cover
Contact Name
Elyakim Nova Supriyadi Petty
Contact Email
elyakim_nsp@yahoo.co.id
Phone
+6281392653691
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Mananga Aba, Omba Calo, Desa Karuni, Kec. Loura, Kab. Sumba Barat Daya
Location
Kab. sumba barat daya,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Sumba (JES)
ISSN : 25498533     EISSN : 27148580     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edukasi Sumba (JES) merupakan jurnal ilmiah yang mulai diterbitkan pada tahun 2017 dan menerbitkan artikel ilmiah hasil penelitian di bidang pendidikan secara umum yang mencakup Penelitian Tindakan Kelas (PTK), pengembangan model dan teknologi pembelajaran, analisis pendidikan baik pada bidang Ilmu Pendidikan Dasar, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan MIPA, Pendidikan IPS, Pendidikan Bahasa, Pendidikan IPA dan juga Pendidikan Agama. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan bulan September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2022)" : 10 Documents clear
PAHAM DAN UPACARA KABOLO DALAM ALIRAN KEPERCAYAAN MARAPU SEBAGAI WADAH EVANGELISASI IMAN KRISTIANI DI SUMBA-NUSA TENGGARA TIMUR Wilfridus Wungo; Yohanes U. Lede; Kunradus D. Kleden
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.416

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan paham dan upacara Kabolo dalam kepercayaan Marapu sebagai Wadah Evangelisasi Iman Kristiani di Sumba-Nusa Tenggara Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif etnografis (deskriptif). Dimana peneliti secara etnografis menceritakan apa yang terjadi di tengah masyarakat Kodi Sumba Barat Daya, khususnya dalam kaitan benturan praktek pastoral antara Agama Katolik dan Budaya lokal, budaya Sumba. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa hampir semua ritual adat marapu masih dijalankan oleh masyarakat desa karang indah kecamatan kodi balaghar kabupaten sumba barat daya. Alasan utama masyarakat masih melaksanakan ritual adat adalah alasan keselamatan dan untuk memperoleh berkat. masyarakat menyakini bahwa penting menjaga keharmonisan dengan alam, sesama dan jiwa leluhur. Dampak dari ketidakharmonisan adalah penyakit, gagal panen dan hewan yang mati atau tidak berkembang. Ini berarti bahwa ritual adat Marapu tersebut berkaitan dengan keselamatan.
PERSEPSI ORANG MUDA KATOLIK TERHADAP PERKAWINAN ADAT DAN PERKAWINAN KATOLIK DI PAROKI ST. ALFONSUS MARIA DE LIQUORI KEREROBBO Fransiska Sriningsi; P. Konradus Dony Kleden, S.S., M.A; Wilhelmina Kurnia Wandut, S.Pd., M.Hum
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.417

