cover
Contact Name
Mira Mirnawati
Contact Email
miramirnawati@ung.ac.id
Phone
+6281356708379
Journal Mail Official
redaksiideaspublishing@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Joesoef Dalie/Pangeran Hidayat/JDS (Jalan Dua Susun) Nomor 110 Kota Gorontalo 96128
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya
Published by Ideas Publishing
ISSN : 2442367X     EISSN : 2656940X     DOI : https://doi.org/10.32884
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ideas adalah sebuah jurnal online berbasis OJS yang memfasilitasi publikasi artikel ilmiah dari hasil penelitian. Hasil penelitian dapat berupa hasil penelitian mandiri atau kolaboratif. Peneliti dapat berasal dari berbagai kalangan seperti guru, dosen, mahasiswa, atau praktisi. Fokus kajian keilmuan Jurnal Ideas terbagi menjadi tiga ruang lingkup yang setiap ruang lingkupnya membatasi pada beberapa kajian saja. Berikut ini secara detail dijelaskan.
Articles 759 Documents
Tingkat Kebahagiaan Masyarakat setelah Adanya Mural di Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Bandung Ariesa Pandanwangi; Ida Ida; Ratnadewi Ratnadewi; Rosida Tiurma Manurung; Iman Budiman; Vincent Vincent
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.365

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengukur tingkat kebahagiaan masyarakat Kelurahan Sukawarna setelah dibuatnya mural di lingkungan mereka. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mix method). Pertama metode penelitian berbasis komunitas dan kedua menggunakan survei. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, masyarakat berhasil membuat karya mural dengan tema kearifan lokal berupa benda-benda hunian, flora, dan fauna yang diwarnai. Secara estetika, visualisasi dinding menjadi menarik, sehingga lingkungan menjadi menarik dan orang dapat mengambil foto diri di sana. Kedua, berdasarkan survei dengan adanya mural mempengaruhi tingkat kebahagiaan masyarakat sebesar 49,9 % Abstract Environmental problems, one of which is the space for the actuality of citizens. The mural is one of the attractive locations for environmental attraction and can be a marker of an urban area. At present RW 04 Sukawarna Urban Village has not been well organized, so it requires a colorful environment that can be one of the interesting areas in Bandung. This service is guided by the facilitator with the principle of partnership assistance with the Asset Based Community. Development method. The community service servants will complete a 12 meter long wall with a height of 3 m. The wall will be painted on and given color. The result of this service is a mural work with the theme of local wisdom in the form of objects of residential objects, flora and fauna that are colored. Aesthetically, the visualization of the walls becomes interesting, so the environment becomes interesting, and people can take self-photographs there. Economically, the environment can be an attraction and an incentive for tourists who come gradually, so that the community can empower economic growth in the future.
Philosophy of Yoga as Education in The Perspective of Javanese Community Life Sawitri Sawitri; Sutarman Sutarman; R. Adi Deswijaya
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.336

Abstract

Abstrak Beryoga adalah sebagai filosofi masyarakat Jawa dan sebagai olahraga yang tertumpu pada pernapasan dan peregangan urat sarap serta kelenturan organ tubuh, gerakan yang membuat gerakan berat jadi ringan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) filosofi yoga; (2) pendidikan sebagai budaya dan pengetahuan beryoga; (3) masyarakat Jawa dalam mendapatkan kenyamanan hidup. Simpulan yang didapat ialah filosofi yang ada pada yoga adalah: (1) menyatukan pernapasan, hati, dan jiwa; (2) membuat ketenteraman hati dan jiwa; (3) beryoga merupakan sarana yang positif untuk mencerahkan pola pikir dan perilaku masyarakat Jawa; (4) budaya beryoga sebagai peninggalan nenek moyang dan leluhur masyarakat Jawa menjadikan bersih hati dan jiwa, serta berperilaku yang baik. Hal ini akan membuat hidup menjadi sejahtera dan dapat menyembuhkan penyakit jantung, stres, asma, bahkan tekanan pada suatu pekerjaan. Stres pada remaja, ibu hamil, dan orang dewasa, bahkan orang yang sudah tua. Abstract Yoga is a philosophy of Javanese society and as a sport that focuses on breathing and stretching breakfast and organ flexibility, movements that make heavy movements light. Purpose of this study is to find out: (1) philosophy of yoga; (2) education as a culture and knowledge of yoga; (3) Javanese society in getting the comfort of life. The conclusion is the philosophy which exists in yoga is: (1) uniting breathing, heart and soul; (2) yoga can make peace of heart and soul; (3) yoga is a positive means of enlightening the mindset and behavior of Javanese society (4) the culture of yoga is a legacy of the ancestors and ancestors of the Javanese people. Make the heart clean and soul clean and have good behavior. This will make life prosperous and can cure heart disease, stress, asthma and even stress at work. Stress in adolescents, pregnant women and adults and even older people.
Afiks Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Gorontalo Ainun Abdullah; Dakia N. Djou; Sitti Rachmi Masie
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i4.305

