cover
Contact Name
Al Mahdali
Contact Email
almahdali@atim.ac.id
Phone
+6281340032063
Journal Mail Official
redaksijjeee@ung.ac.id
Editorial Address
Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo Jenderal Sudirman Street No.6, Gorontalo City, Gorontalo Province, Indonesia
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering
ISSN : 26547813     EISSN : 27150887     DOI : 10.37905/jjeee
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering (JJEEE) is a peer-reviewed journal published by Electrical Engineering Department Faculty of Engineering, State University of Gorontalo. JJEEE provides open access to the principle that research published in this journal is freely available to the public to support the exchange of knowledge globally. JJEEE published two issue articles per year namely January and July. JJEEE provides a place for academics, researchers, and practitioners to publish scientific articles. Each text sent to the JJEEE editor is reviewed by peer review. Starting from Vol. 1 No. 1 (January 2019), all manuscripts sent to the JJEEE editor are accepted in Bahasa Indonesia or English. The scope of the articles listed in this journal relates to various topics, including: Control System, Optimization, Information System, Decision Support System, Computer Science, Artificial Intelligence, Power System, High Voltage, Informatics Engineering, Electronics, Renewable Energy. This journal is available in online and highly respects the ethics of publication and avoids all types of plagiarism.
Articles 193 Documents
Implementasi Standar Intensitas Penerangan Ruang Kerja Perajin Karawo Untuk Meningkatkan Kualitas Sulam Karawo Lanto Mohamad Kamil Amali
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.708 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i1.11342

Abstract

Sulam karawo adalah salah satu kerajinan tangan khas Provinsi Gorontalo, dimana proses pembuatannya memerlukan ketelitian luar biasa serta ketajaman penglihatan. Untuk menghasilkan kerajinan yang berkualitas baik, maka sulam karawo harus dikerjakan pada ruangan dengan intensitas penerangan yang sesuai. Observasi awal yang dilakukan pada ruang kerja perajin karawo menunjukkan bahwa intensitas penerangan di ruang kerja perajin karawo di bawah dari 270 lux. Hal ini berdampak pada penglihatan mata perajin yang berakibat pada kualitas hasil sulam karawo.  Tujuan penelitian ini adalah menerapkan standar intensitas penerangan 270 lux pada ruang kerja perajin karawo dimana untuk mencapai tujuan tersebut metode yang digunakan adalah studi lapangan serta implementasi penerapan intensitas penerangan pada ruang kerja perajin karawo. Hasil desain dan implementasi tata letak lampu penerangan pada ruang kerja perajin karawo adalah memasang lampu LED @25 Watt 2500lm Cooldayligt yang dipasang dengan konfigurasi Zig Zag lampu sebanyak 4 buah sehingga setiap saat dapat menghasilkan intensitas penerangan sebesar 270 lux. Karawo embroidery is one of the typical handicrafts of Gorontalo Province, where the manufacturing process requires extraordinary accuracy and visual acuity. To produce good quality crafts, karawo embroidery must be done in a room with the appropriate lighting intensity. Preliminary observations made in the karawo crafter's workspace showed that the intensity of lighting in the karawo craftsman's workspace was below 270 lux. This has an impact on the eyesight of the craftsman which results in the quality of the karawo embroidery results. The purpose of this study is to apply a standard lighting intensity of 270 lux to the workspace of karawo craftsmen were to achieve this goal the method used is a field study and the implementation of the application of lighting intensity in the workspace of karawo craftsmen. The results of the design and implementation of the layout of lighting lamps in the workspace of Karawo craftsmen are to install LED lamps @ 25 Watt 2500lm Cooldayligt which are installed with a Zig-Zag configuration of 4 lamps so that at any time they can produce an intensity of illumination of 270 lux.
Clustering Tingkat Pemahaman Mahasiswa Pada Perkuliahan Probabilitas Statistika Dengan Metode K-Means Rezqiwati Ishak; Amiruddin Bengnga
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.387 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i1.11997

