cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
TEGANGAN GESER PADA PERMUKAAN SERAT DAUN LIDAH MERTUA (SANSEVIERIA TRIFASCIATA) YANG DIPERLAKUAN PEREBUSAN LARUTAN KUNYIT KUNING (CURCUMA LONGA) DENGAN RESIN POLYESTER Habibul Mujtabah; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2675

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perebusan lidah mertua pada larutan kunyit terhadap kekuatan tarik serat, foto mikro, dan mengetahui lama perebusan perebusan serat lidah mertua terhadap kompabilitas resin polyester. Dalam penelitian ini serat lidah mertua di rebus dengan larutan kunyit dengan variasi watu tanpa perlakuan, 90 menit, tanpa larutan kunyit, 30, 60, 90, 120 menit menggunakan air kunyit. Sehingga didaptkan hasil dari penelitian ini adalah permukaan antar sub serat serat lidah mertua semakin terlihat dan diameter membesar pada perebusan dengan air biasa, dan pada saat di resbus dengan larutan kunyit. Dan juga didapatkan hasil dari uji tarik serat tanaman lidah mertua dengan perebusan tanpa perlakuan, 90 menit air biasa, 30 menit, 60 menit. 90 menit, 120 menit, menggunakan larutan kunyit sebesar yaitu, 15,3 Kgf/mm2; 130,3  Kgf/mm2; 1,30 Kgf/mm2; 20,7 Kgf/mm2; 25,7 Kgf/mm2; 20,6 Kgf/mm2. Memiliki nilai regangan pada proses perebusan 3,6%; 90 menit air biasa 4,4 %, dan untuk serat yang direbus dengan larutan kunyit dengan waktu 30 menit 3,5%; 60 menit 4,4%; 90 menit 2,9% dan 120 menit 17,2%. Dan pada uji geser didapatkan nilai tegangan geser tertinggi 1,66 Kgf/mm2, dan terendah adalah 1,04 Kgf/mm2. Serat dengan perebusan air kunyit memiliki nilai tegangan geser yang lebih tinggi dibandingkan dengan perebusan air biasa. Dari hasil penelitian semakin lama perebusan, akan menurunkan kekuatan tarik, ini dikarenakan rusaknya permukaan serat. Dan semakin lama perebusan akan membuat tegangan geser semakin besar yang di sebakan kandungan minyak astiri yang menempel pada serat. Kata kunci: serat lidah mertua, tegangan tarik, regangan, tegangan geser
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR DENGAN BAHAN BAKAR PREMIUM DAN PERTAMAX MENGGUNAKAN DINAMOMETER CHASIS A.Wildana A.Wildana; T.Priangkoso T.Priangkoso; SM.B.Respati SM.B.Respati
CENDEKIA EKSAKTA Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v1i2.1719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan dan jenis bahan bakar premium dan pertamax terhadap konsumsi bahan bakar sepeda motor. Data yang diambil pada penelitian ini menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125, Suzuki Shogun 125 dan Yamaha Jupiter MX 135 dengan menggunakan dynamo meterchasis. Penelitian dilakukan pada gigi-1, 2 ,3 ,4 pada kecepatan 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50 km/jam. Dari hasil pengujian konsumsi bahan bakar pada tiga sepeda motor dengan dua jenis bahan bakar yang berbeda yaitu premium dan pertamax menunjukkan bahwa penggunaan pertamax lebih hemat dibandingkan premium pada kecepatan dan beban yang sama .Urutan dari yang paling hemat adalah Honda Supra X 125, Yamaha Jupiter MX 135, Suzuki Shogun 125. Hasil penelitian menunjukkan selisih penghematan konsumsi bahan bakar menggunakan premium dengan pertamax pada Honda Supra X 125 gigi-1 10,01%, gigi-2 10,50%, gigi-3 8,21%, gigi-4 8,51%. Suzuki Shogun 125 pada gigi-1 9,86%, gigi-2 8,98%, gigi-3 9,16%, gigi-4 8,19%. Yamaha Jupiter MX135 pada gigi-1 8,73%, gigi-2 9,05%, gigi-3 7,29%, gigi-4 7,43%. Semakin tinggi kecepatan semakin kecil konsumsi bahan bakarnya dan semakin jauh jarak tempuhnya terjadi pada tiap gigi dengan dua jenis bahan bakar yang berbeda yaitu premium dan pertamax.Kata kunci:bahanbakar motor,jeniskendaraan, konsumsibahanbakar
KAJIAN OBAT FLUOXETIN DAN SERTRALIN PASIEN DEPRESI BERAT DI INSTALASI RAWAT INAP RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO PROVINSI JAWA TENGAH PERIODE JULI-DESEMBER 2016 Erna Prasetyaningrum; Yustisia Dian Advistasari
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2142

