cover
Contact Name
I Komang Badra
Contact Email
-
Phone
+6285238148283
Journal Mail Official
pdpt.stkipamlapura@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ngurah Rai Nomor 35 Amlapura
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Lampuhyang
ISSN : 20870760     EISSN : 27455661     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal LAMPUHYANG Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penjamin Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura. Jurnal LAMPUHYANG terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan Januari dan Juli.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2021)" : 8 Documents clear
Dampak Penggunaan Media Komunikasi (Gadget) terhadap Perubahan Perilaku pada Generasi Muda Hindu Ni Made Indrayani
Lampuhyang Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i1.244

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini, yaitu 1) Apakah penggunaan media komunikasi (Gadget) mengakibatkan perubahan perilaku pada generasi muda Hindu? 2) Apakah Pengunaan media komunikasi (Gadget) berdampak terhadap perubahan perilaku pada generasi muda Hindu? Metode dalam pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara. Berdasarkan metode yang digunakan diperoleh hasil penelitian, yakni: 1) Dampak Gadget terhadap perubahan perilaku generasi muda terdapat dua dampak, yakni dampak yang bersifat positif dan dampak yang bersifat negative. Dampak positif dari media komunikasi yakni mempermudah hubungan jarak jauh dan memberikan kelancaran bagi pengguna Gadget dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan. Pengaruh negatif penggunaan Gadget seperti penyalahgunaan fasilitas yang tersedia pada Gedget yakni seperti ada gambar dan filem yang bersifat pornografi yang dapat merusak moral dan etika generasi muda. Penyalahgunaan Gadget menjadikan salah satu faktor terjadinya tindakan kriminalitas di lingkungan masyarakat. Peran keluarga dalam mengantisipasi dampak Gadget terhadap perubahan perilaku yaitu dengan memberikan pendidikan agama dan etika dalam keluarga yang memperkuat sradha dan bhakti anak, sehingga dapat menyelamatkan generasi muda dari perbuatan atau tindakan adharma.
Masa Depan Kurikulum di Pendidikan Vokasi Ni Putu Diah Untari Ningsih
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v12i1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kurikulum, pengajaran dan pembelajaran yang adaptif dengan kondisi dan kebutuhan dunia kerja yang baru, mengantisipasi persyaratan keterampilan di masa depan, kebutuhan peserta didik sebagai pribadi yang utuh untuk pemenuhan pribadi dan persiapan untuk kehidupan. Kurikulum berbasis kompetensi, pengajaran dan pembelajaran harus memperhatikan tren dunia kerja di masa depan, globalisasi, lokalisasi, individualisasi untuk membuat orang mandiri dapat dipekerjakan dan menjadi kendaraan transisi bagi individu ke dunia kerja. Pendidikan untuk pekerjaan mengarah pada lapangan kerja (mandiri) dan penghasilan yang diharapkan berkontribusi bagi kesejahteraan individu dan komunitas mereka. Pendidikan untuk pekerjaan menyiratkan adopsi pendekatan holistik untukpengembangan keterampilan kemampuan kerja masyarakat dengan menempatkan penekanan dalam program pelatihan keterampilan pada pengembangan keterampilan dasar, keterampilan berpikir, kualitas pribadi, keterampilan kerja generik, dan keterampilan khusus untuk mempersiapkan pelajar untuk mandiri dan masyarakat yang bertanggung jawab.
Dinamika Penggunaan Busana Adat Ke Pura di Desa Peladung Kelurahan Padangkerta Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem Ni Wayan Eka Wahyuni; I Wayan Dwija; I Made Regeg
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk busana ke Pura, (2)dinamika pengguaan busana adat ke Pura, dan (3) faktor yang mempengaruhi dinamikadalam penggunaan busana adat ke Pura yang digunakan oleh masyarakat Peladung dariperspektif ajaran Agama Hindu Penelitian ini adalah kualitatif, sumber data primer dansekunder. Intrunen penelitian berupa pedoman wawancara, dengan teknik penentuaninformen purpsive. Data dikumpulkan dengan teknik: wawancara, pencatatan dokumen,dan observasi. Temuan penelitian ini terkait bentuk busana ke pura adalah untuk priamengenakan pakaian yang terdiri dari ikat kepala (udeng), baju, kamen, kampuh (saput),serta selendang pengikat (umpal). Pakaian Adat untuk wanita pertama di pakaian yaitukebaya, kamen, senteng atau selendang, bulang pasang, sanggul, dan bunga sebagaipenghias rambut. Terjadi perubahan atau dinamika penggunaan busana adat ke Pura.Pemakaian khusus untuk pria menggunakan Baju, Pemakaian Kain (kamben), saput,destar/udeng, selendang (senteng/ubed-ubed/selmpot), khusus wanita diawali denganmenggunakan kebaya kamen. selendang/senteng. Faktor yang memengaruhi terjadinyadinamika penggunaan busana adat ke Pura yang digunakan oleh masyarakat DesaPeladung, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, kabupaten Karangasem,yaitu faktor internal terdiri atas: tingkat bhakti dan faktor eksternal terdiri atas: orangtua, transformasi dan transisi budaya, globalisasi, ideologi pasar, dan media massa.
