cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 768 Documents
Membangun Komunikasi Efektif Antara Front Office Departement dengan Housekeeping Departement (Studi Kasus di Hotel Eljie Syariah Gorontalo) Asminar Mokodongan; Lisna Bantulu
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i2.241

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana komunikasi yang efektif antara front office Departemen dan Housekeeping Departemen di Hotel Eljie syariah Gorontalo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan data yang diperoleh dengan kata-kata, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil yang didapat bahwa belum adanya komunikasi yang efektif antara front office departemen dan housekeeping departemen sehingga menyebabkan terhambatnya kelancaran operasional hotel.
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Calon Guru Melalui Mata Kuliah Pengajaran Mikro Ely Satiyasih Rosali; Elgar Balasa Singkawijaya
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i2.275

Abstract

Calon guru profesional dalam melaksanakan tugas profesi kependidikannya ditandai dengan penguasan kompetensi akademik yang salah satunya didapatkan melalui mata kuliah pengajaran mikro. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kompetensi mahasiswa pada praktik pengajaran mikro melalui peer teaching. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara integral kompetensi mahasiswa calon guru pada siklus II berada pada kategori baik dan mengalami kenaikan dari siklus I. Persentase untuk masing-masing kompetensi yaitu: kompetensi pedagogik 38,20%, kompetensi profesional (48,00%), serta kompetensi kepribadian dan sosial (51,35%). Praktik pengajaran mikro memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi akademik mahasiswa calon guru.
Sekolah Inklusif Berbasis Karakter Nilai-Nilai Islam di SMA Mutiara Bunda Bandung Heti Aisah; Aan Hasanah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i3.283

Abstract

Salah satu lembaga yang saat ini melaksanakan pendidikan inklusif adalah SMA Mutiara Bunda. SMA ini berhasil menjalankan visi menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan integritas tinggi dan terlibat dalam masyarakat global dengan nilai-nilai Islam. Melihat fakta tersebut, maka dilakukan sebuah penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam yang diterapkan di SMA Mutiara Bunda Kota Bandung. Penelitian dilakukan menggunkana pendekatan deskritif kualitatif. Data dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di SMA Mutiara Bunda, diperoleh dari penanaman budaya yang memiliki nilai-nilai grateful, acceptance, caring dan sharing, continuous improvement, persistence. Nilai-nilai tersebut selaras dengan tuntutan kurikulum 2013 dan kecakapan abad ke-21. Abstrack One of the institutions currently implementing inclusive education is Mutiara Bunda High School. This high school carries out the vision of being a lifelong learner with high integrity and engaging in a global society with Islamic values. Seeing these facts, a study was conducted with the aim of knowing character education based on Islamic values ​​applied at SMA Mutiara Bunda, Bandung City. The research was conducted using a qualitative descriptive approach. Data were analyzed using the Miles and Huberman model. The results of the study indicate that character education at Mutiara Bunda Senior High School, is obtained from cultivating a culture that has the values ​​of being grateful, acceptance, caring and sharing, continuous improvement, perseverance. These values ​​are consistent with 2013 curriculum records and 21st century skills.
SWOT Analysis E-Learning Concepts Based Digitalization in Kepulauan Riau Province Border Area Alfiandri Alfiandri; Fitri Kurnianingsih; Mahadiansar Mahadiansar
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.349

