cover
Contact Name
Sri Hapsari Wijayanti
Contact Email
sri.hapsari@atmajaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@atmajaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SABDAMAS
ISSN : 27155188     EISSN : 2715582X     DOI : -
SABDAMAS merupakan kumpulan makalah hasil pengabdian kepada masyarakat yang dipresentasikan dalam Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SABDAMAS) di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. SABDAMAS memuat tujuh bidang kegiatan, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, komunikasi, sosial budaya, dan ipteks. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya, Jakarta sejak Desember 2019 dan akan terbit secara berkala tiga tahun sekali untuk kegiatan diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di Unika Atma Jaya, berkolaborasi dengan Universitas Tarumanagara dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
PEMBERDAYAAN EKONOMI MELALUI KEGIATAN BERWIRAUSAHA BAGI IBU-IBU DAN REMAJA PUTRI DI KELURAHAN KRUKUT, DEPOK Tri Siswantini; Sri Murtatik; Subur Subur
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.734 KB)

Abstract

Pemberdayaan kepada masyarakat pada keluarga di perdesaan dan perkotaan yang perlu ditingkatkan dan dikembangkan adalah kemampuan mental spiritual dan fisik material . Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 1 Tahun 2013 dapat diketahui bahwa pemerintah mendukung upaya mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat. Hal itu disebabkan kurang merata dan mempertimbangkan aspek ekosistem suatu wilayah sehingga perlu upaya inovatif untuk mengakselerasi pengentasan kemiskinani. Kelurahan Krukut termasuk salah satu kelurahan yang masuk dalam program menyejahterakan penduduknya guna meningkatkan pendapatan masyarakat.Untuk itu tim melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Depok,Bogor,Jawa Barat, berupa upaya pemberdayaan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi dengan berwirausahaan bagi kelompok ibu rumah tangga dan remaja putri. Tujuannya untuk dapat membantu dalam meningkatkan pendapatan masyarakat yang berdampak membantu meningkatkan ekonomi daerah.Metode pendekatan adalah memberikan sosialisasi mengenai kewirausahaaan dengan metode ceramah/paparan dengan menggunakan LCD,serta pembekalan berupa pembuatan produk suvenir dari kain perca yang bahan bakunya diperoleh dari perusahaan garmen di sekitar grogol dan penjahit sekitar untuk memanfaatkan sisa kain yang sudah tidak digunakannya, sehingga meningkatkan pemahaman tentang kewirausahaan dan mengerti metode atau cara berwirausahaan, serta menambah pendapatan keluarga masyarakat Kelurahan Krukut dengan membuat suvenir dari kain perca untuk dihasilkan bros,tempat tisu, dan suvenir pernikahan.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KADER KESEHATAN JIWA Evin Novianti; Duma Lumban Tobing
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.286 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah kesehatan jiwa masyarakat tidak bisa dipandang sebelah mata, banyakkasus-kasus gangguan kejiwaan yang luput dari perhatian keluarga. Untuk itu, perludiciptakan kondisi wilayah yang siaga terhadap kesehatan jiwa warganya. Perluadanya keterlibatan masyarakat desa setempat dalam upaya mencapai tujuan. Strategipemberdayaan masyarakat bermanfaat untuk mengidentifikasi, mengatasi masalahkesehatan jiwa dan mempertahankan kesehatan jiwa di wilayahnya. Pemberdayaanmasyarakat merupakan proses pengembangan potensi baik pengetahuan maupunketerampilan masyarakat sehingga mereka mampu mengontrol diri dan terlibat dalammemenuhi kebutuhan mereka sendiri. Tujuan pelaksanaan program ini adalahmembentuk Kader Kesehatan Jiwa di masing-masing RW (KKJ) denganmengintegrasikan program kesehatan di Puskesmas Grogol Kelurahan Limo Depok.Tujuan kedua adalah meningkatkan kemampuan kader dalam melakukan deteksi dinimasalah kesehatan jiwa di masyarakat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputipelatihan kader yang telah ada yaitu kader posbindu tentang kesehatan jiwa sesuaiusia, pelatihan melakukan deteksi dini, pelatihan melakukan buku pedoman KKJ danbuku deteksi dini kesehaan jiwa. Hasil abdimas menunjukkan peningkatankemampuan komunikasi orang tua dilihat dari pengetahuan, sikap, dan psikomotoribu. Terdapat peningkatan sebelum dan sesudah diberikan materi rata-ratapeningkatan sebesar 14,72%.
PENINGKATAN KETERAMPILAN DALAM PROSES PRODUKSI DAN PENETAPAN HARGA POKOK PADA KELOMPOK USAHA RAJUT KOMUNITAS GRIYA UKM CINERE Jenji G. A.; Satria Y. W.
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.493 KB)

