cover
Contact Name
Hery Fajeriadi
Contact Email
heryfaje@gmail.com
Phone
+6285332834301
Journal Mail Official
bioinoved@ulm.ac.id
Editorial Address
Jl. Brigjend. H. Hasan Basry, Gedung Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bio-Inoved : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan
ISSN : 26849062     EISSN : 27149803     DOI : -
Core Subject : Education,
Bio-Inoved: The Journal of Biology-Educational Innovation [p-ISSN 2684-9062] publishes scientific articles on the results of biology education research and innovations (Focus and Scope). Articles are written by following the manuscript writing rules (Author Guidelines). This journal is published twice a year, in April and October.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2023): October 2023" : 20 Documents clear
Development of audiovisual media on “Mold” material based on guided inquiry to improve students’ critical thinking skills Rahel Natalia Saragih Munthe; Utami Sri Hastuti; Herawati Susilo
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16726

Abstract

The needs analysis shows that students must improve their critical thinking skills. The number of students who could differentiate various types of mold conidia based on their structure was also smaller. The purpose of this research and development was to test the effectiveness of audiovisual media on the topic “Mold” based on Guided Inquiry on “Microscope Using Techniques, Description of Colony Morphological Characteristics, and Mold Microscopy” to improve students’ critical thinking skills. This type of research is a quasi-experimental study with the Non-randomized Pretest Posttest Control Group design and follows the stages of the development model from Lee and Owens. Data collection uses validation sheets, response questionnaires, pretest, and posttest questions. Data analysis used the N-Gain score and the Mann Whitney test. The results of the study showed that there was a significant difference between the experimental class which was taught using audiovisual media on the topic “Mold” based on Guided Inquiry, compared to the control class which was taught using conventional Power Point (PPt) media without audiovisual media, so it can be concluded that the media audiovisual on the topic “Mold” is effective in improving students’ critical thinking skills.Abstrak Analisis kebutuhan menunjukkan mahasiswa masih perlu meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Jumlah mahasiswa yang mampu membedakan macam-macam konidia kapang berdasarkan strukturnya juga lebih sedikit. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menguji keefektifan media audiovisual pada topik “Kapang” berbasis Guided Inquiry tentang “Teknik Penggunaan Mikroskop, Deskripsi Ciri-ciri Morfologi Koloni, dan Mikroskopis Kapang” untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimental dengan desain Non-randomized Pretest Posttest Control Group dan mengikuti tahapan model pengembangan dari Lee dan Owens. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon, soal pretest dan posttest. Analisis data menggunakan N-Gain score dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan menggunakan media audiovisual pada topik “Kapang” berbasis Guided Inquiry, dibandingkan dengan kelas kontrol yang dibelajarkan dengan menggunakan media Power Point (PPt) secara konvensional tanpa media audiovisual, sehingga dapat disimpulkan bahwa media audiovisual pada topik “Kapang” efektif meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
The analysis of scientific literacy skills in grade VII students in learning science biology Ratih Monika Nasution; Ika Chastanti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16096

Abstract

Scientific literacy is the skill and ability to write and read, conclude a lesson learned, explain phenomena around us, and identify a question. This research aims to analyze the scientific literacy abilities of class VII students in science teaching at SMP Negeri 4 Kampung Rakyat. The research method used is descriptive qualitative. The sample for this research was 30 students and three teachers at SMP Negeri 4 Kampung Rakyat. The population in this research is all students and teachers. Data collection techniques include questionnaires, observation, and interviews. The research results show that students who could solve questions based on scientific phenomena obtained a percentage of 89.48% in the first indicator. In contrast, in the second indicator, students who could understand and draw conclusions received 54.34%. In the third indicator, students who could explain their knowledge of scientific literacy results were 57.19%. The decision is that students' scientific literacy abilities in solving problems based on phenomena are already high. In contrast, the indicators for drawing conclusions and explaining knowledge still need to be improved. This study can be a basis for further research focusing on learning innovation to improve indicators that are still need to enhancing.Abstrak Literasi sains adalah suatu keahlian dan kemampuan dalam menulis maupun membaca, menarik suatu kesimpulan dalam suatu pembelajaran yang dipelajari, mampu menjelaskan fenomena yang ada di sekitar, dan dapat mengindentifikasi suatu pertanyaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains pada peserta didik kelas VII dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 4 Kampung rakyat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah 30 peserta didik dan tiga guru di SMP Negeri 4 Kampung rakyat. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah seluruh peserta didik dan guru. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan pada indikator pertama peserta didik yang mampu menyelesaikan soal berdasarkan fenomena ilmiah memperoleh hasil persentase 89.48%. Sebaliknya, pada indikataor kedua peserta didik yang dapat memahami dan memberikan penarikan kesimpulan memperoleh hasil persentase 54.34%, dan pada indikator ketiga peserta didik yang mampu menjelaskan pengetahuan literasi sains memperoleh hasil persentase 57.19%. Kesimpulannya adalah kemampuan literasi sains peserta didik dalam menyelesaikan soal berdasarkan fenomena sudah tinggi. Sebaliknya, indikator menarik kesimpulan dan menjelaskan pengetahuan masih perlu ditingkatkan. Studi ini dapat menjadi dasar untuk penelitian selanjutnya dalam memfokuskan inovasi pembelajaran untuk meningkatkan indikator yang masih perlu ditingkatkan.
Effectiveness of popular scientific books on Fabaceae plant in KHDTK ULM to improve critical thinking skill Husnul Khatimah; Yudi Firmanul Arifin; Aminuddin Prahatama Putra
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16569

