cover
Contact Name
Frenta Helena Simaibang
Contact Email
frentaelenasimaibang@gmail.com
Phone
+628119114381
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No. 23 - 25 Kramat Jati
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23019255     EISSN : 26561190     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan is one of the online-based scientific periodic published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Mohammad Husni Thamrin. This journal accepts articles or scientific papers that focus on health issues. This journal will be publishes biannually, in March and September.
Articles 518 Documents
Analisis Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Mengenai Pubertas Antara Siswa dan Siswi SMP Negeri 265 Jakarta Damayanti, Dewi Suri; Munawaroh, Munawaroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1663

Abstract

Remaja membutuhkan layanan kesehatan dan konseling yang dapat membantu mereka tetap sehat (WHO, 2018). Salah satu layanan kesehatan yang dapat diberikan pada remaja mengenai kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi yaitu bagaimana menjaga diri dan cara mencegah agar terhindar dari gangguan reproduksi serta mengenai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan reproduksi (Wirenviona, 2020). Memberikan informasi  kesehatan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi, berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa sumber informasi memiliki hubungan dengan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja (Purba & Rahayu, 2021). Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan pengetahuan setelah diberi penyuluhan antara siswa dan siswi mengenai kesehatan reproduksi di SMPN 265 Jakarta. Kuesioner diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi. Responden penelitian sebanyak 89 orang merupakan siswa-siswi SMPN 265 Jakarta yang mengikuti penyuluhan kesehatan reproduksi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan  deskriptif kuantitatif, desain penelitian Cross Sectional, analisis data menggunakan uji t dependen. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan pada siswa dan siswi setelah diberikan penyuluhan menggunakan metode dan media yang sama, namun peningkatan lebih efektif pada siswi (murid perempuan) dengan P Value 0,000. Rekomendasi, diperlukan intervensi berkesinambungan, tenaga penyuluh yang terlatih, serta penggunaan berbagai media sehingga dapat meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi Kata kunci : Kesehatan reproduksi,  pengetahuan remaja, jenis kelamin  
Analisis Hubungan Ergonomi Dengan Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Bidan Puskesmas di Kabupaten Karawang Zen, Bambang Lesmana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1670

Abstract

Sektor kesehatan merupakan profesi yang sering dihadapkan dengan MSDs (Snijders et, al,. 2019) berkisar antara 33% dan 88%. Nordic Body Map (NBM) merupakan metode ergonomi untuk menilai ketidaknyamanan pada tubuh. Pengukuran postur kerja ergonomis menggunakan metode Rapid Overall Body Assessment (REBA) ( Niluh, 2019). Bidan di puskesmas kabupaten karawang didapatkan posisi berisiko seperti penyuntikan imunisasi dalam keadaan membungkuk dengan posisi lutut ditekuk. Tujuan penelitian mengetahui gambaran MSDs berdasarkan tingkat resiko ergonomi pada   Profesi Bidan di Puskesmas Kabupaten Karawang. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian ini adalah studi kuantitatif cross-sectional, besaran sampel dalam penelitian ini berjumlah 180 responden dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji univariat, uji bivariat, uji multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ergonomi berhubungan dengan MSDS setelah dikontrol oleh variabel usia dan IMT. Didapatkan OR = 4,149 dimana artinya seseorang dengan ergonomi beresiko akan berpeluang 4,149 kali lebih besar untuk terjadi MSDs dibandingkan dengan seorang yang memiliki ergonomi tidak berisiko, setelah dikontroll oleh faktor usia dan IMT nya, kelemahan penelitian terbatas pada satu tindakan saja yaitu imunisasi.
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR TAHU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia coli Anliza, Syarah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.1738