Abstract

UKM memiliki peran utama untuk pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia. Kota Depok memiliki 1.650 pelaku UKM tersebar di sebelas kecamatan dengan banyak potensi yang perlu dibina agar memiliki daya saing yang besar sehingga perannya dalam menyumbang kekuatan ekonomi Depok menjadi lebih besar. Produk usaha rajut di Kecamatan Cinere dijual dengan harga yang belum berdasarkan perhitungan penetapan harga pokok hasil perhitungan biaya operasional. sehingga penetapan harga jual yang terlalu tinggi akan menyebabkan menurunnya penjualan, sedangkan penetapan harga jual yang rendah dapat mengurangi keuntungan usaha. Tujuan ditetapkannya harga jual antara lain untuk mendapatkan keuntungan, dapat mempertahankan margin keuntungan pada tingkat tertentu, dapat memenuhi return on investment (ROI), menguasai pangsa pasar dan mempertahankan pangsa pasar. Melalui pelatihan proses produksi, yaitu pemilihan bahan baku, proses produksi, penentuan desain, corak/motif, dan penetapan harga pokok akan mendapatkan hasil produksi yang memiliki nilai jual yang sesuai dan memperoleh keuntungan. Kegiatan pelatihan mendapat respon yang baik dari tiga puluh peserta, yang terlihat dari hasil angket yang diberikan dan adanya peningkatan pengetahuan yang terlihat dari hasil pretes dan postes yang dilakukan. Pelatihan ini diharapkan dapat diaplikasikan dalam usaha sehingga membantu dalam meningkatkan keuntungan.
PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI DESA PADURENAN KECAMATAN GUNUNG SINDUR KABUPATEN BOGOR M.B. Nani Ariani; Adella Hotnyda; Heni Nastiti
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.751 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) di wilayah Desa Padurenan Kecamatan Gunung Sindur untuk memberikan pelatihan tentang pengelolaan sampah rumah tangga dengan metode komposting. Sampah sering menimbulkan bau dan banyak lalat bila hanya dibuang di pekarangan. Warga belum memiliki pengetahuan dan wawasan dalam pengelolaan sampah agar lingkungan menjadi bersih dan sehat, serta belum memahami cara mengelola sampah berbasis masyarakat. Mereka belum memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi barang yang bernilai ekonomi, seperti pupuk cair organik dan kompos. Mitra yang terlibat dalam kegiatan adalah kelompok ibu-ibu desa Padurenan dari RT 01/RW 01 dan RT 02/RW 01. Untuk mengetahui pemahaman akan pengelolaan sampah, dilakukan pretes dan postes dengan cara membagikan kuesioner kepada kelompok ibu tersebut. Hasil kuesoner sebelum diberikan ceramah adalah terdapat 69% responden mengaku tidak memahami pengelolaan sampah rumah tangga, sedangkan setelah kegiatan ini, pemahaman mereka meningkat menjadi 90%. Ada perubahan pemahaman sebesar 21% lebih dan mereka ingin melakukan pengelolaan sampah secara terus-menerus dengan harapan pada kemudian hari akan menjadi tambahan pendapatan bagi rumah tangga sehingga akan meningkatkan perekonomian masyarakat.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN TERPADU PADA UKM-UKM DI KECAMATAN CIRACAS JAKARTA TIMUR A.Bernadin Dwi M.; Dahlia Pinem
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.419 KB)

Abstract

Persaingan pasar yang dihadapi UKM menyebabkan diperlukannya strategi pemasaran terpadu yang akan dapat digunakan untuk menghadapi pesaing. Memanfaatkan teknologi tepat guna yang ada menjadi pilihan tepat yang harus diimplementasikan sesuai dengan kebutuhan pemasaran agar dapat meningkatkan penjualan. Perkembangan teknologi, khususnya bidang informasi, telah menumbuhkan peluang berkreasi dan berinovasi dalam memasarkan UKM. Teknologi sebagai media komunikasi menjadi sarana yang sangat efektif dalam dunia pemasaran hingga saat ini. Seiring dengan perubahan perilaku masyarakat yang lebih menaruh perhatian pada internet menjadi tantangan bagi UKM dalam memasarkan produk secara daring. Integrated Marketing Communication (IMC) atau Komunikasi Pemasaran Terpadu (KPT) adalah suatu konsep perencanaan komunikasi pemasaran terpadu yang mengevaluasi peran strategis pemasaran dari berbagai model komunikasi, misalnya periklanan umum, penjualan personal, pemasaran langsung, hubungan masyarakat, dan menggabungkan berbagai program ini sebagai upaya meningkatkan omzet penjualan. Penerapan IMC dalam upaya merambah pasar bagi produk UKM di Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi pemasaran, focus group discussion, sosialisasi, dan pendampingan implementasi penggunaan pemasaran berbasis daring.
PENYUSUNAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA DAN BUKU PENGAWASAN ANGGARAN DESA DI DESA MANDALAWANGI KABUPATEN PANDEGLANG Satria Yudhia Wijaya; Samin Samin
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.537 KB)

