Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Jangka Panjang Puput Kurnia Sari; Sri Yunita Suraida Salat; Nor Lailiya
Jurnal MID-Z (MIDWIFERI ZIGOT) Vol 4 No 1 (2021): MAY
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019 di Kota Sumenep terdapat akseptor aktif berjumlah 148.716 dengan proporsi penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang yaitu implan sebesar 11,7% dan IUD sebesar 10,9%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pasangan usia subur dengan pemanfaatan kontrasepsi jangka panjang di Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep. Penelitian analitik deskriptif cross-sectional ini menggunakan data primer dan sekunder dengan sampel Ibu pasangan usia subur (PUS) (n=100). Analisis dilakukan secara analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dan sikap PUS dengan penggunakan metode kontrasepsi jangaka panjang (p=0,001 ; p=0,000). Pengetahuan dan sikap yang baik tentang metode kontrasepsi jangka panjang menunjang keputusan PUS untuk menentukan pilihan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Kontrasepsi jangaka panjang, keluarga berencana, pasangan usia subur
HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KOMPETENSI DOSEN, MOTIVASI, MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA Sri Yunita Suraida Salat
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 4 No 1 (2014): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.612 KB)

Abstract

Background:The main problem facingthe worldtodayis the loweducationalachievementof students. Perceptionis one of thepsychological factorsthat influencelearning achievement. Besidesmotivationandinterestis also a factorinlearning achievement.Research methods:design ofthe study iscorrelationalanalyticcross-sectional design. Respondentsin this studyis thethirdsemester studentsProdiDIIIMidwiferyUniversityWirarajayears2012-2013as many as66students. Data collection toolssuch asquestionnaires. Analysis ofdata usingmultiple linearregression test.Results: Theresultsin this studythatthere is a relationshipbetweenstudents' perceptionsofteachercompetencewiththe learning outcomeswithT valuegreater thanttable(2.932>2.353). There is a relationshipbetween motivation andlearning outcomeswithprobabilityvalueindicatesthe valueis smallerthanthe expectedvalue ofα(0.028 <0,05). there isinterest intherelationshipbetweenlearning outcomeswithprobabilityvalueindicatesthe valueis smallerthanthe expectedvalue ofα(0,014 <0,05). ThereRelationsStudentPerceptionsofCompetenceLecturer, MotivationandInterest inLearningwithStudent Learning OutcomesProdiDiplomainMidwiferyUniversityWirarajaSumenepwithprobabilityvalueindicatesthe valueis smallerthanthe expectedvalue ofα(0.000 <0.05).Conclusion:There is arelationshipofCompetenceLecturersStudentPerceptions, MotivationsandInterestsLearningwithStudent Learning OutcomesinDIIIProdiMidwiferyUniversityWirarajaSumenep. Keywords:Perception, Motivation, Interest andLearning Outcomes
FAKTOR RISIKO TINGKAT STRES PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS LEGUNG TIMUR KECAMATAN BATANG–BATANG KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2014 Fitriyah Amin Daman; Sri Yunita Suraida Salat
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 1 (2015): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.642 KB)

Abstract

Symptoms of postpartum stress include anxiety, lack of confidence,less feel receivingnewborns,fatigue, low self esteem,too sensitive, very irritable, and restless. The incidence ofStress PostPartum quite high at 26.00% - 85.00% (Kasdu, 2003). Many factorsaffect theoccurrence of stress on postpartum mothers. The purpose of this study was toanalyze therisk factors for postpartum maternal stress levels in the working area UPTPHC LegungEastern District of Batang - Trunk SumenepYear 2014.This study is an observational analytic studyDesign using cross sectional method.Population in researchThis is the entire Working Area puerperal women in East Legung UPTPuskesmasSubdistrictSumenep trunks of 20 people. Large sampleis 15 people. Thevariables of this research are: The level of stress,Level of education, age, parity andeconomic level. Data collectionusing a questionnaire DASS 42. The data will be analyzedusing the testSpearman correlation.Based on data analysis known that age has a valuep = 0.001; educational factors with avalue of p = 0.001; parity factor, p = 0.002; factoreconomic level has a value of p = 0.007.This suggests that factorsIt has a significant relationship with the level of stress for women.The role of the family and health workers are needed. Endorsementmorally andfinancially for the family can be given puerperal women and the active rolehealth workersneed to be activated in order to provide guidancereduce the incidence of postpartummaternal stress.Keywords : Stress, postpartum, postpartum mothers
KARAKTERISTIK IBU NIFAS YANG BERPRILAKU PANTANG MAKANAN DI DESA RUBARU KECAMATAN RUBARU KABUPATEN SUMENEP Sri Yunita Suraida Salat; Fitriah Fitriah
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 5 No 2 (2015): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.029 KB)

