cover
Contact Name
Al Qari'ah
Contact Email
qori.diraz@gmail.com
Phone
+6281913645350
Journal Mail Official
alpenfkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
FKIP Universitas Wiraraja Sumenep, Jl. Sumenep - Pamekasan Km. 5 Patean Sumenep 69451
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : 25806890     EISSN : 25809075     DOI : https://doi.org/10.24929
Core Subject : Education,
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Contains writings on conceptual ideas, studies equipped with research results or literature, and application of theories related to education, especially in the field of primary school education. Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar is a journal that aims to be a forum of scientific publications to pour conceptual ideas, studies equipped with research results or literature, and application of theories related to education, especially in the field of primary school education. To achieve this, ALPEN will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to education that can generate innovative, creative and original work and be tested in the field of primary school education and learning, disseminated and implemented to improve the quality of education at the regional level , national, and international.
Articles 157 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP BILANGAN ANAK TUNARUNGU KELAS 1 MENGGUNAKAN MEDIA FLASHCARD Eri Agustin
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i1.668

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep bilangan pada anak tunarungu kelas 1 SD melalui penggunaan media flashcard. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek satu orang siswa tunarungu berusia 11 tahun di kelas 1 SLB. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media flashcard mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam mengenal angka, menyebutkan urutan bilangan, dan menghubungkan angka dengan jumlah benda. Selain itu, penggunaan flashcard juga meningkatkan partisipasi dan motivasi belajar siswa secara signifikan. Dengan demikian, media flashcard terbukti efektif sebagai alat bantu visual dalam pembelajaran matematika dasar bagi anak tunarungu.
ANALISIS STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER RASA INGIN TAHU SISWA SEKOLAH DASAR OLEH GURU SDN 192 PEKANBARU Maharani Suci Falaah; Ilham Muhjir Revandi; Cindy Fitri Ramadhani; Mahmud Alpusari
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i1.675

Abstract

This study aims to analyze the strategies used by elementary school teachers in developing students' curiosity character. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through in-depth interviews with four elementary school teachers. The findings reveal that teachers can foster curiosity in students through various strategies, such as creating an interactive classroom environment, applying project-based learning methods, assigning exploratory tasks, posing open-ended questions, and utilizing technology and educational videos. Several challenges faced by teachers include limited time to explore topics in depth, differences in students’ interests and abilities, lack of parental support, and limited access to technology at students’ homes. The study also found a positive correlation between students' curiosity and their academic performance. Students with high levels of curiosity tend to be more active in seeking information, gain a deeper understanding of the material, and demonstrate better learning outcomes. This study is expected to contribute to the development of effective and relevant teaching strategies for character education in elementary schools.
VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN KONKRET SMARTCOUNT BERBENTUK BATANG WARNA DALAM KETERAMPILAN BERHITUNG SISWA KELAS II SD roslita anggraeni; Yunita Nor Hidayah; Azahro Isna Mubarok; Lukman Hanif Ilham F; Siti Masfuah
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i1.680

Abstract

Abstract : This study aims to develop and test the feasibility of concrete learning media “Smartcount” in the form of color bars in improving the counting skills of grade II elementary school students. The study used a research and development (R&D) approach with a modified ADDIE model until the initial implementation stage. A validation instrument was developed to assess the content, visual, and functionality aspects, involving two validators (material and media experts). The validation results showed that the Smartcount media obtained an average score of 4.54, which fell into the “very feasible” category. This finding shows that Smartcount media is effective as a visual-based counting learning tool that is fun and in accordance with the characteristics of early childhood students. Keyword : concrete media, counting skills, media development, Smartcount, elementary school student.
MEDIA LAGU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Lina Winarsih; Rani Setiawaty; Nofa Azka Kamila; Nihlatul Fauziyah; Mulyani Sekar Arum
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i1.681