Abstract

Latar belakang program pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengelolaan keuangan daerah sudah mengalami berbagai perubahan regulasi dari waktu ke waktu. Perubahan tersebut merupakan rangkaian bagaimana suatu pemerintah daerah dapat menciptakan good governance goverment dengan melakukan tata kelola pemerintahan dengan baik. Pengelolaan keuangan daerah harus dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan, dan bertanggung jawab. Target program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pelatihan penyusunan realisasi anggaran dan pendapatan desa serta pengelolaan buku pengawasan anggaran desa para aparatur pemerintah desa dalam mewujudkan akuntabilitas di Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang dalam memelajari secara teknis ketentuan dan tata cara penatausahaan administrasi keuangan desa karena anggaran yang turun ke desa sangat besar yang harus di kelola desa sehingga diperlukan penguatan SDM terutama kepada bendahara desa yang memang ranahnya pembuatan pelaporan sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku agar menghindari kesalahan serta kerugian anggaran negara. Kegiatan ini memiliki keterkaitan yang sangat mutualis dengan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) di Desa Mandalawangi, Pandeglang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BAGI KELOMPOK USAHA MIKRO MAKANAN KHAS DAERAH KOTA SERANG Khoirul Aswar; Ermawati Ermawati
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.136 KB)

Abstract

Berkembangnya beberapa olahan makanan di Desa Kelanggaran Unyur Serang, Banten, karena adanya diversifikasi hasil olahan dengan berbagai ukuran, bentuk, dan jenis. Meskipun jumlah produksi yang dihasilkan perajin bertambah, sering kali mereka mengabaikan atau tidak melakukan pencatatan keuangan terkait dengan belanja bahan, proses produksi, sampai ke pemasaran, sehingga harga terbentuk hanya berdasarkan perkiraan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mitra, yaitu ibu-ibu, sehingga diharapkan setelah selesai pengabdian ini mereka mampu membuat laporan keuangan untuk usahanya. Metode pelaksanaan dalam program menggunakan metode kaji tindak partisipatif. Metode ini dilakukan karena perlunya tahapan analisis situasi mitra berupa kunjungan peninjauan kondisi lapangan pada mitra. Untuk menyelesaikan solusi atas permasalahan yang dihadapi perajin olahan makanan, dilakukan rangkaian kegiatan. Berdasarkan hasil pengamatan langsung, diskusi, dan tanya jawab langsung selama pelatihan, tejadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang laporan keuangan usaha mikro makanan/ oleh-oleh khas Kota Serang.
PEMBERDAYAAN UKM PERTANIAN DI DEPOK MELALUI IMPLEMENTASI KOMPUTER AKUNTANSI DASAR Ayunita Ajengtiyas Saputri Mashuri; Husnah Nur Laela Ermaya
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.871 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim merupakan kegiatan pemberdayaan komputerisasi akuntansi di UKM Cilodong-Berkarya, Depok. Beberapa UKM tersebut memiliki jenis usaha yang berbeda-beda,seperti fashion, kuliner, bahkan aksesori hasil karya tangan UKM. Usaha para UKM yang tergabung dalam UKM Cilodong-Berkarya saat ini sedang berkembang pesat, ditambah adanya dukungan walikota setempat dalam memberikan dorongan para UKM agar dapat lebih maju dengan memberikan fasilitas tempat usaha. Namun, para pengusaha UKM memiliki keterbatasan dalam pemahaman penyusunan laporan keuangan. Bahkan, pencatatan akuntansi secara konvensional hanya terbatas laporan pengeluaran dan pemasukan kas. Tidak tersedianya pencatatan akuntansi yang akurat dapat menjadi salah satu kendala para pengusaha UKM Cilodong-Berkarya di bawah UKMP Depok dalam mengembangkan jenis usaha melalui pinjaman modal. Tim merancangkan kegiatan dalam pemberdayaan komputerisasi akuntansi dengan menggunakan salah satu software yang mudah dipahami oleh peserta. Peserta tidak harus memiliki latar belakang pendidikan akuntansi dalam menyajikan laporan keuangan. Program Zahir, software tersebut, dapat menyajikan laporan keuangan dengan cara menginput transaksi-transaksi yang sudah diidentifikasikan, dan dari input data-data transaksi tersebut dapat dihasilkan laporan keuangan dengan mudah dan tersistematika. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu mitra dalam mempermudahkan pencatatan akuntansi dan data-data secara terkomputerisasi terkait aktivitasi perdagangan yang dilakukakan oleh peserta pengusaha UKM yang hadir.
PERCEPATAN PENGURANGAN KEMISKINAN MELALUI WORKSHOP PROGRAM PEMBIAYAAN ULTRA MIKRO DAN PERMODALAN NASIONAL MADANI BAGI UMKM DI DESA MARGAMULYA Alfatih S. Manggabarani; Faisal Marzuki; Nunuk Triwahyuningtyas
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.465 KB)