Abstract

Local potential can be used as a learning resource to preserve community knowledge in using specific plants and instil a sense of love in students for the potential in their area. Learning resources like Popular Scientific Books (PSB) based on local potential can train students' critical thinking skills. The research aims to describe the effectiveness of the PSB Fabaceae ethnobotany in Forest Areas with Special Purposes (KHDTK) ULM training students' critical thinking skills. The research method uses the Educational Design Research (EDR) model through Tessmer's formative evaluation. The development stages include a small group of 5 students and a field test of 20 Biology Education undergraduate students who have passed the Ethnobotany course one year. Students' critical thinking skills are improved through working on practicum guides and evaluation questions, which contain aspects of critical thinking skills. The research results of students' critical thinking skills are in the medium category, with an average N-Gain of 0.5. Based on these results, it can be concluded that BIP effectively improves students' critical thinking skills. Students who have critical thinking skills are expected to be able to improve the quality of human resources, especially in the field of education.Abstrak Potensi lokal dapat dijadikan sumber belajar untuk melestarikan pengetahuan masyarakat dalam pemanfaatan tumbuhan tertentu dan menanamkan rasa cinta mahasiswa terhadap potensi di daerahnya sendiri. Sumber belajar berupa Buku Ilmiah Populer (BIP) berbasis potensi lokal dapat melatihkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan keefektifan BIP etnobotani Fabaceae di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) ULM dalam melatihkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Metode penelitian menggunakan model Educational Desain Research (EDR) melalui evaluasi formatif Tessmer. Tahapan pengembangan meliputi kelompok kecil 5 mahasiswa dan uji lapangan 20 mahasiswa S1 Pendidikan Biologi yang telah lulus mata kuliah  Etnobotani. Keterampilan berpikir kritis mahasiswa ditingkatkan melalui pengerjaan penuntun praktikum dan soal evaluasi yang memuat aspek keterampilan berpikir kritis. Hasil penelitian keterampilan berpikir kritis mahasiswa  berkategori sedang dengan rata-rata N-Gain 0,5. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan BIP efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis diharapkan mampu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan.
The effectiveness of the popular scientific book Dayak Ngaju ethnopharmacology in Pendahara Village to train students' critical thinking abilities Rio Rajamia Harlinson; Danang Biyatmoko; Aminuddin Prahatama Putra
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16792

Abstract

One effort that can be made to build students' critical thinking skills is to develop popular scientific books (PSB) that are systematic and easy for students to understand. This research aims to describe the effectiveness of the PSB Ethnopharmacology in Pendahara Village, Ngaju Dayak Community Area, for Training Students' Critical Thinking Skills. The development stage includes self-evaluation, expert testing, individual testing, small group testing, and field testing. The research subjects were five students for the small group test and 20 for the field test. The effectiveness of PSB is analyzed descriptively. The research results show that the developed PSB was declared effective. Based on this data, the average N-Gain value is 0.5, resulting in a medium N-Gain category. Base on this research results, it can be concluded that the PSB on ethnopharmacology in Pendahara Village, Ngaju Dayak Community Area, is effectively used in training students' critical thinking skills.Abstrak Salah satu usaha yang dapat dilakukan dalam membangun keterampilan berpikir kritis mahasiswa adalah mengembangkan buku ilmiah popular (BIP) yang sistematis dan mudah dipahami mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan BIP Etnofarmakologi Desa Pendahara Kawasan Masyarakat Dayak Ngaju untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa. Tahap pengembangan meliputi evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, uji kelompok kecil, uji lapangan. Subjek penelitian adalah 5 mahasiswan untuk uji kelompok kecil dan 20 mahasiswa untuk uji lapangan. Keefektifan BIP dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan BIP yang dikembangkan dinyatakan efektif. Berdasarkan data tersebut maka nilai rerata N-Gain 0,5 sehingga diperoleh kategori N-Gain sedang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa BIP etnofarmakologi Desa Pendahara Kawasan Masyarakat Dayak Ngaju efektif digunakan dalam melatih keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
Implementation of differentiated learning in supporting Merdeka Belajar to improve senior high school student’s learning outcomes Rezky Nefianthi; Rabiatul Adawiyah; Fujianor Maulana
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.17614

