cover
Contact Name
Selvi Qomariah
Contact Email
selviadp09@gmail.com
Phone
+6282231230066
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan
ISSN : 19793340     EISSN : 26857987     DOI : https://doi.org/10.36089/job
Core Subject : Health, Science,
JURNAL ILMIAH OBSGIN is a national midwifery journal which publishes scientific works for midwives, academic people and practitioners. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 942 Documents
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Imunisasi Lanjutan Pada Balita Usia 18 Sampai 24 Bulan di Desa Lempeni Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Kurniawati, Dinik; Farianingsih, Farianingsih; Rohmatin, Homsiatur
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1150

Abstract

Follow-up immunization is a repeat of basic immunization to maintain the level of immunity and to extend the protection period for children who have received basic immunization by giving 1 dose of DPT-HB-HiB at the age of 18 months and 1 dose of measles/MR at the age of 24 months. Optimal protection from the provision of further immunization is only obtained if the child has received complete basic immunization (RI Ministry of Health, 2018). Immunization coverage is closely related to the knowledge of mothers and families about giving immunizations to get immunizations because the higher the knowledge of parents about immunization, the higher the immunization coverage rate (Eva Supriatin, 2015). This study aims to determine and analyze the level of knowledge of mothers about advanced immunization for toddlers aged 18 to 24 months in Lempeni Village, Tempeh District, Lumajang Regency, which was carried out in July-August 2022. The type of research carried out was all mothers who had toddlers aged 18 to 24 months, sampling by total sampling so that the sample obtained is 40 respondents. Data collection includes coding, editing, and tabulating, then the data is analyzed manually using formulas. The results showed that of the 40 respondents, most of them had a sufficient level of knowledge about advanced immunization, namely from 40 respondents who had a sufficient level of knowledge as many as 19 people (47.5%), a good level of knowledge as many as 14 people (35%), and a good level of knowledge. less than 7 people (17.5%).
Hubungan Pengetahuan Tentang Menarche dengan Tingkat Kecemasan pada Siswa Putri di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Al-Uswah Pasirian Eriskasanti, Dian Renata; Farianingsih, Farianingsih; Rohmatin, Homsiatur
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1151

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa yang lebih dewasa. Masa remaja ditandai dengan terjadinya masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain cross sectional, dilaksanakan bulan juni-juli 2022, Jumlah populasi 45 siswi kelas 5 dan 6, sampel yang diteliti sebanyak 31 siswa. Teknik sampling menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil dalam penelitian ini memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 12 siswa (38.7%), kecemasan sedang sebanyak 16 siswa (51.7%). Dari hasil uji chi-square dengan α = 0,05 diperoleh uji p-value = 0,055. Sehingga didapatkan p-value = 0,055 yang dapat disimpulkan tidak ada hubungan pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan pada siswa putri di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Al-Uswah Pasirian.Diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat secara teoritis, dapat berguna bagi dunia pendidikan, juga bagi tenaga kesehatan dapat meningkatkan upaya dalam melakukan promosi dan penyuluhan kesehatan dan dapat menjadi acuan bagi peneliti selanjutnya.
Pengaruh Kecemasan Ibu Hamil terhadap Peminatan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kunir Andira, Juwita Ayu; Hamim, Nur; Ermawati, Iit
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1152

Abstract

An increase in the anxiety of pregnant women of the COVID-19 is due to the lack of knowledge of pregnant women about COVID-19 and how to prevent it. Anxiety experienced can reduce the immunity of pregnant women so that they can be more susceptible to infection. The purpose was to determine the effect of pregnant women's anxiety on the specialization of covid 19 vaccination at the Kunir Health Center. This research is quantitative research with cross sectional approach. The sample was pregnant women who had ANC visits and had not been vaccinated against COVID-19 at the Kunir Health Center as many as 45 respondents using the total sampling technique with the sperman rho test. The results showed that most of the respondents had a mild level of anxiety as many as 55.6% and an interest in the Covid 19 vaccine in the moderate interest category as many as 42.2%. From the Spearman's rho test was found that the p value <0.05( p = 0.000), which means that there is an influence of pregnant women's anxiety on the interest in Covid 19 vaccination at the Kunir Health Center. It is recommended that midwives always behave educatingly while in the community so that they can be used as role models in implementing health protocols and using vaccines.
Hubungan Ketuban Pecah Dini dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Lailiyar Rofiah; Nur Hamim; Iit Ermawati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1156

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum adanya tanda persalinan. KPD menyebabkan asfiksia neonatorum. Angka kematian bayi pada tahun 2019 adalah 103 bayi, sebesar 36%.Tujuan penelitian ini mengetahui adanya hubungan antara ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional, data diambil dari rekam medik dan lembar observasi di ruang bersalin Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang yang dilaksanakan pada bulan agustus 2022 dengan jumlah populasi 30 ibu bersalin dan sampel sebanyak 30 responden dengan teknik total sampling sampling. Data dianalisis dengan uji chi-square test. Hasil penelitian menunjukkan KPD di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2022 sebagian besar mengalami KPD Aterm (63,3%). Kejadian Asfiksia Neonatorum di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2022 hampir seluruhnya mengalami kejadian asfiksia sedang (76,7%). Hasil uji chi-square menunjukkan nilai P-value = 0,021 < α 0,05 artinya ada hubungan ketuban pecah dini dengan kejadian asfiksia neonatorum. Kesimpulan penelitian, ada hubungan KPD dengan kejadian asfiksia neonatorum.
Hubungan Pola Asuh Ibu terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak Usia 3-4 Tahun di Desa Tempeh Kidul Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Tahun 2022 Pinashti Putri Trisna Saka; Yessy Nur Endah Sary; Tutik Hidayati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1157