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan afiks infleksi dan mafiks derivasi dalam bahasa Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan rekam. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kata-kata berimbuhan dalam bahasa Gorontalo yang mengandung afiks infleksi dan mengandung afiks derivasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa afiks infleksi dalam bahasa Gorontalo terjadi dalam prefiks mo- yang digabungkan dengan verba, prefiks popo- digabungkan dengan verba, prefiks lo- digabungkan dengan verba, prefiks moti- digabungkan dengan verba, infiks -il- digabungkan dengan verba, konfiks po- dan -lo digabungkan dengan verba, sufiks -lo digabungkan dengan verba. Sedangkan hasil penelitian afiks derivasi dalam bahasa Gorontalo menunjukkan bahwa afiks prefiks mo- digabungkan dengan nomina menghasilkan verba, prefiks mohi- digabungkan dengan nomina menghasilkan verba, prefiks ngo- digabungkan dengan nomina menghasilkan numeralia dan sufiks -lo digabungkan dengan nomina menghasilkan verba.
Kolaborasi Musik Rock dengan Alat Musik Tradisional Polopalo Febriyando Febriyando
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i3.293

Abstract

Abstrak Polopalo adalah alat musik khas Gorontalo, yang sudah mulai ditinggalkan oleh generasi masa kini. Akan sangat menarik jika alat musik ini dikolaborasikan dengan alat musik modern. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara yang efektif dalam mengolaborasikan musik rock dengan alat musik polopalo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan nada yang dihasilkan dari bunyi alat musik polopalo menjadi suatu hambatan dalam proses kolaborasi, sehingga cara yang paling efektif dalam kolaborasi yang penulis lakukan adalah dengan menjadikan alat musik polopalo tersebut sebagai alat musik perkusi. Abstract The polopalo is a typical Gorontalo musical instrument, which the current generation has begun to abandon. It would be very interesting if this musical instrument was collaborated with modern musical instruments. Therefore, this study aims to determine the effective way to collaborate rock music with the Polopalo musical instrument. The approach used in this study is a qualitative approach. The results showed that the limitation of the tone produced from the sound of the polopalo musical instrument became an obstacle in the collaboration process, so that the most effective way of collaboration that the author did was to make the polopalo instrument as a percussion instrument.
Analisis Kesalahan Menulis Narasi Ekspositoris pada Siswa Salma Halidu; Sri Bella Haris Dua
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.357

