cover
Contact Name
Mahdiannoor
Contact Email
mahdi_186@yahoo.com
Phone
+628125175125
Journal Mail Official
editor@rawasains.stiperamuntai.ac.id
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No. 123 Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai
ISSN : 23546379     EISSN : 26863510     DOI : https://doi.org/10.36589/rs
Core Subject : Agriculture,
The Rawasains Journal contains information on the results of research activities, conceptual thinking and reviews of agriculture (Agrotechnology and Agribusiness) on lebak wetlands. This scientific journal was published by Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Amuntai. Started to be published at the end of 2011 with the frequency of publishing twice a year, in June and December. Editorial staff receives writings from scientific research, both in the form of research and empirical research in fields related to Agrotechnology and Agribusiness. Editors can abbreviate and improve writing without changing the intent and contents through the editing process by the Editor Team. The reviewer process was carried out by partner partners with the blind peer reviewer method. Manuscripts sent must be original texts and not being considered for publication by other journals or publishers.
Articles 186 Documents
Revitalisasi Perekonomian Pondok Pesantren Melalui Budidaya Ikan Pasca Pandemi Covid-19 di Kalimantan Selatan Martadinata, Teguh
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.190

Abstract

Di tengah pandemi ini, pondok pesantren tak bisa bergantung hanya dari iuran belajar para santri, koperasi santri, bantuan donator dan pemerintah. Karena beberapa biaya terfokus pada pemulihan sosial ekonomi dan kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, pondok pesantren harus mampun mandiri dalam bidang berekonomian, diantara upaya kemandirian ini dengan melakukan Budidaya Ikan untuk merevitalisasi ekonomi pondok pesantren. Berdasarkan problem ini maka kajian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif. Melalui metode analisis deskriptif hermeneutis, kajian ini mampu menjelaskan bahwa Revitalisasi Perekonomian Pondok Pesantren Melalui Budidaya Ikan Pasca Pandemi Covid-19 di Kalimantan Selatan bisa dilakukan untuk membantu perekonomian di kawasan pondok pesantren. Upaya yang dilakukan dalam revitalisasi ini dengan memanfaatkan lahan untuk dibuat kolam penampungan, membuat kolam terpal yang dibantu dengan sistem teknologi bioflok, dan melaukan pembibitan ikan. Selain itu, dilakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memudahkan memasarkan ikan tersebut.
Pengaruh Upah Lingkungan Kerja dan Fasilitas Sosial Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Panen Titania, Desi; Obeth, Ernita; Juli Kardika, Adelia
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.191

Abstract

Sumber daya manusia dalam perusahaan sangatlah diperlukan untuk menjalankan kegiatanperusahaan. Kepuasan kerja merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan perusahaan dalam rangkamendorong kinerja karyawan dan penilaian terhadap kepuasan kerja karyawan. Ada beberapa hal yangdipakai dalam penilaian mengenai kepuasan kerja, sebagai pertimbangan dalam penilaian kepuasan kerjaantara lain upah, lingkungan kerja dan fasilitas sosial. Dari penelitian ini dilakukan untuk mengetahuipengaruh upah, lingkungan kerja dan fasilitas sosial terhadap kepuasan kerja karyawan panen. Datadiperoleh melalui wawancara terhadap responden dengan menggunakan kuesioner kepada karyawanpanen di Estate 2 PT.Tritunggal Sentra Buana. Responden ditentukan menggunakan metode purposivesampling dengan kriteria tertentu sehingga dipeoleh 42 responden. Data dianalisis regresi linier berganda,uji t, uji f dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial upah danfasilitas sosial berpengaruh terhadap kepuasan kerja, namun lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadapkepuasan kerja. Walaupun secara parsial lingkungan kerja tidak berpengaruh, namun secara simultanupah, lingkungan kerja, dan fasilitas sosial berpengaruh terhadap kepuasan kerja.
Pengaruh Indeks Keanekaragaman Arthropoda Dengan Produksi Pakcoy Organik Ilhamiyah, Ilhamiyah
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.192

