cover
Contact Name
Friska Marla Novieanty
Contact Email
mpriz101011@gmail.com
Phone
+6283115771424
Journal Mail Official
fikes.uij@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tidar No 19 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan
ISSN : 26568586     EISSN : 26217015     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini merupakan kumpulan artikel dalam bidang ilmu kebidanana. tujuan dari Jurnal Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah dapat menjadikan refrensi bagi penelitian yang lebih baik. Publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh urnal Jurnal MID-Z (Midwivery Zigot) Jurnal Ilmiah Kebidanan adalah dua kali dalam setahun.
Articles 132 Documents
Kenaikan Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan berdasarkan Pemberian Asi Esklusif dengan Pemberian Susu Formula Sismala Harningtyas; Rita Sri Kurniawati
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i2.813

Abstract

Abstrak Bayi yang mendapat ASI umumnya tumbuh dengan cepat pada 2-3 bulan pertama kehidupannya, tetapi lebih lambat dibanding bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif. Dalam minggu pertama kehidupan sering ditemukan penurunan berat badan sebesar 5% pada bayi yang mendapat Susu Formula dan 7% pada bayi yang mendapat ASI. Apabila terjadi masalah dalam pemberian ASI, penurunan berat badan sebesar 7% dapat terjadi pada 72 jam pertama kehidupan. Penelitian ini merupakan penelitian analitik melalui perbandingan dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan berat badan bayi yang mendapatkan ASI dengan yang mendapatkan susu formula pada bayi usia 6 bulan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 112 bayi, besar sampel dalam penelitian ini adalah 53 bayi dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa berat badan bayi yang mendapatkan ASI tertinggi 7800 gram dan terendah 6700 gram, sementara berat badan bayi yang mendapatkan Susu Formula tertinggi 9300 gram dan terendah 7000 gram. Berdasarkan uji Wilcoxon Signed Ranks Test, hasil uji ini ini didapatkan bahwa nilai p = 0.000 < a = 0.05, maka ada perbedaan pertumbuhan berat badan bayi yang mendapat ASI eksklusif dan susu formula. Pada penelitian ini terdapat perbedaan kenaikan berat badan bayi usia 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif dan susu formula. ASI lebih baik bagi kesehatan bayi karena tidak menyebabkan obesitas, walaupun berat badan bayi yang mendapatkan ASI lebih rendah dibandingkan yang mendapatkan susu formula. Kata kunci: Berat Badan, ASI Eksklusif, Susu Formula
Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil Trimester III berhubungan dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Paleran Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember dyah Ekowati
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 3 No 2 (2020): NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/jurnalmidz.v3i2.814

