cover
Contact Name
Hanifadinna
Contact Email
hanifadinna@itsb.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kota Deltamas Lot-A1 CBD, Jl. Ganesha Boulevard, Pasirranji, Kec. Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI)
ISSN : 26566664     EISSN : 26863545     DOI : https://doi.org/10.36870/jvti
Journal Vokasi Teknologi Industri (JVTI) merupakan penerbitan jurnal yang dikelola oleh Fakultas Vokasi Institut Teknologi dan Sains Bandung. Penerbitan Jurnal ini akan mempublikasikan hasil penelitian di bidang Teknologi, Industri, dan juga yang terkait dengan kegiatan pendidikan Vokasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 64 Documents
Analisis Pemasangan Kapasitor Bank Global Compensation Pada Panel Induk Power House Guna Perbaikan Faktor Daya di PLTU PKS Rachmat, Deni; Situmorang, Petrus Dwi Pratama
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Vokasi, Teknologi, dan Industri (JVTI)
Publisher : Institut Teknologi Sains Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36870/jvti.v6i2.365

Abstract

Kapasitor Bank Global Compesation adalah suatu komponen kapasitor yang tergabung menjadi satu unit yaitu bank kapasitor yang diletakan pada panel induk (global compesation). Fungsi utamanya adalah untuk meningkatkan faktor daya dalam sistem listrik dengan mengurangi komponen daya reaktif (cos Ï•) yang dihasilkan oleh beban induktif, selain itu juga berfungsi untuk mengurangi rugi daya, menstabilkan tegangan, meningkatkan kapasitas jaringan, efisiensi sistem dan memperpanjang umur peralatan. Beban Induktif dapat terjadi pada mesin-mesin listrik penunjang proses produksi kelapa sawit. Permasalahan yang dihadapi akibat penggunaan beban induktif tinggi, yang menyebabkan penurunan faktor daya sebesar 0.65, penyebab turunnya faktor daya ini karena penambahan kapasitas beban mesin/perlatan motor-motor listrik penggerak dan kurangnya jumlah unit kapasitor terpasang. Turunnya faktor daya 0.65 akan diperbaiki menjadi 0.95 dengan cara penambahan kapasitor bank dan step unit kapasitor terpasang. Metode penelitian meliputi penelitian literatur, observasi lapangan dan wawancara dengan pakar industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor daya 0,65 memiliki daya reaktif 1753,66 kVAR setelah diperbaiki faktor dayanya 0,96, daya reaktifnya menjadi 646,15 KVAR. Terdapat penurunan daya reaktif sebesar 1107,51 kVAR dan penurunan biaya sebesar Rp 15,060,758.99/hari. Selanjutnya besar kompensasi daya reaktif yang dibutuhkan untuk memperbaiki faktor daya pada PT. SUEK yaitu sebesar 1200 kVAR disusun dalam 12 step unit kapasitor, satu step dibutuhkan kapasitor sebesar 10 kVAR (1 x 10 kVAR), step ke dua dan ke tiga 25 kVAR (2 x 25 kVAR), step ke empat, ke lima, ke enam adalah 50 kVAR (3 x 50 KVAR), step ke tujuh, ke delapan adalah 100 kVAR (2 x 100 kVAR), dan step ke sembilan, sepuluh, sebelas, dua belas 100 KVAR (4 x (2 x 100 kVAR). Peningkatan dan penurunan faktor daya ini juga berpengaruh pada turbin maupun alternator. Jika alternator di set pada kondisi normal maka besar daya mekanik adalah 1500 kW, daya aktif 1350 kW dan arus beban alternator memiliki 2136,58 A. Jika alternator di set pada daya aktif listrik maksimum 1350 kW maka arus beban alternator 3155,56 A pada kondisi ini terjadi pembebanan lebih pada alternator (over load alternator), selanjutnya jika alternator di set pada arus nominal 2136,58 A dengan faktor daya yang tinggi maka daya mekanik turbin uap akan memliki nilai sebesar1578,95 kW, pada kondisi ini terjadi pembeban lebih pada mesin turbin uap (over load turbin). Dengan demikian pengaruh pemasangan kapasitor bank dapat meningkatkan faktor daya dan mengurangi daya reaktif (compensation reactif power) dan mengurangi pembebanan lebih (minimum over load) pada alternator maupun turbin uap. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pemasangan kapasitor bank, dengan konfigurasi 12 step dan batasan pengaruh peningkatan dan penurunan faktor daya terhadap kerja alternator dan turbin uap
Losses Brondolan Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.) di Kebun Kandista Estate, PT. Ivomas, Riau Novrizal, Alfian; Wiranda, Okta
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Vokasi, Teknologi, dan Industri (JVTI)
Publisher : Institut Teknologi Sains Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36870/jvti.v6i2.389