Abstract

Tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan hubungan antara indeks keanekaragaman arthropoda dengan produksi pakcoy organik. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan arthopoda yang terdapat pada agroekosistem pertanaman Pakcoy organik. Selanjutnya dilakukan identifikasi terhadap arthopoda yang tertangkap kemudian menganalisis indeks keanekaragaman arthopoda pada pertanaman pakcoy organik. Untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan hubungan antara nilai-nilai keanekaragaman arthropoda dengan produksi pakcoy dilakukan analisis regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian ini adalah 1). Indeks keanekaragaman arthropoda berpengaruh sangat nyata terhadap produksi pakcoy organik; 2). Hubungan antara indeks keanekaragaman arthopoda dengan produksi pakcoy organik menunjukan hubungan linear sangat nyata positif dengan koefisien determinasi(R2) sebesar 0,239 atau 24 %.
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan Rusdiana, Rusdiana
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.193

Abstract

Salah satu potensi unggulan sektor perkebunan di Kalimantan Selatan adalah kelapa sawit. Perlu pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara efisien dengan produktivitas tinggi, sehingga menghasilkan produk kelapa sawit yang berdayasaing dan berkelanjutan. Perlu adanya kebijakan pemerintah Kalimantan Selatan di sektor pertanian khususnya perkebunan kelapa sawit sehingga terjadi peningkatan produksi kelapa sawit dan peningkatan kualitas CPO yang dapat menembus pasaran duniaPenelitian ini dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini dilaksanakan bulan September 2021. Hasil penelitian yaitu produksi kelapa sawit di Kalimantan selatan setiap tahunnya dalam 10 tahun terakhir, rata-rata produksi 996.732,2 ton dengan rata-rata luas areal tanam 399.295 ha. Trend produksi kelapa sawit juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan persamaan trend yaitu Ft = 775.734,47 + 40.181,59t yang dapat diartikan setiap 1 (satu) tahunnya produksi kelapa sawit Kalimantan Selatan meningkat sebesar 40.181,59 ton. Produktivitas kelapa sawit di Kalimantan Selatan cenderung meningkat dalam 10 tahun (2011-2020) dengan rata-rata produktivitas kelapa sawit sebesar 2,49 ton/ha. Peningkatan produktivitas kelapa sawit disebabkan adanya perluasan areal tanam, peningkatan produksi dan kelapa sawit adalah tanaman potensial yang merupakan unggulan Kalimantan Selatan dalam pembangunan ekonomi.
Respon Pupuk Guano Dan Pemangkasan Terhadap Hasil Jagung Manis (Zea Mays Saccharata L.) Sundari, Sundari; Catur Nugroho, Candra; Namirah, Siti
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pupuk guano dan pemangkasan serta interaksinya terhadap hasil jagung manis (Zea mays saccharata L.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2019 sejak persiapan sampai pengambilan data terakhir. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan analisis faktorial 4 x 3 dengan ulangan sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah pemangkasan daun (P) yang terdiri atas 4 taraf, yaitu p0 = tanpa perlakuan (kontrol), p1 = 1 helai daun, p2 = 2 helai daun, dan p3 = 3 helai daun. Faktor kedua adalah aplikasi pupuk guano yang terdiri atas 3 taraf yaitu g0 = tanpa pupuk (kontrol), g1 = 20 ton ha-1 (12 kg petak -1), dan g2 = 40 ton ha-1 (24 kg petak -1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk guano dan pemangkasan daun serta interaksinya memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Hasil tertinggi rata-rata bobot tongkol berkelobot per hektar untuk perlakuan pupuk guano, pemangkasan, dan interaksinya berturut-turut yaitu pada perlakuan g0 (28,55 ton ha-1), p1 (29,83 ton ha-1), g0p0 dan g1p1 (32,40 ton ha-1). Sedangkan hasil terendah pada perlakuan g2 (26,62 ton ha-1), p0 dan p3 (26,23 ton ha-1), dan g1p3 (23,14 ton ha-1).
Curahan Waktu Tenaga Kerja Wanita Pabrik Pengolahan Sheet (Studi Kasus PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) Kebun Danau Salak) Di Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar Azizi, Maulidy; Hidayatullah, Arief
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran waktu yang dicurahkan atau dialokasikan wanita yang bekerja di Pabrik Pengolahan Sheet yang ada di PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) Kebun Danau Salak untuk melakukan berbagai aktivitas, baik aktivitas produktif, aktivitas domestik, dan aktivitas sosial. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus pada PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) Kebun Danau Salak dengan sampel yang di ambil adalah seluruh tenaga kerja wanita di perusahaan tersebut berjumlah 17 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa curahan waktu kerja wanita yang tidak memiliki pekerjaan sampingan selain bekerja di Pabrik Pengolahan Sheet rata-rata menghabiskan waktu 6,17 jam/hari (25,96%), aktivitas domestik rumah tangga 16,58 jam/hari (69,83%) dan aktivitas sosial 1 jam/hari (4,21%). Wanita yang memiliki pekerjaan sampingan menghabiskan waktu rata-rata 8,7 jam/hari (36,25%), aktivitas domestik rumah tangga 14,3 jam/hari (59,58%) dan aktivitas sosial 1 jam/hari (4,17%). Kontribusi pendapatan wanita rata-rata sebesar Rp. 3.323.417,24/bulan dengan persentase 69% yang artinya kontribusi pendapatan wanita lebih dari > 50% termasuk kontribusi tinggi
Peran Penyuluh Pertanian Dalam Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) Gapoktan Rukun Tani Desa Padang Tanggul Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara Mahdalena, Mahdalena; Hariyanto, Yudhi; Iskawati, Iskawati
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.196

