cover
Contact Name
Edi Kurniawan
Contact Email
-
Phone
+6285278200266
Journal Mail Official
alhikmahftkuniks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto KM. 7 Jake, Telukkuantan Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam)
ISSN : 26854139     EISSN : 26564327     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) p-ISSN 2685-4139 e-ISSN 2656-4327 menerbitkan naskah ilmiah. yang berkaitan dengan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Agama Islam secara berkala (2 kali setahun). Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Kuantan Singingi. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah komunikasi ilmiah antar akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil penelitian. Pendidikan Agama Islam yang mencakup (1) konsep, sumber, dasar, tujuan, sejarah, filsafat dan pemikiran pendidikan Islam; (2) perspektif Islam tentang sains, manusia, pendidik, siswa, dan lingkungan pendidikan; (3) kurikulum, media, metode, strategi, pendekatan, evaluasi, infrastruktur, manajemen dan administrasi dalam pendidikan Islam; (4) integrasi sains dan Islam; dan (5) isu-isu kontemporer tentang pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
POLA INTERAKSI GURU PAI DENGAN SISWA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMA NEGERI 1 BELANG Prasetio Rumondor; Ridwan Nur Sineke
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.482

Abstract

Tanpa adanya interaksi dengan siswa guru tidak akan bisa mengetahui apa saja yang dapat membuat siswa semangat sehingga kedekatan antara keduanya haruslah ditingkatkan atau guru berinisiatif untuk terlebih dahulu berinteraksi dengan para siswanya. Karena siswa pasti akan berinteraksi dengan siswa yang seumuran dengannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola interaksi guru PAI dan siswa dalam meningkatkan hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan sosiologis dan pedagogig. Adapun hasil penelitian ini menemukan: Pertama, pola interaksi antara guru dengan siswa adalah pola interaksi tiga arah, pola seperti ini memberikan keleluasaan kepada guru dan murid di dalam kelas. Hal ini dikarenakan tingkat pola interaksi ketika yang digunakan hanya satu arah, maka guru saja yang akan terus berbicara, berbeda dengan menggunakan pola interaksi dua arah dan bahkan tiga arah. Setelah itu nilai yang para siswa dapatkan meningkat. Kedua, proses interaksi guru dan siswa cukup sederhana. Dimana guru melakukan proses senyum, salam, dan sapa. Lalu guru bertanya kepada siswa mengenai pelajaran sebelumnya, sehingga proses pembelajaranpun berjalan sebagaimana mestinya, hal ini dikarenakan guru telah mengetahui mana siswa yang sudah mengerti akan pelajaran kemarin dan mana siswa yang belum mengerti. Proses interaksi tidak hanya berlangsung di dalam kelas, melainkan ada proses interaksi di luar kelas melalui kegiatan tazkir keliling di rumah-rumah para siswa itu sendiri. Without interaction with students, the teacher will not be able to know anything that can make students excited so that the closeness between the two must be increased or the teacher takes the initiative to interact with their students first. Because students will definitely interact with students who are the same age as him. This study aims to determine the interaction patterns of PAI teachers and students in improving learning outcomes. The research method used was qualitative with a sociological and pedagogical approach. The results of this study found: First, the pattern of interaction between teacher and student is a three-way interaction pattern, this pattern provides flexibility to the teacher and students in the class. This is because of the level of interaction patterns when only one direction is used, the teacher will continue to talk, in contrast to using two-way and even three-way interaction patterns. After that the grades that students get an increase. Second, the process of teacher and student interaction is quite simple. Where the teacher processes smile, greetings, and greetings. Then the teacher asks students about the previous lesson, so the learning process runs as it should, this is because the teacher already knows which students have understood the lesson yesterday and which students have not yet understood. The interaction process does not only take place in the classroom, but there is a process of interaction outside the classroom through the Tazkir activities around in the homes of the students themselves.
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI MADRASAH Irfan Al Hakim
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.485