Abstract

Prevalensi derpresi di Indonesia cukup tinggi sekitar 17,27 %, sedangkan di dunia diperkirakan 5-10% per tahun. Penyebab depresi sangat kompleks, melibatkan faktor genetik, biologis, lingkungan, dan faktor-faktor ini bisa menyebabkan gangguan depresi baik secara tunggal atau bersama-sama. Obat antidepresi terutama yang bertarget pada noreprineprin dan atau serotonin, ternyata tidak efektif pada kira-kira 40% dari pasien dengan depresi berat atau disthrymia. Terapi gangguan depresi memerlukan peran serta individu yang bersangkutan, keluarga maupun praktisi medis dan para medis yang professional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antidepresan fluoxetin dan sertralin pada pasien depresi berat di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah Periode Juli-Desember 2016. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif non eksperimental dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Objek penelitian menggunakan data rekam medis pada bulan Juli-Desember 2016. Subjek penelitian adalah pasien dengan diagnose depresi berat tanpa ada penyakit penyerta. Hasil penelitian memperlihatkan pasien depresi yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 38,79% dan perempuan sebanyak 61,21%; usia 21-30 tahun dan 31-40 tahun memiliki jumlah yang paling besar yaitu sebanyak 25,86% dan 27,59%; penggunaan obat fluoxetin paling banyak digunakan yaitu sebesar 73,28% dan dosis terbanyak 20 mg/hari sebesar 51,72%; penggunaan SSRI+antipsikotik atipikal paling banyak digunakan yaitu sebesar 58,62%. Kata kunci : Fluoxetin, sertralin, depresi
ANALISA KADAR PROTEIN DAN UJI ORGANOLEPTIK SUSU KACANG TOLO (Vigna unguiculata) DAN SUSU KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L) YANG DI KOMBINASI DENGAN KACANG KEDELAI Farikha Maharani; Indah Riwayati
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i2.2084

Abstract

Susu merupakan salah satu asupan gizi yang penting untuk tubuh, hal ini karena dalam susu mengandung protein yang sangat diperlukan oleh tubuh. Salah satu sumber protein nabati adalah dari kacang – kacangan yang diolah menjadi susu nabati. Pada penelitian ini menggunakan kacang tolo dan kacang merah yang dikombinasi dengan kacang kedelai. Kombinasi dari ketiga kacang tersebut menggunakan prosentase 75%, 50% dan 25%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kadar protein dan organoleptik susu kacang tolo, susu kacang merah dan susu kacang kedelai, sehingga bisa digunakan sebagai pengganti susu kedelai. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein kombinasi kacang tolo dengan kacang kedelai tertinggi pada prosentase 75% sebesar 1,5852 mg/ml, sedangkan hasil terendah dari kombinasi tersebut adalah pada prosentase 25% sebesar 0,9628 mg/ml. Kadar protein kombinasi kacang merah dan kacang kedelai tertinggi pada prosentase 25% sebesar 0,9236 mg/ml dan hasil kadar protein terendah pada prosentase 75% sebesar 0,7910 mg/ml. Uji organoleptik menunjukkan tekstur yang kental pada susu kacang merah dan tekstur encer pada susu kacang kedelai. Sedangkan untuk rasa pada kacang merah lebih manis bila dibandingkan dengan kedua kacang lainnya. Kata kunci : Kacang tolo, kacang merah, kacang kedelai, protein, organoleptik
KERASIONALAN PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGUREJO SEMARANG PERIODE JULI – DESEMBER 2016 Erna Prasetyaningrum; Dara Camelia Irnanda; Sri Haryanti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i2.3045

Abstract

Abstrak Penatalaksanaan nyeri pada pasien sectio caesarea yang ideal yaitu dengan meminimalis terjadinya efek samping pada ibu dan bayi (Nauta, 2009). Pada pasien pasca sectio caesarea managemen nyeri merupakan hal yang paling penting. Nyeri yang disebabkan karena pembedahan karena perubahan hormon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerasionalan pengunaan obat anlgetik pada pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang Periode Juli-Desember 2016. Kerasionalan obat analgetik dilihat dari tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini pengambilan data dilakukan secara retrospektif, data yang didapat diolah dan di sajikan secara perspektif. Subjek penelitian adalah pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah tugurejo semarang periode Juli-Desember 2016 yang menggunakan obat analgetik. Objek penelitian adalah data rekam medis pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang periode Juli-Desember 2016. Data penelitian yang diambil diantaranya meliputi usia, obat, dosis, frekuensi, skala nyeri. Dari hasil penelitian didapatkan usia yang paling banyak dilakukan sectio caesarea 31-35 sebanyak 39%, ketepatan indikasi sebanyak 100 %, kesesuaian obat 100 % dan ketepatan dosis sebanyak 6%. Kata kunci : obat analgetik, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis
DETEKSI WAJAH BERBASIS SEGMENTASI WARNA KULIT MENGGUNAKAN RUANG WARNA YCbCr & TEMPLATE MATCHING Rony Wijanarko; Nugroho Eko
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i1.1799

Abstract

Deteksi Wajah merupakan bagian penting dalam pengolahan citra digital untuk menentukan lokasi, ukuran dan jumlah wajah dalam citra. Deteksi wajah merupakan tahap awal dalam system pengenalan wajah yang digunakan untuk identifikasi personal, interaksi manusia-komputer, system pemantau, hukum-kriminal dan sebagainya. Penelitian ini menyajikan Deteksi wajah dengan metode segmentasi warna kulit & template matching. Langkah pertama membuat model warna kulit dengan mentransformasikan ke dalam YCbCr kemudian mencari angka rerata warna kulit wajah. Selanjutnya membangun distribusi Gaussian untuk crhoma chart yang menunjukkan kemungkinan warna kulit. Adaptive tresholding digunak an untuk mempertegas area kulit dan bukan kulit disajikan dalam citra biner. Segmentasi area kulit dilakukan dengan pelabelan. Kandidat wajah diperoleh dari perhitungan jumlah lubang pada area kulit tersegmentasi, perhitungan rasio lebar-tinggi wajah dan pencocokan dengan template wajah (template matcing). Centroid dari wajah yang terdeteksi dihitung dan ditempatkan penanda di centroid wajah pada citra. Berdasarkan uji coba dengan tool Matlab 2011 dengan dataset diambil dari FDDB ( Face Detection Data Set and Benchmark ), akurasi deteksi yang didapat dari uji coba terhadap 76 citra dengan bervariasi background dan Tingkat pencahayaan mencapai 81,58%. Kata Kunci : Deteksi Wajah, Model Warna Kulit, segmentas Warna kulit, Template Matching.
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR SEPEDA MOTOR DENGAN BAHAN BAKAR PERTAMAX DAN PERTAMAX PLUS MENGGUNAKAN DINAMOMETER CHASIS Setyoko Setyoko; Tabah Priangkoso; Darmanto Darmanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v1i2.1724