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana penggunaan media lagu sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar dalam menulis puisi. Penelitian ini menggunakan metode Sistematic Literature Review (SLR) yang melibatkan peninjauan sejumlah artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media lagu dapat meningkatkan imajinasi siswa, memperkaya kosa kata mereka, dan meningkatkan apresiasi mereka terhadap elemen puisi seperti rima, diksi, dan suasana. Lagu juga merangsang perasaan dan sensasi, yang membantu siswa menyampaikan ide secara tertulis. Hal ini membuat pembelajaran bahasa Indonesia lebih kontekstual dan bermakna, penelitian ini menyarankan penggunaan media lagu, khususnya dalam menulis puisi, dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Selain itu, penelitian ini menyarankan agar guru mengembangkan media pembelajaran berbasis musik yang lebih sesuai dengan karakteristik siswa.
KECANDUAN HP PADA ANAK DI ERA DIGITAL: TANTANGAN PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR DAN MINAT MEMBACA Anindia Qurotta Ayuni; Witriza Arva Yurieza; Dinda Rizki Aprilia; Jingga Salika; Afriantoni
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i1.730

Abstract

Di era digital kecanduan handphone (HP) pada anak-anak berdampak signifikan terhadap prestasi belajar dan minat membaca. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji literatur, jurnal, buku dan data empiris terkait penggunaan gadget pada anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa HP berlebihan tanpa pengawasan orang tua menurunkan konsentrasi, meningkatkan ketergantungan, serta melemahkan kemampuan literasi. Dampak tersebut terlihat dari rendahnya minat baca, penurunan pemahaman materi pelajaran, hingga terganggunya perkembangan sosial-emosional anak. Namun HP juga memiliki potensi positif apabila digunakan dengan tepat, seperti melalui aplikasi pembelajaran, e-book, dan media edukatif. Strategi penanganan yang efektif meliputi pembatasan penggunaan gadget, pendampingan orang tua, keteladanan guru, serta penciptaan lingkungan belajar yang menyenangkan. Peningkatan minat baca dapat dilakukan melalui program literasi berbasis sekolah yang melibatkan perpustakaaan, sudut baca, dan komunitas literasi. Upaya sinergis antara keluarga, sekolah dan masyarakat diperlukan untuk menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dan penguatan budaya literasi agar anak berkembang menjadi generasi cerdas, kritis, dan berkarakter.
Penerapan Permainan Edukasi dalam Pembelajaran IPS Sekolah Dasar Kelas Tinggi: Suatu Kajian Systematic Literature Review Haifa Hafsah
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i1.743

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar kelas tinggi berperan penting dalam membantu siswa memahami kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Namun, proses pembelajaran seringkali masih bersifat abstrak dan berpusat pada guru, sehingga siswa kurang termotivasi dan pasif. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review (SLR) guna menelaah penerapan permainan edukasi dalam pembelajaran IPS. Sebanyak 12 artikel terpilih dari 163 artikel yang dikumpulkan dianalisis untuk mengidentifikasi jenis permainan edukasi yang digunakan, dampaknya terhadap motivasi dan hasil belajar, serta tantangan dalam penerapannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan edukasi, baik digital seperti Kahoot! dan Quizizz maupun non-digital seperti Monopoli dan role-play, secara konsisten meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep IPS siswa. Elemen permainan seperti poin, level, dan tantangan menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Selain itu, permainan berbasis kelompok juga membantu mengembangkan keterampilan sosial dan kolaboratif. Meski demikian, keterbatasan fasilitas digital, kesiapan guru, serta kurangnya integrasi permainan ke dalam kurikulum masih menjadi kendala utama. Secara keseluruhan, permainan edukasi terbukti efektif mendukung pembelajaran IPS yang bermakna dan berpusat pada siswa, terutama jika didukung oleh pelatihan guru, fasilitas memadai, dan perencanaan kurikulum yang sistematis.
SYSTEMATIC LITERACY REVIEW: PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Qonita Shalihat; Fitri Alawiyah; Dinda Ayu Pratiwi; Yona Wahyuningsih
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i2.763

