil penelitian ini persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar perut (koefisien korelasi r = 0,598 dan p0,001), persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar pinggang (koefisien korelasi r = 0,616 dan p0,001), dan persentase lemak tidak berkorelasi dengan kekuatan otot punggung (koefisien korelasi r = 0,204 dan p=0,279). Terdapat hubungan positif antara persentase lemak tubuh dengan lingkar perut, dan antara persentase lemak tubuh dengan lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga FIK UNJ.Kata Kunci: Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang, Kekuatan Otot Punggung.
Pengaruh RAST (Running-Based Anaerobic Sprint Test) terhadap Denyut Jantung dan Kadar Asam Laktat pada Atlet Futsal FIK UNJ Bazzar Ari Mighra; Wahyuningsih Djaali
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i1.530

Abstract

Asam laktat merupakan produk hasil penggunaan sistem energi anaerobik dan merupakan salah satu faktor yang menentukan kelelahan karena akumulasi asam laktat dalam otot dikaitkan dengan kelelahan otot. Futsal merupakan jenis olahraga yang menggunakan energi secara anaerobik dan aerobik, dan metode RAST (Running-based Anaerobic Sprint Test) adalah salah satu tes untuk mengukur kemampuan daya tahan anaerobik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh RAST terhadap perubahan denyut jantung dan kadar asam laktat yang mengacu pada penggunaan energi anaerobik. Jumlah sampel sebesar 24 orang diikutkan dalam penelitian. Hasil penelitian didapatkan rerat berat badan  sebesar 58,33 kg, rerata tinggi badan 168,08 cm, dan rerata IMT 17,73 kg/m2. Terdapat peningkatan denyut jantung yang bermakna (p0,001) pada setelah RAST (rerata 137,29±18,59 kali/menit), dibandingkan sebelum RAST (rerata 74,29±10,84 kali/menit). Terdapat penurunan kadar asam laktat yang bermakna pada 30 menit setelah RAST (rerata 2,08±1,40 mmol/L), dibandingkan 5 menit setelah RAST (rerata 6,18±2,09 mmol/L). Hal ini menunjukkan kemampuan pemulihan atlet futsal FIK UNJ setelah melakukan uji RAST tergolong cukup baik.Kata Kunci: Asam laktat, Atlet Futsal, Denyut Jantung, RAST (Running-based Anaerobic Sprint Test).
Pengeluaran Energi Selama Berjalan Pada Lengkung Kaki Datar (Flat Foot) Wahyuningsih Djaali; Bazzar Ari Mighra
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1052

Abstract

Lengkung kaki datar (flat foot) merupakan kondisi yang cukup umum terjadi pada orang dewasa dan dapat meningkatkan beban kerja struktur kaki sehingga mengganggu fungsi kaki secara normal. Pengeluaran energi dalam melakukan suatu aktivitas dipengaruhi oleh banyak hal, yaitu intensitas aktivitas, durasi aktivitas, dan komposisi tubuh, salah satunya adalah bentuk lengkung kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lengkung kaki datar terhadap pengeluaran energi selama berjalan. Jenis penelitian adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan lengkung kaki dan pemeriksaan pengeluaran energi selama berjalan dengan pengukuran konsumsi oksigen (O2 cost). Pada hasil penelitian, jumlah konsumsi oksigen selama berjalan pada tipe lengkung kaki datar adalah sebesar 0,269 ± 0,036 ml/kg/m dan pada lengkung kaki normal adalah sebesar 0,186 ± 0,019 0,269 ± 0,036 ml/kg/m, dan hasil ini berbeda bermakna (nilai p0,001). Hal ini menunjukkan bahwa tipe lengkung kaki datar memengaruhi pengeluaran energi selama berjalan.
Hubungan antara Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang dan Kekuatan Otot Punggung pada Mahasiswa Olahraga Bazzar Ari Mighra; Wahyuningsih Djaali
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.714

Abstract

Pendahuluan: Komposisi lemak tubuh dipakai sebagai salah satu komponen yang berhubungan dengan kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan. Cukup banyak cara pemeriksaan komposisi tubuh yang dapat dilakukan, antara lain pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), Skinfold Caliper, dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang dan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga.Metode: Penelitan dilakukan pada 30 mahasiswa olahraga FIK UNJ, dengan desain penelitian analitik obervasional. Dilakukan pengukuran IMT, persentase lemak tubuh menggunakan BIA, lingkar perut, lingkar pinggang, dan kekuatan otot punggung menggunakan “back and leg dynamometer”.Hasil: Persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar perut (koefisien korelasi r = 0,598 dan p0,001), persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar pinggang (koefisien korelasi r = 0,616 dan p0,001), dan persentase lemak tidak berkorelasi dengan kekuatan otot punggung (koefisien korelasi r = 0,204 dan p=0,279).Kesimpulan: Terdapat hubungan positif antara persentase lemak tubuh dengan lingkar perut, dan antara persentase lemak tubuh dengan lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga FIK UNJ. Kata kunci: Persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang, kekuatan otot punggung.
The Effectiveness of Acupuncture Therapy in the Drug Addiction to Ward Off the Social Culture Threats Dion Rukmindar; Elies Fitriani; Inria Chandra; Herlina Tarigan; Wahyuningsih Djaali
Jurnal Pertahanan: Media Informasi ttg Kajian & Strategi Pertahanan yang Mengedepankan Identity, Nasionalism & Integrity Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : The Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jp.v9i1.1951