Abstract

Probabilitas Statistik merupakan mata kuliah logika perhitungan dimana sebagian Mahasiswa merasa kesulitan dalam penerimaan materi sehingga bagi Dosen pengampu mata kuliah hal ini merupakann suatu permasalahan dalam pemberian materi disebabkan tingkat pemahaman Mahasiswa yang tidak merata, hal ini tentunya akan berdampak pada sasaran dan tujuan pembelajaran yang tidak bisa tercapai sesuai Rencana Pembelajaran Semester. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengelompokan atau clustering tingkat pemahaman Mahasiswa berdasarkan nilai mata kuliah prasyarat yaitu Kalkulus dan Matematika Diskrit. Metode yang digunakan yaitu K-Means untuk Clustering dan Elbow untuk menentukan jumlah cluster yang optimum. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil sebanyak 3 cluster, dimana cluster 1 adalah kelompok Mahasiswa yang tingkat pemahamannya digolongkan kategori Baik, Cluster 2 adalah kelompok kategori Sangat Baik dan Cluster 3 adalah kategori Kurang. Dari 110 Mahasiswa yang dijadikan sebagai dataset, masing-masing diperoleh untuk cluster 1 sebanyak 30 Mahasiswa, cluster 2 sebanyak 58 Mahasiswa dan cluster 3 sebanyak 22 Mahasiswa. Mahasiswa yang masuk pada cluster 3 perlu dilakukan tambahan perkuliahan sebelum mereka mengikuti mata kuliah Probabilitas Statistik agar capaian pembelajaran dapat dicapai, dengan demikian metode K-Means dan metode Elbow sangat cocok digunakan untuk melakukan clustering karena metode ini bisa didapatkan hasil clustering yang optimal
Rekomendasi Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan Ika Ari Sasmita; Rini Indriati; Muhammad Najibulloh Muzaki
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 3, No 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.216 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v3i2.10943

Abstract

Program pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat salah satunya yaitu melaksanakan Program Keluarga Harapan (PKH). PKH adalah program bantuan bersyarat oleh pemerintah yang diberikan kepada Rumah Tangga Miskin (RTM). Tujuan dari program keluarga harapan yaitu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan melalui kualitas kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial. Desa Candirejo merupakan salah satu desa yang menerapkan program tersebut. Dalam penentuan penerima bantuan, terdapat 14 kriteria yang digunakan. Pada pemilihan penerima bantuan sering terjadi permasalahan, salah satunya yaitu proses penentuan penerima bantuan yang cukup lama dan timbulnya prasangka masyarakat terkait penerima bantuan dari program tersebut. Dalam membantu mengatasi permasalahan yang terjadi, maka dibutuhkan suatu sistem rekomendasi penerima bantuan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Tujuan dari penelitian ini yaitu mempermudah dan mempercepat perangkat desa dalam menentukan penerima bantuan PKH secara objektiv. Metode SAW juga biasa disebut metode penjumlahan terbobot, dengan membobotkan semua alternatif dan kriteria yang akan menghasilkan nilai referensi yang tepat. Dari hasil perhitungan metode SAW menghasilkan nilai yang dapat dijadikan rekomendasi penerima bantuan yang layak dan tidak layak berdasarkan hasil perhitungan nilai alternatif serta beberapa kriteria dan bobot yang ditentukan.Program Keluarga Harapan (PKH) is one of the Indonesian Government programs to improve community welfare. PKH is a conditional sosial assistance program from the Government to Rumah Tangga Miskin (RTM). This program aims to improve their livelihoods through improving the quality of healthcare, education, and social welfare. Candirejo Village is one of the villages that has been carrying out the implementation of PKH. There are 14 criteria used to determine eligibility for PKH beneficiaries. A problem that often occurs when selecting PKH beneficiaries is the long process of determining beneficiaries and it evokes public prejudice towards PKH beneficiaries. A recommendation system for beneficiaries is needed to resolve this problem, using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The main purpose of this research is to simplify and help the village apparatus determine PKH beneficiaries quickly and objectively. The SAW method is also known as the weighted addition method, by weighting the alternatives and criteria and will produce the precise reference values. The result can be used as a recommendation for eligible and ineligible PKH beneficiaries based on the results of the calculation of the alternatives and preferred weight values.
Analisis Perbandingan Inverter Satu Phasa PWM dan SPWM dengan Trafo Ikhsan Hidayat; Al Mahdali; Moh Afandy
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.441 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i1.11900