Abstract

Salah satu masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi tinggi di Indonesia yaitu diare. Banyaknya penyakit diare yang disebabkan oleh bakteri sehingga diperlukan media pertumbuhan untuk mencari bakteri penyebab penyakit dan mempelajari sifat-sifat bakteri lebih dalam. Melimpahnya sumber alam dan pemanfaatan limbah yang dapat digunakan sebagai media pertumbuhan mikroorganisme mendorong peneliti untuk membuat media alternatif. Limbah cair tahu merupakan salah satu bahan alami yang limbahnya belum dimanfaatkan secara optimal. Kandungan karbohidrat dan protein yang terdapat dalam limbah cair tahu sangat dibutuhkan untuk nutrisi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah limbah cair tahu dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Penelitian yang dilakukan adalah eksperimental menggunakan metode Total Plate Count (TPC) dengan konsentrasi 12,5%, 15%, dan 17,5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata jumlah koloni Escherichia coli pada media Nutrient Agar sebagai kontrol positif yaitu sebanyak 1,71x107 CFU/mL, sedangkan pada media alternatif limbah cair tahu konsentrasi 12,5% sebanyak 8,0x106 CFU/mL, konsentrasi 15% sebanyak 8,1x106 CFU/mL, dan konsentrasi 17,5% sebanyak 8,6x106 CFU/mL. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan, bahwa media alternatif limbah cair tahu dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
Pengaruh Akupuntur Terhadap Penyerapan Nutrisi Pada Pasien Gizi Buruk: Sebuah Studi Klinis Agustina, Tri; Dwi Binuko, Raafika Studiviani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1754

Abstract

Ketidaktahuan akan pengaruh terapi akupuntur terhadap penyerapan nutrisi pada pasien dapat berpotensi menyebabkan pengelolaan nutrisi yang tidak optimal. Dalam kondisi kesehatan yang memerlukan perbaikan penyerapan nutrisi, seperti pasien gizi buruk, pemahaman tentang hubungan antara terapi akupuntur dan penyerapan nutrisi menjadi sangat penting. Tanpa pemahaman yang memadai tentang dampak terapi akupuntur, upaya-upaya pengelolaan nutrisi pasien mungkin tidak mencapai hasil yang diharapkan.Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak terapi akupuntur pada penyerapan nutrisi pasien. Dalam bidang gizi, terapi akupuntur telah dianggap berpotensi meningkatkan penyerapan nutrisi, meskipun belum memiliki dukungan ilmiah yang kuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen, seperti Frekuensi Terapi, Durasi Terapi, Titik Akupuntur, Teknik Akupuntur, dan Lamanya Pengobatan, dengan variabel dependen, yaitu Penyerapan Nutrisi.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data dari 100 pasien yang menjalani terapi akupuntur. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Frekuensi Terapi memiliki pengaruh positif yang signifikan (β = 45.830, p < 0.001), sedangkan Durasi Terapi memiliki pengaruh negatif yang signifikan (β = -0.203, p = 0.001) terhadap penyerapan nutrisi. Pemilihan Titik Akupuntur memiliki pengaruh yang kuat dan signifikan (β = -9.264, p < 0.001), dan Teknik Akupuntur memiliki pengaruh lemah yang signifikan (β = -1.516, p = 0.049). Namun, Lamanya Pengobatan tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Analisis statistik residu menunjukkan distribusi yang mendekati normalitas.Kata Kunci : Terapi, Akupuntur, Penyerapan, Nutrisi
Hiperbilirubinemia pada Bayi Baru Lahir di RSUD Cengkareng: Kajian Gambaran Berdasarkan Usia Kehamilan dan BBLR Chairy, Abdul; Jumhati, Siti; Sulistio, Athifah Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i1.1831

Abstract

Bayi baru lahir (BBL) merupakan golongan umur dengan risiko gangguan kesehatan tertinggi. Salah satu gangguan kesehatan yang dapat dialami BBL adalah hiperbilirubinemia, yaitu kondisi kadar bilirubin dalam darah bayi yang tinggi. Hiperbilirubinemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah kelahiran prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar bilirubin total pada BBL di RSUD Cengkareng. Penelitian ini menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan bilirubin total dengan metode Diazo sulfanilat pada alat Architect c4000 di RSUD Cengkareng sebanyak 62 responden periode Januari-Desember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar bilirubin total pada BBL di RSUD Cengkareng sebagian besar tinggi, yaitu sebesar 77%. Berdasarkan usia kehamilan, kadar bilirubin total mayoritas melebihi nilai normal pada BBL dengan usia kehamilan 37 minggu (65%) dan 37-42 minggu (83%). Berdasarkan berat badan lahir rendah (BBLR), kadar bilirubin total mayoritas di atas batas normal (67%). Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari 60% BBL di RSUD Cengkareng mengalami hiperbilirubinemia. Hal ini perlu menjadi perhatian karena hiperbilirubinemia dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti kernikterus.
Analisis Implementasi Program Pelayanan Antenatal Terpadu di Klinik Pratama Dokter Abdul Radjak DKI Jakarta Chairy, Abdul; Jumhati, Siti; Dharmayanti, Ni Deni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1867