Abstract

Persepsi Orang Muda Katolik Terhadap Perkawinan Adat dan Perkawinan Katolik di Paroki St. Alfonsus Maria de Liquori Kererobbo. Skripsi Sarjana. Tambolaka: Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Weetebula.
IDENTIFIKASI KENDALA PENEGUHAN PERKAWINAN PASANGAN KATOLIK DI STASI SANTO PAULUS GOLLU UTTA Modesta Malo; Mikael Sene; Kunradus D. Kleden
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kendala Peneguhan Perkawinan Pasangan Katolik di Stasi St. Paulus Gollu Utta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Stasi St. Paulus Gollu Utta. Subjek penelitian adalah pasangan-pasangan yang belum diteguhkan perkawinannya secara sakramental. Data dan sumber data dalam penelitian ini di ambil dari sepuluh pasangan yang belum diteguhkan perkawinannya secara sacramental. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara (triagulasi). Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu: menggunakan teknik interaktif yang dikembangkan oleh Jhon W. Creswell Hasil temuan penenliti mengenai kendala dalam peneguhan perkawinan Gereja Katolik di Stasi St. Paulus Gollu Utta. Bahwa yang menjadi kendala dalam peneguhan perkawinan bagi pasangan-pasangan yang belum meneguhkan perkawinannya secara sakramental yaitu kendala adat istiadat, kendala faktor ekonomi, kendala hubungan semendah, kendala umat yang belum menerima sakramen permandian, komoni dan belum krisma, kendala perkawinan beda Gereja, kendala kesiapan batin. Menurut mereka kendala-kendala inilah yang membuat mereka belum bisa untuk menikah secara Gereja Katolik, karena menurut mereka bisa saja mereka belum menikah karena minimnya pemikiran ataupun pengetahuan bagi pasangan-pasangan yang belum meneguhkan perkawinannya secara sakramental karena dipengaruhi beberapa faktor penghambat seperti faktor ekonomi, budaya, pengetahuan, dan sebagainya sehingga perkawinannya belum diteguhkan. Tetapi dalam Gereja Katolik yang terpenting dalam perkawinan Gereja adalah diberkati dan disahkan oleh Gereja dengan mengucapkan janji setia dihadapan Allah dan juga mengatakan bahwa tujuan dari perkawinan adalah kesejahteraan suami-istri serta kelahiran anak dan pendidikan anak.
PENDAMPINGAN IMAN ANAK REMAJA MELALUI KEGIATAN SEKAMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP HASIL BELAJAR AGAMA KATOLIK KELAS IX SMPK ST. PAULUS KARUNI Regina Wilhelmina Leda Ghoda; Mikael Sene; Melkianus Suluh
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.419

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Dampak Pendampingan Iman Anak Remaja Melalui Kegiatan SEKAMI Terhadap Hasil Belajar Agama Katolik Kelas IX SMPK St. Paulus Karuni, dengan menggunakan metode penelitian campuran kuantitatif dan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui tes hasil belajar dan wawancara, serta teknik analisis data melalui proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara serta mengorganisasikan data kedalam unit-unit, melakukan sintesa, menyususn dalam pola, memilah mana yang penting dan yang akan dipelajari, serta membuat kesimpulan sehingga mudah dipahami oleh diri sendiri dan orang lain. Hasil penelitian ini adalah melalui tahapan mengajar dengan 2 kali petermuan (pertemuan I dan II). Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen tes dan instrumen wawancara. Tes hasil belajar yang diperoleh dengan melakukan analisis secara deskriptif kualitatif yaitu menunjukkan nilai hasil belajar siswa yang mengikuti kegiatan SEKAMI lebih tinggi dengan nilai rata-rata yaitu 79,21 dibandingkan nilai dari siwa yang tidak mengikuti kegiatan SEKAMI dengan nilai rata-rata yaitu 69.
Pola Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa Melalui Pembelajaran Agama Katolik di Kelas IV SDK Waiwondo, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya. Anjelina Jama Nukango; Silvester Nusa; Kanisius Kami
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.420

Abstract

“Pembentukan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab Siswa Melalui Mata Pelajaran Agama Katolik di Kelas IV SDK Waiwondo, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya”. Skripsi, Tambolaka: Program Studi Pendidikan Agama Katolik, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Weetebula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model, pendekatan atau cara pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa melalui mata pelajaran Agama Katolik di kelas IV SDK Waiwondo, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakter disiplin dan tanggung jawab siswa selalu diberikan dan dibentuk/ditanamkan oleh para guru di SDK Waiwondo baik pada jam belajar maupun di luar jam belajar berdasarkan tiga pola pembentukan yaitu; Insight, condisioning, dan modeling. Di jam belajar guru memberikan pemahaman kepada siswa baik melalui nasehat maupun pengajaran. Di luar pembelajaran guru dapat membentuk karakter siswa lewat contoh / teladan yang ditijukkan oleh guru serta aturan-aturan terus menerus dilakukan baik guru maupun siswa.
Analisis Hasil Belajar Pendidikan Agama Katolik Siswa Keluarga Marapu dan Siswa Keluarga Katolik Kelas IV dan V Serta Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak di SDN Omba Key Magdalena Malo
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.422