Abstract

Abstrak Kepulauan Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, sehingga perlu adanya optimalisasi dunia pendidikan di masa pandemi COVID-19. Sistem pembelajaran di Indonesia akhirnya menggunakan e-learning yang merupakan fasilitas pembelajaran dengan sistem online. Tujuan: Kondisi darurat ini membuat Provinsi Kepulauan Riau khususnya Dinas Pendidikan harus mengambil langkah strategis dalam sistem pembelajaran online agar lebih efektif dan efisien karena Kepulauan. Riau termasuk dalam wilayah 3 T (Tertinggal, Terdepan, Tertinggal). Hal ini berdampak pada akses jaringan internet yang sulit diakses di daerah perbatasan. Penelitian ini berfokus pada pembelajaran digitalisasi menggunakan Digital Versatile Disk - Read Write (DVD-RW) dengan menggunakan analisis SWOT. Metode: penelitian dengan menggunakan data sekunder dan analisis menggunakan teknik pemodelan logika sebagai bentuk lain dari pencocokan pola untuk menganalisis peramalan dalam analisis SWOT. Temuan: Hasil analisis menunjukkan bahwa matriks SWOT sangat mungkin diterapkan pada pembelajaran berbasis digitalisasi dengan menggunakan DVD-RW sehingga siswa dapat dengan mudah mengakses materi pembelajaran yang telah disediakan khususnya di daerah perbatasan. Kesimpulan: Analisis SWOT ini juga bertujuan untuk menutupi kekurangan dalam pembelajaran e-learning yang membutuhkan sistem online untuk melakukannya di setiap wilayah di Indonesia selama pandemi COVID-19. Kata kunci Digitisation, e-learning, border, analisis SWOT Abstract Kepulauan Riau is a province in Indonesia that borders directly with neighboring countries, so there is a need for optimization of the world of education during the COVID-19 pandemic. The learning system in Indonesia finally uses e-learning which is a learning facility with an online system. Objective: This emergency condition makes the Riau Islands province, especially the Education Office, have to take strategic steps in online learning systems to be more effective and efficient because of the Islands. Riau is included in the 3 T area (Disadvantaged, Frontier, Disadvantaged). This has an impact on access to internet networks that are difficult to access in border areas. This research focuses on digitalization learning using Digital Versatile Disk - Read Write (DVD-RW) using SWOT analysis. Methods: research using secondary data and analysis using logical modeling techniques as another form of pattern matching to analyze forecasting in SWOT analysis. Findings: The results of the analysis show that the SWOT matrix is highly likely to be applied to digitalization-based learning using DVD-RW so that students can easily access the learning materials that have been provided especially in border areas. Conclusion: This SWOT analysis also aims to cover the shortcomings in e-learning learning which requires the online system to do so in every region in Indonesia during the COVID-19 pandemic. Keyword Digitization, e-learning, border, SWOT analysis.
Dinamika Sistem Sosial Masyarakat Pedesaan di Masa Pandemi Covid-19 Dina Vebiola Saraswati Kuntardi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i1.315

Abstract

Masyarakat sebagai suatu sistem akan selalu mengalami perubahan sesuai dengan tuntutan yang ada. Hal ini juga tidak terlepas pada masyarakat pedesaan yang harus berdampingan dengan covid-19 yang menerapkan aturan protokol kesehatan. Oleh sebab itu, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana dinamika sistem sosial budaya masyarakat pedesaan di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dan dianalisis dengan skema AGIL pada teori struktural fungsional Talcott Parsons. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat sebagai suatu sistem melakukan adaptasi terhadap kebijakan protokol kesehatan, membangun tujuan bersama untuk menekan laju penyebaran virus, meningkatkan rasa solidaritas sosial, dan sebagai upaya pemeliharaan terlihat adanya kegiatan operasi masker untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
Analisis Kebutuhan Belajar Bahasa Inggris Berbasis English for Spesific Purposes pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo Helena Badu; Sri Widyarti Ali; Magvirah El walidayni Kau
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i4.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar bahasa Inggris pada mahasiswa di lima program studi yang ada di Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo, yaitu Prodi Elektro, Arsitektur, Sipil, Industri, dan Informatika. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pemberian angket kepada mahasiswa Fakultas Teknik sebagai responden penelitian untuk mengidentifikasi apa saja kebutuhan dan harapan mahasiswa ketika belajar Bahasa Inggris di prodi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa di fakultas teknik memiliki kebutuhan belajar Bahasa Inggris yang dititikberatkan pada peningkatan empat keterampilan bahasa, yaitu berbicara, menulis, mendengar, dan membaca. Hasil persentase dalam angket menunjukkan sebanyak 95% mahasiwa setuju bahwa keterampilan mendengar, berbicara, dan membaca sangat dibutuhkan dalam pembelajaran bahasa Inggris, sedangkan keterampilan menulis memperoleh persentase sebanyak 90%. Selain itu, mahasiswa juga memiliki harapan untuk dapat lebih banyak belajar kosakata bahasa Inggris yang berhubungan dengan program studi mereka, karena kosakata tersebut sangat membantu mereka dalam proses pembelajaran pada mata kuliah yang ada di prodi mereka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi dosen pengajar dalam menyusun silabus dan bahan ajar mata kuliah bahasa Inggris di prodi yang ada di Fakultas Teknik UNG.
Konstruksi Sosial Buruh Migran Perempuan Bercadar Asal Indramayu Jawa Barat Julaekhah Julaekhah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.358