Upacara Ngelungah di Desa Pakraman Tanah Aji Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem Sang Ayu Komang Suwetri; I Nyoman Subadra; I Wayan Jatiyasa
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan tujuan dalamUpacara Ngelungah di Desa Pakraman Tanah Aji, Kecamatan Abang, KabupatenKarangasem. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode penentuansubjek penelitian menggunakan purposive sampling dengan pendekatan empiris. Datadikumpulkan dengan cara observasi, wawancara, dan pencatatan dokumen. Metodepengolahan data yang digunakan, yaitu analisis deskriptif dengan teknik induksi danargumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) bentuk Upacara Ngelungahterdiri atas: a) sarana (jenis upakara yang dipakai yaitu banten pengulap pengambean,banten caru dan pejati asoroh, b) waktu pelaksanaannya tidak memakai hari baik, c)tahapan pelaksanaan upacaranya terdiri atas lima tahapan yaitu: Ngaturang piuning kePura Dalem, Ngaturang piuning ke Mrajapati, Mempermaklumkan ke Sedahan Setra,Upacara Ayaban Sawa, Pemercikan Tirtha Pengerapuh, pemimpin upacaranyapemangku dadia, tujuan upacara ngelungah secara umum yaitu: agar attman dapatbereinkarnasi kembali, dan untuk mengembalikan unsur-unsur Panca Maha Bhuta.
Penerapan Strategi Deep Dialogue and Critical Thingking Berbasis Reward untuk Meningkatkan Respons dan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti I Wayan Putu Suastika; Ni Kadek Juliantari
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan respons dan hasil belajarPendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti Siswa Kelas X Bahasa 2 Sekolah MenengahAtas Giri Natha Karangasem pada semester II tahun pelajaran 2018/2019. Dalam penelitianini, peneliti mengambil subjek kelas X Bahasa 2. Jumlah subjek penelitian adalah 23 siswa.Objek penelitian yang diambil meliputi respons dan hasil belajar Pendidikan Agama Hindudan Amlapura siswa kelas X Bahasa 2 Sekolah Menengah Atas Giri Natha Karangasempada semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Hasil analisis data menunjukkan bahwapenerapan model pembelajaran deep dialogue and critical thingking dapat meningkatkanrespons dan hasil belajar siswa. Dari respons siklus I, 117,12 dengan kategori positifkemudian meningkat ke siklus II menjadi 120,79 dengan kategori sangat positif. Rata-ratapra siklus 68,31, pada siklus I menjadi 69,34 dan 77,42 pada siklus II. Daya serap pra siklus39,13 % menjadi 69,78% pada siklus I dan 79,34% pada siklus II. Ketuntasan klasikal prasiklus 39,13 % menjadi 65,21% pada siklus I dan 91,30% pada siklus II. Berdasarkan hasiltersebut, maka dalam penelitian ini diajukan beberapa saran yakni : 1) kepada guru agarmenggunakan model pembelajaran Deep Dialogue and Critical Thingking (DDCT) sebagaialternatif model pembelajaran di kelas; 2) bagi peneliti lain lebih lanjut agarmemperhatikan kendala-kendala yang peneliti alami sebagai bahan pertimbangan untukpenyempurnaan proses maupun penelitian yang dilaksanakan.
Pembelajaran Era Disrupsi Menuju Era Society 5.0 (Telaah Perspektif Pendidikan Dasar) Ni Nyoman Lisna Handayani; Ni Ketut Erna Muliastrini; Putu Bayu Ariska Putra Gotama; Ni Made Karnitawati
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 dikenal juga dengan istilah era disruptif. Kehadiran eraini menimbulkan manfaat dan juga dampak terhadap tergerusnya nilai-nilai kemanusiaan.Untuk mengurangi dampak negatif dan sekaligus mengotimalkan manfaatnya, parailmuwan di dunia yang dipelopori oleh ilmuwan Jepang, menawarkan konsep masyarakat5.0. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis esensi pembelajaran di era disruptif menujumasyarakat 5.0 dalam perspektif pendidikan dasar. Pendekatan dilakukan melalui telaahterhadap sejumah bahan pustaka, dokumen kebijakan pendidikan nasional, publikasi hasilpenelitian dan pendapat para tokoh dunia, yang mengkaji konsep perkembangan revolusiindustri tahap awal sampai dengan revolusi industry 4.0, sampai munculnya gagasanmembangun masyarakat 5.0. Hasil studi menunjukkan, perlunya meningkatkan peranteknologi dalam revolusi industry 4.0 untuk membangun tatanan kehidupan manusia yanglebih sejahtera dan beradab, sebagaimana ditunjukkan dalam model masyarakat 5.0. Secarakhusus untuk masyarakat Indonesia, perlu menyesuaikan pola pembelajaran yang relevan,agar siap memasuki era revolusi industry 4.0 dan masyarakat 5.0. Dalam perspektifpendidikan dasar, kebijakan reformasi pendidikan dalam delapan standard nasionalpendidikan perlu mendapat penguatan dalam implementasinya. Perlu dibangun paradigmabaru manajemen pendidikan yang berbasis teknologi informasi dan kecerdasan buatan,untuk mendukung terselenggaranya system pembelajaran di era revolusi industry 4.0.