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara, dengan data terakhir mencatat AKI sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup berdasarkan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2015. Upaya asuhan antenatal menjadi kunci utama dalam mengurangi angka kematian ibu dan mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) yang telah diterapkan di berbagai negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2016 melaporkan tingkat angka kematian maternal (Maternal Mortality Rate/MMR) di negara berkembang yang sangat tinggi, mencapai sekitar 415/100.000 kelahiran hidup, yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara Eropa dan negara maju. WHO juga mencatat bahwa sekitar setengah juta perempuan meninggal setiap tahunnya akibat kehamilannya, dan 99% dari kematian ini terjadi di negara-negara berkembang. Sebanyak 75% kematian ibu disebabkan oleh komplikasi obstetri langsung, termasuk perdarahan, hipertensi, sepsis, aborsi, emboli, dan penyebab lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu di Klinik Pratama Dr. Abdul Radjak.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan berbagai informan seperti Koordinator Klinik Pratama, Kepala Klinik Pratama, pemegang program KIA, Bidan, dan ibu hamil. Pendekatan cross sectional digunakan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan program pelayanan antenatal terpadu di Klinik Pratama Dr. Abdul Radjak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, FGD, serta pengumpulan data primer dan sekunder. Sampel dipilih secara purposive sampling dengan melibatkan 20 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan pelayanan antenatal terpadu di Klinik Pratama Dr. Abdul Radjak cukup baik, dengan sumber daya manusia bidan yang telah mengikuti pelatihan pelayanan antenatal Terpadu. Kata Kunci : analisis, klinik pratama, pelayanan antenatal terpadu
Analisis Perilaku Pencegahan Infeksi Silang pada Dokter Gigi dalam Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Sulawesi Tenggara Putri, Indah Nisita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i1.1870

Abstract

Latar belakang: Profesi gigi adalah salah satu profesi yang rentan mengalami infeksi silang dengan banyak penyakit menular karena seringnya terpapar air liur dan darah dalam pekerjaannya. Dari data Persatuan Dokter Gigi Indonesia 396 dokter gigi terpapar COVID-19. Tujuan : Untuk menganalisis perilaku pencegahan infeksi silang pada dokter gigi dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut selama masa adaptasi kebiasaan baru di Sulawesi Tenggara. Metode : Penelitian Observasional analitik dengan desain studi Cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh dokter gigi di Sulawesi Tenggara dengan 190 dokter gigi diambil sebagai sampel menggunakan metode Cluster Random Sampling. Hasil penelitian : Analisis dengan uji Chi Square, terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p 0,025), masa kerja (p 0,022), ketersediaan APD (p 0,0001), ketersediaan fasilitas penunjang (p 0,0001), dan kondisi lingkungan kerja/tempat praktek (p 0,0001) dan hubungan yang tidak signifikan terlihat pada jenis kelamin (p 0,635) dan kecemasan dokter gigi (p 0,820) dengan perilaku pencegahan infeksi silang pada dokter gigi di Sulawesi Tenggara. Analisis regresi logistik berganda memperlihatkan faktor yang paling dominan dalam perilaku pencegahan infeksi silang adalah ketersediaan fasilitas penunjang. Rekomendasi : Pengelola K3 di fasyankes harus memiliki perencanaan program K3 yang dapat dimonitoring dan dievaluasi pelaksanaannya, serta perlu dilakukan pelaporan terkait hambatan dalam pelaksanaan program K3 di tempat kerja baik itu terkait dengan ketersediaanAPD, fasilitas penunjang maupun kondisi lingkungan kerja
Pijat Oksitosin dalam Meningkatkan Produksi ASI hidayah, Nur; Maulana, Eka; Febriana, Febriana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1871