Abstract

Abstrak Selama kehamilan, ibu harus mempersiapkan kehamilannya dengan baik. Ibu hamil yang sehat akan melahirkan bayi yang juga sehat. Berdasarkan laporan dari Puskesmas Paleran, kasus kelahiran BBLR masih sangat tinggi yaitu 33, 3% dari 97,96% bayi yang lahir hidup. Faktor yang menyebabkan BBLR salah satunya dalah faktor nutrisi dari ibu hamil berhubungan dengan peningkatan berat badan pada ibu hamil trimester tiga. Rancangan penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis observasional kasus kontrol. Sampel dibagi menjadi dua yaitu sampel kasus dan sampel kontrol. Sampel kasus sebanyak 33 responden dan sampel kontrol sejumlah 66 responden. Variabel yang diukur adalah kenaikan berat badan dan kejadian BBLR. Data dianalisis menggunakan tes chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 ibu hamil (18,18%) yang kekurangan gizi melahirkan 33 BBLR (33,3%). Hasil analisis bivariat dengan nilai signifikan 10,855 dengan standar eror 5% 1,985 x2 rabel dimana perhitungan x2 > x2 tabel. Hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara kenaikan berat badan pada trimester tiga dan BBLR. Kebijakan program diharapkan dapat mencegah dan menangani masalah kekurangan gizi pada ibu hamil untuk mencegah kejadian BBLR. Kata Kunci : trimester tiga, status gizi, BBLR
Hubungan Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mpasi) Dengan Kejadian Diare Pada Bayi Sebelum Usia 6 Bulan Di Kecamatan Pasean Herlina Alvianti Ningsih; Yulia Wardita; Tiyas Feriyanan
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) secara dini dan gangguan pencernaan seperti diare pada bayi di bawah usia enam bulan masih sering terjadi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi sebelum usia 6 bulan. Penelitian ini adalah jenis penelitian analitik korelasional dengan metode retrospektif. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi di bawah usia 6 bulan di Posyandu Kecamatan Pasean (N=30). Subjek penelitian ditentukan dengan total sampling (n=30). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan rekam medik posyandu. Analisis data menggunakan uji Chi Square (α = <0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi di bawah usia 6 bulan tidak diberikan MP-ASI (73%). Bayi di bawah usia 6 bulan sebagian besar tidak pernah mengalami diare (70%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan antara pemberian MP-ASI dengan kejadian diare pada bayi d bawah usia 6 bulan di Posyandu Kecamatan Pasean (p=0,003). Tenaga kesehatan perlu meningkatkan promosi kesehatan pada ibu hamil maupun ibu post partum yang tentang MP-ASI yang sering menjadi penyebab diare pada bayi usia di bawah 6 bulan.  Kata kunci: makanan pendamping ASI; Diare; Bayi Usia 0-6 Bulan
Pengetahuan, Sikap, dan Kepatuhan Ibu Hamil dalam Konsumsi Tablet Besi (Fe) Yulia Wardita; Ahmaniyah; Khafifah Hidayati
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cakupan pemberian tablet Fe pada ibu hamil di Kabupaten Sumenep belum mencapai mencapai standar nasional (70%). Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep menunjukkan 50% Ibu hamil mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kepatuhan konsumsi tablet besi (Fe) di Puskesmas Pandian Kabupaten Sumenep Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan metode cross sectional. Data penelitian didapatkan dari data primer dan sekunder dengan menggunakan catatan rekam medik dan kuisioner pengetahuan dan sikap ibu. Subjek penelitian adalah ibu hamil di Puskesmas Pandian yang diperoleh dengan teknik accidental sampling (n=59). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet besi (Fe) (p=0,038), dan terdapat hubungan sikap dengan kepatuhan konsumsi tablet besi (Fe) (p=0,020). Petugas yang melayani KIA dan KB diharapkan dapat meningkatkan informasi tentang manfaat konsumsi tablet besi (Fe) dengan pendampingan sehingga ibu hamil termotivasi untuk patuh mengkonsumsi tablet besi (Fe). Kata kunci: Pengetahuan; Sikap; Tablet besi (Fe); Ibu hamil
Hubungan Perawatan Payudara pada Masa Kehamilan dengan Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif Dian Ika Puspitasari; Puput Kurnia Sari