Abstract

Riset ini membandingkan masukan sinyal PWM dan SPWM  untuk mendapatkan THD yang rendah, dan juga terkait efek dari teknik modulasi dan jumlah pulsa pada disipasi daya rendah yang terdapat pada inverter satu phasa. Inverter satu phasa diberikan masukan pulsa menggunakan PWM (Pulse Width Modulation),  dan SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation) dalam bentuk gelombang persegi (kotak) yang dipasangkan dengan filter LCL yang sesuai, kemudian menghasilkan desain rangkaian inverter yang memiliki THD (Total Harmonic Distortion) yang rendah dan efisiensi tinggi. Transformator digunakan untuk meningkatkan tegangan sumber masukan yang semula 48 Volt menjadi 220Volt (Untuk alat elektronik skala rumahan) juga disebutkan dalam penelitian ini. Hasil percobaan simulasi dari analisis perbandingan antara inverter satu phasa PWM dengan inverter satu phasa SPWM maka didapatkan bahwa model inverter teknik PWM (switching gelombang kotak) dapat meminimalisir harmonisa hingga mendekati 1.8 %.
Rancang Bangun Sistem Portable Monitoring Infus Berbasis Internet of Things Gigih Priyandoko
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 3, No 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (664.606 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v3i2.10508

Abstract

Aplikasi teknologi informasi yang cepat dan akurat semakin dibutuhkan pada saat ini. Salah satu penerapannya adalah pada dunia kesehatan. Aplikasi tersebut dikembangkan pada bidang informasi pelayanan kesehatan dan perawatan pasien di rumah sakit secara online. Setiap perawat akan mengganti cairan infus pasien, apabila cairan akan habis. Perawat melakukan pengecekan infus, seringkali infus hampir habis pada saat perawat tidak melakukan pengecekan. Pada penelitian ini perangkat monitoring infus berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan dua platform, yaitu platform Web server untuk memonitoring keseluruan informasi terkini dari infus yang ada diseluruh rumah sakit dan platform aplikasi chat gratis telegram untuk notifikasi data infus setiap pasien. Hasil pengujian dengan menggunakan 3 buah botol cairan infus yang berisi air mineral biasa dengan volume cairan 1.000 ml. Perangkat tersebut dapat melakukan monitoring data infus dengan tingkat akurasi sebesar 98,89%. Notifikasi telegram pada perawat dapat bekerja dengan baik, apabila volume cairan infus sudah mencapai tingkat volume yang telah ditentukan.Information technology applications that are fast and accurate are increasingly needed today. One application is in the health world. The application was developed in the field of information on health services and patient care by online in hospitals. Each nurse will replace the patient's intravenous fluids, if the fluids run out. The nurse checks the infusion, often the infusion runs out when the nurse does not check it. In this research, an Internet of Things (IoT) based infusion monitoring device uses two platforms, namely the Web server platform for monitoring all the latest information from infusions throughout the hospital and the telegram free chat application platform for notification of infusion data for each patient. The test results used 3 bottles of infusion containing mineral water with a fluid volume of 1,000 ml. The device can monitor infusion data with an accuracy rate of 98.89%. Telegram notification to nurses can work well, if the volume of intravenous fluids has reached a predetermined volume level. 
Sistem Pendukung Keputusan Pada Penentuan Dosen Pembimbing Skripsi Menggunakan Metode Logika Fuzzy Luthfiani Azzahra; Rahmat Deddy Rianto Dako; Wrastawa Ridwan
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.817 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i1.12263

