cover
Contact Name
Tuti Hardianti
Contact Email
tutihardianti@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6285270674334
Journal Mail Official
pascal@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Pascal: Journal of Physics and Science Learning
ISSN : 26140950     EISSN : 26226707     DOI : https://doi.org/10.30743/pascal
Journal of Physics and Science Learning (PASCAL) merupakan Jurnal yang diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini memuat hasil pemikiran, ide, gagasan dari penelitian,pengembangan kajian pustaka dan kreasi inovasi lain yang mencakup; Ilmu Fisika, Inovasi pembelajaran, Model pembelajaran, Evalusi pembelajaran, Media pembelajaran, dan Teknologi pembelajaran fisika dan IPA.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018)" : 9 Documents clear
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATERI HUKUM NEWTON TENTANG GERAK Fitri Mar’atus Solekhah; Nengah Maharta; Wayan Suana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.977 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkaninstrumen tes kemampuan berpikir tingkat materi hukum Newton tentang gerak. Metode yang digunakan ialah metode research and development. Model pengembangan mengadopsi dari  (Adam dan Wieman,2011) yang terdiri dari lima tahapan diantaranya menentukan format butir soal, menentukan konstruksi butir soal, menentukan pedoman penilaian, uji ahli, dan revisi butir soal. Pada tahap pemgembangan, dilakukan uji ahli kepada tiga dosen yang menguasai materi hukum Newton tentang gerak dan ahli di bidang pengembangan instrument. Subjek uji coba yang digunakan dalam penelitian berjumlah 65 siswa. Data yang telah diperoleh, kemudian dianalisis menggunakan rasch model dengan aplikasi winstep 3.73. Berdasarkan hasil analisis soal, dapat disimpulkan bahwa (1) Instrumen tes kemampuan berpikir tingkat tinggi valid {memenuhi kriteria yang dapat diterima yakni PT-Measure, Outfit Mean Square (MNSQ), dan nilai outfit z- standardized (ZSTD)}, (2) menghasilkan nilai alpha cronbach 0,85 yang berarti baik, (3) terdapat 3 soal sulit, 12 soal sedang dan 5 soal mudah, (4) responden memiliki konsisitensi dalam menjawab soal yang baik, (5) opsi pengecoh pada semua soal valid,dengan demikian  instrumen tes kemampuan berpikir tingkat tinggi materi hukum Newton tentang gerak yang dikembangkan di tingkat sekolah menengah memiliki penguasaan konsep yang baik untuk siswa.
PENGEMBANGAN VIDEO TUTORIAL LATIHAN BERPIKIR KRITIS PADA MATERI KELISTRIKAN Raras Dwi Putri Septianty; Nengah Maharta; Wayan Suana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.383 KB)

Abstract

Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa SMA YP UNILA Bandar Lampung tidak pernah menggunakan media pembelajaran berupa video tutorial penyelesaian soal-soal pada materi fisika khususnya kelistrikan, sehingga pembelajaran siswa kurang berkesan dan kurang memahami konsep. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan video tutorial penyelesaian soal untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis siswa pada materi kelistrikan SMA yang tervalidasi. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini diadaptasi dari model ADDIE yang meliputi tahapan: 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Produk yang dikembangkan telah diuji oleh validator video tutorial mencakup desain dan materi dan diuji tingkat kemenarikan dan kemudahannya. Hasil uji coba dari produk video tutorial yang dikembangkan desainnya valid (skor 3,25); materi soalnya sangat valid (skor 3,50); menarik (skor 3,16); sangat mudah digunakan (skor 3,33).
PENILAIAN PSIKOMOTOR SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY Sugiarti Sugiarti
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.071 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan psikomotor siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran fisika materi fluida statis.  Adapun aspek psikomotorik yang diamati mengacu pada model pembelajaran inkuiri terbimbing yaitu mengajukan pertanyaan atau masalah, membuat hipotesis, merancang percobaan, melakukan percobaan untuk memperoleh data, mengumpulkan dan menganalisis data, serta membuat kesimpulan. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi keterampilan psikomotorik. Berdasarkan hasil penelitian rata-rata keterampilan psikomotor siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri diperoleh dengan kategori baik. Rata-rata kemampuan psikomotor siswa meningkat pada setiap pertemuannya pada pertemuan pertama sebesar 2,2, kemudian 2,4 pada pertemuan kedua dan 2,6 pada pertemuan ketiga.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BLENDED LEARNING BERORIENTASI HIGHER ORDER THINKING SKILSS Syifa Nuraini; I Wayan Distrik; Wayan Suana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.3 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) blended learning berorientasi pada Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi Hukum Newton tentang gerak dan mengetahui validitas produk yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian pengembangan ADDIE. Pada tahap pengembangan dilakukan uji validitashasil rancangan yang dilakukan oleh tiga orang ahli fisika dan dilanjutkan dengan uji kepraktisan yang dilakukan oleh tiga orang siswa kelas X IPA SMA. Hasil menunjukkan bahwa validitas produk 87,5%, 78,3%, dan 92,67% dari penilaian tiga orang ahli. Berdasarkan hasil penelitian ini maka disimpulkan bahwa LKS blended learning berorientasi pada HOTS yang dikembangkan memiliki validitas yang sangat baik sebagai perangkat pembelajaran pada materi pokok listrik dinamis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Aziz Ahmadi Putra; Tuti Hardianti; Syahwin Syahwin; Fauzi Fauzi
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.59 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh hasil belajar siswa pada  materi pokok usaha dan energi dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw di kelas VIII SMP Negeri 1 kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang dilaksanakan dengan populasi seluruh siswa kelas VIII  sebanyak10 kelas. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diperoleh dengan teknik random sampling.Data diperoleh menggunakan tes hasil belajar berbentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan 4 pilihan jawaban. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t) satu pihak.Hasil penelitian pre-test diperoleh nilai rata-rata siswa kelas eksperimen adalah 39,48 dan kelas kontrol adalah 39,34. Dengan uji beda kedua kelas diperoleh 0,75 1,99 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test kedua kelas. Setelah diberi perlakuan dengan mengunakan model jigsaw yaitu kelas eksperimen diperoleh hasil post-test dengan nilai rata-rata 75,96 dan yang diberi perlakuan dengan menggunakan metode konvensional yaitu kelas kontrol diperoleh hasil post-test dengan nilai  rata-rata 67,23. Dengan uji beda kedua kelas diperoleh 5,50 1,99 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai post-test kedua kelas. Dari hasil uji determinasi dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran model jigsaw memiliki pengaruh yang cukup terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 23%. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran model jigsaw terhadap hasil belajar siswa.
PERBEDAAN METODE EKSPERIMEN DAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA PARTIKEL DI KELAS X SMA BUDISATRYA MEDAN Tati Agustina Lubis; Asmuni Asmuni; Asnawati Matondang; Rachmat Rizaldi
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.775 KB)

