JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles
861 Documents
EVALUASI KEBUTUHAN PENGGUNA JASA KONSTRUKSI DENGAN PENDEKATAN BUILDING INFORMATION MODELING
Mario Andrew;
Basuki Anondho
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i1.3032
Dalam industri konstruksi, pengguna jasa konstruksi membutuhkan informasi yang baik atas prasyarat kebutuhannya. Di lain sisi, terdapat pengembangan model pengambilan keputusan melalui pendekatan Building Information Modeling yang merupakan alat bantu pengambilan keputusan untuk memudahkan kapabilitas dari suatu produk untuk berinteraksi yang dibutuhkan dalam proses perancangan dan pelaksanaan antara para pemangku kepentigan. Dalam penelitian ini, Building Information Modeling bertujuan untuk membantu pengguna jasa konstruksi mendapatkan jenis rumah tinggal yang sesuai dengan kebutuhannya. Identifikasi kebutuhan-kebutuhan rumah tinggal diberlakukan berbasis Value Engineering mendapatkan variabel kebutuhan dari fungsi rumah tinggal yaitu: faktor perlindugan, faktor keamanan, faktor kenyamanan, faktor aksesibilitas, faktor ekonomis, faktor kesehatan, faktor konservasi energi, dan faktor privasi. Kebutuhan-kebutuhan tersebut dimasukan ke dalam kuisioner dan didistribusikan kepada orang yang mempunyai rumah tinggal. Selanjutnya hasil dari kuisioner tersebut diolah dengan metode Relative Importance Index untuk mendapatkan bobot dari nilai kepentingan masing-masing kebutuhan. Faktor keamanan mempunyai bobot tertinggi dengan nilai RII sebesar 0.9644 dan faktor konservasi energi mempunyai bobot terendah dengan nilai RII sebesar 0.7289. Bobot-bobot tersebut di input didalam Building Information Modeling untuk dijadikan matriks keputusan beserta jenis-jenis rumah tinggal. Pengguna jasa konstruksi dapat memberikan skor kedalam matriks keputusan sesuai dengan kebutuhan yang sudah didapatkan dari studi literatur untuk mendapatkan total nilai untuk menentukan jenis rumah tinggal. Hasil evaluasi dari Building Information Modeling yang memperoleh input bobot kebutuhan yang dijadikan parameter terukur dalam penelitian ini dan di input skor dari pengguna jasa konstruksi menghasilkan total nilai tertinggi yang menjadi output dari Building Information Modeling yang dijadikan pilihan terbaik.
ANALISIS VALUE ENGINEERING PADA PROYEK PERUMAHAN DJAJAKUSUMAH RESIDENCE
Hanifah Amelia;
Hendrik Sulistio
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5831
Pemilihan material pada konstruksi sebuah bangunan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk mencapai perencanaan proyek yang efisien. Terdapat berbagai macam pilihan material mulai dari material komposit sampai dengan material non komposit. Dengan menggunakan value engineering dapat memungkinkan tercapainya perencanaan proyek yang efisien. Pada proyek perumahan djajakusumah residence terdapat beberapa pekerjaan konstruksi. Pekerjaan dinding merupakan salah satu pekerjaan yang memiliki biaya tertinggi sehingga memiliki kemungkinan untuk dilakukan value engineering. Penelitian ini bertujuan untuk memndapatkan pilihan material terbaik untuk pekerjaan dinding menggunakan value engineering. Alternatif yang terdapat untuk pilihan material dinding dalam penelitian ini adalah bata merah, batako dan m-panel. Material dinding pada desain awal proyek djajakusumah residence adalah bata ringan. Metode yang digunakan untuk pengambilan keputusan dalam penelitian ini dengan membandingkan antara net present value (NPV) dengan value masing-masing alternatif. Didapatkan hasil perbandingan antara NPV dengan value untuk desain awal bata ringan sebesar 5.34, bata merah sebesar 5.46, batako sebesar 4.87, dan m-panel sesbesar 5.05. Berdasarkan perbandingan tersebut didapatkan bahwa yang tertinggi adalah bata merah dengan hasil perbandingan 5.46 dan biaya konstruksi yang dimiliki bata merah adalah Rp52,942,866,059.83, sehingga menghemat biaya desain awal sebesar Rp 258,762,864.47. Dapat dinyatakan bahwa bata merah merupakan alternatif yang terbaik pada proyek perumahan djajakusumah residence.