Abstract

-Skripsi merupakan sebuah karya ilmiah bagi mahasiswa jenjang S1 membutuhkan dosen pembimbing dalam menyelesaikannya unuk konsultasi mahasiswa. Penentuan dosen pembimbing berdasarkan Pedoman Akademik Universitas Negeri Gorontalo masih dilakukan dengan cara penunjukkan secara langsung atas usul Ketua Jurusan/Ketua Program Studi. Namun permasalahannya cara tersebut kadangkala mengesampingkan jumlah bimbingan sehingga kurang seimbang jumlah bimbingan antar calon dosen pembimbing, dan juga kesulitan menyesuaikan antara keahlian dosen dengan judul skripsi mahasiswa. Pada Penelitian ini dibuat sistem pendukung keputusan berbasis website untuk memberikan rekomendasi dosen pembimbing skripsi kepada pihak jurusan Teknik elektro menggunakan metode fuzzy. Pada logika fuzzy menggunakan tiga variabel input dan satu variabel output serta dua puluh empat rule based. Masukkan pada SPK adalah judul skripsi mahasiswa, sehingga hasil rekomendasi dosen yang diberikan akan sesuai antara judul skripsi dengan bidang keahlian dosen. Maka hasilnya akan meberikan rekomendasi dosen pembimbing skripsi berdasarkan judul skripsi tersebut.   -Thesis is a scientific work for undergraduate students needing a guidance lecturer in completing it for student consultation. The determination of guidance lecturers based on the Academic Guidelines of Gorontalo State University is still carried out by direct appointment at the proposal of the Chairman of the Department / Head of The Study Program. But the problem is that this method sometimes overrides the amount of guidance so that it is less balanced the amount of guidance between prospective guidance lecturers, and also difficulty adjusting between the expertise of lecturers with the title of student thesis. In this research, a website-based decision support system was created to provide recommendations for thesis guidance lecturers to electrical engineering majors using fuzzy methods. Fuzzy logic uses three input variables and one output variable and twenty-four rule based. Entering the SPK is the title of the student thesis, so that the results of the lecturer recommendations given will be in accordance between the thesis title and the lecturer's field of expertise. Then the results will provide recommendations of thesis guidance lecturers based on the title of the thesis.
Aplikasi Prediksi Harga Jahe Merah Metode Time Series Autoregressive Integrated Moving Average Ruhmi Sulaehani; Bahrin Bahrin
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.515 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i1.12077

Abstract

Harga jahe merah naik secara signifikn sebelum wabah Covid-19 harga jahe di pasaran normal berkisar Rp.20.000/kg, tapi selama pandemi harga jahe merah naik secara signifikan. Harga naik secara signifikan tanpa pemberitahuan sebelumnya terjadi karena permintaan yang sangat melonjak baik dalam wilayah Kabupaten Pohuwato maupun diluar wilayah Kabupaten Pohuwato. Tujuan Penelitian ini yaitu membantu pemerintah memprediksi harga jahe merah dipasaran dalam kurung waktu tertentu dengan membuat aplikasi prediksi berbasis Web, bahasa pemrograman PHP dan untuk menganalisis digunakan aplikasi software Statistik R, metode yang digunakan yaitu Time series model ARIMA. Berdasarkan nilai aktual dan nilai hasil prediksi harga jahe merah yang diperoleh, pada model ARIMA didapatkan nilai AIC dengan model terbaik adalah -3048,61, yang merupakan nilai minimun. Aplikasi yang dibuat dapat membantu masyarakat dan pemerintah setempat mendapatkan info perkiraan atau prediksi harga jahe merah dimasa depan. Hasil prediksi harga jahe merah memperlihatkan harga jahe merah turun di bulan Juni yaitu sebesar Rp. 21.932/kgThe price of red ginger had increased significantly. Before the Covid-19 outbreak the price of red ginger on the market was normal. It was around Rp. 20.000/kg but during the pandemic the price of the red ginger increased significantly without any prior notification due to the red ginger was in demand both inside and outside the Pohuwato Regency. The purpose of this research is to help the Government control the prices in the market and to help the public society to get fast information about the estimation of the future prices during the particular time by creating a web-based prediction application using the PHP Programming Language and Data Analysis using the R Statistical Software Application. The research merhod used is the ARIMA time series model based on the actual value and predicted value of the red ginger prices obtained. There is an AIC value in the ARIMA model. The best model is -3048.61 the best model has the minimum AIC value. The application created is able to help the community and local government to get information on the estimated prices of the red ginger in the future. The results of the estimated prices of the red ginger showed the prices decreased in june by Rp. 21.932/kg.
Rancang Bangun Power Meter Berbasis Arduino Iskandar Zulkarnain Nasibu; Wahab Musa; Annisa Riana Haras
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 1 (2022): Januari - Juni 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.48 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i1.10768