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan payudara sejak masa kehamilan merupakan salah satu faktor yang dapat  mempengaruhi kelancaran ASI sejak awal menyusui. Kegagalan memulai proses menyusui setelah kelahiran bayi akan mempengaruhi kelangsungan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan payudara pada masa kehamilan dengan pemberian asi eksklusif di Puskesmas Kecamatan Arjasa. Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi retrospectif. Subjek penelitian adalah sebagian ibu di Kecamatan Arjasa yang memiliki bayi usia 6 – 12 bulan (n=79). Data penelitian dianalisis menggunakan uji Chi-square (p=0,001), menunjukkan ada hubungan perawatan payudara pada masa kehamilan dengan keberhasilan     pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Perawatan payudara penting untuk diajarkan kepada ibu hamil untuk menunjang kelancaran ASI dan memenuhi ASI eksklusif sesuai dengan rekomendasi WHO. Kata kunci: Perawatan payudara; Kehamilan; ASI ekslusif
Hubungan Konsumsi Kacang - Kacangan Dengan Terjadinya Hipertensi pada Ibu Pemakai Kontrasepsi Suntik 3 Bulanan di Kecamatan Ranuyoso Tahun 2019 Jenie Palupi; syska atik; Ida Prijatni
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KB suntik 3 bulanan memiliki beberapa efek samping yang sering tidak dipahami oleh para penggunanya. Salah satu efek samping adalah gangguan system kardiovaskuler, yaitu hipertensi. Kacang kacangan terutama kedelai dikenal sebagai makanan yang mengandung protein, serat, isoflavon, isoliasin yang dapat mengatasi hipertensi. Bagi akseptor yang mengalami hipertensi dengan mengkonsumsi kacang kacangan terutama jenis kedelai dan kacang tunggak dapat menurunkan resiko aterosklerosis, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Penelitian ini menggunakan teknik korelasi dengan pendekatan cross sectional dimana sample di ambil secara random sampling sejumlah 186 dari 347 populasi. Alat ukur yang digunakan Spiknomanometer dan stetoskop dengan uji statistik Chi Kuadrat ( x² ) satu sampel. Hasil penelitian pada 186 akseptor yang mengalami hipertensi sebesar 10,2 %. Sedangkan akseptor yang tekanan darahnya normal sebesar 89,8 %. Dari uji statistik di dapatkan Chi kuadrat hitung sebesar 117,763 dengan harga Chi kuadrat tabel pada dk=1 dan taraf kesalahan 5 % adalah 3,841. x² hitung > x² tabel yaitu 117,763 > 3,841, maka Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada hubungan konsumsi kacang kacangan dengan terjadinya hipertensi pada akseptor KB suntik 3 bulanan di Kecamatan Ranuyoso tahun 2019. Pada penelitian ini sebagian besar responden tidak mengalami hipertensi. Hal ini didukung dengan mayoritas akseptor yang selalu mengkonsumsi kacang kacangan dan didukung oleh usia yang masih muda yaitu 20 – 35 tahun. Sehingga diharapkan bagi akseptor yang mengalami hipertensi dapat melakukan usaha dalam upaya memperbaiki tekanan darah.
Pola Asuh Orang Tua Dan Ketertarikan pada Iklan Rokok Berhubungan dengan Perilaku Merokok pada Remaja Aulia; Ratna Indriyani; Puput Kurnia Sari; Elmi Zulifiyah; Emdat Suprayitno
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh yang kurang tepat dalam keluarga serta ketertarikan pada iklan di media dapat menjadi faktor pemicu perilaku yang menyimpang pada remaja, salah satunya merokok. Tujuan: Mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja di Kecamatan Bluto. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan metode Cross Sectional. Subjek penelitian yaitu usia remaja (N=76) yang ditentukan melalui teknik Simple Random Sampling (n=38). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan lebih dari setengah orang tua memberikan pola asuh yang kurang baik pada anak (52,6%), lebih dari separuh anak tertarik pada iklan rokok (55,3%), dan hampir separuh anak berperilaku merokok kategori sedang  (44,7%). Ada hubungan antara pola asuh orang tua dan iklan rokok dengan perilaku merokok pada remaja (p=0,000 ; p=0,000). Pola asuh orang tua dan iklan rokok berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja. Penelitian selanjutnya dapat membahas lebih mendalam tentang faktor yang paling dominan dan berpengaruh pada keputusan remaja dalam perilaku merokok. Kata kunci: Pola Asuh Orang Tua; Iklan rokok; Perilaku merokok
Pengaruh Faktor Predisposing terhadap Perilaku Ketepatan Pengisian Kode Penyakit Rawat Inap Pada Klaim JKN (Di Era Vedika (Verifikasi Di Kantor) Rumah Sakit Daerah Lumajang Nanda Prima; Al Munawir; Dewi Rokhmah