Abstract

Abstrak Indonesia merupakan negara berkembang yang mengirimkan banyak tenaga kerjanya ke negara maju. Indramayu adalah salah satu daerah pengirim tenaga kerja terbanyak dan didominasi oleh wanita atau yang disebut dengan buruh migran perempuan. Pascamoratorium, banyak buruh migran asal Indramayu yang dikirim untuk bekerja di negara-negara Asia Timur, seperti Taiwan, Hongkong, Jepang, dan Korea. Terdapat fenomena menarik yang muncul pada masyarakat Indramayu, yakni buruh migran perempuan yang menggunakan cadar pascakepulanganya bekerja di negara-negara tersebut. Buruh migran perempuan tersebut mendapatkan nilai-nilai Islam setelah bekerja di negara Asia Timur, yang penganut agama Islam di sana sebagai minoritas. Melihat fenomena tersebut penulis tertarik untuk meneliti lebih mendalam mengenai buruh migran perempuan bercadar. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian yang menggunakan analisis sosiologis untuk mengungkapkan kehidupan buruh migran perempuan bercadar dengan menggambarkan suatu konstruksi sosial buruh migran perempuan bercadar asal Indramayu. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan analisis data kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yakni melalui observasi dan wawancara. Dengan dikaji lebih mendalam melalui teori konstruksi sosial Petter. L. Berger yang terdiri dari proses eksternalisasi, objektifikasi, dan internalisasi. Dari penelitian ini ditemukan bahwa proses konstruksi sosial buruh migran perempuan bercadar di Indramayu melalui tiga proses yakni pertama, proses eksternalisasi melalui media sosial, kajian, serta teman sejawat. Kedua, proses objektifikasi ditandai dengan adanya anggapan bahwa cadar sebagai bentuk kesalihan seorang muslimah, munculnya penyesalan di masa lalu sebelum mengenakan cadar, serta signifikasi. Dan yang ketiga, proses internalisasi yakni ditunjukkan dengan penggunaan cadar sebagai pakaian sehari-hari, semangat berdakwah baik di media sosial maupun di organisasi untuk mengajak orang lain mengenakan cadar. Abstract Indonesia is a developing country that sends a lot of its workers to developed countries. Indramayu is one of the most labor-sending areas and is dominated by women or what are known as female migrant workers. After the moratorium, many migrant workers from Indramayu were sent to work in East Asian countries, such as Taiwan, Hong Kong, Japan and Korea. There is an interesting phenomenon that arises in Indramayu society, namely female migrant workers who wear a veil after returning to work in these countries. These female migrant workers get Islamic values ​​after working in an East Asian country, where Muslims are a minority. Seeing this phenomenon, the authors are interested in investigating more deeply the veiled female migrant workers. This research is a study that uses sociological analysis to reveal the life of veiled female migrant workers by describing a social construction of veiled female migrant workers from Indramayu. This research is a field research using qualitative data analysis. The data collection method that the writer uses is through observation and interviews. With a deeper examination through Petter's social construction theory. L. Berger, which consists of the process of externalization, objectification and internalization. From this research, it was found that the social construction process of veiled female migrant workers in Indramayu went through three processes: first, the process of externalization through social media, studies, and peers. Second, the process of objectification is marked by the assumption that the veil is a form of distraction for a Muslim woman, the emergence of regret in the past before wearing the veil, and its significance. And third, the internalization process, which is shown by the use of the veil as daily clothing, the spirit of preaching both on social media and in organizations to invite others to wear the veil.
Akulturasi Budaya Pernikahan Minangkabau dengan Transmigrasi Jawa di Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat Ona Yulita; Khairul Anwar; Dody Putra; Muhammad Isa; Muhammad Yusup
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.333