ANALISIS KUAT GESER TANAH CLAY SHALE YANG TERENDAM DAN TIDAK TERENDAM DENGAN UNCONFINED COMPRESSION TEST
Hans Tantra;
Aniek Prihatiningsih
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i1.3037
Tanah di Indonesia terdiri dari berbagai macam jenis dan karakteristik yang berbeda–beda. Sehingga di setiap proses konstruksi, kita perlu mengidentifikasi terlebih dahulu jenis dan karakteristik tanah apa yang menjadi dasar konstruksi tersebut dibangun. Salah satu jenis tanah yang ada di Indonesia yang sering menyebabkan masalah selama pembangunan, yaitu tanah clay shale. Tanah clay shale memiliki karakteristik mudah mengalami pelapukan tanah jika terus menerus terekspos dengan udara, pelapukan tanah dapat mengakibatkan penurunan kuat geser tanah yang dapat menyebabkan terjadinya longsor di daerah konstruksi bangunan. Melalui tes unconfined compression test kita dapat memperoleh nilai kuat tekan dan kuat geser. Dalam penelitian ini, lokasi sampel yang akan di uji berasal dari Jl.Babakan Sirkuit Tangkil, Citereup, Bogor, Indonesia. Pengetasan unconfined compression test akan dilakukan pada laboratorium tanah Universitas Tarumanagara. Untuk sampel yang akan diuji terdiri dari dua kondisi sampel dengan keadaaan berbeda. Sampel akan diuji dalam kondisi rendam dan tidak rendam dengan masing–masing durasi sampel di rendam dan tidak rendam selama 0 minggu, 1 minggu, 3 minggu, 5 minggu, dan 7 minggu. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan terbesar pada sampel yang tidak di rendam berada pada durasi 5 minggu pendiaman sebesar 1133.2275 kN/m2 dan mulai menurun pada sampel dengan durasi 7 minggu. Untuk sampel dengan kondisi terendam, kuat tekan terbesar berada pada sampel 1 minggu perendaman dengan nilai sebesar 11.635 kN/m2 dan nilai kuat tekan mulai menurun pada sampel dengan durasi 3 minggu rendaman. Nilai kohesi pada percobaan ini berbanding lurus dengan nilai kuat tekan sehingga untuk sampel tidak rendam, nilai kohesi terbesar berada pada kondisi pendiaman 5 minggu dan untuk sampel rendam nilai kohesi terbesar berada pada kondisi perendaman 1 minggu.
OPTIMASI JUMLAH PRODUKSI BAJA TULANGAN DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING
Kenny Kenny;
Iwan B Santoso
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2238
Kegiatan dalam proses produksi tidak terlepas dari perencanaan produksi. PT Jakarta Cakratunggal Steel Mills adalah salah satu perusahaan yang turut berperan dalam penyediaan baja tulangan. Proses produksi baja tulangan ini wajib melalui beberapa tahapan dan harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Optimasi perencanaan produksi membutuhkan pola permintaan yang tepat dan disertai dengan kendala – kendala untuk dapat menghasilkan baja tulangan yang berkualitas baik, sesuai target perusahaan dengan biaya produksi yang minimum. Sebelum menganalisa perencanaan produksi ini, peramalan deret waktu dihitung dengan metode peramalan dekomposisi multiplikatif sebagai dasar penentuan jumlah permintaan di masa yang akan datang. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah pemrograman linier karena dapat melakukan perhitungan iterasi secara cepat dan tepat sehingga perencanaan produksi dapat terselesaikan dengan mudah. Pemrograman linier dapat menganalisis berbagai kendala yang terkait dengan situasi kehidupan nyata di perusahaan dan memberikan solusi terbaik meskipun dalam kondisi seperti itu. Penelitian ini menggunakan 18 jenis tulangan yang diproduksi untuk dilakukan perencanaan selama 1 tahun ke depan. Kendala – kendala yang berpengaruh dalam optimasi produksi ini adalah jumlah permintaan, persediaan efektif, jam kerja reguler dan lembur, kapasitas jumlah produksi, kecepatan produksi dan ketersediaan baja tulangan di gudang. Dengan menggunakan metode ini didapatkan total biaya perencanaan produksi selama 1 tahun yaitu jika menggunakan 3 shift membutuhkan biaya sebesar Rp 1.301.490.788.783,-; untuk skenario 1 dengan 2 shift sebesar Rp 1.302.327.073.616,- dan untuk skenario 2 dengan 2 shift jam lembur terbatas, produksi tidak dapat memenuhi permintaan perusahaan. Perbedaan ini sebagai akibat dari pengaruh total jam kerja dan kecepatan produksi setiap jenis ukuran tulangan.