Abstract

Differentiated learning has advantages, which include being able to improve student learning outcomes, optimize student needs, and increase student enthusiasm for learning. Besides that, students, when learning the concept of food digestion, appear passive and unenthusiastic, and this results in low learning outcomes. The research aim is to determine the improvement in learning outcomes of class XI students in the biology subject, the concept of food digestion. This research was the Classroom Action Research (CAR) method, which consists of planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this class action research were XI class students at Anjir Pasar State Senior High School, a total of 28 students, consisting of 17 females and 11 males. This research was divided into two cycles. Based on this research finding, differentiated learning is able to improve the achievement of student learning outcomes. The average learning outcomes of cycle I meeting 1 with a score of 75 and meeting 2 with a score of 79.85. In cycle II, meeting 3, student learning outcomes increased with an average score of 81.25 and in meeting 4, with a score of 82.32. Differentiated learning increases enthusiasm, is able to train independence, improves learning outcomes in each cycle, and obtains positive responses from students. This research needs to be tested for its long-term impact through ongoing research, and teachers can also be given training to support the implementation of this learning method.Abstrak Pembelajaran berdiferensiasi memiliki keunggulan yang meliputi dapat meningkatkan hasil belajar siswa, mengoptimalkan kebutuhan siswa, dan meningkatkan antusiasme siswa dalam belajar. Disamping itu, siswa dalam pembelajaran konsep pencernaan makanan tampak pasif, tidak antusias, dan berdampak pada rendahnya hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran biologi konsep pencernaan makanan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri Anjir Pasar yang berjumlah 28, terdiri dari 17 perempuan dan 11 laki-laki. Penelitian ini terbagi menjadi 2 siklus. Berdasarkan temuan penelitian ini, pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Rata-rata hasil belajar siklus I pertemuan 1 dengan skor 75 dan pertemuan 2 dengan skor 79,85. Pada siklus II pertemuan 3 hasil belajar siswa meningkat dengan skor rata-rata 81,25 dan pertemuan 4 dengan skor 82,32. Pembelajaran berdiferensiasi meningkatkan antusiasme, mampu melatih kemandirian, meningkatkan hasil belajar pada setiap siklus, dan memperoleh respon positif dari siswa. Penelitian ini perlu diuji dampak jangka panjangnya melalui penelitian berkelanjutan dan guru juga dapat diberikan pelatihan untuk mendukung implementasi metode pembelajaran ini.
Correlation analysis of biotechnology theme project-based learning with students creative thinking skills at the junior high school Aminatul Husna; Sudarti Sudarti; Rif’ati Dina Handayani
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16925

Abstract

Learning is a core element in education, especially in achieving the goals of educational institutions. Through science learning, students can improve their self-esteem and understand their natural surroundings. Science learning involves scientific methods to develop students' thinking patterns. Project-based learning aims to develop conceptual understanding through investigating significant problems and producing products. The learning model must also be tested for its influence on students' creative thinking abilities, including biotechnology material. This study aims to determine the significant correlation between project-based learning and students' creative thinking skills. This study uses a quantitative approach. The statistical test uses the Pearson product-moment correlation analysis technique. The data showed a positive relationship between biotechnology-themed project-based learning and students' creative thinking skills. Project-based learning can help students improve creative thinking skills and be more contextual or meaningful so students can easily remember them.Abstrak Belajar adalah unsur inti dalam pendidikan, khususnya dalam mencapai tujuan lembaga pendidikan. Melalui pembelajaran IPA, peserta didik dapat meningkatkan kualitas diri dan memahami alam sekitar. Pembelajaran IPA melibatkan metode ilmiah untuk mengembangkan pola pikir peserta didik. Pembelajaran berbasis proyek bertujuan untuk mengembangkan pemahaman konseptual melalui penyelidikan masalah yang signifikan dan menghasilkan produk. Model pembelajaran juga perlu diuji pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik, salah satunya pada materi bioteknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara pembelajaran berbasis proyek dengan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengujian statistik menggunakan teknik analisis korelasi product moment Pearson. Berdasarkan hasil data tersebut, diperoleh hubungan yang positif antara pembelajaran berbasis proyek bertema bioteknologi dengan keterampilan berpikir kreatif peserta didik. Pembelajaran berbasis proyek dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan lebih kontekstual atau lebih bermakna sehingga dapat dengan mudah diingat oleh peserta didik.
The effectiveness of student worksheets based on critical thinking skills in biology class XI high school odd semester Nasdianur Irawan; Muhammad Zaini; Atiek Winarti
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.15393

Abstract

Cognitive skills that are important to note in students are critical thinking skills. Efforts can be made to build students' critical thinking skills through the learning process, supported by innovative teaching materials such as Student Worksheets (SW). This study aims to describe the effectiveness of SW based on critical thinking skills developed in the biology subject of class XI senior high school odd semester. The development stage includes self-evaluation, expert testing, individual testing, small group testing, and field testing. The research subjects were three experts for the validity test, three students for the individual test, seven for the small group test, and 25 for the field test. The effectiveness of SW was analyzed descriptively. The study results showed that the SW developed was stated to be effectively used with effective criteria. Based on these data, the average N-Gain value is 0.53, so the N-Gain category is medium. From the results of this study, it can be concluded that the developed SW based on critical thinking skills in Biology class XI subject matter was effectively used in learning activities.Abstrak Keterampilan kognitif yang penting diperhatikan pada diri peserta didik adalah keterampilan berpikir kritis. Usaha yang dapat dilakukan dalam membangun keterampilan berpikir kritis peserta didik adalah melalui proses pembelajaran, yang didukung oleh penggunaan bahan ajar inovatif seperti Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan LKPD berbasis keterampilan berpikir kritis yang dikembangkan pada mata pelajaran biologi SMA kelas XI semester ganjil. Tahap pengembangan meliputi evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, uji kelompok kecil, uji lapangan. Subjek penelitian adalah 3 pakar untuk uji validitas, 3 peserta didik untuk uji perorangan, 7 peserta didik untuk uji kelompok kecil dan 25 peserta didik untuk uji lapangan. Keefektifan LKPD dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan LKPD yang dikembangkan dinyatakan efektif digunakan dengan kriteria efektif. Berdasarkan data tersebut maka nilai rerata N-Gain 0,53 sehingga diperoleh kategori N-Gain sedang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis keterampilan berpikir kritis pada materi pelajaran biologi kelas XI yang dikembangkan efektif digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
The needs analysis of biology handout development on the human circulatory system topic Farida Rahmi; Badruzsaufari Badruzsaufari; Suyidno Suyidno
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16218

Abstract

The availability of teaching materials greatly supports the quality of learning and helps students understand the subject matter. A teacher needs to convey material based on students' characteristics and the applicable curriculum to achieve an effective and efficient learning process. This study aims to analyze the need to develop biology handouts on human circulatory system material. The data collection instrument is using an online questionnaire. The research data were analyzed descriptively. The subjects of this study consisted of a biology teacher and 123 students of class XII MIA. The results showed the analysis of students' needs for the development of biology teaching materials on the concept of the human circulatory system with a percentage of 69.9%. Teaching materials significantly impact the ease of learning biology, and handouts are essential at these research locations. Similar research also needs to be carried out at various levels of education and on different materials.Abstrak Ketersediaan bahan ajar sangat mendukung kualitas pembelajaran dan membantu peserta didik memahami materi pelajaran. Seorang guru perlu menyampaikan materi yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan kurikulum yang berlaku untuk mencapai proses pembelajaran secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlunya pengembangan handout biologi pada materi sistem peredaran darah manusia. Instrumen pengumpulan data yaitu menggunakan kuisioner secara online. Data penelitian dianalisis secara deskriptif. Subyek penelitian ini terdiri dari seorang guru biologi dan 123 peserta didik kelas XII MIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan peserta didik terhadap pengembangan bahan ajar biologi pada konsep sistem peredaran darah manusia dengan persentase 69,9%. Bahan ajar berdampak signifikan terhadap kemudahan belajar biologi, dan handout penting di lokasi penelitian ini. Penelitian serupa juga perlu dilakukan pada berbagai jenjang pendidikan dan pada materi yang berbeda.
Improving undergraduate biology students’ critical thinking skills through a case study-based free inquiry module Qurrotul Anfa; Desi Nuzul Agnafia; Fitri Astriawati
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16713

