cover
Contact Name
Elanjati Worldailmi
Contact Email
195220101@uii.ac.id
Phone
+62274-895007
Journal Mail Official
jattec.editor@uii.ac.id
Editorial Address
FTI UII Gedung KH. Mas Mansyur Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman Yogyakarta 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Appropriate Technology for Community Services
ISSN : 27159019     EISSN : 27159027     DOI : 10.20885/jattec.vol1.iss2.art1
Journal of Appropriate Technology for Community Services (JATTEC) berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu khususnya teknologi tepat guna. Jurnal ini sebagai wadah untuk mempulikasikan pengembangan teknologi yang digunakan dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan melalui peningkatan UMKM, usaha perekonomian, maupun kegiatan lainnya yang meningkatkan kualitas pengetahuan dan kemampuan masyarakat.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023)" : 10 Documents clear
Pelatihan Pemasaran Digital dan Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Masyarakat di Kawasan Sapuangin, Klaten, Jawa Tengah Meilinda Fitriani Nur Maghfiroh; Sri Indrawati; Dian Janari; Muhammad Ridwan Andi Purnomo
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art4

Abstract

Kawasan Sapuangin merupakan salah satu jalur pendakian Gunung Merapi dengan sejumlah potensi menjadi desa wisata. Namun demikian, pengembangan desa wisata membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat didalamnya. Sehingga dibutuhkan sebuah program pendampingan untuk memberikan edukasi terhadap masyakat Kawasan Sapuangin terkait desa wisata. Pelatihan dilakukan dengan empat tahap utama, yaitu: sosialisasi, penyuluhan teknis, pelatihan pemasaran digital serta pembuatan paket wisata. Proses evaluasi dan monitoring setelah pelatihan dilakukan setiap bulan untuk memastikan sarana pemasaran siap untuk digunakan.Sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi pedesaan, diharapkan dengan pengembangan desa wisata dan pelatihan pemasaran digital dapat digunakan sebagai fondasi dan batu loncatan bagi pihak mayarakat di Kawasan Sapuangin untuk mengembangkan desa wisata yang lebih baik dan berkelanjutan.
Evaluasi Difusi Teknologi Lubang Resapan Biopori di Musim Penghujan untuk Reduksi Genangan Air Hujan dan Sampah Organik Feris Firdaus
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art2

Abstract

Teknologi lubang resapan biopori dihadirkan dalam rangka menjadi solusi praktis bagi persoalan yang terus berulang setiap tahun yang dialami masyarakat dusun Krandon Wedomartani Ngemplak Sleman D.I. Yogyakarta, yakni genangan air hujan di halaman rumah masyarakat dan ruas-ruas jalan saat musim hujan dan kelangkaan air sumur saat musim kemarau. Metode pelaksanaan dibagi beberapa tahapan kegiatan dan langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan mitra yakni metode perancangan, sosialisasi, pembuatan, serta evaluasi performa teknologi lubang resapan biopori yang dikerjakan dengan pendekatan partisipatori yaitu pelaksana kegiatan dan masyarakat bersama-sama aktif dalam kegiatan. Lubang tutup pipa resapan biopori didesain berbeda, yang pertama berbentuk bulat diameter 0,5 cm dan yang kedua didesain memanjang dengan lebar 0,5 cm dan panjang 2 cm. Berdasarkan hasil pengamatan, diketahui bahwa model lubang bulat diameter 0,5 cm pada tutup pipa lubang biopori tampak tidak efektif dalam menyerap air hujan ke dalam tanah disebabkan terbentuk gelembung air berisi udara yang menutupi lubang penutup pipa sehingga air yang mengalir menuju lubang tertolak masuk dan terhempas ke samping. Adapun hasil pengamatan model lubang bulat memanjang yakni lebar 0,5 cm dan panjangnya 2 cm menunjukkan performa serapan airnya sangat efektif dan tidak terbentuk gelembung air berisi udara sehingga air dapat langsung masuk ke lubang resapan tanpa hambatan.
Fasilitasi Pendaftaran Hak Cipta Motif Batik Kelompok UMKM Kluster Pembatik Kabupaten Wonosobo Muchamad Sugarindra; Rifqi Nasrulloh; Diyon Saputro
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art3