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk, mengetahui bagaimana peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), mengetahui bagaimana keberhasilan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP), mengetahui ada atau tidaknya hubungan peran penyuluh dalam pendampingan PUAP dengan keberhasilan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Gapoktan Rukun Tani Desa Padang Tanggul Kecamatan Amuntai Selatan dengan dosen pembimbing Yudhi Harianto selaku pembimbing 1 dan Mahdalena selaku pembimbing 2. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Bulan Maret 2021 sampai dengan bulan Agustus 2021 dengan menggunakan Rumus Slovin untuk menentukan jumlah responden, seluruh anggota Gapoktan yaitu sebanyak 109 orang dari 5 kelompok tani, penelitian ini ditentukan batas toleransi kesalahan sebesar 10%, maka jumlah sampel dapat diketahui sebanyak 52 orang. Berdasarkan hasil penelitian, uji korelasi Chi Square menunjukan nilai = P value = 52,000a dengan df = 3 dan nilai Asymp Sig =0,000, jadi berdasarkan hasil uji Chi Square apabial nilai Asymp Sig ≤ 0,05 maka terdapat hubungan yang signifikan dan apabila nilai Asymp Sig ≥ 0,05 maka tidak terdapat hubungan yyang signifikan, sedangkan nilai Asymp Sig berdasarkan uji Chi Square sebesar 0,000. Karena nilai Asymp Sig 0,000 ≤ 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan.
Saluran Pemasaran Seledri (Apium graveolens L.) Di Sukamara Kampung Sayur Mbaroh Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Ramadhani, Khoirul; Ilmi Hidayat, M; Jumadi Kirnadi, Ari
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.197