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akulturasi budaya Minangkabau dengan transmigran Jawa dalam perkawinan. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi yang akan mendeskripsikan dan menguraikan proses akulturasi budaya perkawinan secara kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan heuristik, kritik sumber, sintesis, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi budaya perkawinan suku Minangkabau dengan transmigrasi Jawa di Kabupaten Solok Selatan-Sumatera Barat telah terlaksana dengan baik. Selain itu, akulturasi dalam perkawinan diterapkan dari penerapan adat dalam perkawinan dengan menggunakan adat campuran, sedangkan dalam resepsi perkawinan kedua mempelai juga mengenakan pakaian adat Minangkabau dan Jawa. Kata Kunci akulturasi, budaya, pernikahan, transmigrasi, Sumatera Barat Abstract This research is aimed to describe the acculturation of Minangkabau culture with Javanese transmigrants in marriage. This research was an ethnography research that would be described and elaborated the process of acculturation of marriage culture qualitatively. Data collection techniques are carried out by heuristics, source criticism, synthesis, and interpretation. The results showed that the acculturation marriage culture of Minangkabau with Javanese transmigration in South Solok Regency-West Sumatra was done well. Besides, the acculturation in marriage applied from the application of customs in marriage using mixed customs, while in wedding receptions, the bride and groom wear traditional clothes of Minangkabau and Javanese as well. Keywords Acculturation, culture, wedding, transmigration, West Sumatera
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Tapa Miranda Puspita; Ismail Raflin Hinelo; Agil Bahsoan
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i4.303

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Tapa melalui model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI IPS 2 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, tes aktivitas belajar, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan dengan 2 siklus. Teknik analisis data digunakan kuantitatif deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 Tapa dibuktikan dari meningkatnya jumlah siswa yang aktif pada observasi awal 8 siswa (25%) menjadi 23 siswa (72%) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 28 siswa (88%) pada siklus II. Jumlah siswa yang memperoleh nilai ≥ 75 pada observasi awal 9 siswa (28%) menjadi 24 siswa (75%) pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 28 siswa (88%) pada siklus II. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang berbunyi “Jika guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray, maka aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi kelas XI IPS 2 di SMA Negeri 1 akan meningkat” dapat diterima karena terbukti kebenarannya.
Meningkatkan Keterampilan Teknik Lari 100 meter melalui Metode Demonstrasi di Kelas V SDN 3 Kabila Herni Hamsah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i3.290

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknik lari 100 meter siswa di kelas V SDN 3 Kabila melalui metode demonstrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil analisis data menunjukan adanya peningkatan keterampilan siswa kelas V dalam melakukan teknik lari 100 meter melalui metode demonstrasi. Data observasi awal diperoleh bahwa dari 18 siswa kelas V terdapat 55,6% atau 10 siswa yang memiliki keterampilan kurang baik. Hal ini kemudian meningkat setelah diberikan tindakan pada siklus I yaitu dari 18 siswa, terdapat 8 orang siswa yang memperoleh nilai kurang dari 75 atau sebanyak 44,5%. Pada siklus II mengalami peningkatan lagi yakni yang memperoleh nilai 75 ke atas berjumlah 16 orang dengan persentasenya 88,9% dan daya serap siswa mencapai 83,4%. Abstract The purpose of this study was to improve the students' 100 meter running technique skills in grade V SDN 3 Kabila through the demonstration method. This type of research is classroom action research. The results of data analysis showed an increase in the skills of grade V students in performing the 100 meter running technique through the demonstration method. Preliminary observation data obtained that out of 18 students in grade V there were 55.6% or 10 students who had poor skills. This then increased after being given action in cycle I, namely from 18 students, there were 8 students who scored less than 75 or as much as 44.5%. In the second cycle there was an increase again, namely those who got a score of 75 and above were 16 people with a percentage of 88.9% and student absorption reaching 83.4%.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 1 (2026): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue