cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
STANDARISASI NON SPESIFIK EKSTRAK ETANOL DAUN DAN KULIT BATANG BERENUK (Crescentia cujete Linn) Devi Nisa Hidayati; Cicih Sumiarsih; Umroh Mahmudah
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ekstrak etanol daun dan kulit batang (Crescentia cujete Linn.) memenuhi parameter non spesifik dalam standarisasi ekstrak. Ekstrak etanol daun dan kulit batang (Crescentia cujete Linn.) diperoleh dengan metode maserasi. Ekstrak yang diperoleh diamati parameter non spesifik yang meliputi susut pengeringan, kadar air, kadar abu total, dan kadar abu tidak larut asam. Parameter non spesifik dibandingkan dengan acuan penetapan parameter standar. Hasil pengujian parameter non spesifik ekstrak etanol daun dan kulit batang berenuk dari Gunungpati didapatkan hasil susut pengeringan 10,76±0,33% dan 22,68±0,29%, kadar air 14,35±0,27% dan 25,48±0,23%, kadar abu total 3,65±0,28% dan 0,63±0,03%, kadar abu tidak larut asam 0,25±0,03% dan 0,54±0,02%. Berdasarkan hasil tersebut ekstrak daun berenuk memenuhi standar parameter susut pengeringan, kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam. Sedangkan, ekstrak kulit batang berenuk memenuhi standar parameter kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam. Kata kunci : daun dan kulit batang, Crescentia cujete Linn, Standarisasi non spesifik
KOMPATIBILITAS SERAT DAUN PANDAN DURI (Pandanus Tectorius) PADA PERLAKUAN PERENDAMAN NaOH 5%, 10%, DAN 15% DENGAN RESIN POLYESTER Reza Ardian Ananto; Sri Mulyo Bondan Respati; Helmy Purwanto
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i2.3049

Abstract

ABSTRAK Serat (fiber) adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh.Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa foto mikro dari permukaan serat, kekuatan tarik serat dan tegangan geser serat daun pandan duridengan perendaman menggunakanlarutan NaOH. Serat direndam pada larutan NaOH dengan variasi 0, 5%, 10%, dan 15%selama 2 jam. Hasil penelitian memperlihatkanpermukaan serat daun pandan duri semakin terlihat dan diameter semakin mengeciltetapi jika perendaman dengan menggunkan kadar NaOH semakin banyak membuat diameternya membesar. Hasil dari uji tarik serat daun pandan duri dengan serat tanpa rendaman dan serat yang direndam dengan NaOH 5%, 10%, dan 15% memiliki kekuatan tariksebesar yaitu 6,33 MPa, 9,69 MPa, 34,09 MPa, dan 2,33 MPa.Sedangkan tegangan geser serat tanpa perlakuan dan serat yang direndam dengan larutan NaOH 5%, 10%, dan 15% yaitu 0,69 MPa, larutan NaOH 5% yaitu 1,08 MPa, larutan NaOH 10% yaitu 1,09 MPa, dan larutan NaOH 15% yaitu 1,00 MPa.Dari hasil penelitian semakin banyak kadar NaOH akan membuat permukaan serat menjadi kasar yang mengakibatkan kekuatan tariknya menurun. Kata kunci: serat daun pandan duri, NaOH, kekuatan tarik, tegangan geser
ANALISIS EKONOMI USAHATANI SAPI POTONG DI KELURAHAN PLALANGAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Dewi Hastuti; Shofia Nur Awami
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i1.1794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis usahatani sapi potong yang meliputi modal, biaya, penerimaan, pendapatan dan Break Even Point (BEP) . Penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei sampai dengan Desember 2016 dengan lokasi di Kelurahan Plalangan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei untuk mengumpulkan data primer dari responden dan data sekunder dari dinas terkait. Responden diambil secara purposive sampling. Analisis ekonomi menggunakan analisis modal atau investasi, biaya, penerimaan, pendapatan dan BEP untuk usahatani penggemukan sapi potong. Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani sapi potong merupakan usaha rumah tangga yang dikelola secara tradisional dengan jumlah modal atau investasi sebesar Rp. 9.946.363,06 per ekor, total biaya Rp. 21.174.324 per periode, dengan penerimaan sebesar Rp. 31.375.000 dan pendapatan Rp. 10.200.676 per periode. Nilai BEP harga jual sapi per ekor sebesar Rp. 11.580.356 hal ini berarti lebih rendah dari harga jual oleh petani yaitu sebesar Rp. 15.895.833, petani masih mendapatkan keuntungan. Sedangkan BEP unit adalah 1,33 hal ini berarti bahwa peternak akan memperoleh keuntungan apabila memelihara lebih dari 1 ekor sapi. Dan rata rata peternak memelihara 2 ekor sapi potong. Kata kunci :analisis ekonomi, BEP, usahatani sapi potong
KANDUNGAN TOTAL FENOLIK DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT LABU KUNING (Cucurbita moschata) Yuliana Purwaningsih; Diyan Wigati; Erwin Indriyanti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i2.2475

Abstract

Penelitian tentang kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan telah dilakukan pada kulit labu kuning (Cucurbita moschata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit labu kuning (Cucurbita moschata). Ekstrak kult labu kuning diperoleh dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kandungan total fenolik dapat diketahui dengan uji menggunakan metode kolorimetrik Folin Ciocalteu.  Aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit labu kuning diuji menggunakan metode spektrofotometri dengan radikal bebas DPPH. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kandungan total fenolik pada ektrak etanol kulit labu kuning sebesar 56,62 mg GAE/g dan IC50 terhadap radikal bebas DPPH diperoleh pada konsentrasi ekstrak sebesar 64,8238 ppm. Kata Kunci: antioksidan, Cucurbita moschata, DPPH, kulit labu kuning, total fenolik
KARAKTERISASI NANOPARTIKEL EKSTRAK DAUN SAWO (Manilkara zapota L.) DAN DAUN SUJI (Pleomole Angustifilia) DENGAN BERBAGAI VARIASI KOMPOSISI KITOSAN-NATRIUM TRIPOLIFOSFAT Elya Zulfa; Anita Dwi Puspitasari
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2676

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik nanopartikel dari ekstrak daun suji (Pleomole Anustifolia)(EDSj) dan daun sawo (Manilkara zapota L.) (EDSw)  dengan berbagai variasi konsentrasi kitosan. Sediaan nanopartikel dibuat dengan berbagai variasi komposisi kitosan menggunakan metode gelas ionik. Pada nanopartikel EDSj ada 3 variasi komposisi kitosan yakni rasio (6:1); (12:1); dan (18:1) sedangkan pada nanopartikel EDSw ada 3 variasi komposisi kitosan yakni rasio (FI 10:1, F2 5:1, F3 1:1) . Sediaan nanopartikel dikarakterisasi menggunakan Particle Size Analyzer, Zeta Sizer dan KLT. Hasil pengujian dianalisa deskriptif. Hasil pengujian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa karakteristik sediaan nanopartikel EDSj dan EDSw sudah memenuhi memenuhi syarat dan sediaan nanopartikel EDSj dan EDSw positif mengandung Flavonoid. Kata kunci : daun suji, daun sukun, nanopartikel , kitosan
PENGARUH ANYAM SERAT IJUK (Arenga Pinata) SEBAGAI FILLER DAN BERMATRIK TEPUNG GARUT (Marantha Erundacea) DENGAN PERLAKUAN ALKALI TERHADAP KEKUATAN IMPAK Aladin Eko Purkuncoro
CENDEKIA EKSAKTA Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v1i2.1720

Abstract

Untuk menghasilkan komposit penguat serat ijuk yang dianyam dan diberi perlakuan dengan pengikat tepung garut . Dengan beberapa variabel sudut anyam serat ijuk 00 , 300 , 450 , 600 dengan perlakuan menggunakan NaOH. Perlakuan alkalisasi serat menggunakan NaOH 5% selama 2 jam dan orientasi arah sudut serat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kekuatan impak. Hasil pengujian impak didapatkan nilai kekuatan impak tertinggi sebesar 0,143 J/mm2 dan energi impak sebesar 18,28 Joule pada orientasi arah sudut serat 45o. Pada orientasi sudut serat 0o kekuatan impak sebesar 0,098 J/mm2 dan energi impak sebesar 12,471 Joule pada orientasi arah sudut serat 30o kekuatan impak sebesar 0,125 J/mm2 dan energi impak sebesar 15,864 Joule kekuatan impak sebesar 0,120 J/mm2 dan energi impak sebesar 15,294 Joule pada orientasi arah sudut serat 60o.Keywords : Arenga Pinata fiber , NaOH, Mechanical properties
SELEKTIVITAS ADSORPSI SISTEM BINER ANIONIK (Au/Cr) MENGGUNAKAN SUPERPARAMAGNETIK Fe3O4/OA/SiO2-DIAMINO Mighfar Syukur; Armydha Dwi Susanti
CENDEKIA EKSAKTA Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v3i1.2143