Abstract

UMKM sebagai sektor yang belum tertangani secara serius, justru menjadi penopang ekonomi bangsa pada era saat ini. Diperlukannya adanya perlindungan hak cipta motif bagi pengrajin batik, karena menjadi UMKM yang banyak digeluti oleh warga di desa tawangsari kabupaten wonosobo ini. Permasalahn pada artikel ini membahas mengenai hak cipta motif yang dapat berpotensi plagiarisme motif batik khas yang berasal dari kabupaten Wonosobo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, pendampingan dan evaluasi. Para pelaku UMKM memanfaatkan kekayaan intelektual sebagai media pemasaran agar konsumen lebih percaya dan yakin akan kualitas batik yang dimiliki oleh dari pebatik Kabupaten Wonosobo. Pendamping serta fasilitas terhadap HAKI untuk para pelaku UMKM memang sangat perlu dilakukan karena hal itu dapat meningkatkan nilai ekonomi para pengrajin batik dalam setiap karyanya.
Penguatan Pengelolaan Obyek Wisata Bukit Roso Wulan Melalui Pelatihan Sistem Keuangan Berbasis Komputer Marni Astuti; Riani Nurdin; Suhanto
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art9

Abstract

Desa Turunan, Girisuko, Panggang, Gunungkidul yang memiliki 7 RT dan 169 KK, secara swadaya membentuk Kelompok Tani Hutan Wana Lestari II. KTH tersebut mengawali ide membangun dan mengembangkan obyek wisata Bukit Roso Wulan (BRW) bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Gunungkidul. Kerjasama pengelolaan dan pengembangan lahan seluas ± 24 ha, membutuhkan pemikiran dan ide-ide dari berbagai pihak. Kegiatan yang dilakukan selama ini hanya terfokus kepada pengembangan spot-spot fotografi dan fasilitas penunjang lainnya, kegiatan yang bersifat pengelolaan administrasi belum dilaksanakan dengan baik, oleh karena hal tersebut maka kegiatan pengabdian ini akan berfokus pada peningkatan kompetensi pengelolaan administrasi dan keuangan yang berbasis komputer. Kegiatan dilaksanakan dengan pemberian materi, diskusi dan praktik. Dimulai dari pencatatan transaksi, klasifikasi buku besar dan penyusunan laporan keuangan dengan pendekatan partisipatif. Target dari pelatihan adalah para pengelola BRW dapat mengoperasikan komputer dengan terampil dan dapat mengaplikasikan sistem akuntansi berbasis komputer sederhana dengan menggunakan rumus dan fungsi-fungsi yang sudah tersedia dalam Software Microsoft Excel.
Penerapan Teknologi 3D Rope Evaporator dalam Usaha Peningkatan Produksi Garam Rakyat di Desa Olio, Nusa Tenggara Timur Kevin Cleary Wanta; Vincent; Yeremias Juma; Arry Miryanti; Herry Santoso; Judy Retti B. Witono
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art7

Abstract

Desa Olio, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memproduksi garam. Selama ini, produksi garam dilakukan secara konvensional di mana tambak garam secara horizontal digunakan sebagai media penguapan air laut. Akan tetapi, penggunaan tambak garam ini memiliki kelemahan, seperti produksi garam yang terbatas akibat pengaruh iklim dan membutuhkan waktu produksi yang lebih lama. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi 3D rope evaporator sebagai media penguapan air laut yang mampu memberikan hasil positif terhadap produksi garam. Penggunaan teknologi ini mampu meningkatkan laju penguapan sehingga jumlah garam yang diproduksi semakin banyak. Teknologi ini dibangun secara prototipe di lahan milik petani garam, kemudian diuji coba dan dievaluasi perfomansinya. Hasil uji coba tersebut kemudian disosialisasikan di mana 3D rope evaporator yang dibangun mampu mempercepat proses penguapan air laut dan mampu menghasilkan produk garam yang lebih halus dan lebih putih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini jelas tidak hanya berhenti saat ini saja. Ke depannya, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan fokus kegiatan yang berbeda di antaranya pendampingan dan konsultasi terkait tahap scale up teknologi, pemurnian garam, dan diversifikasi produk garam.
Pemanfaatan Limbah Organik Domestik Sebagai Pupuk Organik Cair di Yayasan Swara Peduli Ceria Klender elvi kustiyah; Bungarang Saing; Haudi Hasaya; Laras Andria Wardani; Dinda Yesika
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art5