Abstract

Pada laboratorium teknik elektro dibutuhkan alat pengukur daya sebagai alat bantu dalam proses perkuliahan, dengan adanya alat ini dapat memudahkan mahasiswa dalam proses perkuliahan terutama dalam mata kuliah praktikum yang berhubungan dengan pengukuran daya. Sehingga pada penelitian ini dirancang alat ukur power meter yang dapat mengukur tegangan, arus, daya aktif, daya semu, frekuensi, dan faktor daya untuk mempermudah proses perkuliahan terutama dalam mata kuliah praktikum. Alat ukur ini berbasis Arduino ATmega 328P dan menggunakan ZMPT101B dan ZMCT103C sebagai sensor. Hasil pengukuran ditampilkan pada layar LCD 2004. Untuk bagian perangkat lunak, alat ini menggunakan library PowerMonitor. Alat ukur ini diharapkan dapat digunakan pada laboratorium teknik elektro. Dari pengujian di laboratorium dengan menggunakan beban resistif dan dibandingkan dengan power meter pabrikan, didapatkan error presentasi untuk tegangan sebesar 0,33%, arus sebesar 0,26%, dan daya aktif sebesar 0,63%. Hasil ini menunjukkan bahwa power meter rancangan dapat memberikan pengukuran dengan keakuratan yang sangat baik.In the electrical engineering laboratory, a power meter is needed as a tool in the lecture process, with this tool it can facilitate students in the lecture process, especially in practicum courses related to power measurement. So that in this research is a design of an electrical instrument that is able to measure, voltage, current, active power, apparent power, frequency, and power factor to facilitate the lecture process, especially in practicum courses. This instrument is based on the Arduino Atmega328P, and it use ZMPT101B and ZMCT103C as sensors. Th measurement results are displayed on the 2004 LCD screen. This instrument employs the PowerMonitor library for its software. This measuring instrument is expected to be used in electrical engineering laboratories. Based on laboratory testing of a resistive load which compared to a manufactured power meter, it reveals that the percentage error of a voltage, a current, and active power is 0.33%, 0.26%, 0.63%, respectively. This signifies that the design of a power meter can provide an accurate measurement.
Pengaruh Setting Tap Transformator Terhadap Profil Tegangan Pada Jaringan IEEE 14 Bus Radiktyo Nindyo Sumarno; Laily Muntasiroh; Dina Mariani
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.98 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i2.14324

Abstract

Adanya jarak yang jauh dari pusat pembangkit ke beban pada sistem penyaluran tenaga listrik menyebabkan profil tegangan pada sisi terima atau sisi konsumen kadang turun kualitas tegangannya. Salah satu dari penurunan kualitas tegangan adalah penurunan level tegangan. Standar penurunan level tegangan pada setiap negara berbeda-beda tetapi secara umum penurunan level tegangan yang diijinkan kurang lebih tidak boleh lebih dari 10%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh setting tap pada transformator untuk mengoptimalkan penurunan level tegangan pada sisi terima atau pada sisi konsumen. Dengan setting tap transformator diharapkan memperbaiki aliran daya dan profil tegangan pada masing-masing bus. Profil tegangan tidak hanya dipengaruhi oleh nilai setting tap transformator saja, tetapi bentuk dari jaringan juga berpengaruh. Hasil penelitian ini adalah dengan mengubah setting tap transformator dapat menghasilkan perubahan aliran daya dan profil tegangan. Setting tap yang paling optimal didapatkan pada nilai yang optimal, bukan nilai tap transformator yang semakin kecil atau semakin besar nilainya. Rata-rata penurunan level tegangan paling kecil diantara 3 skenario yang diterapkan didapatkan hasil yaitu rata-rata penurunan sebesar 5,137 % pada skenario dengan tap setting 0,95.  The long distance from the power plant to the load on the electric power distribution system causes the voltage profile on the receiving side or the consumer side to sometimes decrease the quality of the voltage. One of the decrease in the quality of the voltage is a drop voltage. The standard drop in voltage level varies from country to country but in general the allowable drop in voltage level should not be more than 10%. The purpose of this study was to determine the effect of setting tap on the transformer to optimize the voltage level drop on the receiving side or on the consumer side. By setting the tap transformer, it is expected to improve the power flow and voltage profile on each bus. The voltage profile is not only affected by the transformer tap setting value, but the shape of the network also has an effect. The result of this research is that changing the transformer tap settings can result in changes in the power flow and voltage profile. The most optimal tap setting is obtained at the optimal value, not the smaller the transformer tap value or the larger the value. The smallest average drop voltage level among the 3 scenarios applied, the results obtained are an average decrease of 5.137% in the scenario with a tap setting of 0.95. 
Analisis Pengaruh Rugi-Rugi Daya Pada Jaringan Transmisi 150 kV Menggunakan Software Etap 12.6 Catra Indra Cahyadi; Kurniaty Atmia; Ayu Fitriani
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 4, No 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Teknik Elektro - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.011 KB) | DOI: 10.37905/jjeee.v4i2.13306