Abstract

Drug addiction is a social-cultural threat and has a serious impact on national defense. It is required a comprehensive approach as it would influence the quality of the next generation. Treatment for drug addicts is called the rehabilitation process and one of the stages is the detoxification process, where drug-class substances are removed from the addict's body. The current detoxification process uses pharmacological and non-pharmacological methods. Acupuncture through the NADA (National Acupuncture Detoxification Association) protocol can be a non-pharmacological approach to the drug detoxification process by overcoming the weakness of previous pharmacological and non-pharmacological therapies. This article is a narrative review from the last ten years published in PubMed, Embase, Google Scholar, and Elsevier. This literature review aims to study whether or not acupuncture is a beneficial therapy in the detoxification process in the rehabilitation of drug addicts proven with scientifically based evidence. This result then could become a consideration for stakeholders to make a standard protocol in the rehabilitation process for drug users in Indonesia. Based on the studies reviewed in this literature review, the NADA protocol is feasible to become a non-pharmacological approach in the rehabilitation of drug addicts. Additional research on the use of the NADA protocol is needed.
Hubungan antara Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang dan Kekuatan Otot Punggung pada Mahasiswa Olahraga Mighra, Bazzar Ari; Djaali, Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v13i2.527

Abstract

Komposisi lemak tubuh dipakai sebagai salah satu komponen yang berhubungan dengan kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan. Cukup banyak cara pemeriksaan komposisi tubuh yang dapat dilakukan, antara lain pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), Skinfold Caliper, dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang dan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga. Penelitan dilakukan pada 30 mahasiswa olahraga FIK UNJ, dengan desain penelitian analitik obervasional. Dilakukan pengukuran IMT, persentase lemak tubuh menggunakan BIA, lingkar perut, lingkar pinggang, dan kekuatan otot punggung menggunakan “back and leg dynamometer”. Hasil penelitian ini persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar perut (koefisien korelasi r = 0,598 dan p<0,001), persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar pinggang (koefisien korelasi r = 0,616 dan p<0,001), dan persentase lemak tidak berkorelasi dengan kekuatan otot punggung (koefisien korelasi r = 0,204 dan p=0,279). Terdapat hubungan positif antara persentase lemak tubuh dengan lingkar perut, dan antara persentase lemak tubuh dengan lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga FIK UNJ.Kata Kunci: Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang, Kekuatan Otot Punggung.
Hubungan antara Persentase Lemak Tubuh, Lingkar Perut, Lingkar Pinggang dan Kekuatan Otot Punggung pada Mahasiswa Olahraga Mighra, Bazzar Ari; Djaali, Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i1.714

Abstract

Pendahuluan: Komposisi lemak tubuh dipakai sebagai salah satu komponen yang berhubungan dengan kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan. Cukup banyak cara pemeriksaan komposisi tubuh yang dapat dilakukan, antara lain pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), Skinfold Caliper, dan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang dan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga.Metode: Penelitan dilakukan pada 30 mahasiswa olahraga FIK UNJ, dengan desain penelitian analitik obervasional. Dilakukan pengukuran IMT, persentase lemak tubuh menggunakan BIA, lingkar perut, lingkar pinggang, dan kekuatan otot punggung menggunakan “back and leg dynamometer”.Hasil: Persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar perut (koefisien korelasi r = 0,598 dan p<0,001), persentase lemak berkorelasi positif secara signifikan dengan lingkar pinggang (koefisien korelasi r = 0,616 dan p<0,001), dan persentase lemak tidak berkorelasi dengan kekuatan otot punggung (koefisien korelasi r = 0,204 dan p=0,279).Kesimpulan: Terdapat hubungan positif antara persentase lemak tubuh dengan lingkar perut, dan antara persentase lemak tubuh dengan lingkar pinggang, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kekuatan otot punggung pada mahasiswa olahraga FIK UNJ. Kata kunci: Persentase lemak tubuh, lingkar perut, lingkar pinggang, kekuatan otot punggung.
Pengeluaran Energi Selama Berjalan Pada Lengkung Kaki Datar (Flat Foot) Djaali, Wahyuningsih; Mighra, Bazzar Ari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v14i2.1052

Abstract

Lengkung kaki datar (flat foot) merupakan kondisi yang cukup umum terjadi pada orang dewasa dan dapat meningkatkan beban kerja struktur kaki sehingga mengganggu fungsi kaki secara normal. Pengeluaran energi dalam melakukan suatu aktivitas dipengaruhi oleh banyak hal, yaitu intensitas aktivitas, durasi aktivitas, dan komposisi tubuh, salah satunya adalah bentuk lengkung kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lengkung kaki datar terhadap pengeluaran energi selama berjalan. Jenis penelitian adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan lengkung kaki dan pemeriksaan pengeluaran energi selama berjalan dengan pengukuran konsumsi oksigen (O2 cost). Pada hasil penelitian, jumlah konsumsi oksigen selama berjalan pada tipe lengkung kaki datar adalah sebesar 0,269 ± 0,036 ml/kg/m dan pada lengkung kaki normal adalah sebesar 0,186 ± 0,019 0,269 ± 0,036 ml/kg/m, dan hasil ini berbeda bermakna (nilai p<0,001). Hal ini menunjukkan bahwa tipe lengkung kaki datar memengaruhi pengeluaran energi selama berjalan.