Abstract

: Pendidikan Indonesia saat ini sangat menggiring peserta didik dalam lingkup kemampuan berpikir kritisnya untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Namun, proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di sekolah dasar masih cenderung bersifat tradisional dan berpusat pada pendidik, sehingga peserta didik kurang dilibatkan secara aktif dalam menemukan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan model pembelajaran Guided Inquiry berbantuan media audio visual terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan kajian literatur dari beberapa artikel yang diterbitkan pada tahun 2018–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Guided Inquiry mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik karena mendorong mereka untuk menelusuri, menganalisis, dan menarik kesimpulan berdasarkan data yang ditemukan secara mandiri. Sementara itu, metode pembelajaran dengan audio visual diharapkan mampu menjadi alat bantu yang memperjelas suatu konsep dari materi dan memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual. Kombinasi keduanya membuat pembelajaran IPS menjadi lebih aktif, menarik, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
PERSPEKTIF IPS TERHADAP MBG: MEMBANGUN KESADARAN SOSIAL DAN KETAHANAN PANGAN SISWA SD Linda Salsa Linda
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i2.779

Abstract

The MBG program is a national intervention aimed at improving the nutritional intake of students while building food security. From an IPS education perspective, few studies have linked the MBG program to the formation of social behavior. The purpose of this study is to analyze how IPS education can support the implementation of MBG in the context of elementary schools. The research method used is SLR with PRISMA guidelines. The search was conducted on Google Scholar, ScienceDirect, and ERIC using a combination of keywords related to nutrition, social studies education, and food security. Of the 214 articles identified, 94 articles met the inclusion criteria. The SLR results showed three thematic findings: (1) MBG had a positive impact on students' learning motivation, concentration, and nutritional status; (2) social studies learning had strong points of convergence with food security issues, thus having the potential to build social awareness; (3) limited implementation in terms of cross-sector coordination, school nutrition literacy, and social value integration. This study scientifically offers a conceptual framework of how social studies education can become a support system for strengthening the MBG program with active learning based on food security.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL EDUCATION ROLLING (EDUROLL) TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA SEKOLAH DASAR Maharani Suci Falaah; Dede Permana; M. Jaya Adi Putra
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i2.783

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio-visual yang disebut pendidikan bergulir (education rolling). (eduroll) dan untuk menentukan validitas dan kepraktisannya dalam meningkatkan kemampuan siswa sekolah dasar. keterampilan mendengarkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan menggunakan Model ADDIE, yang terdiri dari tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Studi ini dilakukan di SDN 192 Pekanbaru, melibatkan siswa kelas dua dan Guru kelas dua sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner validasi. diberikan kepada para ahli media, ahli bidang dan bahasa, serta dari segi kepraktisan. Kuesioner diisi oleh guru dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa eduroll Media audio-visual termasuk dalam kategori yang sangat valid, dengan persentase validitas sebesar 87,5% dari Para ahli media dan 86,6% dari para ahli bidang dan bahasa. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa media eduroll dikategorikan sebagai sangat praktis, dengan persentase kepraktisan sebesar 91,5% Tingkat keberhasilan pada uji coba kelompok kecil adalah 90,769%, pada uji coba kelompok besar 90,769%, dan pada uji coba guru 87,5%. Kedua siswa tersebut dan para guru memberikan tanggapan positif, menyatakan bahwa media tersebut menarik, mudah digunakan, dan membantu meningkatkan fokus dan pemahaman siswa. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa Media audio-visual pendidikan berkelanjutan (eduroll) valid dan praktis untuk digunakan sebagai alat pembelajaran. media untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan siswa sekolah dasar.
Implementasi Pembelajaran Gradasi Warna Model Discovery Learning Untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa Kelas 3 MI Attarbiyatul Islamiyah Nailil Amaliyah; Naily Faridatus Soraya; Naily Najwa Kamalia; Farah Aliya Zelikha; Senly Anjely Robby; Rakanita Dyah Ayu Kinesti
Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : FKIP Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/alpen.v10i2.794

Abstract

This study aims to examine the implementation of color gradation learning using the Discovery Learning model to enhance creativity among third-grade students at MI Attarbiyatul Islamiyah. A qualitative descriptive approach was employed, with the population consisting of third grade students and teachers at the school, and the sample focusing on the third-grade class teacher and students. Data collection instruments included interviews, observations, and documentation, validated through method and source triangulation, with analysis involving data reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings reveal that the six stages of Discovery Learning: stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, and generalization were effectively applied, resulting in improved student understanding of color gradation techniques, heightened motivation, active exploration, and significantly enhanced creativity in producing harmonious artworks. Students shifted from flat coloring to innovative color blending and expression, fostering cognitive, psychomotor, and affective development, though some required additional guidance for focus and precision.