Abstract

Salah satu faktor rendahnya hasil belajar siswa adalah Metode pengajaran yang diterapkan guru di dalam kelas yang kurang tepat sehingga perlu digunakan metode pengajaran yang baru. Hal ini menyebabkan peran serta siswa dalam melakukan aktivitas belajar di kelas menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode eksperimen dan demonstrasi yang diterapkan dalam proses belajar mengajar terhadap hasil belajar siswa pada sub materi pokok formulasi hukum-hukum Newton dan mengenal berbagai jenis gaya dikelas X semester I SMA Budisatrya Medan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimen, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat sesuatu yang dikenakan pada subjek penelitian yaitu siswa.Penelitian ini melibatkan dua kelas yang diberikan perlakuan berbeda. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebelum mendapat perlakuan(x) =3,8 dan sesudah mendapatkan perlakuan (x) = 7,02. Nilai rata-rata kelas kontrol sebelum mendapatkan perlakuan (x) = 3,8 dan sesudah mendapatkan perlakuan (x) = 5,23. Persentase besarnya pengaruh menggunakan alat peraga terhadap hasil belajar siswa sebesar 25,4 %.Dengan demikian, terdapat perbedaan yang significan hasil belajar Fisika siswa yang menggunakan metode eksperimen dan metode demonstrasi pada sub materi pokok formulasi hukum-hukum Newton dan mengenal berbagai jenis gaya dikelas X semester I SMA Swasta Budisatrya Medan.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIVE MODEL STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING DENGAN COURSE REVIEW HORAY Azmi Taslim; Fauzi Fauzi; Syahwin Syahwin; Miftahul Husnah
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.449 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan  pembelajaran kooperatif model Student Fasilitator and Explaining dengan metode Course Review Horay pada siswa kelas X semester I SMA Negeri 3 Kutacane. Setelah diberikan perlakuan kepada kedua kelas diberi post-test, nilai rata – rata kelas eksperimen yang diajar dengan pembelajaran kooperative model Student Fasilitator and Explaining adalah 75,55 sedangkan kelas kontrol yang diajar dengan metode pembelajaran Course Review Horay adalah 72,92. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji statistik t ( uji t ) dengan kriteria pengujian : Ha diterima jika thitung ttabel ,dimana ttabel diperoleh dari daftar distribusi t dengan taraf = 0,05. Dari   hasil    perhitungan   uji   t  diperoleh thitung  =  1,130  sedangkan   ttabel  = 1,998.  Sehingga   thitung  ttabel. Hal ini menunjukkan Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatip model Student fasilitator and Explaining hasilnya  sama dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode pembelajaran Course Review Horay dengan selisih 3,56 % pada siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 3 Kutacane.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA YANG DIAJAR MENGGUNAKAN METODE SQ3R DENGAN UMPAN BALIK DAN METODE SQ3R TANPA UMPAN BALIK PADA POKOK BAHASAN SISTEM KOLOID DI KELAS XI SMA PRAYATNA MEDAN Nikmat Saputra Hutabarat; Sheila Fitriana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.172 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran penerapan metode SQ3R dengan Umpan Balik dan Metode SQ3R tanpa Umpan Balik pada pokok bahasan system koloid. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI IPA di SMA Prayatna Medan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah tiga kelas, dan sampel penelitian dalam hal ini adalah siswa kelas XI IPA 1 dan siswa Kelas XI IPA 2 yang berjumlah 40 orang. Kelas XI IPA 1 dijadikan kelas ekperimen 1 yang diajar menggunakan metode SQ3R dengan umpan balik dan kelas eksperimen 2 yaitu kelas XI IPA 2 yang diterapkan metode SQ3R tanpa umpan balik. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata dari pre-tes yaitu pada kelas eksperimen 1 adalah 6,97 dengan standar deviasi 1,17 sedangkan pada test akhirnya (post-test) adalah 7,38 dengan standar deviasi 1,44.  Untuk  nilai rata-rata kelas eksperimen 2 pada pre-testnya adalah 5,88 dengan standar deviasi 1,18  untuk post-testnya adalah 6,49 dengan standar deviasi 1,49. Untuk uji normalitas data pada kelas eksperimen 1 dan 2 pretes dan posttest kedua sampel berdistribusi normal. Pada uji Homogenitas kedua kelas eksperimen 1 dan 2 bahwa kedua sampel homogen. Berdasarkan hasil perhitungan statistik yang menggunakan uji t(hipotesis) dua pihak pada taraf kepercayaan  α = 0,05 diperoleh  harga thitung = 1,25 dan dk = 78 dengan harga ttabel = 0,67. Kemudian dibandingkan antara thtung dengan ttabel diperoleh thitung ttabel yaitu 1,25  0,67. Hasil yang  disimpulkan Ha diterima  dan Ho ditolak yang berarti bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa antara yang diajar menggunakan metode pembelajaran SQ3R dengan Umpan Balik dan Metode SQ3R tanpa Umpan Balik pada materi Sistem Koloid. Dalam hal ini penggunaan umpan balik harus dilakukan setiap sub materi yang disampaikan, dan ada baiknya penggunaan SQ3R dikombinasikan dengan media atau berupa tugas.
PERBANDINGAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVENMENT DIVISIONS DENGAN DIRECT INTRUCTION MENGGUNAKAN HANDOUT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI BESARAN DAN SATUAN Eka Syahprianti; M. Fauzi; Asnawati Matondang; Nana Mardiana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.393 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, menggunakan kelas Eksperimen I dan kelas Eksperimen II dimana kelas Eksperimen I menggunakan model Student Team Achievment Division (STAD) berbantu Handout dan kelas Eksperimen II menggunakan model Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) berbantu Handout.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa T.A 2016/2017 yang berjumlah dua kelas dan pengambilan sampel menggunakan Total Sampling.Sampel pada penelitian iniadalah siswa kelas X1 dan siswa kelas X2 yang berjumlah 34 orang setiap kelas. Kelas X1 diajarkan dengan menggunakan model Student Team Achievment Division (STAD) berbantu Handoutdan kelas X2 menggunakan Pembelajaran Langsung (Direct Instruction) berbantu Handout. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretest yaitu pada kelas Eksperimen I adalah 49,26 dengan standar deviasi 6,86 sedangkan pada test akhirnya (pos-test) adalah 86,18 dengan standar deviasi 6,428. Untuk nilai rata-rata kelas Eksperimen II pada pre-test nya adalah 48,97 dengan standar deviasi 7,86. Dan pada tes akhirnya (post-test) adalah 79,18 dengan standar deviasi 7,22.Untuk uji normalitas data pada kelas Eksperimen I dan kelas Eksperimen II nilai per-test dan nilai post-test kedua sampel berdistribusi normal.Pada uji homogenitas kedua sampel homogen. Berdasarkan hasil perhitungan statistik yang menggunakan uji t (hipotesis) pada taraf kepercayaan α = 0,05 diperoleh harga thitung =  dan dk = 66 dengan harga ttabel yaitu 7,218 1,81. Hasil yang disimpulkan Ha diterima dan Ho di tolak berarti bahwa ada perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara yang diajarkan dengan menggunakan media handout dengan model STAD (Student Team Achievment Division) dan yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung (Direct Isntruction) pada materi besaran dan satuan. Kemudian hasil belajar siswa menggunakan model STAD (Student Teams Achievment Division) menggunakan handout lebih baik dibandingkan dengan model Pembelajaran Langsung (Direct Isntruction).

Page 1 of 1 | Total Record : 9