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Katolik dan peranan orang tua dalam pendidikan anak kelas IV dan V di SDN Omba Key, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatifdan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, serta teknik analisis data melalui proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah melalui tahapan mengajar dengan 2x petermuan (pertemuan I dan II). Tes hasil belajar yang diperoleh dengan melakukan analisis secara deskriptif kualitatif yaitu menunjukkan adanya peningkatan presentasi pencapain ketuntasan dari pertemuan I (pertama) 40 siswa secara keseluruhan yang terdiri dari 25 siswa yang berasal dari keluarga Katolik telah tuntas 100 % dan 15 orang siswa yang berasal dari keluarga Marapu terdapat 2 orang siswa yang tuntas (13,33 %) dan siswa yang tidak tuntas atau tidak mencapai KKM adalah siswa dari keluarga Marapu dengan jumlah 13 orang (86,66 %). Jumlah keseluruhan siswa keluarga Katolik dan siswa dari keluarga Marapu yang tuntas pada pertemuan I (pertama) terdapat 27 orang (67,5 %) dengan nilai rata-rata 69, 75. Sedangkan pada pertemuan ke II (dua), peningkatan prestasi pencapaian ketuntasan hasil belajar siswa dari 40 orang siswa secara keseluruhan mencapai 87,5 % yang terdiri dari 25 siswa keluarga Katolik (100 %) dan 10 siswa keluarga Marapu (66,66 %) yang tuntas atau sudah mencapai KKM. Sedangkan yang belum tuntas pada pertemuan ke II (dua) terdiri dari 5 orang siswa dari keluarga Marapu. Jumlah keseluruhan nilai rata-rata siswa pada pertemuan ke II terdapat 87,5 % dengan jumlah siswa 35 orang.
PENGARUH KONDISI EKONOMI ORANG TUA DAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 3 KUPANG Cyrilus Endrian Kaborang; Johanis N Kallau; Uda Geradus
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh antara kondisi ekonomi orang tua dan peran teman sebaya terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Subyek penelitian adalah 113 orang siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Kupang. Instumen yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis dengan statistik uji korelasi sederhana, korelasi ganda, regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil analisis regresi sederhana dan regresi ganda masing-masing variabel bebas terhadap minat belajar menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang positif dan signifikan kondisi ekonomi orang tua secara parsial terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang dengan nilai r = 0,681 dan p = 0,000 (p < 0,05) menunjukan thitung 9,805 > ttabel 1,980; selain itu, koefisien determinasi atau sumbangan efektif variabel kondisi ekonomi orang tua terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang adalah sebesar R2 = 46,40%. (2) Ada pengaruh yang positif peran teman sebaya secara parsial terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang dengan nilai r = 0,745 bertanda positif, p 0,000 < 0,05), menunjukan thitung 11,755 > ttabel 1,980; selain itu koefisien determinasi atau sumbangan efektif variabel peran teman sebaya terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang adalah sebesar R2 = 55,50%. (3) Ada pengaruh yang positif kondisi ekonomi orang tua dan peran teman sebaya secara bersama-sama terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang dengan nilai sebesar R = 0,789; F = 90,624 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kuatnya pengaruh kondisi ekonomi orang tua dan peran teman sebaya secara simultan terhadap minat belajar siswa kelas XI IPS SMAN 3 Kupang teramati dari besarnya koefisien determinasi (R2) = 0,622 x 100% = 62,20%; dan juga memberi arti bahwa terdapat 37,80% faktor lain yang dapat mempengaruhi minat belajar.
Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Soal Pada Materi Koordinat Kartesius Siswa Kelas VIII SMP Kristen Karuni
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.430