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dalam menulis narasi ekspositoris siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu karangan siswa kelas V SDN 4 Bulango Timur. Objek penelitiannya adalah kesalahan siswa dalam menulis narasi ekspositoris. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan masih terdapat banyak kesalahan yang dilakukan siswa dalam menulis narasi ekspositoris. Aspek yang dinilai yaitu: (1) merangkai cerita sesuai tema, (2) menuliskan latar (tempat, waktu, dan suasana), (3) menuliskan perbuatan tokoh, (4) penggunaan ejaan dan tanda baca. Kesalahan paling banyak yang dilakukan oleh siswa adalah kesalahan dalam menuliskan latar (tempat, waktu, suasana) yang mencapai 87,5%. Kemudian kesalahan penggunaan ejaan dan tanda baca sebesar 81,3%, kesalahan dalam menentukan perbuatan tokoh mencapai 75,0%, serta merangkai cerita sesuai tema mencapai 43.8% Abstract This study aims to analyze the errors in writing students' expository narratives. This research use desciptive qualitative approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, tests, and documentation. The research subjects were essays from fifth grade students of SDN 4 Bulango Timur. The object of the research is the students' mistakes in writing expository narratives. Based on the results of the study, it was found that there were still many mistakes made by students in writing expository narratives. The aspects that are assessed are: (1) arranging the story according to the theme, (2) writing the setting (place, time, and atmosphere), (3) writing down the character's actions, (4) using spelling and punctuation. The most mistakes made by students were errors in writing the setting (place, time, atmosphere) which reached 87.5%. Then errors in the use of spelling and punctuation were 81.3%, errors in determining the character's actions reached 75.0%, and assembling stories according to themes reached 43.8%.
Analisis Sosiologis Novel Bukan Pasar Malam Karya Pramoedya Ananta Toer Zilfa Achmad Bagtayan
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i1.329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur ekstrinsik novel Bukan Pasar Malam karya Promoedya Ananta Toer. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra untuk mengetahui hubungan antara realitas sosial historis dengan karya sastra dan untuk mengetahui keterlibatan karya sastra sebagai media. Berdasarkan hasil penelitian, novel Bukan Pasar Malam karya Pramoedya Ananta Toer jika dilihat dari segi latar belakang pengarangnya merupakan sebuah novel yang beraliran realis sosialis yang mencerminkan kehidupan faktual yang pernah terjadi dan mengemban misi sosial.
Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Materi Tata Cara Pengurusan Jenazah Menggunakan Metode Visualisation, Auditory, Kinestetic (VAK) Mu'tamidah Mu'tamidah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i4.314

Abstract

Bagi manusia proses kematian mengandung konsekuensi diselenggarakannya proses pengurusan jenazah, tetapi pengetahuan dan keterampilan tata cara pengurusan jenazah siswa masih kurang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang tata cara pengurusan jenazah dengan menggunakan metode VAK (Visualisation, Auditory, Kinestetic). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research) yang dilaksanakan di kelas X IPA 6 MAN 2 Wonosobo pada bulan Februari sampai Mei 2019. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Hasil belajar dan aktivitas belajar siswa berdasarkan hasil penelitian mengalami peningkatan sejak tahap prasiklus/studi pendahuluan hingga berakhirnya siklus 2 dari 47,37% yang mengalami ketuntasan pada tahap prasiklus menjadi 60,53% pada siklus 1 dan 92,11% pada siklus 2. Aktivitas belajar diukur dengan kinerja kelompok yang meningkat dari siklus 1 ke siklus 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode VAK dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Sistem Penyimpanan Bahan Makanan Untuk Menjaga Kualitas Bahan Makanan di Kitchen TC Damhil UNG Asminar Mokodongan; Poppy Arnold Kadir; Indry Pakaya
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penyimpanan bahan makanan untuk menjaga kualitas bahan makanan di kitchen TC Damhil UNG. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana sistem penyimpanan bahan makanan perishable dan groceries yang ada di TC Damhil Gorontalo, dan bagaimana upaya manajemen dalam menjaga kualitas bahan makanan di TC Damhil Gorontalo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, prosedur pengumpulan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa sistem penyimpanan bahan makanan perishable maupun groceries di kitchen TC Damhil sudah cukup baik, namun untuk pengelompokan bahan makanan (grouping), perisable belum dipisahkan antara jenis bahan makanan yang mengeluarkan bau dan tidak, adapun untuk foodi labeling, classifiying untuk sayur, telur, dan frozen food bahan makanan perishable belum sesuai. Dengan melalui tahapan sistem penyimpanan bahan makanan dengan baik, maka kualitas makanan yang akan disajikan kepada tamu dapat terjaga dengan baik, dan manajemen TC Damhil dapat meminimalisir kerugian, kerusakan maupun kehilangan bahan makanan yang tersedia. This study aims to analyze the food storage system to maintain the quality of food ingredients in the kitchen of TC Damhil UNG. The formulation of the problem in this study is how the storage system for perishable foodstuffs and groceries is at TC Damhil Gorontalo, and how management efforts are to maintain the quality of foodstuffs at TC Damhil Gorontalo. This study uses qualitative research, data collection procedures obtained through observation, interviews, and documentation, data sources obtained from primary data and secondary data. Based on the results of the study, it was found that the storage system for perishable foodstuffs and groceries in TC Damhil's kitchen was good enough, but for grouping, perishables had not been separated between types of foodstuffs that emit odors and those that did not, as for food labeling, classifiying for vegetables , eggs, and frozen food perishable food ingredients are not appropriate. By going through the stages of a food storage system properly, the quality of the food that will be served to guests can be well maintained, and the management of TC Damhil can minimize losses, damage or loss of available food ingredients.
Bentuk Lingual Metafora Bahasa Indonesia dalam Surat Kabar Haris Danial; Mira Mirnawati
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v6i3.284