Abstract

Dinamo meter adalah suatu mesin yang digunakan untuk mengukur torsi dan kecepatan putaran dari tenaga yang diproduksi oleh suatu mesin, motor atau penggerak berputar lainnya, dynamo meter juga dapat digunakan untuk menentukan tenaga dan torsi yang diperlukan untuk mengoperasikan suatu mesin. Penelitian ini berrtujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan dan jenis bahan bakar pertamax dan pertamax plus terhadap konmsumsi bahan bakar sepeda motor. Dari data yang diambil dalam penelitian ini menggunakan sepeda motor Honda Supra X 125, Suzuki Shogun 125 dan Yamaha Jupiter MX 135 denganmenggunakandinamometerchasis. Penelitian dilakukan pada Gigi 1, 2, 3 dan 4pada kecepatan 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50 km/jam. Dari hasil pengujian konsumsi bahan bakar pada 3 ( tiga ) sepeda motor dengan 2 ( Dua ) jenis bahan bakar yang berbeda yaitu pertamax dan pertamax plus menunjukan bahwa pertamax plus lebih hemat dibandingkan pertamax pada kecepatan dan beban yang sama. Urutan yang paling hemat adalah Honda Supra X 125, Yamaha Zupiter MX 135 dan Suzuki Shogun 125. Hasil dari penelitian menunjukan selisih penghematan konsumsi bahan bakar menggunakan pertamax dan pertamax plus pada Honda Supra X 125 gigi-1 12,28%, gigi-2 11,34%, gigi-3 11,48%, gigi-4 10,15%. Suzuki Shogun 125 pada gigi-1 10,60%, gigi-2 10,30%, gigi-3 9,37%, gigi-4 10,59%. Yamaha Jupiter MX135 pada gigi-1 10,89%, gigi-2 10,27%, gigi-3 9,83%, gigi-4 10,59%. Semakin tinggi kecepatan semakin hemat konsumsi bahan bakarnya dan semakin jauh jarak tempuhnya terjadi pada tiap gigi dengan 2 ( dua ) jenis bahan bakar yang berbeda yaitu pertamax dan pertamax plus.Kata kunci: Bahan bakar motor, jenis kendaraan dan konsumsi bahan bakar.
KAJIAN ANTIHIPERGLIKEMIK ORAL PASIEN PROLANIS DENGAN KOMORBIT HIPERTENSI TAHUN 2017 Erna Prasetyaningrum; Eko Ferry Prasetyo; Hesti Prihartini
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2470

Abstract

Penyakit diabetes mellitus banyak terjadi pada masa sekarang ini. Pasien penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 termasuk dalam PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Diabetes mellitus memiliki banyak komorbiditas antara atherosclerosis, dislipidemia, hipertensi,  cardiovaskuler disorder. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola pengobatan penggunaan obat hiperglikemik oral pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan komorbiditas hipertensi peserta prolanis (program pengelolaan penyakit kronis) puskesmas Pandanaran  kota semarang 2017 meliputi profil jenis kelamin,  penggunaan obat hiperglikemik oral,  golongan obat hiperglikemik oral apa saja yang paling banyak digunakan, dosis penggunaan obat hiperglikemik oral, golongan obat hiperglikemik oral yang dikombinasi dengan obat hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan  metode deksriptif analitik non eksperimental. Data diambil dari bulan oktober sampai desember 2017. Hasil penelitian didapatkan 82 sampel. Data penelitian didapatkan perempuan memiliki jumlah lebih besar  dibanding laki-laki yaitu 63,41 %, penggunaan obat hiperglikemik oral gabungan lebih besar dibandingkan tunggal, yaitu sebesar 86,59%, kombinasi golongan yang paling banyak sulfonilurea dan biguanit yaitu sebesar 86,59 %, kombinasi penggunaan obat hiperglikemia oral dengan hipertensi yang paling banyak adalah pemakaian  metformin, glimepirid, dan amlodipin sebanyak 73,17 %.  Kata kunci : diabetes mellitus tipe 2, hipertensi, pola pengobatan, prolanis
POTENSI EKSTRAK Stevia rebaudiana Bert PADA SEDIAAN KRIM TABIR SURYA Mutmainah Mutmainah; Lia Kusmita; Yuvianti Dwi Franyoto; Ida Suskawati; Yohanes Martono
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2671