Abstract

Telah dilakukan sintesis Fe3O4/OA/SiO2-diamino dengan  prekursor nanopartikel Fe3O4 dan larutan N-(2-aminoetil)-3-aminopropil trimetoksi silan sebagai pembentuk lapisan aminosilika. Material disintesis dengan metode sono-kopresipitasi dan hasilnya digunakan dalam pengujian adsorpsi Au dalam larutan dan membandingkan selektivitasnya terhadap ion sejenis. Karakterisasi adsorben dilakukan dengan difraktometer sinar-X (XRD), dan Transmission Electron Microscopy (TEM) dan Scanning Electron Microscopy-Enargy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). Untuk melihat hasil dan selektivitas adsorpsi diukur dengan Atomic absorption Spectroscopy (AAS). Kajian terhadap parameter eksperimen yang mempengaruhi adsorpsi ion Au(III) pada permukaan adsorben dilakukan dengan variasi pH dan waktu kontak. Studi mengenai kinetika adsorpsi dianalisis menggunakan model pseudo-orde 1 dan pseudo-orde 2 dan sebagai akibatnya, diperoleh hasil yang paling cocok melalui perhitungan pseudo-orde 2 dengan konstanta laju adsorpsi sebesar 0,9972 g mM-1min-1. Selain itu, penjelasan kapasitas dan energi adsorpsi terbaik ditunjukkan melalui isoterm Langmuir yaitu sebesar 83,333 mg/g dengan energi sebesar 25,052 kJ/mol. Adsorben menunjukkan selektivitasnya dalam mengadsorpsi ion Au(III) pada sistem biner logam Au(III)/Cr(VI) dengan koefisien selektivitas 1:1 mol ????Au-Cr (5.554).  Kata kunci : Adsorpsi, Emas, Fe3O4modifikasi, Kromium, Selektivitas
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BEBERAPA FRAKSI EKSTRAK DAUN JERUK NIPIS(Citrus aurantifolia Swingle) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Dewi Andini Kunti Mulangsri; Riza Laksanasari; Rizqi Amaliyah; Assyifatul Fitri; Awal P. Kusumadewi
CENDEKIA EKSAKTA Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v4i1.2667

Abstract

Pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli dapat dihambat oleh daun jeruk nipis (C. aurantifolia Swingle) berdasarkan laporan penelitian terdahulu. Fraksinasi dapat menarik senyawa-senyawa non polar, semi polar dan polar dalam ekstrak etanol 70% daun jeruk nipis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan antibakteri ketiga jenis fraksi  ekstrak daun jeruk nipis terhadap S. aureus dan E. coli.Ekstrak daun jeruk nipis diperoleh dengan metode perkolasi  menggunakan penyari etanol 70% dan difraksinasi bertingkat secara partisi cair‐cair dengan penyarin-heksan, etil asetat dan air. Konsentrasi sampel uji yang digunakan adalah fraksi n-heksan dan fraksi air menggunakan konsentrasi yang sama yaitu 2000, 2500, 3000, 3500 dan 4000 µg/disk sedangkan fraksi etil asetat menggunakan konsentrasi 200, 400, 600, 800 dan 1000 µg/disk. Metode pengujianaktivitas antibakteri menggunakan difusi agar. Kontrol positif dan kontrol negatif yang digunakan berturut-turut adalah kloramfenikol 30 µg/disk dan DMSO 20%. Pengamatan dilakukan berupa zona hambat yang nampak, diukur menggunakan jangka sorong dan data yang diperoleh diinterpretasikan secara deskriptif. Hasil penelitian yang diperolehhanya fraksi etil asetat dari ekstrak etanol 70% daun jeruk nipis yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus pada semua konsentrasi uji dengan daya antibakteri sedang sampai kuat.  Sedangkan fraksi n-Heksan dan fraksi air ekstrak etanol 70%daun jeruk nipis tidak memiliki aktivitas antibakteri. Kata kunci : fraksi, daun jeruk nipis, antibakteri, Escherichia coli, Staphylococcus aureus
PENGARUH PENAMBAHAN CARBOXYMETHYL CELLULOSE (CMC) DAN GELATIN SEBAGAI BAHAN PENGIKAT PADA PEMBUATAN TABLET KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L) Ahmad Shobib; MF. Sri Mulyaningsih; Ery Fatarina
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i2.2085

