cover
Contact Name
Edi Kurniawan
Contact Email
-
Phone
+6285278200266
Journal Mail Official
alhikmahftkuniks@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gatot Subroto KM. 7 Jake, Telukkuantan Kec. Kuantan Tengah, Kab. Kuantan Singingi, Provinsi Riau
Location
Kab. kuantan singingi,
Riau
INDONESIA
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam)
ISSN : 26854139     EISSN : 26564327     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) p-ISSN 2685-4139 e-ISSN 2656-4327 menerbitkan naskah ilmiah. yang berkaitan dengan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Agama Islam secara berkala (2 kali setahun). Jurnal ini dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Kuantan Singingi. Tujuan penerbitan jurnal ini adalah sebagai wadah komunikasi ilmiah antar akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil penelitian. Pendidikan Agama Islam yang mencakup (1) konsep, sumber, dasar, tujuan, sejarah, filsafat dan pemikiran pendidikan Islam; (2) perspektif Islam tentang sains, manusia, pendidik, siswa, dan lingkungan pendidikan; (3) kurikulum, media, metode, strategi, pendekatan, evaluasi, infrastruktur, manajemen dan administrasi dalam pendidikan Islam; (4) integrasi sains dan Islam; dan (5) isu-isu kontemporer tentang pendidikan Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
EKSISTENSI PESANTREN DAN ANALISIS KEBIJAKAN UNDANG-UNDANG PESANTREN Nuraeni Nuraeni
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.968

Abstract

Abstrak: Kajian ini akan membahas tentang eksistensi pesantren yang merupakan lembaga pendidikan keagamaan indigenous atau asli di Indonesia, dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah dan lembaga pemberdayaan masyarakat yang memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan lembaga pendidikan lainnya. Ekisitensi pesantren sudah terbukti secara historis turut berperan dalam bidang pendidikan, kemerdekaan Indonesia dan bidang-bidang lainnya Sedangkan metode yang digunakan adalah: jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif , sumber datanya adalah tertulis yang terdapat pada perpustakaan (Library Research) dan online, sedangkan metode pengumpulan datanya adalah dukomentasi , analisis datanya menggunakan analisis konten (content analysis). Pembahasan selanjutnya adalah mendiskripsikan tentang UU. No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, kemudian menganalisis Undang-Undang Pesantren yang telah disahkan pada tanggl 16 oktober 2019, dianalisis dengan metode SWOT, yang akan mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang juga ancaman dari UU Pesantren yang telah disahkan, dengan adanya UU tersebut diaharapkan memeperkuat eksistensi Pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan asli Indonesia dengan kekhasan yang dimilikinya. Kata Kunci: Eksistensi, Pesantren,undang-undang pesantren. Abstract: This study will discuss the existence of Islamic boarding schools which are indigenous or indigenous religious education institutions in Indonesia, in carrying out their functions as educational institutions, da'wah institutions and community empowerment institutions which have their own uniqueness compared to other educational institutions. The existence of Islamic boarding schools has been proven historically to play a role in the field of education, Indonesian independence and other fields.While the methods used are: this type of research is qualitative research, the data source is written in the library (Library Research) and online, while the collection method the data is documentation, the data analysis uses content analysis. The next discussion is to describe the law. 18 of 2019 concerning Islamic Boarding Schools, then analyzing the Islamic Boarding School Law which was passed on 16 October 2019, analyzed using the SWOT method, which will examine the strengths, weaknesses, opportunities and threats of the Islamic Boarding School Law which has been passed. the existence of Pesantren as an original Indonesian religious education institution with its uniqueness. Keywords: Existence, Islamic Boarding School, Islamic Boarding School Law
HASIL BELAJAR TEKS LAPORAN PERCOBAAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJEK BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS IX-2 MTSN 1 NAGAN RAYA Hajarah Hajarah
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.986