Abstract

Penelitian ini bertujuan: mengetahui saluran pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan, margin, farmer’s share, efisiensi pemasaran dan permasalahan dalam saluran pemasaran seledri Kampung Sayur Mbaroh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Saluran pemasaran dilakukan dengan menggunakan metode Snowball. Jumlah responden yang diamati ada 29 orang terdiri dari 11 orang petani, 4 orang pedagang pengumpul, 8 orang pedagang pengecer dan 6 orang konsumen. Hasil penelitian yang didapat: saluran pemasaran 1, petani-konsumen akan tetapi tidak diperoleh dalam penelitian ini, saluran pemasaran 2, petani-pedagang pengumpul-konsumen dan saluran pemasaran 3, petani-pedagang pengumpul-pedagang pengecer-konsumen. Pada saluran pemasaran 2 memiliki total biaya pemasaran perikat Rp 711,32,- (80 gram), margin pemasaran perikat sebesar Rp 4.000,- (80 gram), keuntungan pemasaran perikat sebesar Rp 9.288,68,- (80 gram) dan farmer’s share sebesar 60 %. Pada saluran pemasaran 3 memiliki total biaya pemasaran perikat sebesar Rp 1.340,56,- (80 gram), margin pemasaran perikat sebesar Rp 4.500,- (80 gram), keuntungan total perikat Rp. 8.659,44,- (80 gram) dan farmer’s share sebesar 55 %. Saluran pemasaran yang paling efisien terdapat pada saluran pemasaran 2. Permasalahan yang terjadi pada pemasaran ini adalah seledri mudah rusak dan mudah busuk
Kontribusi Pendapatan Usaha Sarang Burung Walet (Collocalia Spp) Di Desa Namun Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong Rajani, Ahmad; Zuraida, Ana; Ilma Ifada, Inda
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknis usaha sarang burung walet, biaya, penerimaan, pendapatan dan kontribusi usaha sarang burung walet serta permasalahan yang di hadapi peternak sarang burung walet di Desa Namun Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong.Waktu penelitian dimulai dari bulan April sampai dengan Juni Tahun 2021.Penelitian ini menggunakan metode survey dan metode pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan kriteria usaha sarang burung walet aktif berjalan dan usaha sudah menghasilkan. Tahap-tahapan / teknik dalam usaha sarang burung walet meliputi menyiapkan gedung buat burung walet, membunyikan suara speker buat mengundang burung walet, pemeliharaan seperti penyemprotan dan mengisi air di baskom-baskom, melakukan pemanenan dan pengendalian hama dengan cara menyemprot dengan obat hama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata untuk biaya total sebesar Rp. 5.443.350,- per tahun. Total rata-rata penerimaan sebesar Rp. 36.000.000,- per tahun. Pendapatan untuk usaha sarang burung walet per tahun adalah Rp. 33.412.650,- per responden, untuk usaha diluar sarang burung walet sebesar Rp. 68.400.000,- per tahun. Rata-rata kontribusi pendapatan sebesar 52% termasuk kriteria sangat baik. Permasalahan yang di hadapi oleh peternak sarang burung walet dalam melakukan usahanya adalah kurangnya pengetahuan tentang usahanya tersebut, dan dari usaha nya sendiri permasalahan yang sering di hadapi yaitu hama seperti kelelawar, tikus, kecoa, dan burung burung gereja.
Analisis Keberlanjutan Pengembangan Program PPM/Comdev Bidang Ekonomi Pada Pertambangan Batubara Pt.Adaro Indonesia Di Kalimantan Selatan Murjani, Murjani
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 11 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v11i2.199

Abstract

Kehadiran perusahaan pertambangan pada suatu daerah senantiasa membawa harapan perubahan, khususnya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat sekitar dan peningkatan perekonomian daerah. Demikian halnya dengan kehadiran PT.Adaro Indonesia di Kalimantan Selatan. Salah satu wujud kepedulian dan tanggung jawab dari perusahaan adalah adanya program PPM/Comdev. Agar pengembangan program PPM/Comdev bidang ekonomi pada pertambangan batubara PT.Adaro Indonesia di Kalimantan Selatan, dapat berjalan baik, maka perlu dilakukan evaluasi atau penilaian terhadap keberlanjutan program tersebut, sehingga kedepannya dapat dikembangkan dengan lebih baik. Penelitian dilakukan di Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong. Metode analisis yang digunakan adalah metode MDS-RapComdev (Multidimensional scaling-rapid appraisal for community development). Hasil analisis diperoleh bahwa keberlanjutan program PPM/Comdev bidang ekonomi di kedua wilayah kabupaten, menunjukkan tingkat pengelolaan yang relatif berkelanjutan. Kategori tingkat keberlanjutan program PPM/Comdev bidang ekonomi di Kabupaten Balangan adalah dikategorikan berkelanjutan (57,90%) yang dipengaruhi oleh 3 faktor utama; a) kelembagaan ekonomi, b) aksesibilitas ekonomi, dan c) tingkat pengangguran. Sedangkan tingkat keberlanjutan pengelolaan program PPM/Comdev bidang ekonomi di Kabupaten Tabalong juga dikategorikan berkelanjutan (51,86%) yang dipengaruhi oleh 3 faktor utama; a) nilai tukar petani, b) kemitraan usaha, dan c) kesempatan kerja/peluang berusaha.