Abstract

Limbah padat domestik di Indonesia sebagian besar berupa sampah organik. Sampah organik berupa sisa sayur dan buah-buahan sisa konsumsi merupakan jenis paling umum dibuang dari rumah tangga. Bahan sampah ini sebenarnya masih dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk cair sederhana eco-enzyme dengan memanfaatkan teknologi berbasis fermentasi. Pupuk dapat difungsikan sebagai penyubur tanaman halaman, dan berbagai kegiatan di rumah tangga. Kegiatan abdimas ini meliputi pemanfaatan sampah organik di Yayasan Peduli Ceria Klender yang merupakan penampung yatim piatu, dengan penghuni sekitar 100 orang. Melihat banyaknya penghuni Yayasan, potensi sampah organik yang akan timbul juga besar, dan dapat menjadi bahan baku pupuk cair sederhana. Keterampilan ini diharapkan dapat memberi manfaat tiap anggota rumah yatim, dengan memanfaatkan sampah sisa sayuran yang tadinya dibuang, dengan menjadikan bahan baku pupuk cair, sehingga dapat menyuburkan halaman yang ditanami sayuran agar sampah memberi manfaat bagi penghuni rumah yatim.
Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menjadi Bahan Pupuk Organik Cair dan Tote bag Eco print di Desa Karanganyar, Jepara Dina Tauhida; Bellachintya Reira Christata; Nafis Anggiana Putri; Devi Susilowati
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art8

Abstract

Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara merupakan desa yang memiliki wilayah lahan pertanian luas. Sebagian besar masyarakat bermata pencaharian sebagai petani. Dalam mengelola pertanian, masyarakat masih menggunakan pupuk anorganik sebagai bahan penyubur tanaman yang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan. Sehingga perlu pemanfaatan pupuk organik untuk memperbaiki kualitas tanah. Pupuk organik dapat dibuat dengan bahan limbah rumah tangga. Adapun limbah rumah tangga antara lain sisa makanan, air cucian beras, kotoran, dedaunan kering, dan lain sebagainya. Limbah rumah tangga cucian beras dapat digunakan sebagai bahan utama pembuatan pupuk organik yang ramah lingkungan. Kemudian dengan wilayah yang memiliki berbagai jenis tumbuhan, limbah tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan eco print dengan nilai ekonomis lebih. Limbah tumbuhan yang dapat dimanfaatkan dari akar, batang, dan daun sebagai bahan pembuatan eco print mudah ditemukan dan dapat diolah tanpa menggunakan keahlian khusus. Oleh sebab itu, untuk membantu masyarakat mengelola limbah maka dilakukan pelatihan pembuatan pupuk organik, dan tote bag eco print. Metode pembuatan pupuk organik dengan limbah rumah tangga menggunakan bahan utama sisa air cucian beras yang difermentasi dengan gula merah cair. Sedangkan metode pembuatan totebag eco print menggunakan teknik pounding. Berdasarkan pelatihan pembuatan pupuk organik, masyarakat dapat mengurangi pencemaran lingkungan, dan mengurangi biaya pembelian pupuk karena dapat diolah sendiri. Selain itu, pembuatan tote bag eco print mampu menjadi produk usaha Desa Karanganyar.
Peningkatan Penjualan Kopi Bubuk Melalui Program Repackaging di Dusun Stabelan Kabupaten Boyolali Novria Prawida; Wahyudhi Sutrisno; Wahyu Ismail; Atyanti Dyah Prabaswari
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art10

