cover
Contact Name
Anna Yulia Hartati
Contact Email
annayuliahartati@gmail.com
Phone
+628122884193
Journal Mail Official
sosiodialektika@unwahas.ac.id
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X no. 22 Sampangan Semarang 50236
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sosio Dialektika
ISSN : 25408941     EISSN : 26232944     DOI : http://dx.doi.org/10.31942/sd
Core Subject : Humanities, Social,
Sosio Dialektika as an open hall for debate and discussion on socio-political science, economics, law, Islamic education and education. Sosio Dialektika accommodates social and humanities disciplines and becomes a growing space for interdisciplinary and holistic approach to the narrow space of strategic approaches so far.
Articles 166 Documents
Social Embeddedness Sebagai Strategi Resiliensi Warung Tradisional Dalam Menghadapi Persaingan Ritel Modern Di Kota Palangka Raya: Kata Kunci: Social embeddedness, Resiliensi, Warung tradisional Lira Sabila Putri; Yorgen Kaharap; M. Syaeful Anam
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.15922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk keterlekatan sosial (social embeddedness) sebagai strategi resiliensi warung tradisional dalam menghadapi persaingan ritel modern di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya. Menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan analisis model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014), data didapatkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap pemilik warung serta pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi warung tradisional di kawasan pemukiman padat ini ditopang oleh keterlekatan relasional dan struktural, yang termanifestasi dalam praktik transaksi informal seperti sistem kasbon, serta fleksibilitas penjualan komoditas dalam satuan mikro (eceran informal) yang tidak dimiliki ritel modern. Temuan ini mengonfirmasi bahwa tindakan ekonomi pemilik warung senantiasa terikat dalam jaringan sosial dan kepercayaan timbal balik (trust), di mana interaksi personal mampu melunakkan sikap blasé (acuh tak acuh) masyarakat perkotaan yang cenderung impersonal. Secara pragmatis, loyalitas konsumen tetap terjaga karena warung dipandang sebagai solusi konsumsi yang rasional dan efisien bagi kelompok masyarakat berpendapatan harian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa warung tradisional bukan sekadar unit bisnis murni, melainkan entitas sosiologis yang berfungsi sebagai jaring pengaman ekonomi dan instrumen redistribusi sosial di tingkat akar rumput.
Pengelolaan Aset Biologis Berdasarkan PSAK 241 Dan Pengaruhnya Terhadap Keberlanjutan Bisnis Ekowisata Ernawati Budi Astuti; Anisa Tri Astadewi; Ayu Suciwati
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.15988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh pengelolaan aset biologis berdasarkan PSAK 241 terhadap keberlanjutan bisnis pada Wisata Kalipancur Central Park (KCP) Semarang. Fenomena paradoks ekowisata menunjukkan aset ekologis tinggi belum terukur secara formal dalam pelaporan keuangan sehingga memengaruhi pengambilan keputusan strategi keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausalitas. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert 1–5 kepada 110 responden yang terdiri dari pengunjung, masyarakat sekitar, dan stakeholder pengelolaan wisata. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui software SmartPLS. Hasil analisis struktural menunjukkan bahwa penerapan kriteria akuntansi aset biologis berdasarkan PSAK 241 (pengakuan, pengukuran nilai wajar, dan pengungkapan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan bisnis yang diukur melalui dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pelaporan aset biologis yang transparan terbukti secara statistik menjadi instrumen legitimasi yang kuat dalam menjamin keberlanjutan operasional entitas ekowisata perkotaan.
Analisis Strategi Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Sampah Di Desa Semangat Dalam Kabupaten Barito Kuala Nike Purnamawati; Safa Muzdalifah
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.16307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pemerintah Desa dalam pengelolaan sampah di Desa Semangat Dalam Kabupaten Barito Kuala menggunakan teori POAC (Planning, Organizing, Actuating dan Controlling) menurut George R. Terry. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, documentation dan wawancara mendalam kepada 8 (delapan) informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan sampah di Desa Semangat Dalam belum berjalan optimal pada seluruh dimensi POAC George R. Terry. 1) Planning (Perencanaan) belum tersedia peraturan desa, program khusus dan alokasi anggaran pengelolaan sampah. 2) Organizing (Pengorganisasian) belum terbentuk tim atau struktur khusus yang menangani pengelolaan sampah serta koordinasi masih bersifat informal. 3) Actuating (Perencanaan) pelaksanaan pengelolaan masih terbatas pada himbauan berupa spanduk dan fasilitas yang minim tanpa adanya inovasi berkelanjutan. 4) Controlling (Pengendalian) belum adanya pengawasan rutin, evaluasi berkala dan sanksi yang mengikat. Penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah desa segera mengesahkan peraturan desa tentang sampah, membentuk tim pengelola sampah, mengalokasikan anggaran khusus dan membangun sistem pengawasan yang berkelanjutan, serta diperlukan penguatan tata kelola berbasis kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat dan pihak terkait agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih berkelanjutan.
Pemetaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Terakreditasi Di Kota Jayapura Provinsi Papua Sitti Patty; Alfred Ayub Moses Padwa
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.16739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) terakreditasi di Kota Jayapura, Provinsi Papua, dengan menyoroti jumlah, jenis layanan, serta kualitas kelembagaan berdasarkan hasil akreditasi periode 2019–2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif yang diperoleh melalui dokumentasi dan analisis tabulasi. Fokus utama penelitian adalah menganalisis sebaran serta dinamika perkembangan LKS sebagai penyedia layanan kesejahteraan sosial bagi anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, penyintas HIV/AIDS, dan korban penyalahgunaan NAPZA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 67 LKS yang terdaftar di Dinas Sosial Kota Jayapura, namun hanya sebagian yang telah mengikuti proses akreditasi. Tren akreditasi memperlihatkan adanya peningkatan kualitas lembaga, dari dominasi peringkat C pada tahun 2019, meningkat menjadi stabil di peringkat B pada tahun 2022–2023, hingga kembali muncul lembaga berperingkat A pada tahun 2025. Yayasan Pendamping dan Pemberdayaan Masyarakat Papua dan Papua Barat (YP2MP) menjadi contoh lembaga yang adaptif dan progresif dalam meningkatkan mutu layanan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan berkelanjutan guna mewujudkan layanan sosial yang profesional, inklusif, dan berkeadilan di Papua. Kata kunci: Akreditasi, pemetaan, Lembaga Kesejahteraan Sosial
Analisis Pengaruh Korean Wave Dan Perilaku Xenosentrisme Terhadap Minat Beli Produk Skincare Korea Di Kota Semarang Mellynda Alvinia Zuma Laily Zuma Laily; Ismiyatun Ismiyatun; Anna Yulia Hartati
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.16766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Korean Wave dan perilaku xenosentrisme terhadap minat beli produk skincare Korea di Kota Semarang. Fenomena Korean Wave yang mencakup musik K-Pop, drama Korea, hingga gaya hidup ala Korea telah melampaui batas hiburan dan bertransformasi menjadi tren budaya global yang membentuk pola konsumsi masyarakat. Dalam konteks ini, minat beli masyarakat Indonesia terhadap produk skincare Korea tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh citra budaya asing yang melekat padanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sejumlah responden di Kota Semarang, yang terdiri dari mahasiswa, pekerja kantoran, beauty creator, hingga karyawan sektor jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Korean Wave memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek dan menciptakan preferensi terhadap produk skincare Korea, terutama melalui paparan media sosial, drama Korea, dan musik K-Pop. Di sisi lain, perilaku xenosentrisme muncul sebagai faktor psikologis yang mendorong konsumen untuk lebih memilih produk asing, dengan keyakinan bahwa kualitas dan prestise produk luar negeri lebih unggul dibandingkan produk lokal. Temuan ini memperlihatkan bahwa interaksi antara budaya populer global dan kecenderungan psikologis konsumen berperan penting dalam membentuk keputusan pembelian
Mediasi Kepuasan Kerja Pada Hubungan Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Dan Kinerja Karyawan Diyah Yuningsih Diyah Yuningsih; Wawan Prahiawan; Hayati Nupus
SOSIO DIALEKTIKA Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v11i1.16878

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada PT Krakatau Osaka Steel. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian berjumlah 143 karyawan yang seluruhnya dijadikan responden menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional (t = 2,120; p = 0,035) dan budaya organisasi (t = 2,139; p = 0,033) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi juga berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,244; p = 0,001). Selain itu, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan nilai Variance Accounted For (VAF) masing-masing sebesar 51,97% dan 51,95%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan dipengaruhi oleh penguatan kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi melalui peningkatan kepuasan kerja. Kata kunci: budaya organisasi; kepemimpinan transformasional; kepuasan kerja; kinerja karyawan; mediasi.