Abstract

Pola asuh ialah pola interaksi antara anak dan orang tua selama anak dalam pengasuhan. Banyak faktor dalam keluarga yang ikut berpengaruh dalam proses perkembangan anak, seperti perkembangan sosial emosional anak yang dapat terbentuk dari lingkungan keluarga maupun lingkungan di sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis adanya hubungan pola asuh ibu terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia 3-4 tahun. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah anak usia 3-4 tahun, jumlah sampel menggunakan probability sampling yaitu 52 orang dengan metode simple random sampling dan tempat penelitian di Desa Tempeh Kidul Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Pengumpulan data meliputi coding, editing, dan tabulating, kemudian data dianalisis secara komputerisasi yaitu dengan SPSS. Kasus tentang perkembangan sosial emosional anak yang normal pada usia 3-4 tahun di Desa Tempeh Kidul selama kurun waktu Agustus sampai September 2022 yaitu 90,4%. Dari 52 responden yang diteliti usia <20 tahun dan 21-35 tahun sama yaitu 42,3%. Sedangkan dari tingkat pendidikan sebagian besar (63,5%) berpendidikan SMP, jumlah anak responden sebagian besar (55,8%) yaitu satu, dan penghasilan responden sebagian besar < UMK. Analisis hasil penelitian menggunakan uji korelasi Spearman diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,699 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Hasil tersebut menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0,05 sehingga dinyatakan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh ibu dan perkembangan sosial emosional anak. Diharapkan di Desa Tempeh Kidul Kecamatan Tempeh dapat meningkatkan pemahaman tentang pola asuh pada anak dengan cara memberi penyuluhan dan mengadakan kelas ibu balita.
Pengaruh Pemanfaatan Buku KIA terhadap Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perawatan Kehamilan di Puskesmas Klakah Kabupaten Lumajang Aminatus Zahro; Farianingsih Farianingsih; Homsiatur Rohmatin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1158

Abstract

Maternal and child health book (MCH handbook) is a book that contains records of maternal health from pregnant women, mothers giving birth to postpartum mothers, and contains records of children's health, from newborns to children aged 6 years. One of the impacts of the poor use of MCH handbooks is the low knowledge of pregnant women about prenatal care, starting from the absence of pregnancy complications detected by health workers, due to not all pregnant women who make the first antenatal care visit continue until the 4th visit in the 3rd quarter (not according to standard). This study aims to determine the effect of the use of the MCH book on the knowledge of pregnant women about pregnancy care at the Klakah Health Center. This study is an analytic observational study with a cross sectional approach. The population in this study were pregnant women in the working area of the Klakah Health Center, Lumajang Regency, namely 793 people, with a sample of 89 people. The data was obtained by asking questions to respondents using a questionnaire. The results of this study showed that of the 62 pregnant women who used the MCH handbook, 36 people had good knowledge about pregnancy care, and 26 people had sufficient knowledge. Meanwhile, of the 27 pregnant women who did not use the MCH handbook, 4 had sufficient knowledge about pregnancy care and 23 had less knowledge. And after the statistical test was carried out, it was found that there was a significant effect between the use of the MCH Handbook on the Knowledge of Pregnant Women About Pregnancy Care. It is hoped that the public health center will be able to improve communication, information, and education (KIE) about the use of MCH books to the public, especially pregnant women, so that the knowledge and attitudes of mothers will also increase.
Efektifitas Pemberian Buah Pepaya (Carica Papaya L.) terhadap Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Tekung Pristia Ayu Putrianti; Yessy Nur Endah Sari; Tutik Hidayati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1159

Abstract

Exclusive breastfeeding by breastfeeding mothers plays an important role in the growth and development of babies because breast milk contains substances that are beneficial for the immune system. Papaya is one of the fruits that contain laktagogum which can increase or facilitate the production of breast milk in nursing mothers. The aim of this study was to evaluate the efficiency of feeding papaya (Carica papaya L.) to nursing women in order to facilitate the regular production of breast milk. One group pre- and post-testing was employed in this investigation. Data were gathered using questionnaires and direct observations of respondents at the Tekung Health Center's working area between July and August 2022. A total of 20 respondents made up the population, and a sample of 20 respondents was chosen using a total sampling technique. Coding, editing, and tabulating are all parts of collecting data. Then the data was analyzed by computer with the help of SPSS. The results showed that before giving papaya fruit there were 18 respondents in the category of smooth breast milk production (90%) and 2 respondents in the category of non-current milk production (10%). However, after the intervention of giving papaya fruit, all respondents were in the current category with a total of 20 respondents (100%). Statistical results using the Paired T-test showed p-value of <0.001. Because H0 is rejected and Ha is approved because the p-value is less than 0.05, eating papaya fruit can help nursing moms produce breast milk more easily.
Hubungan Penambahan Misoprostol dengan Jumlah Perdarahan Kala IV Pada Ibu Bersalin Di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Maulidiyah Cahyangtyas; Sunanto Sunanto; Tutik Hidayati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 1 (2023): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i1.1160