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN BOX GIRDER DENGAN PENAMPANG KURVA PARABOLIK SINGLE CELL
Jason Ongkosurya;
FX Supartono
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 3, Agustus 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i3.5837
Box Girder adalah salah satu kompenen penting dari sekian banyak komponen struktur dari pembuatan jembatan segmental box girder yang berperan dalam menyalurakan gaya yang diterima dari lapisan perkerasan ke pier (kolom). Bentuk dari box girder sangat mempengaruhi ketahanan dan kekuatan dari suatu jembatan, serta effisiensi dari jembatan. Merubah bentuk dari box girder akan mempengaruhi inersia, beban sendiri, perletakan tendon. Yang menjadi komponen utama dalam perancangan jembatan post – tension box girder. Dengan bantuan program MIDAS CIVIL 2019 akan dianalisa gaya, berat sendiri. Lendutan dan jumlah tendon yang terjadi serta perubahannya akibat perubahan bentuk box girder.
KARAKTERISTIK TRANSPORTASI SAAT LIBURAN HARI RAYA IDUL FITRI PADA RESPONDEN DI JABODETABEK YANG SUDAH TIDAK MEMILIKI ORANG TUA
Tedy Tedy;
Leksmono Suryo Putranto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i1.3417
Pulang kampung merupakan kegiatan perantau atau pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya, dan identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaannya misalnya menjelang Idul Fitri. Tujuan utama pulang ke kampung halaman yaitu untuk bertemu dengan sanak saudara dan orang tua di kampung halaman dikarenakan sudah merantau atau bekerja di luar kampung halaman selain itu untuk melepaskan rasa penat setelah bekerja di kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik transportasi saat liburan hari raya idul fitri pada responden di jabodetabek yang sudah tidak memiliki orang tua. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner online (36 orang) dan offline (38 orang) terhadap para perantau di Jabodetabek yang sudah tidak memiliki orang tua. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis selisih rataan dan tabel silang untuk melihat perbedaan signifikan antara karakteristik responden terhadap waktu tempuh, waktu berangkat ke kampung halaman serta durasi lama di kampung halaman untuk mengetahui karakteristik dari responden yang memenuhi syarat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para perantau yang sudah tidak memiliki orang tua lebih memilih untuk memakai moda transportasi umum yaitu pesawat terbang dikarenakan pesawat terbang lebih efisien dalam waktu dibandingkan mobil pribadi dan lebih memilih untuk mempersingkat waktu ketika berada di kampung halaman.
OPTIMASI PENYEWAAN DUMP TRUCK PADA PROYEK X DI WILAYAH JAKARTA DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING
Setiadi Handokoe;
Iwan B Santoso
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 1, Nomor 1, Agustus 2018
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v1i1.2244
Saat ini, pembangunan gedung di wilayah Jakarta terus dilakukan karena pertumbuhan ekonomi yang begitu cepat. Dalam perkerjaan pembangunan, diperlukan pekerjaan penggalian tanah. Tanah yang digali perlu untuk dipindahkan ke tempat lain untuk tidak menggangu area lahan pekerjaaan. Salah satu alat yang dibutuhkan untuk memindahkan tanah dari satu tempat ke tempat lain yang berjarak jauh adalah Dump Truck. Studi ini menangani masalah pengoptimalan penyewaan Dump Truck untuk meminimalkan biaya sewa Dump Truck. Metode Linear Programming merupakan metode yang digunakan dalam mengoptimalkan penyewaan Dump Truck. Metode Linear Programming terdiri dari decision variabel, objective function, dan constraint. Penelitian menggunakan 10 perusahaan Dump Truck yang disewa untuk mengangkut tanah dengan 2 tipe kapasitas yang berbeda. Data tersebut diolah dengan menggunakan program LINGO untuk menentukan banyak Dump Truck yang digunakan dari perusahaan - perusahaan dan didapat harga termurah yang perlu dikeluarkan adalah Rp 3.183.989.000,-. Program LINGO ini membuktikan bahwa biaya yang diperoleh lebih efisien dengan mrnggunakan metode Linear Programming dibandingkan dengan cara memesan secara aktual di lapangan.