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia terhadap penggunaan Teks Laporan Percobaan. Prosedur penelitian yang dilaksanakan peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Metode penelitian ini dirancang dalam dua siklus. Siklus I merupakan tindakan menggunakan pendekatan kontekstual dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, karena masih terdapat kekurangan. Sedangkan pada siklus II merupakan tindakan menggunakan pendekatan kontekstual dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, dimana ada peningkatan dan dilakukan secara lebih sempurna dan terarah. Data-data yang diperoleh setelah pelaksanaan tindakan, selanjutnya dianalisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan tindakan dan analisis tersebut, maka diperoleh hasil penelitian bahwa penerapan pendekatan kontekstual dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning, dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-2 MTsN I Nagan Raya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi Teks Laporan Percobaan. Hasil penelitian menunjukkan siklus I hasil belajar siswa mencapai nilai rata-rata 62.14, dan siklus II nilai rata-rata mencapai 86.66. Abstract This research aims to improve the quality of Indonesian language learning towards the use of Experimental Report Text. The research procedure carried out by researchers uses the Class Action Research method. This research method is designed in two cycles. The first cycle is an action to use a contextual approach using the Learning Project-Based Learning model because there are still shortcomings. While in the second cycle it is an act of using contextual approaches using contextual learning models using the Learning Project-Based Learning model, where there are improvements and done more perfectly and targeted. The data obtained after the execution of the action is then analyzed with descriptive statistics. Based on these actions and analysis, the results of the research obtained that the application of contextual approaches using the learning model Based Learning Project, can improve the learning outcomes of students in grade IX-2 MTsN I Nagan Raya in learning Bahasa Indonesia in the Experimental Report Text material. The results showed that the first cycle of students' learning outcomes reached an average score of 62.14, and the second cycle averaged 86.66.
MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN PADA PESERTA DIDIK MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING Muhamad Tisna Nugraha
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pembentukan karakter kepemimpinan pada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Adapun metode yang digunakannya dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, sedangkan untuk instrumen penelitiannya dilakukan dengan observasi dan dokumentasi serta proses analisa data yang dilakukan secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan yang terdapat dalam penelitian ini, meliputi sikap dan perilaku inovatif, kreatif, keadilan, kebijaksanaan, kesederhanaan, mengutamakan musyawarah mufakat dan kejujuran. Selain itu, nilai-nilai tersebut dapat merujuk pada nilai-nilai yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berupa sifat dan perilaku siddiq (jujur), amanah (dapat dipercaya), tabligh (menyampaikan) dan fathonah (cerdas). Adapun bentuk dari pembelajaran mendalam (deep learning) dapat dipraktikkan dengan pendekatan substantif dan reflektif. Selain itu, proses tersebut hendaknya disinergikan dengan peran dan fungsi lembaga pendidikan Islam, yaitu keluarga, madrasah dan masyarakat.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DALAM MENGATASI KESULITAN SISWA MEMAHAMI KONSEP EKONOMI POKOK BAHASAN KETANAGAKERJAAN Siti Yamah
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1135

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami pembelajaran Ekonomi materi ketenagakerjaan adalah masalah pembelajaran yang mesti dicarikan solusinya. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah bagian dari obat/solusi mengatasi kesulitan siswa dalam memahami konsep tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Masing-masing siklus tediri dari empat tahapan, yaitu perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan dan mengevaluasi hasil tindakan (observing) dan melakukan refleksi (reflecting) sampai perbaikan dan peningkatan yang diharapkan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IIS 2 di MAN 1 Pangandaran dengan jumlah peserta didik 30 orang. Adapun hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat mengatasi kesulitan pemahaman siswa yang dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan 10% dibandingkan dengan pra-tindakan. Hasil belajar pada siklus I pertemuan ke 2 meningkat sebesar 30% menjadi 70% pada siklus II pertemuan ke 1. Demikian pula, hasil belajar pada siklus II pertemuan ke 1 meningkat sebesar 20% menjadi 90 % pada akhir siklus II pertemuan ke 2.
MOTIVASI MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN HUBUNGANNYA DENGAN AKHLAK DAN PRESTASI SISWA Mohamad Yudiyanto; Rinda Fauzian
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1136

Abstract

Motivation to learn can determine student morals and achievement. Meanwhile, one of the phenomena that is important and interesting to research is the low motivation of students in participating in religious extracurricular activities at SMK Mutiara and SMK Muhammadiyah 2 Bandung. The research method used is a mixed method. Data were collected through observation, interviews, documentation and questionnaires. The data analysis used is preliminary analysis and hypothesis test analysis. The results showed (1) student motivation in participating in religious extracurricular activities at SMK Mutiara had a low level of relationship and at SMK Muhammadiyah 2 Bandung City had a high enough level of relationship, (2) SMK Mutiara and SMK Muhammadiyah 2 had a positive correlation. However, there are significant differences between the two, especially in terms of significance. The intensity of religious extracurricular activities at SMK Muhammadiyah 2 Bandung is more intense than the implementation of religious extracurricular activities at SMK Mutiara.
SEJARAH PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Fedry Saputra
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1137