Abstract

Dalam penyelesaian soal-soal matematika, seringkali terjadi kekeliruan dan kesulitan dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan konsep matematika. Masalah tersebut dapat berupa penalaran konsep matematika maupun dalam pemecahan soal-soal yang berkaitan dengan rumus matematika. Salah satunya adalah kesalahan dalam menentukan letak titik dan menggambar bidang koordinat kartesius, pada mteri koordinat kartesius jenjang sekolah menengah pertama. Kesalahan-kesalahan ini dapat berupa kesalahan dalam mengidentifikasi soal, memahami maksud dan tujuan soal, penyusunan jawaban yang tidak sistematis serta penarikan kesimpulan jawaban. Bentuk kesalahan ini dapat ditemukan ketika siswa menyelesaikan soal dalam menentukan titik dan menggambar bidang koordinat kartesius, materi koordinat kartesius. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi koordinat kartesius dengan subjek siswa kelas VIII SMP Kristen Karuni. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa, yaitu kesalahan konsep, kesalahan prosedur dan kesalahan fakta. Kesalahan konsep merupakan kesalahan siswa dalam membaca dan memahami pengertian atau definisi sebuah soal. Kesalahan prosedur merupakan kesalahan siswa dalam menyusun jawaban secara sistematis atau terurut. Sedangkan kesalahan fakta merupakan kesalahan yang dilakukan siswa ketika menyelesaikan soal berupa kesalahan penulisan lambang, simbol, kata dan rumus. Kesalahan-kesalahan ini disebabkan karena siswa kurang teliti dalam membaca soal, kurang memahami cara menentukan titik ketika menggambar grafik koordinat kartesius bahkan salah dalam menuliskan atau mengoperasikan rumus. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan cara analisis pada soal dan jawaban hasil pekerjaan siswa dan juga metode wawancara, sehingga ditemukan beberapa kesalahan yang menjadi penghambat bagi siswa dalam meningkatkan prestasi belajarnya, atau ketika menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan koordinat kartesius.
KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN KETERAMPILAN BERTANYA PADA PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS V SD Aprianto Lende; Silvester Nusa; Engel Bertha Halena Gena
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.432

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan guru dalam menerapkan keterampilan bertanya pada proses pembelajaran di kelas V SD Negeri Lokokaki. Subjek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar di kelas V SD Negeri Lokokaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan keterampilan bertanya termasuk dalam kategori baik. Perolehan skor rata-rata pada guru yang mengajar di kelas V diantaranya subjek I memperoleh skor rata-rata 87,5 dengan kategori sangat baik, subjek II memperoleh skor rata-rata 83,33 dengan kategori sangat baik, subjek III memperoleh skor rata-rata 83,33 dengan kategori sangat baik, dan subjek IV memperoleh skor rata-rata tertinggi yaitu 88,88 dengan kategori sangat baik. Simpulan dari penelitian ini adalah guru sudah menguasai keterampilan bertanya dengan baik, namun terdapat beberapa komponen dari bertanya yang belum dikuasai dan dilaksanakan secara optimal.
PENGARUH KEDISIPLINAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD KELAS V PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SDN POGO LEDE.
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v6i1.436

Abstract

Oleh: Yultini Wonggor NIM. 83821701157. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kedisiplinan Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VB di SDN Pogo Lede tahun ajaran 2021/2022. Kecamatan kota tambolaka NTT. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Jumlah siswa kelas V/B ada 18 orang. Sumber data dari siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi yang dilakukan secara langsung oleh peneliti, dan dokumentasi sebagai pendukung. Teknik analisis data yang digunakan ada dua, 1) teknik analisis hasil observasi kedisiplinan belajar siswa, 2) dan hasil belajar siswa pada pelajaran PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan belajar siswa kelas V/B di SDN Pogo Lede aspek kedisiplinan belajar dengan nilai sebesar 71% (baik), kedisiplinan di dalam kelas dengan nilai sebesar 50% (cukup), kedisiplinan waktu dengan nilai sebesar 96% (sangat baik), kedisiplinan perbuatan dengan nilai sebesar 100% (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh positif antara kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar PPKn yaitu: tiga siswa yang tidak tuntas pada hasil belajar, yaitu satu siswa memiliki nilai hasil belajar sebesar 63 (tidak tuntas), dan nilai hasil observasi sebesar 66% (baik), dan dua siswa memiliki nilai hasil belajar sebesar 67 (tidak tuntas), dan nilai hasil observasi sebesar 62% dan 71% (baik).

Page 1 of 1 | Total Record : 10