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan manajemen kegiatan ekstrakurikuler di madrasah ini berdasarkan kebijaksanaan kepala madrasah dan kebiasaan madrasah tersebut sehingga hasil nya sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi-fungsi manajemen di madrasah, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan ekstrakurikuler. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perencanaan meliputi rancangan kegiatan, menentukan tujuan ekstrakurikuler, jadwal kegiatan dan pembina ekstrakurikuler; (2) Pengorganisasian meliputi mengkoordinir dan melakukan pembagian tugas kepada semua komponen yang terlibat dalam kepengurusan kegiatan ekstrakurikuler,; (3) Penggerakan meliputi pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, keikutsertaan peserta didik dan metode penilaian peserta didik; (4) Pengawasan dilakukan oleh Pihak yang berkewajiban mengawasai jalannya kegiatan ekstrakurikuler di sekolah yaitu pembina kegiatan ekstrakurikuler dibawah pengarahan dari wakil kepala sekolah bagian kesiswaaan kemudian pelaporan akan disajikan secara lisan dan tertulis.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENTINGNYA PENDIDIKAN TINGGI UNTUK KAUM PEREMPUAN (Studi Kasus di Desa Curahdringu Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo) Faiqotus Silvia Nabila; jakaria umro
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.772

Abstract

Every citizen has the right to obtain education to higher education regardless of gender. However, in tertiary education for women there is still overlapping, because of the nature of women in the kitchen. Therefore there must be awareness from the public in viewing higher education for a woman. This study aims to describe the condition of women's education, describe the views of the community towards women with high education and describe the community's perception of the importance of higher education for women in Curahdringu Village, Tongas, Probolinggo. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is the community, the data collection methods in this study are observation, interviews and documentation. Data sources used in this study are primary data sources and secondary data sources. The results obtained from this research: The condition of the education of women in the Curahdringu Village is predominantly pesantren graduates and women born in the 70s-80s on average only graduate from elementary school. However, now it has experienced developments with the construction of educational facilities and now there are female girls in Curahdringu Village starting to continue to university lecture, Society positively views highly educated women and hopes that they can apply their knowledge to society and There are still societies that perceive women as not important to be highly educated on the grounds of their nature in the kitchen, but many people who perceive higher education are important to women because someday they will become educators for their children.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN SISWA DI MTs TARBIYAH ISLAMIYAH SUNGAI PINANG KECAMATAN HULU KUANTAN Zulia Putri
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.773

Abstract

Berdasarkan observasi awal penulis di MTs Tarbiyah Islamiyah Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan ditemukan gejala-gejala di lapangan antara lain: 1) Masih ada Siswa yang jarang mengucapkan salam apabila bertemu guru dan teman disekolah 2) Masih ada siswa yang tidak serius dan tidak ikut membaca al-Qur’an ketika proses pembelajaran akan dimulai. 3)Masih ada segelintir siswa yang suka mengeluarkan kata-kata kotor dan berucap kurang sopan.4)Masih ada pihak guru yang belum terlihat perannya sebagai pembimbing, terkesan cuek dan kurang memperhatikan perilaku siswa dan 5) Ketika sholat zuhur berjema’ah masih ada siswa yang tidak sholat dan kurang serius untuk mengikutinya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Pendidikan Agama Islam terhadap perilaku keagamaan siswa serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di MTs Tarbiyah Islamiyah Sungai PinangBerdasarkan hasil pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, maka dianalisis data dengan menggunakan teknik triangulasi, yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Dalam teknik tringulasi informasi yang diperoleh dari beberapa sumber diperiksa silang antara data wawancara dengan data pengamatan, dan dokumen. Teknik tringulasi bermaksud menguji keabsahan data yang diperoleh dan diungkapkan dalam bentuk kalimat.Setelah dianalisa data dapat diambil kesimpulan bahwa Peran guru PAI terhadap Perilaku Keagamaan siswa di MTs Tarbiyah Islamiyah Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan, berdasarkan hasil wawanacara dengan 5 orang guru Pendidikan agama Islam bahwa mereka berperan baik dalam perilaku keagamaan siswa terutama pada perialku tawadhu’, Qona’ah dan Tasamuh dengan memberikan contoh dan teladan secara langsung kepada siswa.Faktor-faktor yang mempengaruhi peran guru PAI terhadap perilaku keagamaan siswa di MTs Tarbiyah Islamiyah Sungai Pinang Kecamatan Hulu Kuantan yaitu :Faktor yang mendukung yaitu : Sekolah yang berbasis madrasah sehingga siswanya lebih religius, Guru agama yang aktif dalam membina dan membimbing siswa, Banyaknya pelajaran dan kegiatan yang bernuansa agama sehingga jiwa peserta didik lebih religius dan Suasana madrasah yang islami dan religius. Sementara faktor yang menghambat yaitu Pengaruh suasana keluarga yang tidak rukun dan damai. Pengaruh lingkungan tempat tinggal yang kurang kondusif dan Pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA (STUDI DESKRIPTIF DI SMPN 1 SINGINGI HILIR) Rena Citra
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.774