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengajuan klaim pembiayaan pelayanan kesehatan oleh fasilitas kesehatan kepada BPJS Kesehatan diberikan jangka waktu paling lambat 6 bulan sejak pelayanan kesehatan selesai diberikan dan terdapat pengecualian pada beberapa hal. Mengingat pentingnya peran koder dalam melakukan ketepatan pengisian koding penyakit pada e-klaim, maka peneliti bermaksud melakukan penelitian untuk menelusuri determinan perilaku ketepatan pengisian kode penyakit yang dihasilkan koder rawat inap serta melihat faktor predisposing yang mempengaruhinya.Penelitian menggunkan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan wawancara mendalam, dokumentasi dan Observasi, dengan jumlah informan sebanyak 5 informan. Informan utama pada penelitian ini adalah Koder berjumlah 2 orang dan verifikator Internal yang berjumlah 3 orang. Hasil analisis Faktor Predisposing berdasarkan segi pengetahuan, dalam hal ini koder memahami tentang klaim pending dan tidak hanya sekedar tahu terhadap klaim pending, koder dapat menyebutkan penyebab terjadinya klaim pending secara detail. Berdasarkan segi sikap, lebih ke kurang setuju dalam hal menerima klaim pending karena petugas harus meluangkan waktunya untuk mengerjakan berkas pending tersebut kembali namun petugas tetap bertanggung jawab (responsible). Dalam mengisian kode pada apliksi e-klaim tentu perlu diperhatikannya tanda pada kode penyakit. Vedika merupakan sistem yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk mempercepat proses verifikasi klaim. Koder memahami tentang baik dalam hal klaim pending, pemberian kode icd 10 sehingga mempermudah dalam diagnosa. Adanya kode kombinasi juga akan mempengaruhi entry tata letak diagnosa utama dan sekunder pada e-klaim. Kata kunci: Perilaku; Pengisian Kode Penyakit; VEDIKA; Faktor Predisposing
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Puput Kurnia Sari; Sri Yunita Suraida Salat; Nor Lailiya
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 di Kota Sumenep terdapat akseptor aktif berjumlah 148.716 dengan proporsi penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang yaitu implan sebesar 11,7% dan IUD sebesar 10,9%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pasangan usia subur dengan pemanfaatan kontrasepsi jangka panjang di Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep. Penelitian analitik deskriptif cross-sectional ini menggunakan data primer dan sekunder dengan sampel Ibu pasangan usia subur (PUS) (n=100). Analisis dilakukan secara analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap PUS dengan penggunakan metode kontrasepsi jangaka panjang (p=0,001 ; p=0,000). Pengetahuan dan sikap yang baik tentang metode kontrasepsi jangka panjang menunjang keputusan PUS untuk menentukan pilihan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Kontrasepsi jangaka panjang, keluarga berencana, pasangan usia subur
Pengaruh Kelembaban Udara, Suhu dan Kepadatan Hunian terhadap Kejadian TB Paru : Pengaruh Kelembaban Udara, Suhu dan Kepadatan Hunian terhadap Kejadian TB Paru Wildanny Nur Maulinda; Sri Hernawati; Ancah Caesarina Novi Marchiant
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 2 (2021): NOVEMBER
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jurnalmidz.v4i2.1129

Abstract

Pulmonary tuberculosis is an infectious disease. It spreads through droplets of people who have been infected with the tuberculosis bacillus caused by Mycobacterium tuberculosis infection. Various strategies have been implemented to reduce the prevalence of pulmonary TB. However, in reality, they have not succeeded significantly. This research was a quantitative research with an analytical observational method. The research objective was to analyze the effect of air humidity, temperature and occupancy density as the cause of pulmonary tuberculosis incidence. The research was carried out from January to March 2021. The research results showed that most respondents’ houses have met the healthy housing requirements based on the healthful housing parameters of both the control group and the case group. Furthermore, the statistical results of the three research variables showed that the state of the house temperature had a significant effect on the pulmonary TB.

Page 5 of 14 | Total Record : 132