Abstract

Masalah yang sering terjadi dimasyarakat adalah adanya pantang makanan setelah melahirkan. Di indonesia masih banyak ibu nifas yang melakukan pantang makananan pada masa nifas yaitu dari 5.123.764 ibu nifas ada 4.406.437 ibu nifas (86%) mempunyai kebiasaan pantang makanan. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisa Karakteristik ibu nifas yang berprilaku pantang makanan di Desa Rubaru Kecamatan Rubaru Kabupaten SumenepPenelitian ini merupakan suatu penelitian observasional analitik dengan Rancang bangun menggunakan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang melakukan pantang makanan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Rubaru Kecamatan Rubaru  Kabupaten Sumenep yang berjumlah 15 orang dengaan teknik sampling adalah total sampling. Variabel penelitian dalam penelitian ini yaitu : Tingkat pendidikan, Pekerjaan dan Usia ibu nifas. Pengumpulan data menggunakan  lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan tabulasi frekuensi.Berdasarkan analisis data diketahui bahwa Sebagian besar ibu nifas yang melakukan pantang makanan adalah ibu dengan tingkat pendidikan SD sebesar 53% . dan dari status pekerjaan diketahui bahwa sebagian besar ibu nifas yang melakukan pantang makanan tidak bekerja sebesar 53%. Dan berdasarkan usia dikethui ibu iketahui bahwa sebagian besar ibu nifas yang melakukan pantang makanan berusia ≤ 20 tahun yaitu sebesar 60%.Peran serta keluarga dan tenaga kesehatan sangatlah dibutuhkan. Dukungan moril dan finansial dapat diberikan keluarga untuk ibu nifas serta peran aktif tenaga kesehatan dalam melakukan pendampingan perlu diaktifkan guna mengurangi kejadian perilaku pantang makanan yang dilakukan ibu nifas. Kata Kunci : Pendidikan, Pekerjaan, Usia, Ibu Nifas, Pantang makanan
FAKTOR PENYEBAB KETIDAKDISIPLINAN IBU DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI DI DESA MATANAIR KECAMATAN RUBARU Sri Yunita Suraida Salat; Abd Wahid
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2017): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.272 KB) | DOI: 10.24929/fik.v7i1.378

Abstract

Imunisasi adalah usaha yang dilakukan untuk membentuk antibodi dengan cara memasukkan antigen lemah secara sengaja ke dalam tubuh manusia. Menurut data dari Depkes RI pada tahun 2013 Di Indonesia terdapat 41,4% dari 61.843 anak yang berusia di bawah 5 tahun tidak mendapatkan imunisasi. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidakdisiplinan ibu dalam imunisasi. Penelitian ini berujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidakdisiplinan ibu dalam pelaksanaan imunissi di desa Matanaair kecamatan rubaru Kabupaten Sumenep Tahun 2016. Penelitian ini merupakan suatu penelitian diskriptif dengan Rancang bangun menggunakan metode cross sectional dengan Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi yang sudah diimunisasi di desa Matanair kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep yang berjumlah 53 orang. Besar sampel penelitian adalah 32 orang. Variabel penelitian dalam penelitian ini yaitu : Pendidikan, pekerjaan dan Usia ibu.dan kedisiplinan ibu. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data akan dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Berdasarkan analisis data diketahui bahwa faktor usia memiliki nilai p=0,001; faktor pendidikan dengan nilai p=0,001; faktor pekerjaan, p=0,002;. Angka tersebut memberikan arti bahwa faktor tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan ketidakdisiplinan ibu dalam imunisasi. Peran serta keluarga dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan dalam mengatasi masalah tersebut. Dukungan moril dapat diberikan keluarga untuk ibu untuk disiplin dalam pelaksanaan imunisasi bayinya serta peran aktif tenaga kesehatan dalam melakukan pendampingan dan penyuluhan tentang pentingnya kedisiplinan ibu dalam melakukan imunisasi.
PENGARUH TERAPI PERILAKU (TEKNIK MODELLING DAN TOKEN EKONOMI) TERHADAP FREKUENSI ENURESIS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (4-6 TAHUN) Abd Wahid; Sri Yunita Suraida Salat
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2017): Wiraraja Medika - Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.286 KB) | DOI: 10.24929/fik.v7i2.438