Abstract

The problem of children's learning motivation is very urgent to solve. Furthermore, teacher competence has an important role in this. So that this study aims to determine the level of competence of Islamic religious education teachers, to determine the level of student motivation, and to determine the factors that affect children's learning motivation in Islamic religious education subjects. The results showed: 1) The assessment given by respondents to the Competence of Teachers of Islamic Education at SMPN 1 Singingi Hilir is 57% where the score is in the Good category. this means that Teacher Competence is good. 2) Students' learning motivation at SMPN 1 Singingi Hilir is 60% of students are in the low category. This means that children's learning motivation still needs to be improved. Furthermore, 23% in the Medium category. Only about 17% of children have high learning motivation. 3) Based on the results of the interview, the factors that influence children's learning motivation in Islamic religious education subjects are the competence of Islamic education teachers. The role of the competence of Islamic religious education teachers in increasing student learning motivation is very large, including: a) The competence of Islamic Religious Education Teachers at SMP 1 Singingi Hilir in motivating students during the teaching and learning process varies widely, through stories of the Prophet or life stories a human being who deserves to be emulated, giving direction in behavior or morals, the most important thing is the inculcation of praiseworthy qualities, a good attitude to teachers, school friends, and both parents. b) Teachers of Islamic Education are also activities that motivate students to practice religion, c) direct students in activities that increase the values ​​of worship, this is supported by an Islamic environment and the number of spiritual activities. Keywords: PAI teacher competence, learning motivation
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD NEGERI 001 PASAR BARU PANGEAN Wiwit Nopriyanti
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Pembelajaran Pendidikan agama Islam dan faktor-faktor yang mempengaruhinya di SD Negeri 001 Pasar Baru Pangean.Berdasarkan studi pendahuluan yang penulis laksanakan pada SD Negeri 001 Pasar Baru Pangean, bahwa proses pembelajaran pendidikan agama Islam masih kurang efektif. Hal ini terlihat dari gejala-gejala sebagai berikut :1)Pembelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan suatu pelajaranyang penting, akan tetapi siswa kurang berminat dalam mempelajarinya 2) Ada sebagaian siswa yang enggan menghafal bacaan ayat pendek yang diperintahkan oleh guru, padahal itu amalan yang harus dilaksanakan.3)Guru pendidikan agama Islam kurang dapat mengkontekstualkan materi yangdisampaikan. 4)Proses pembelajaran menjadi pasif, ketika guru menjelaskandan siswa hanya mendengarkan, guru bertanya dan siswa menjawab dan banyak yang diam.5)Materi yang disampaikan akan kurang bermakna bagi siswa,karena materi kurang menarik dan kurang menantangsehingga motivasi siswa rendah dalam mengikuti pembelajaran. 6) Ketika diadakan diskusi hanya sedikit siswa yang ikut aktif untuk bertanya dan menjawab pertanyaan.Dari hasil pengumpulan data dengan cara observasi, angket, wawanacara dan dokumentasi, maka dianalisis data dengan rumus persentase untuk mengetahui besarnya jawaban angket dari responden, rumus yang penulis gunakan adalah rumus statistik persentase yaitu:P = F / N x 100 %Berdasarkan analisis dengan Rumus persentase maka dapat disimpulkan bahwa :Efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 001 Pasar Baru Pangean sangat efektif, hal ini terbukti ketika pelaksanaan pembelajaran berlangsung dan hasil persentase angket yang mencapai 100%Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 001 Pasar Baru Pangean yaitu : Faktor yang mendukung diantaranya : a) Sarana dan prasarana yang sudah lengkap untuk tingkat sekolah dasar. b) Guru agama yang aktif dalam memberikan pembelajaran kepada siswa c) Strategi dan metode serta teknik dalam pembelajaran yang diterapkan secara bergantian dan d) Perangkat mengajar guru yang lengkap dan menjadi acuan untuk mengajar dikelas. Sementara Faktor yang menghambat adalah : a) Pengaruh suasana keluarga siswa dirumah yang tidak rukun dan damai b) Pengaruh lingkungan tempat tinggal yang kurang kondusif c) Pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dan d) Usia dan perkembangan kematangan siswa.
ANALISIS PERENCANAAN PENGAJARAN DAN PERFORMANCE GURU DI MTS MIFTAHUL JANNAH KECAMATAN PERANAP Rino Yurizal
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.776