Abstract

Pijat oksitosin adalah pemijatan pada sepanjang tulang belakang  sampai  tulang costae kelima dan enam, merupakan salah satu solusi mengatasi ketidak lancaran produksi ASI dengan cara merangsang refleks let down. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen one group pre and post test design, dengan sampel  sebanyak 30 responden  yang diambil menggunakan teknik non probability sampling. Dalam penelitian ini responden diberikan intervensi berupa pijatan oksitosin kemudian diukur produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian didapatkan  rata-rata produksi ASI sebelum dilakukan pijat oksitosin adalah 8,57 cc dan rata-rata produksi ASI setelah dilakukan pijat oksitosin adalah 10,27 cc  dengan  nilai p value = 0,001 dibuktikan ada perbedaan rata-rata produksi ASI sebelum dan sesudah pijat oksitosin. Sehingga disarankan bidan dapat mempromosikan pijat oksitosin sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan produksi ASI.Kata kunci : Pijat oksitosin,  produksi ASI , refleks let down
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Memilih Pengobatan Tradisional Sangkal Putung Setianingsih, Dina; Rusmiati, Desi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1872

Abstract

Saat ini pelayanan kesehatan medis telah tersedia dengan  lebih kompleks, canggih dan modern. Namun, tidak sedikit pasien cedera muskuloskeletal lebih memilih berobat di pengobatan tradisional Sangkal Putung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pasien cidera muskuloskeletal dalam memilih pengobatan tradisional sangkal putung. Desain penelitian non eksperiment dengan pendekatan studi cross sectional, dilakukan di pengobatan tradisional Haji N yang berlokasi di Jakarta Selatan dengan sampel sebanyak 90 pasien yang mengalami cedera  muskuloskeletal. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menjukan bawa lebih dari separo responden memilih pengobatan sangkal putung sebagai pilihan pertama dalam pengobatannya (52,2%), kemudian diketahui faktor usia, jenis kelamin, pengetahuan, dan tarif pengobatan berhubungan secara signifikan dengan perilaku pemilihan pengobatan sangkal putung dengan p-value masing-masing 0,021, 0,012, 0,002, dan 0,048. Pengawasan serta pembinaan perlu terus dilakukan oleh pemerintah terhadap praktek pengobatan sangkal putung sebab pengobatan tradisional merupakan warisan budaya yang dalam prakteknya mendapatkan kepercayaan dan demand yang cukup tinggi dari masyarakat, kemudian upaya edukasi kepada masyarakat pun perlu ditingkatkan untuk memberikan pemahaman untuk tidak menjadikan pengobatan tradisional sebagai pengobatan pertama namun dijadikan pengobatan alternatif.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Sulit Makan Pada Balita di RW 001 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur Nuhan, Helena Golang; Yulianti, Ervina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v15i2.1881

Abstract

Sulit makan adalah anak menolak untuk makan atau tidak mau makan atau kesulitan dalam menerima makanan atau minuman dengan berbagai macam dan jumlah sesuai usia, secara fisiologis, atau dengan kata lain gangguan makan sehingga anak melakukan penolakan terhadap makan dan hanya mengkomsumsi makanan yang disukai saja.   Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, terdapat 6.047 balita yang mengalami gizi buruk, dimana 1.823 berada di Jakarta Timur. Menurut penelitian Nadhirah et al., (2021), anak yang pilih-pilih makanan cenderung lebih tinggi memiliki status gizi buruk (43%) dibandingkan dengan anak yang tidak pilih- pilih makanan (12%). Faktor sosial ekonomi sangat berdampak pada aspek pemeliharaan kesehatan dan status gizi. Pola asuh yang kurang baik akan menimbulkan gangguan perilaku makan pada anak. yang memiliki masalah perilaku makan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku sulit makan pada balita di RW 001 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur.  Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis desain cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1-12 agustus 2023.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Analisis data menggunakan uji chi square hasil dari 107 responden, menunjukkan bahwa status ekonomi keluarga mayoritas adalah rendah sebanyak 71 responden (66%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 44 responden (41%). Sebagian besar responden menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 57 responden (53%). Pola pemberian makan mayoritas tepat sebanyak 76 responden (71%). Serta   mayoritas balita tidak mengalami kesulitan makan sebanyak 71 responden (66%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku sulit makan dengan status ekonomi keluarga, pengetahuan, pola asuh, dan pola pemberian makan, dengan perolehan hasil nilai p –value < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan agar orang tua untuk selalu memberikan pengasuhan dan praktik pemberian makan yang baik agar anak dapat terhindar dari perilaku sulit makan dan stunting