Abstract

Enuresisis urinary problem sare often found in childhood and cause concern for patients and their families. The results of preliminary studies that have been carried outin Apri l2014, of 10 children aged 4-6 years who were in the village of Sejati Slabayan District of Camplong Sampang found that 60% of children aged4-6 years experience denuresis and 40% did not experience enuresis. This study is an experimental pre-one group pretest-posttest design. Collecting data using pre and post observations. Data was taken on the majority of children who have enuresis of purposive sampling technique. The results were analyzed using descriptive and correlation parametric test paired t-test. The frequency of enuresis in children before and after behavior therapy there are significant differences. Analysis of parametric tes twith a variable scale paired t-test shows that there is influence between behavior therapy (modeling techniques and token economy) to decrease the frequency of enuresis(p=0.000). To further research the authors suggest that continued follow-up study with some preparation sinclude a clearand practical education to the respondent, the procurement of more stringent environmental controls, manufacture of detector surinate more flexible, so that it can be better.
PENDAMPINGAN IBU NIFAS DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Sri Yunita Suraida Salat; Arisda Candra Satriaawati
Jurnal ABDIRAJA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Abdiraja
Publisher : LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/adr.v5i1.1523

Abstract

Pemerintah memiliki kebijakan nasional tentang program terkiait pemberian ASI eksklusif yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor: 33 Tahun 2012. Cakupan bayi diberi ASI Eksklusif di Kabupaten Sumenep Tahun 2017 sebesar 82,30 %. Namun data ini bukanlah data murni melaikan data dimana pada saat pendataan jika ada seorang bayi yang berumur 0 bulan atau 1 bulan dan bayi usia 5 bulan masih diberi ASI saja, maka pada saat itu bayi tersebut dicatat sebagai bayi yang diberikan ASI Eksklusif. Oleh karena itu angka cakupan pemberian ASI Ekslusif lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian ASI pada usia 6 bulan murni. Rendahnya cakupan ASI Eksklusif di Kabupaten Sumenep di sebabkan oleh banyak faktor, salah satunya karena karena masih adanya kebiasaan dimasyarakat yang kurang mendukung pemberian ASI ekslusi seperti pemberian nasi atau pisang sebelum berumur 6 bulan ataupun karena ibu bekerja di luar rumah. Tujuan dari pelaksanaan pendampingan ibu nifas dalam pemberian ASI Eksklusif ini untuk membantu ibu nifas dalam memberikan ASI saja pada bayinya saat usia 0-6 bulan. Metode pelaksanaan PKM ini yaitu dengan melakukan pendampingan langsung pada ibu nifas yang masih memberikan ASI saja pada bayinya secara door to door sehingga dapat membantu ibu dalam mengatasi kesulitan yang dialami selama ibu memberikan ASI Ekslusif. Hasil dari pendampingan yang dilakukan selama 3 bulan ini yaitu 85% dari 13 ibu nifas yang dilakukan pendampingan, masih tetap memberikan ASI saja pada bayinya tanpa makanan tambahan lainnya. Hal ini menjukkan bahwa pelaksanaan pengabdian ini berjalan cukup
MADURA’S POSTPARTUM HERBAL MEDICINE IN THE EYES OF MOTHER IN POSTPARTUM PERIOD Sri Yunita Suraida Salat; Ahmaniyah Ahmaniyah; Emdat Suprayitno
INTERNATIONAL JOURNAL OF NURSING AND MIDWIFERY SCIENCE (IJNMS) Vol 4 No 3 (2020): VOLUME 4 ISSUE 3 DECEMBER 2020
Publisher : Bina Sehat Press. Departement Research and Community Engagement Bina Sehat PPNI Institute of Health Science, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29082/IJNMS/2020/Vol4/Iss3/319