Abstract

Teaching planning is a process and way of thinking that can help create the expected learning outcomes while teacher performance is an appearance which means the process, method, and actions performed by a teacher. Based on the results of observations at MTs Miftahul Jannah Kecamatan Peranap teacher has made a teaching plan that is contains Prota, Promes, Syllabus, RPP, evaluation tools, which are contained in the administration of teacher learning tools, but in the learning process carried out by the teacher at MTs Miftahul Jannah is still not good, then teacher performance and the methods used by the teacher are not in accordance with the planning As for the formulation of the problem in this research is how the planning of teacher teaching at MTs Miftahul Jannah, Peranap sub-district and the factors that affect the planning of teacher teaching at MTs Miftahul Jannah, Peranap district. The population in this study were teachers of MTs Miftahul Jannah, Peranap District. And the sample consisted of 20 teachers at MTs Miftahul Jannah, Peranap District. This research includes research with a quantitative descriptive approach, with data collection techniques through questionnaires, interviews and observations. And the data analysis techniques used were data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that in the planning of teaching by the teacher at MTs Miftahul Jannah, Peranap District was classified as "Good" with a percentage of 80.4% and the teacher's performance at MTs Miftahul Jannah Kecamatan Peranap was classified as " Not good ”with a percentage of 47.6%. The factors of analysis of teaching planning and teacher performance at MTs Miftahul Jannah Kecamatan Peranap are factors of teacher education level and principal innovation factors. Keywords: Analysis of Teaching Planning and Teacher Performance at MTs Miftahul Jannah, Kecamatan Peranap
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP PROFESIONALISME GURU DI MI MI’RAJUL ULUM TELUK BERINGIN KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANSING Riska Rinda
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.777