STUDI INTEGRITAS TIANG DENGAN CROSSHOLE SONIC LOGGING, CROSSHOLE TOMOGRAPHY, PILE INTEGRITY TEST, DAN PARALLEL SEISMIC
Fanny Oktarina;
Sunarjo Leman;
Ali Iskandar
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 4, November 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i4.6185
Fondasi merupakan unsur yang sangat penting dalam suatu bangunan. Suatu bangunan akan mengalami kegagalan struktur jika fondasi yang direncanakan tidak memenuhi persyaratan meskipun struktur atasnya telah direncanakan dengan baik. Kegagalan struktur yang dimaksud adalah bahan yang digunakan untuk menyalurkan beban bangunan harus cukup kuat dan tidak mengalami kerusakan bahan. Demi mencegah kegagalan struktur, dilakukan uji integritas pada tiang yang tidak merusak struktur fondasi. Uji integritas yang akan dilakukan adalah Crosshole Sonic Logging, Crosshole Tomography, Pile Integrity Test, dan Parallel Seismic. Dari hasil pengujian integritas pada tiang tersebut didapatkan kedalaman tiang dan letak kerusakan tiang.
PENGARUH KENAIKAN KUAT GESER TANAH TERHADAP STABILITAS TIMBUNAN DI ATAS TANAH LEMPUNG LUNAK JENUH AIR
Candra Ismail Alhakim;
Andryan Suhendra
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 4, November 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i4.6168
Proses konsolidasi tanah merupakan peristiwa yang berupa pemampatan tanah yang disebabkan oleh beban diatasnya maupun beban tanah sendiri. Peristiwa ini juga menyebabkan naiknya kuat geser tanah. Oleh karena itu di dalam skripsi ini dicoba untuk mensimulasikan beban berupa timbunan dan menganalisis akibat dari beban timbunan tersebut pada tanah lunak dibawahnya dan menganalisis hasil dari peningkatan kuat geser terhadap kestabilan timbunan. Penelitian dimulai dengan pengolahan data tanah untuk mendapatkan parameter void ratio, kemudian dilanjutkan dengan mencari peningkatan kuat geser berdasarkan peningkatan derajat konsolidasi, dan kemudian dilannjutkan dengan menghitung stabilitas timbunan pada setiap ketinggian kemudian didapatkan hasil angka keamanan pada tinggi timbunan 3 m sebesar 3,985 pada tinggi timbunan 5 m sebesar 2,961 dan pada tinggi 7 m sebesar 2,378.
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
Ivan Sebastian;
F.X. Supartono
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 2, Nomor 1, Februari 2019
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24912/jmts.v2i1.3422
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya. Jembatan sering menjadi komponen kritis dari suatu ruas jalan,karena sebagai penentu beban maksimum kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut. Jembatan memiliki banyak jenis berdasarkan fungsi, lokasi, bahan konstruksi, dan tipe struktur. Salah satu jenis jembatan adalah suspension bridge, dimana gelagar jembatan digantung menggunakan hanger yang akan menyalurkan gaya melalui kabel utama yang kemudian disalurkan ke tanah lewat pondasi. Suspension bridge memiliki variasi dimana angkur jembatan tersebut diletakkan pada gelagar jembatan, jenis jembatan ini dinamakan self-anchored suspension bridge. Self-anchored suspension bridge adalah jembatan gantung yang pengangkurannya pada jembatannya sendiri. Tipe pengangkuran ini tidak bergantung pada kondisi tanah yang ada. Kabel utama akan diangkur di deck jembatan sehingga deck jembatan menerima gaya tekanan horizontal dari kabel utama. Gaya tekan horizontal ini menyebabkan resiko terjadinya tekuk global pada deck jembatan. Selain itu deck jembatan tetap harus menahan gaya vertikal dari kendaraan-kendaraan di atas. Program MIDAS CIVIL 2019 memiliki fitur untuk memodelkan serta menghitung gaya-gaya jembatan gantung secara detil. Maka dalam jurnal ini peneliti dengan program MIDAS CIVIL 2019 menganalisis gaya-gaya yang terjadi akibat kombinasi pembebanan ASD beban mati dan beban lalu lintas pada self-anchored suspension bridge dan membandingkan gaya-gaya tersebut pada suspension bridge dengan angkur luar.