Abstract

Losses adalah kehilangan hasil yang dapat menurunkan produksi kelapa sawit. Buah kelapa sawit yang membrondol atau lepas dari tandan buah segar kelapa sawit disebut brondolan yang menghasilkan minyak. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kerugian yang diakibatkan oleh brondolan losses di Divisi III. Kajian ini dilaksanakan di Divisi III, Kebun Kandista Estate, PT. Ivomas Tunggal, Provinsi Riau pada tanggal 1 November – 22 Desember 2023. Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif yaitu suatu metode yang bertujuan untuk menggambarkan suatu keadaan secara objektif yang menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut serta penampilan dan hasilnya. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa losses tertinggi terjadi di piringan dengan rata-rata 6,8 kg sedangkan  terendah terjadi di pasar pikul, yaitu 1,2 kg.  G.34  merupakan blok dengan jumlah losses tertinggi yaitu 144,45  kg, dan F.33  merupakan blok dengan jumlah losses terendah yaitu sebesar 110,09  kg.  Kerugian pada Divisi III mencapai 2.675,19 kg brondolan dengan nominal Rp. 83.465.928,-/tahun.
Kombinasi CaCO3, PAC (Poli Aluminium Klorida), dan Kationik Polimer Sebagai Color Removal Air Limbah Industri Kertas Apriani, Rachmawati
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Vokasi, Teknologi, dan Industri (JVTI)
Publisher : Institut Teknologi Sains Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36870/jvti.v6i2.387

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kombinasi kalsium karbonat (CaCO3), Poli Aluminium Klorida (PAC), dan Kationik Polimer dalam mengurangi warna dan parameter limbah lainnya pada air limbah industri kertas di Jawa Timur serta menentukan dosis optimal yang ekonomis untuk memenuhi standar baku mutu pemerintah. Metode koagulasi-flokulasi digunakan untuk mengolah sampel air limbah dengan berbagai dosis CaCO3, PAC, dan Kationik Polimer diuji untuk mengidentifikasi kombinasi yang paling efektif. Hasil penelitian dengan dosis tertinggi menunjukkan bahwa kombinasi ini berhasil mengurangi COD (Chemical Oxygen Demand) sebesar 33.19 %, TSS (Total Suspended Solid)sebesar 84.09 %, turbiditas sebesar 86.66 %, dan warna sebesar 85.85 %. Kadar oksigen terlarut (DO) meningkat sebesar 55.53 %, menunjukkan perbaikan kualitas air yang mendukung kehidupan akuatik. Dosis optimal yang ditemukan adalah 25 ppm CaCO3, 10 ppm PAC, dan 1 ppm Kationik Polimer, yang memenuhi standar baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Kombinasi ini memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah dan keluhan masyarakat. Penelitian ini memberikan dasar kuat untuk implementasi metode koagulasi-flokulasi menggunakan CaCO3, PAC, dan Kationik Polimer dalam pengolahan air limbah industri kertas dari segi teknis dan ekonomis.
Otomatisasi Kontrol Level Pada Kernel Silo Berbasis Mikrokontroler Arduino Di Sako Mill P I Surbakti, Octavianus; Laila, Lia
JURNAL VOKASI TEKNOLOGI INDUSTRI (JVTI) Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Vokasi, Teknologi, dan Industri (JVTI) (In Progress Issue)
Publisher : Institut Teknologi Sains Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36870/jvti.v7i1.383

Abstract

Pabrik kelapa sawit adalah pabrik yang mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO). Pabrik kelapa sawit terdapat stasiun Nut & Kernel yang produk akhirnya ialah kernel. Stasiun Nut & Kernel terdapat tangka yang bernama Kernel Silo. Kernel Silo berfungsi untuk mengurangi kadar air yang terdapat pada kernel, Pengeringan dilakukan dengan cara menghembuskan udara panas dari steam heater kemudian dihembuskan ke dalam kernel silo. Untuk memaksimalkan berkurangnya kadar air pada kernel, proses pemanasan haruslah dilakukan dengan maksimal dengan menjaga suhu ± 70oC dan juga harus menjaga level dari kernel silo agar tidak dibawah payung pemanas. Hal ini dikarenakan agar steam heater tidak keluar dari kernel silo. Pabrik Kelapa Sawit Sako Mill masih menggunakan limit switch untuk mengontrol level dari kernel silo, terdapat kekurangan dari alat tersebut ialah plat yang digunakan sebagai pendeteksi penuhnya level kernel silo tersebut sering tersangkut dan menyebabkan rotary feeder terus berjalan dan level pada kernel silo berada dibawah payung pemanas dan menyebabkan pemanasan tidak maksimal. Berdasarkan hal tersebut, penulis membuat sistem kontrol level kernel silo dengan menggunakan sensor jarak yang dinilai lebih efisien. Sensor yang digunakan ialah sensor Ultrasonik HC-SR04 dan menghubungkannya langsung ke rotary feeder pada kernel silo sehingga ketika kernel sudah mencapai levelnya rotary feeder otomatis berjalan. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen yaitu pembuatan alat kontrol level kernel silo secara langsung. Pemasangan otomatisasi kontrol level memberikan hasil moisture yang sesuai dengan standar yang ada dan level kernel silo tetap berada di atas payung pemanas sehingga pemanasan yang terjadi di kernel silo dapat berlangsung dengan baik.