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengurai cara mengklasifikasi bentuk lingual metafora dalam wacana surat kabar Gorontalo Pos serta makna yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ditemukan bahwa dari segi bentuknya, metafora dalam wacana surat kabar memiliki bentuk yang khas yang ditunjukkan oleh kata dasar dan bentukan yang mendukung terbentuknya ungkapan metaforis. Hal ini dapat dikaitkan dengan konsep bahwa metafora merefleksikan apa yang dipersepsikan, dialami, dan dipikirkan orang tentang kenyataan dunia. Dari pernyataan ini dapat dikatakan bahwa metafora berkaitan dengan persepsi manusia terhadap apa yang dipikirkan dan dirasakannya. Abstract This study aims to parse how to classify the metaphorical lingual form in the discourse of the Gorontalo Pos newspaper and the meanings contained in it. This research uses descriptive qualitative research. The results showed that in terms of form, the metaphor in newspaper discourse has a distinctive form which is indicated by the basic words and forms that support the formation of metaphorical expressions. This can be related to the concept that metaphors reflect what people perceive, experience, and think about the reality of the world. From this statement it can be said that metaphors are related to human perception of what they think and feel.
Etnomatematika: Melestarikan Kesenian dengan Pembelajaran Matematika Sri Hartanti; Ramlah Ramlah
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v7i2.347

Abstract

Abstrak Media pembelajaran matematika secara kontekstual dikaitkan dengan kehidupan siswa sehari-hari sehingga akan mempermudah memahami karena siswa mengetahui secara jelas penerapannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hubungan konsep matematis dalam kesenian tari jaipong yang dapat dijadikan topik bahasan dalam kegiatan pembelajaran matematika dan mendeskripsikan konstruksi konsep-konsep matematis yang ditemukan ke dalam matematika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa terdapat dua unsur dalam tari jaipong yang dapat diterapkan konsep matematis, yaitu gerakan penari dan alat-alat musik pengiring tari jaipong berupa seperangkat gamelan. Implikasi penelitian ini juga menemukan bahwa teori belajar yang mendukung penelitian ini adalah teori belajar konstruktisme sosial. Kata Kunci Eksplorasi, etnomatematika, tari jaipong Abstract Mathematics learning media is contextually linked to students’ daily lives so that it will make it easier to understand because students know clearly its application. The purpose of this study is to describe the relationship between mathematical concepts in jaipong dance which can be used as a topic of discussion in mathematics learning activities and to describe the construction of mathematical concepts found in mathematics. This research uses a qualitative method of literature study. Based on the data analysis, the research result shows that there are two elements in the jaipong dance that can be applied mathematical concepts, namely the dancer movement and musical instruments that accompany the jaipong dance in the form of a set of gamelan. The implication of this research is also finding that the learning theory that supports this research is the social constructivism learning theory. Keywords Exploration, ethnomathematics, dance jaipong

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11 No 4 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 11 No 3 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 11 No 2 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 11 No 1 (2025): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 10 No 4 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 10 No 3 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 10 No 2 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 10 No 1 (2024): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 9 No 4 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 9 No 3 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 9 No 2 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 8 No 3 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 8 No 2 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 8 No 1 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 7 No 4 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 7 No 3 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 7 No 2 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 7 No 1 (2021): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 6 No 4 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 6 No 3 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 6 No 2 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 6 No 1 (2020): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 5 No 4 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya(November) Vol 5 No 3 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 5 No 2 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Mei) Vol 5 No 1 (2019): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari) Vol 4 No 4 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November) Vol 4 No 3 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Agustus) Vol 4 No 2 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 4 No 1 (2018): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) Vol 3 No 4 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (November) Vol 3 No 3 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Agustus) Vol 3 No 2 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Mei) Vol 3 No 1 (2017): Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya (Februari) More Issue