Abstract

Manggis merupakan salah satu buah favorit yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Manggis merupakan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi karena selain dikonsumsi buahnya, kulit manggis juga dapat digunakan dalam pengobatan tradisional, yaitu mengobati sakit perut, diare, disentri, dan infeksi luka. Kandungan utama senyawa yang terdapat dalam kulit manggis adalah xanthone yang mempunyai sifat antimikroba, antiinflamasi, antioksidan, dan dapat menghambat pertumbuhan sel kanker usus. Kulit buah manggis yang dibuang, ternyata dapat dikembangkan sebagai kandidat obat.Tablet adalah obat dalam bentuk sediaan padat yang mengandung obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Bahan pengikat sangat berpengaruh terhadap kualitas fisik tablet. Dalam penelitian ini digunakan CMC (Carboxymethyl Celulosa) dan gelatin sebagai bahan pengikat dalam pembuatan tablet kulit manggis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Obyek yang diteliti adalah tablet kulit manggis. Penelitian ini meliputi kadar air dan karakteristik fisik tablet kulit manggis. Dari hasil penelitian diperoleh kadar air kulit manggis 67,11 % dan kadar serbuk kulit manggis 32,89 %. Dan hasil penelitian karakteristik fisik tablet didapatkan hasil yang paling optimal dari bahan pengikat yang digunakan yaitu tablet kulit manggis dengan penambahan CMC 15 gram. Didapatkan rerata keseragaman bobot (CV) adalah 4,18 %. Kekerasan tablet adalah 5,93 kg. Kerapuhan tablet  adalah 0,46 %. Waktu hancur tablet adalah 8,89 menit. Kata kunci :  tablet kulit manggis, cmc, gelatin, karakteristik fisik table
AKTIVITAS ANTIBAKTERI PIGMEN KAROTENOID KHAMIR Phaffia rhodozyma TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Bacillus subtilis ATCC 6231 SECARA IN VITRO Cahya Rahma Utami; M. Ryan Radix Rahardhian; Indah Sulistyarini
CENDEKIA EKSAKTA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v2i1.1800

Abstract

Penyakit infeksi merupakan penyebab paling utama tingginya angka kesakitan dan kematian. Salah satu bakteri penyebab infeksi yaitu Bacillus subtilis. Khamir Phaffia rhodozyma merupakan salah satu mikroorganisme penghasil karotenoid yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pigmen karotenoid khamir Phaffia rhodozyma serta untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri pigmen karotenoid khamir Phaffia rhodozyma dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 3% terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis ATCC 6231. Hasil identifikasi karotenoid menggunakan metode KLT menunjukkan adanya karotenoid jenis astaksantin bebas dalam khamir Phaffia rhodozyma dengan harga Rf 0,31 dan karotenoid jenis lain dengan harga Rf 0,91. Identifikasi bakteri Bacillus subtilis dengan pereaksi nitrat memberikan hasil positif terbentuknya warna merah muda pada media NB. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan karotenoid dari khamir Phaffia rhodozyma memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Bacillus subtilis ATCC 6231 dengan rata-rata diameter daya hambat pada konsentrasi 1%, 2% dan 3% berturut-turut sebesar 0,762 cm; 0,976 cm; 1,263 cm; dan rata-rata diameter daya hambat kontrol positif sebesar 1,776 cm. Hasil uji SPSS menunjukkan ada perbedaan (p<0,05) masing-masing kelompok ekstrak (1%, 2%, 3%) dan kontrol positif (siprofloksasin) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Bacillus subtilis ATCC 6231. Kata kunci : antibakteri, Bacillus subtilis, karotenoid, Phaffia rhodozyma

Page 7 of 20 | Total Record : 195