Abstract

The free inquiry-based module supports independent research-based learning among undergraduate students. Adding case studies to the modules will encourage students to apply concepts to real-world situations to improve their thinking skills. Therefore, this study aims to improve the critical thinking skills of biology education students at Jambi University using case-study-based free inquiry modules. This study is Classroom Action Research (CAR) with the Kurt Lewin model, which consists of two cycles. The subjects of this study were 36 second-semester biology education students taking environmental science courses. The data collection techniques included questionnaires, critical thinking tests, and observation sheets. Data analysis techniques used quantitative descriptive analysis. Our findings indicated that critical thinking skills among undergraduate students in each cycle increased by an average of 23.01%. This means that the case-study-based free inquiry module successfully improves the critical thinking skills of biology education students.Abstrak Modul berbasis free inquiry mendukung pembelajaran berbasis penelitian secara mandiri pada mahasiswa. Sementara penambahan studi kasus pada modul akan mendorong mahasiswa untuk menerapkan konsep pada situasi nyata untuk meningkatkan keterampilan berpikir mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat implikasi penggunaan modul free inquiry berbasis studi kasus terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pendidikan biologi Universitas Jambi. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin yang terdiri dari dua siklus. Partisipan penelitian ini adalah 36 mahasiswa pendidikan biologi semester dua yang mengambil mata kuliah ilmu lingkungan. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, instrument test ketarmpilan berpikir kritis, dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada setiap siklus rata-rata meningkat sebesar 23,01%. Artinya penggunaan modul free inquiry berbasis studi kasus berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pendidikan biologi.
Increasing understanding of biology concepts through writing scientific papers during the pandemic Anisa Anisa; Rhiza Fitri Salsabila
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v5i3.16833

Abstract

Learning activities were carried out online during the Covid-19 pandemic. Students must improve their ability to write biological scientific papers and apply them in the real world, even presenting them during distance learning. This research is classroom action research that aims to improve the mastery of cell transport concepts and their ability to write scientific papers through online learning. The research was conducted in class XI MIPA 1 at SMA Negeri 2 Purwakarta with 36 students with three cycles of treatment using a constructivist approach with a modified inquiry model. Each cycle is based on a reflection of the previous cycle. The test result data in each cycle is analyzed by comparing the data before and after treatment. Observation data about scientific writing components was analyzed to identify difficulties experienced by students. The results showed that the average learning outcomes for mastery concepts increased by 54.2% using the N-gain score, which means that the treatment significantly impacts mastering the concept of cell transport. The ability of scientific writing papers shows an increase of 11.25%. These classroom action research results show that making scientific writing papers can improve mastery of cell transport, and this may be a recommendation for teaching methods on other concepts.Abstrak Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara daring selama pandemi covid 19. Kemampuan peserta didik dalam menulis karya ilmiah biologi dan menerapkannya dalam dunia nyata penting ditingkatkan, bahkan presentasi saat belajar jarak jauh. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan penguasaan konsep transportasi sel, dan meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah dengan pembelajaran daring. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Purwakarta yang berjumlah 36 siswa, dengan perlakuan 3 siklus menggunakan pendekatan konstruktivisme dengan model inkuiri yang dimodifikasi. Setiap siklus didasarkan pada refleksi dari siklus sebelumnya. Data hasil tes setiap siklus dianalisis dengan membandingkan data sebelum dan sesudah perlakuan. Data observasi tentang komponen penulisan ilmiah dianalisis untuk mengidentifikasi kesulitan yang dialami siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar penguasaan konsep meningkat sebesar 54,2% dengan menggunakan skor N-gain yang berarti perlakuan berpengaruh signifikan terhadap penguasaan konsep transportasi sel. Kemampuan menulis karya ilmiah menunjukkan peningkatan sebesar 11,25%. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa pembuatan karya tulis ilmiah dapat meningkatkan penguasaan konsep transportasi sel, dan dapat menjadi rekomendasi metode pengajaran pada konsep lainnya.

Page 1 of 2 | Total Record : 20