Abstract

Abstrak: Sejarah pendidikan Islam di Indonesia mencakup fakta-fakta atau kejadian–kejadian yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia, baik formal maupun non formal. Pendidikan masa Belanda memperkenalkan sistem dan metode baru tetapi sekedar untuk menghasilkan tenaga yang dapat membantu kepentingan mereka dengan upah yang murah dibandingkan jika mereka harus mendatangkan tenaga dari Barat dengan tujuan westernisasi dari kristenisasi yaitu untuk kepentingan Barat dan Nasrani. Pendidikan zaman Jepang disebut “Hakko Ichiu”, yaitu mengajak bangsa Indonesia bekerjasama dalam rangka mencapai kemakmuran bersama Asia Raya. Melalui perjalanan panjang proses penyusunan sejak tahun 1945-1989 UU nomor 2 tahun 1989, sebagai usaha untuk mengintegrasikan pendidikan Islam dan umum dengan tujuan mengembangkan pendidikan Islam haruslah mempunyai lembaga-lembaga pendidikan, sehingga menjadi "lahan subur" tempat persemaian generasi baru. Pada masa reformasi gelombang peradaban masa depan merupakan satu kesatuan dari gejolak magma cultural dari dalam dan kekuatan globalisasi yang menerjang dari luar. Kehidupan pesantren masa depan tidak terlepas dari kedua gelombang peradaban ini. pendidikan pesantren akan survise dan menjadi pendidikan alternatif dari masyarakat Indonesia apabila dia peka terhadap gelombang peradaban tersebut. Oleh karena itu perlu kita kaji apa yang merupakan kekuatan dan kelemahan dari pendidikan pesantren dan madrasah.
PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK DI KABUPATEN DEMAK Mualamatul Musawamah
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1142

Abstract

Abstrak Memiliki anak yang memiliki karakter yang baik adalah keinginan setiap orang tua. Untuk memiliki karakter yang baik ini perlu dilakukan sejak dini. Semua orang tua memiliki peran penting dalam membangun karakter ini kepada anak-anaknya. Anak sebagai peniru yang baik akan melakukan apa yang mereka lihat, sehingga orang tua dalam hal ini perlu menjadi panutan yang baik bagi anak. Ibarat kata-kata bijak mengatakan sebutir apel tidak pernah jatuh jauh dari pohonnya, demikian artinya anak-anak adalah cerminan dari anak-anak mereka. Jika kita ingin memiliki anak dengan karakter yang baik maka orang tua harus memiliki karakter yang baik pula. Sehingga orang tua memiliki peran utama dalam membina anak usia dini ini. Setiap anak ibarat kertas putih bersih, mereka akan mengikuti setiap arahan yang diberikan kepada mereka. Tidak hanya orang tua, sekolah dan lingkungan yang berperan besar dalam pembentukan karakter anak ini. Namun kembali lagi jika orang tua sudah meletakkan nilai-nilai karakter yang baik maka anak tidak akan menyerap pengaruh lain dari lingkungannya. Artinya peran ayah dan ibu dalam keluarga menjadi hal terpenting dalam pembentukan karakter anak ini. Selain itu tanggung jawab orang tua terhadap pembentukan karakter anak perlu menjadi perhatian utama mereka. Abstrack Having children who has a good character is every parent wish. For having this good character its need to be done from early age. All the parents has an important role on building this character to their children. Children as a good imitators will do what they see, so that the parent in this case need to be a good role model to the children. Like a wise words say an apple never fall far from the tree, so its mean childrens is the reflection of their childrens. If we want to have children with good character so the parent must have a good character too. So that the parent has a main role to building this early age children. Every child is like a clean white paper, they will follow every direction that been given to them. Not only the parents, school and the environtment having a huge role to building this children character. But back again if the parents already put the values of the good character the children wont absorb other influence from their environment. So it means that father and mother roles in the family becoming the most important things on this children character building. Other than that the parent responsibilities to their children character building need to be their main concern. Kata Kunci: peran orang tua, pendidikan karakter, anak usia dini
PERAN PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN MINAT WIRAUSAHA ridwan ridwan
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1158