Abstract

Sinar UV diketahui memiliki potensi bahaya terhadap kulit manusia, sehingga dibutuhkan tabir surya yang dapat melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar matahari Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat aktivitas biologis dan formulasi ekstrak yang dibuat dari daun Stevia rebaudiana Bert kering. Stevia rebaudiana Bert adalah daun yang memiliki aktivitas sebagai tabir surya. Daun, tetapi juga batang dan bunga stevia mengandung campuran kompleks glikosida diterpen manis, termasuk isosteviol, steviolbioside, stevioside, rebaudiosides (A, B, C, D, E dan F), dan dulcoside A. Selain glikosida, daun stevia juga mengandung komponen lainnya, seperti flavonoid, asam fenolik, asam lemak, protein dan vitamin. Stevia rebaudiana Bert diekstraksi dengan etanol selanjutnya diformulasikan dalam sediaan krim untuk dilihat potensi tabir surya. Hasil uji menunjukkan ekstrak Stevia rebaudiana Bert dalam sediaan krim memiliki efektifitas sebagai tabir surya pada panjang gelombang 290 nm dan memiliki potensi sebagai tabir surya dengan kategori proteksi ultra dengan nilai SPF > 15.  Keywords: Stevia rebaudiana Bert, tabir surya, krim .
PENGARUH PINJAMAN MODAL TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA KECIL DI KOTA SEMARANG (Kasus Unit Usaha yang Memperoleh Pinjaman Modal dari BAZNAS Kota Semarang Shofia Nur Awami; Eka Dewi N; Dewi Hastuti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2137

Abstract

Tujuan penelitian ini diantaranya untuk mengetahui prosedur pemberian pinjaman modal dari BAZNAS Kota Semarang kepada pelaku usaha kecil di Kota Semarang, bagaimana karakteristik usaha kecil dan pelaku usaha yang memperoleh pinjaman modal dari BAZNAS Kota Semarang, serta pengaruh persepsi pelaku usaha mengenai pinjaman modal terhadap perkembangan usaha kecil. Penentuan lokasi ditentukan dengan cara pengambilan sengaja/purposive. Penentuan sampel ditentukan secara purposive sampling, dimana responden merupakan pelaku usaha kecil, yang pada tahun 2017 memperoleh pinjaman modal dari BAZNAS Kota Semarang. Jumlah pelaku usaha UMKM yang dilibatkan dalam penelitian sejumlah 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan BAZNAS Kota Semarang sudah mempunyai prosedur dalam pengajuan pinjaman modal bagi pelaku usaha kecil khususnya untuk Program Bina Mitra Mandiri. Terdapat karakteristik pelaku usaha dan jenis usaha yang ditekuni pelaku usaha di Kota Semarang yang mengajukan pinjaman modal ke BAZNAS Kota Semarang. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana, menunjukkan hasil tanda positif yang mengartikan bahwa terdapat hubungan searah antara pinjaman modal dari BAZNAS Kota Semarang terhadap perkembangan usaha kecil yang ditekuni oleh pelaku usaha. Artinya jika pinjaman modal memiliki pertambahan nilai maka akan dapat mempengaruhi perkembangan usaha kecil.  Kata Kunci: Pinjaman modal, usaha kecil, BAZNAS

Page 6 of 20 | Total Record : 195