Abstract

Arabica coffee, a specialty of Stabelan Hamlet, Boyolali Regency, is produced by Stabelan Coffee Production House. Observations show that many visitors enjoy the flavor of Stabelan Arabica Coffee. Unfortunately, they don't buy coffee to take home as mementos; they just buy it to drink there and then. This is because Stabelan Ground Coffee's packaging, which simply employs plain white paper, makes it unsuitable for souvenirs. Therefore, it is essential to perform community service in order to modify the packaging for Stabelan ground coffee in order to entice travelers to purchase it. The packaging must reflect the caliber of the coffee while also introducing Stabelan Hamlet to possible new tourists.. Based on consultation and discussions with the community, new packaging will be created to match Stabelan coffee powder. The new packaging is a stand-up pouch featuring the iconic Stabelan Hamlet image. The stand-up pouch was chosen because it is practical, affordable, available in different sizes, looks modern and attractive, and the quality of the coffee is guaranteed in terms of shape, taste and aroma. The new packaging is expected to increase sales of Stavelan ground coffee.
Design Logo Produk Menggunakan Design Thinking Sebagai Sarana Branding Pada Usaha Pesantren: (Studi Kasus : Pesantren Aswaja Nusantara Yogyakarta) Abdullah Azzam; Muchamad Sugarindra; Suci Miranda; Ira Promasanti Rachmadewi; Elisa Kusrini; Rizki Alditama
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art1

Abstract

Pondok Pesantren Aswaja memiliki beberapa produk-produk unggulan yang diproduksi secara mandiri. Namun Pondok Pesantren Aswaja mengalami kesulitan untuk melakukan perluasan pasar dikarenakan belum memiliki identitas produk yang mencirikan usaha milik Pondok Pesantren Aswaja. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang logo untuk produk-produk Pondok Pesantren Aswaja sebagai identitas utama dan pembeda dengan produk-produk pesaing sehingga Pondok Pesantren Aswaja dapat melakukan branding untuk produk-produk mereka. Metode yang digunakan adalah design thinking yang merupakan metode desain dengan manusia sebagai pusat dalam proses desain. Design thinking merupakan metode yang baik untuk digunakan dalam pembuatan logo produk dikarenakan dapat disesuiaikan dengan strategi perusahaan. Hasil dari kegiatan ini adalah desain logo beserta gambaran implementasi logo pada produk-produk Pondok Pesantren Aswaja yang telah mendapatkan apresiasi dari pihak Pondok Pesantren Aswaja.
Penerapan Strategi E-Commerce dalam Meningkatkan Produktivitas UKM Sentra Industri Bambu Setia Karya Desa Brajan, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Dwi Wahyu Santoso; Atyanti Dyah Prabaswari; Chancard Basumerda; Amarria Dila Sari; Hari Purnomo; Elanjati Worldailmi; Hartomo Hartomo
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol4.iss2.art6

Abstract

Digitalisasi dalam berbagai bidang secara umum telah diakui sebagai salah satu akselerator dalam pembangunan perekonomian di Indonesia, termasuk bagi usaha kecil, dan menengah (UKM). Salah satu bidang yang melakukan transformasi secara masif seiring dengan perkembangan teknologi adalah bidang pemasaran. Strategi pemasaran digital atau digital marketing menggunakan media seperti situs web, media sosial, basis data, maupun digital audio & video, banyak dilakukan untuk menjangkau pelanggan secara lebih luas. Penggunaan media digital memberikan banyak manfaat untuk UKM, termasuk menciptakan afinitas merek dan brand awareness. Pengoptimalan penggunaan media digital untuk meningkatkan brand awareness produk bambu dalam pengabdian ini akan dilakukan dengan pengadaan pelatihan teoritis, pelatihan praktek secara langsung, dan proses evaluasi dan monitoring. Berdasarkan pelaksanaan strategi E-Commerce dalam meningkatkan produktivitas UKM sentra industri bambu CV. Setia Karya, penerapan strategi pemasaran melalui Whatsapp Business dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yaitu peningkatan pengetahuan dan keahlian dalam bidang strategi E-Commerce guna meningkatkan penjualan produk. CV. Setia Karya sudah bisa mengambil foto produk yang menarik, melakukan editing foto dengan menambahkan watermark dan juga mengunggah produk dalam katalog pada Whatsapp Business. CV. Setia Karya bisa memberikan informasi ke konsumen dengan lebih efisien menggunakan fitur katalog yang memuat informasi berupa foto produk, deskripsi dan harga produk.

Page 1 of 1 | Total Record : 10