Abstract

Currently the development of modern medicine is happening, the people in Sumenep persist in using and consuming Jamu (Indonesian traditional herbal medicine) to prevent and to cure diseases, in the process of pregnancy, childbirth and the postpartum period. This habit was inherited from their ancestors. This study aimed to describe views and opinions of postpartum mothers on the puerperal herbal medicine that they consumed during the postpartum period. This study design was qualitative study with a phenomenological approach with total participants were 20 postpartum mothers and their families and 2 postpartum herbal medicine makers. Data were collected by direct observation through in-depth interviews. The results showed 5 themes describing the dynamics of the Madurese traditional herbal medicine in the viewpoint of post-partum mothers, namely their reasons for consuming postpartum traditional herbal medicine, the form of the herbal traditional medicine consumed, their knowledge of postpartum herbal medicine, the benefits of postpartum traditional herbal medicine, and the mother's desire to consume the puerperal herbal medicine in the future. It can be concluded that there was different viewpoint that described by postpartum women about consuming postpartum herbal medicine. In general, they found that postpartum herbal medicine had benefits directly in the recovery process of the postpartum period and increasing breast milk production
HUBUNGAN KECEMASAN IBU MENYUSUI DENGAN KELANCARAN PENGELUARAN AIR SUSU IBU (ASI ) DI BPS KERTA TIMUR KECAMATAN DASUK KABUPATEN SUMENEP: Relationship Between Mother's Anxiety Analysis With The swiftness of Breast Milk In BPS Kerta Timur Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep Sri Yunita Suraida Salat; Emdat Suprayitno
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 5 No. 2 (2019): JIKeb | September 2019
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.62 KB) | DOI: 10.33023/jikeb.v5i2.479

Abstract

ABSTRACT Preliminary; Nowdays, We can meet some breastfeeding mother who doesnt”t give her breast milk for her baby. It related with the preliminary study in the Kerta Timur village, Dasuk Subdistrict, Sumenep District, it is known that breastfeeding mothers who have visited during childbirth complained that they could not give their breast milk because their breast milk did not come out at all. Purpose; Analyze the Relationship of Breastfeeding mother Anxiety Mothers with the swiftness of Breast Milk (ASI). Method; This research is included as analytic research which using correlation analytic. Design In this study using the HARS Questionnaire and checklist which analyzed using the Spearman Test with 0.05 significance level. Results; Based on the Spearman correlation test, the value of ?-value = 0,000 means that there is a relation between the anxiety of breastfeeding mothers and the swiftness of breastfeeding in BPS Kerta Timur, Dasuk District, Sumenep Regency. Conclusion; Most of breastfeeding mothers fell anxiety and more than half of breastfeeding mothers get non-expending in breast milk. There is a relationship between breastfeeding mothers anxiety with the swiftness of breast milk.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN POST PARTUM BLUES : The Relationship Between Family Support With Events Of Post Partum Blues Sri Yunita Suraida Salat; Arisda Candra Satriaawati; Dian Permatasari
Jurnal Ilmiah Kebidanan (Scientific Journal of Midwifery) Vol. 7 No. 2 (2021): JIkeb | September 2021
Publisher : LPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikeb.v7i2.860

Abstract

Memiliki seorang bayi merupakan momen yang selalu dinanti dan diharapkan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Namun adakalanya momen kebahagiaan ini justru berubah menjadi kondisi stress tersendiri bagi ibu, yang dikenal dengan postpartum blues atau baby blues syndrome. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui apakah ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues di Desa Marengan Laok kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Penelitian ini merupakan jenis survey analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 13 ibu postpartum. Analisa data yang digunakan adalah uji statistik sperman rank dengan tingkat kemaknaan 5% (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77% ibu postpartum mengalami postpartum blues, dan 38% diantaranya mengalami postpartum blues ringan. Dari 13 Ibu postpartum hampir separuhnya yaitu 46% mendapatkan dukungan keluarga yang kurang. Hasil analisis data dengan uji spearman rank menunjukkan ? value= 0,000 yang bermakna bahwa ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kejaidan Postpartum blues di Desa Marengan Laok Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep. Correlation coefficient menunjukkan angka -0,875 yang berarti bahwa hubungan antara dukungan keluarga dengan kejadian postpartum blues adalah sangat kuat. Oleh sebab itu, dibutuhkan adanya dukungan keluarga yang sangat baik untuk ibu postpartum, karena dukungan yang baik dari keluarga akan memberikan kekuatan emosi tersendiri bagi ibu postpartum.