Abstract

This study aims to determine the effect of the principal's leadership on teacher professionalism at MI Mi'rajul Ulum Teluk Beringin and to determine the factors that influence the leadership of school principals on teacher professionalism in MI Mi'rajul Ulum Teluk Beringin. Haisl's observations made at MI Mi'rajul Ulum Teluk Beringin showed several symptoms as follows: 1) There were teachers who taught not according to their expertise. 2) There are teachers who do not prepare and prepare learning tools. 3) The method used is menoton. 4). Students often fight at school. 5) Lack of collegiality among teachers. The data collection techniques used were observation, questionnaires, and documentation. In processing data using simple linear regression analysis techniques with the help of SPSS. Based on the percentage achieved in this study, it can be seen that the leadership of the school principal at MI Mi'rajul Ulum Teluk Beringin made a significant contribution. The regression equation is Y = 17.829 + 0.585X. From this equation, the principal leadership coefficient value is 0.585 which means, if the principal's leadership increases by one unit, the teacher professionalism will increase by 0.585 units. After knowing the influence between the two variables, it is continued by looking for the coefficient of determination, to find out how much the principal's leadership contributes to teacher professionalism. Thus, the magnitude of the influence of the principal's leadership on teacher professionalism at MI Mi'rajul Ulum Teluk Beringin is 58.5% which means it has influence while 41.5% is influenced by other factors. Keywords: principal leadership, teacher professionalism at MI Mi'rajul Ulum Teluk Beringin
PENERAPAN METODE LEARNING STARTS WITH A QUESTION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQH KELAS VIII A Sri Wahyuni
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.778

Abstract

Rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqh di kelas VIII A di MTs TI Koto Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik yang ditandai dengan hasil pra riset yang menunjukkan tidak semangatnya siswa dalam belajar dan guru belum menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, maka peneliti ingin melakukan penelitian tindakan kelas (PTK) guna untuk melihat bagaimana proses belajar mengajar yang peneliti lakukan berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan metode Learning starts with a question pada mata pelajaran fiqh di Mts TI Koto Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik dan apakah metode ini dapat meningkatkan motivasi belajar.Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas, untuk mendapatkan data yang diperlukan, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Learning starts with a question dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fiqh kelas VIII A di Mts TI Koto Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi berhasil sesuai dengan rencana pembelajaran. Hal ini diketahui dari hasil pengamatan lembar observasi dengan persentase penerapan mencapai 100%. Melalui penerapan metode dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII A pada mata pelajaran fiqh di MTs TI Koto Lubuk Jambi Kecamatan Kuantan Mudik. Hal ini terbukti dari, pada pra tindakan (pra siklus) hanya 12,41% dari hasil observasi motivasi belajar siswa, kemudian pada siklus 1 meningkat menjadi 35,85, pada siklus 2 kembali meningkat menjadi 53,79%, begitu juga dengan siklus 3 hasil observasi motivasi belajar siswa menjadi 80,68%.
PENGARUH SISTEM FULLDAY SCHOOLTERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMANEGERI 02 SINGINGI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Siti Latifatun Munawaroh
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v2i2.779

Abstract

The problem in this study is the failure to achieve the full day school system which is expected to increase student effectiveness, full learning hours, so that students cannot follow the logging process effectively, Lack of PAI learning media makes students not creative in the learning process. students become uncontrolled and measured in learning, and often do not make assignments at home .. In general, this study aims to determine the effect of the Fullday School System on Learning Achievement of Class X Students in the Subject of Islamic Religious Education at SMAN 02 Singingi, Kuantan Singingi Regency. The research method used is quantitative research, the population of this study was 133 students, while the sample the authors took as much as 50% of the total sample 68 students studied and 1 teacher PAI. Data collection techniques using, observation, interviews, documentation and questionnaires. The data analysis technique used is a simple linear regression technique. After calculating, the authors conclude that, "The statement tested is valid overall because r_hitung≥r_ (table) is with the value of r_ (table) 0.2387. The instrument used in this study is perfectly reliable. The result of simple linear regression is the constant of 51,097. means that if the independent variable X (Full Day School) has a value of 0, then the dependent variable Y (learning achievement) is 51,097 (when full day school does not exist, student learning achievement is still 51,097). The regression coefficient value of the full-day school variable is 1.595, which means that every 1 (one) unit increase in full-day school will increase learning achievement by 1.595. The provisional hypothesis states that ha is accepted because there is a significant influence between full-day school on learning achievement. Keywords; Fullday School System, Learning Achievement.