Abstract

Sistem kelistrikan pembangkit serta pusat- pusat beban pada biasanya terpisah dalam ratusan apalagi ribuan km, sehingga tenaga listrik yang dibangkitkan wajib disalurkan lewat penghantar jaringan transmisi. Sumber tenaga listrik meliputi 3 tahapan semacam sistem pembangkit, jaringan transmisi serta distribusi, sehingga memunculkan kendala dalam proses penyaluran tenaga listrik. Salah satu kendala diakibatkan oleh aspek rugi- rugi energi akibat jarak antar pusat pembangkit dengan pusat beban yang jauh. Pengaruh dari rugi- rugi energi ini menimbulkan hilangnya energi yang besar. Analisis buat memperoleh nilai rugi- rugi energi di jaringan transmisi 150 kV periset merancangan sistem aliran energi dengan memakai aplikasi ETAP 12. 6. Tata cara yang digunakan periset ialah mengambil informasi tegangan serta arus secara terus menerus sepanjang satu setiap hari penuh dikala terbentuknya beban puncak, pada jam 17. 00 serta jam 21. 00 Wib. Beban puncak rugi- rugi energi paling tinggi terjalin malam hari ialah pada 30 desember 2017 sebesar 0, 84 MW pada pembebanan 15% yang terjalin di GI langsa ke GI panton labu. Sebaliknya pada pembebanan 50% rugi– rugi energi sangat besar sebesar 0, 9452 MW terjalin pada GI langsa ke GI tualang cut. Beban puncak rugi- rugi energi paling tinggi terjalin sore hari serta malam hari pada 30 desember 2017 sebesar 1. 148 MW terjalin pada GI langsa ke GI pangkalan Brandan. Sebaliknya rugi- rugi energi terendah 0, 635 MW terjalin di GI langsa ke GI tualang cut. The power generation system and load centers are usually separated by hundreds or even thousands of kilometer, so the electricity generated must be distributed through the transmission network conductor. The source of electricity includes 3 stages such as the generation system, transmission and distribution network, thus creating obstacles in the process of distributing electricity. One of the obstacles is caused by the aspect of energy losses due to the distance between the generating center and the far load center. The effect of these energy losses results in a large energy loss. Analysis to obtain the value of energy losses in a 150 kV transmission network, researchers design an energy flow system using the ETAP 12 application. 6. The method used by researchers is to take voltage and current information continuously for one full day when peak loads are formed, at 17: 00 and at 21. 00 Wib. The peak load of the highest energy losses occurred at night was on December 30, 2017 of 0. 84 MW at a 15% load that occurred in the Langsa to the Panton Labu substation. On the other hand, at 50% loading, very large energy losses of 0. 9452 MW are intertwined from the Langsa substation to the tualang cut substation. The peak load of energy losses was highest in the afternoon and evening on December 30, 2017 of 1, 148 MW at the Langsa substation to the Pangkalan Brandan substation. On the other hand, the lowest energy losses of 0. 635 MW are intertwined in the Langsa substation to the tualang cut substation.

Page 6 of 20 | Total Record : 193