Abstract

One of the ways to make economic potential available is by updating new entrepreneurs, along with the development of the times and the progress of science and technology, the world of work is increasingly competing, and not a few are unemployed at the productive age, the world of formal and non-formal education has begun to improve to change the concept of education, not only learning. but it must be practiced, for provision in the future or in society The way that the pesantren does is to provide entrepreneurial training, in this study the concept of entrepreneurship training in Islamic boarding schools is broken down and what activities are carried out to foster the entrepreneurial interest of santri in pesantran, who can only recite the Qur'an, This study uses a qualitative method of choosing a location in the Al Mawaddah entrepreneurship boarding school in Kudus, Central Java, which has been around for a long time and has produced many young interpreuner. The results of this research that the almawaddah boarding school plays a very important role in fostering the interest in entrepreneurship of the students, this pesantren is not only trained in the Koran but also in entrepreneurship training and in direct practice in the place of business, so they can study religion and study entrepreneurship and get a salary, thus making the students enthusiastic about learning. and Koran and entrepreneurship,
PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI WANITA DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS yana destriani; Achmad Maulidi
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1210

Abstract

Pada zaman yang semakin berkembang dalam masyarakat ini, semakin hari semakin terasa betapa menurunnya moral, sikap dan perilaku masyarakat, terlebih pada kalangan wanita. Kemunduran ini dapat terlihat dari berbagai perilaku yang tidak islami dan melanggar batasan-batasan sebagai seorang muslimah seperti, ketidak pedulian mereka terhadap etika-etika sebagai muslimah. Baik itu etika berbusana, berbicara maupun berperilaku. Penelitian ini mendeskripsikan sebuah karya sastra yaitu novel Hati Suhita Karya Khilma Anis, untuk mengetahui nilai-nilai-nilai Pendidikan karakter islami wanita yang terkandung didalamnya. yang mana novel ini menjelaskan tentang sempurnanya karakter tokoh utama dalam novel ini, yakni Alina Suhita. Dengan membacanya membuat wanita lain merasa betapa karakter Alina Suhita di sini sangatlah patut dijadikan contoh dan mengetahui tentang pendidikan karakter islami wanita yang sesungguhnya. Jenis penelitian yang dipakai untuk penelitian ini ialah penelitian kualitatif kepustakaan (Library Researc). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa novel Hati suhita karya Khilma Anis terdapat nilai-nilai Pendidikan karakter islami wanita didalamnya. Ada empat macam nilai karakter, yaitu 1) Religius, yang mencakup Istiqomah, Tawadhu’ dan Ikhlas. 2) Istri sholeha yang mencakup Taat, Pekerja keras, Amanah, Peduli dan sabar. 3) Ukhuwah, yang mencakup Menyambung tali silaturahmi, Persahabatan/ Komunikatif dan Peduli. 4) Fathanah mencakup Ulet, Gemar membaca, Berpengetahuan dan Berfikir positif. Kata Kunci: Pendidikan, Karakter Islami, Wanita, Novel Hati Suhita
AKTUALISASI NILAI ISLAMI TARBAWI MA'HADI DI PONDOK PESANTREN PRENDUAN siti ria khoiriah; Muru’atul Afifah
AL-HIKMAH (Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/al-hikmah.v3i1.1214

Abstract

Pondok pesantren Al-Amien Prenduan memiliki nilai-nilai dasar, jiwa dan sunnah tradisi pondok pesantren yang tertuang dalam konsep nilai-nilai islami, ma’hadi dan tarbawi. Nilai-nilai tersebut direalisasikan dalam keseharian masyarakat pesantren baik itu pengasuh, asatidz dan santrinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kritis tentang konsep dan aktualisasi nilai-nilai islami, tarbawi dan ma’hadi di pesantren Al-Amien Prenduan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif kualitatif, dalam proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil kajian dalam tulisan ini menemukan bahwa konsep islami tarbawi ma’hadi adalah islami yakni kehidupan di pondok pesantren harus berorientasikan pada tuntunan yang tertera di Al-Qur’an dan Al-Hadist. Tarbawi yaitu segala pergerakan masyarakat pondok harus bernilaikan pendidikan. Adapun ma’hadi yakni pondok pesantren memiliki ketentuan dan kebijakan yang mentradisi dari generasi ke generasi. Nilai islami tarbawi ma’hadi senantiasa tertuang dalam kehidupan santri/mahasiswa di pondok pesantren Al-Amien Prenduan melalui tiga hal: 1. Peraturan, seperti cara bersikap, cara berpakaian dan cara bertutur-kata 2. Pembelajaran, baik pembelajaran formal maupun pembelajaran non-formal 3. Kegiatan santri meliputi kegiatan harian dan kegiatan tambahan seperti kegiatan mingguan, bulanan dan tahunan.