Penerapan Model Students Team Achievement Division (STAD) Berbantuan Pendekatan Tri Pramana dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar I Wayan Pendem
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengantujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri 4 SerayaBarat Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan penerapan Model Students Team AchevementDivision (STAD) berbantuan Pendekatan Tri Pramana dalam pembelajaran IlmuPengetahuan Alam. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri4 Seraya Barat Tahun Pelajaran 2018/2019 berjumlah 17 orang, terdiri dari 12 siswa lakilaki dan 5 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus dengan masing-masingsiklus terdiri dari empat tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3)observasi/evaluasi, dan (4) refleksi. Objek dari penelitian ini adalah prestasi belajar siswa.Data prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan tes selanjutnya dianalisis berdasarkandaya serap dan kriteria ketuntasan belajar. Indikator keberhasilan dalam penelitian iniadalah pembelajaran dikatakan berhasil jika prestasi belajar siswa berada ≥ 70 % dayaserapnya ≥ 66% dan ketuntasan klasikal ≥ 66% Dari data yang dianalisis dapatdisimpulkan bahwa penerapan Model Students Team Achevement Division (STAD) berbantuanPendekatan Tri Pramana dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 4Seraya Barat Tahun Pelajaran 2018/2019 dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.Peningkatan prestasi belajar ditunjukkan dengan adanya peningkatan dari Pra siklusdimana daya serap siswa adalah 65,29% meningkat pada siklus I menjadi 71,17%. Jadiada peningkatan sebesar 5,88%. Selanjutnya dalam siklus I daya serap siswa adalah71,17%. dan meningkat pada siklus II menjadi 76,17%. Jadi ada peningkatan daya serapsebesar 5 %. Demikian juga jika dilihat dari ketuntasan belajar siswa pada Pra siklusadalah 41,17%, sedangkan pada siklus I menjadi 70,58%. Jadi ada peningkatan dari Prasiklus ke siklus I sebesar 29,41%. Selanjutnya pada siklus I ketuntasan belajar siswa70,58%. meningkat pada siklus II menjadi 82,39%. Jadi ada peningkatan ketuntasanbelajar siswa sebesar 11,81%. Berdasarkan hasil temuan di atas disarankan kepada paraguru untuk menerapkan model Students Team Achevement Division (STAD) berbantuanPendekatan Tri Pramana sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitaspembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam sehingga prestasi belajar siswa meningkat.
Penggunaan Animasi “Mang & Ming” Melalui Konsep 5M Merdeka Belajar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Laundry di SMK Negeri 1 Bebandem pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) I Nyoman Duwika Adi Ana
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Laundry di SMKNegeri 1 Bebandem melalui penggunaan animasi “Mang & Ming” dengan konsep 5MMerdeka Belajar. Penelitian ini dilatari oleh banyak kendala yang ditemukan dalamproses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19 di SMK Negeri 1Bebandem. Kendala tersebut seperti sinyal internet yang sulit, kuota paket internet yangterbatas dan beberapa siswa merasa bosan belajar pada Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).Hal ini menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa khususnya di kelas XI. Ph 1.Animasi “Mang & Ming” melalui konsep 5M merdeka belajar adalah solusi yang tepatdigunakan dalam permasalahan belajar di kelas XI.Ph 1 SMK Negeri 1 Bebandem padaPembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Animasi merupakan media yang menarik dan efektifdigunakan untuk menyapaikan materi pelajaran dan didukung dengan konsep 5Mmerdeka belajar yang terfokus pada pembelajaran yang berorientasi pada kondisi belajarsiswa di masa pandemi covid-19. Hasil penelitian pada siklus I terjadi peningkatanmotivasi belajar siswa dari 67% menjadi 70%. Karena belum mencapai kriteriakeberhasilan yaitu ≥71% maka penelitian dilajutkan ke siklus II. Pada siklus II kembaliterjadi peningkatan dari 70% di siklus I menjadi 73% di siklus II. Dengan hasil ini dapatdisimpulkan animasi “Mang & Ming” melalui konsep 5M merdeka belajar mampumeningkatkan motivasi belajar siswa XI.Ph 1 di SMK Negeri 1 Bebandem.

Page 1 of 1 | Total Record : 8