Abstract

Kala IV adalah kala pengawasan dari 1-2 jam setelah bayi dan plasenta lahir untuk memantau kondisi ibu. Pemantauan dan observasi harus dilakukan pada kala IV sebab perdarahan postpartum paling sering terjadi pada 2 jam pertama setelah persalinan. Perdarahan Post Partum merupakan penyebab tertinggi angka kematian ibu (AKI) di Indonesia. Studi pendahuluan yang dilakukan di Ruang Bersalin Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang pada bulan Februari 2022 dari 10 persalinan terdapat 5 ibu bersalin mengalami perdarahan post partum, 2 orang dengan pre eklamsi, 2 orang dengan retensio plasenta dan 1 orang dengan atonia uteri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Menganalisis Hubungan Penambahan Misoprostol Dengan Jumlah Perdarahan Kala IV Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang. Desain penelitian ini menggunakan retrospective. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 32 responden yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar check list. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden Jumlah Perdarahan Kala IV Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang Tahun 2022 pada kelompok penambahan misoprostol rata-rata jumlah perdarahan adalah 90,94 cc sedangkan pada kelompok yang tidak diberi penambahan misoprostol rata-rata jumlah perdarahan adalah 121,88 cc.Pengolahan data univariat menggunakan uji Pearson Product Moment yang dihitung dengan menggunakan SPSS didapatkan nilai p value < α = 0,005 (nilai α=0,05). Dapat disimpulkan H1 diterima yang artinya ada hubungan ada hubungan penambahan misoprostol dengan jumlah perdarahan kala IV.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Ibu Hamil dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Klakah Suciati, Suciati; Sunanto, Sunanto; Ekasari, Tutik
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1161

Abstract

Nutrition is still a major health problem in Indonesia. The low nutritional status of pregnant women can result in various adverse effects for both mother and baby, including babies born with Low Birth Weight (LBW). One of the factors that influence LBW is Hb levels in pregnant women, therefore WHO recom-mends supplementation of iron tablets as part of ANC which can reduce the risk of LBW. The purpose is to determine the correlation between disciplinary of iron supplement consumption with LBW. This research uses spearman correlation studies. The samples are mothers whose babies under a year at Puskesmas Klakah area from July-August 2022 as 40 mothers. The data are acquired by using total sampling technique. The data used primary data (direct interview with the respondent) and secondary data. The result shows 14 babies with LBW and 26 babies born normally. The result of an interview about the discipline of iron supplement consumption during pregnancy shows that 16 mothers are disciplined and 24 mothers aren’t disciplined with iron supplement consumption. The Spearman test shows significant correlation between two variables with the α<0,05 (0,045). There is correlation between disciplinary of iron supplement consumption on pregnant mothers with babies born with LBW at Puskesmas Klakah Area.
Hubungan Sikap Dan Pengetahuan Ibu Balita Terhadap Kepatuhan Datang ke Posyandu di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang Tahun 2022 Dewi, Ifa Ariska; Wahyuningsih, Sri; Widayati, Agustina
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1162

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar/sosial dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sikap dan pengetahuan ibu balita terhadap kepatuhan datang ke Posyandu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional, adapun desain penelitian adalah cross sectional. Data diambil dari ibu balita yang hadir ke posyandu di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh yang dilaksanakan pada tanggal 8 sampai 12 Agustus 2022 dengan jumlah populasi 60 ibu balita, sampel yang diteliti sebanyak 60 responden dan diambil dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner kemudian data dianalisis secara manual dan komputer dengan Pearson Correlation. Capaian kunjungan ibu balita ke posyandu sebesar 71,42 % dari target 85 %. Dari 60 responden yang diteliti sebagian besar (86,7) usia > 20 – 35 tahun, sedangkan tingkat pendidikan responden sebagian besar (78,4) berpendidikan sedang, jarak tempat tinggal dengan Posyandu responden sebagian besar (46,7) jarak jauh, kepatuhan datang ke Posyandu diperoleh 4 orang atau 6,7 persen responden memiliki tingkat kepatuhan tinggi, 16 orang atau 26,7 persen responden memiliki tingkat kepatuhan sedang, dan 40 orang atau 66,7 persen responden memiliki tingkat kepatuhan rendah dan analisis hasil penelitian menggunakan uji korelasi spearman didapatkan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (sig < 0,05) sehingga dinyatakan bahwa terdapat korelasi positif signifikan antara sikap dan pengetahuan ibu dengan kepatuhan datang ke Posyandu sehingga dapat disimpulkan ada hubungan sikap dan pengetahuan ibu balita terhadap kepatuhan datang ke Posyandu.