Abstract

Berdasarkan peluang yang ditawarkan pemerintah dan hasil penelitian tentang penguatan keuangan mikro di Desa Margamulya tahun 2018, dilakukan pengabdian untuk pencapaian target program pemerintah dalam percepatan pengurangan kemiskinan dan pemerataan pendapatan masyarakat kota dan perdesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program workshop pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat berlangsung selama tiga hari dari 26--28 Juli 2019 dengan peserta lima puluh pelaku usaha. Pengabdian ini bertujuan memfasilitasi masyarakat perdesaan, khususnya pelaku usaha, dalam penggunaan bantuan untuk perbaikan taraf hidup masyarakat desa tertinggal khususnya dan secara lebih luas untuk pencapaian target program pemerintah dalam percepatan pengurangan kemiskinan. Materi workshop berupa pembukuan sederhana agar peserta mampu membuat cash flow usaha selama satu bulan dan selanjutnya dapat dibuat dalam satu tahun. Dengan adanya cash flow diharapkan pihak investor dapat memberikan penilaian untuk kelayakan investasi setiap pelaku usaha yang layak diberi pembiayaan serta pengenalan manfaat pembiayaan UMI dan MADANI. Kegiatan ini untuk mempermudah seluruh elemen masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas tersebut. Khusus 2019, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,5 triliun yang diperuntukkan bagi program Pembiayaan Ultra Mikro (UMI) dan MADANI. Tercatat 17 juta pelaku usaha yang layak mendapatkan fasilitas pinjaman dari perbankan. Sementara itu, 44 juta pelaku usaha lainnya justru selama ini tidak mendapatkan fasilitas serupa karena dianggap tidak layak.
MENDONGKRAK DAYA SAING UMKM MELALUI WORKSHOP ENAM PROGRAM PIORITAS PADA DESA TERTINGGAL MARGAMULYA KECAMATAN CILELES, KABUPATEN LEBAK, BANTEN Faisal Marzuki; Alfatih S. Manggabarani; Mahendro Sumardjo
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.789 KB)

Abstract

Metode pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini adalah partisipasi antara tim program kemitraan masyarakat dan para pelaku UMKM di Kecamatan Cileles. Metode ini digunakan agar mitra memberikan kontribusi dalam peningkatan usahanya. Dengan demikian, diharapkan luaran kegiatan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan dengan baik serta berkelanjutan oleh mitra. Para pelaku UMKM yang terlibat 150 orang. Setelah kegiatan pengarahan, disimpulkan bahwa rata-rata pelaku UMKM tidak memperhatikan proses produksi dan inovasi mereka, hanya melihat peluang yang ada di sekitarnya dengan alasan barang atau jasa yang mereka produksi dapat dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan sendiri ataupun keluarganya. Kemudian, dalam kemudahan berusaha sebagian besar pun tidak memerhatikan halhal yang sangat penting dalam berwirausaha, yaitu bagaimana mendirikan serta melaporkan usahanya tersebut. Lalu, pada akses modal, sebagian UMKM hanya mengandalkan modal sendiri dengan alasan tidak mengetahui cara mendapatkan modal dengan mudah serta sumber-sumber yang menguntungkan. Dalam proses akses pasar hanya beberapa pelaku usaha yang kurang memerhatikan cara menjual dan memasarkan hasil produk untuk masyarakat luas. Dukungan infrastruktur juga membuat pelaku UMKM kurang termotivasi untuk menjadi lebih baik. Disimpulkan bahwa pelaku usaha UMKM di Desa Margamulya Kecamatan Cileles mulai memahami dan mengerti bagaimana cara agar usahanya berkembang, mulai dari inovasi yang diciptakan, kebutuhan penduduk pada masa mendatang, cara mendirikan usaha yang baik dan benar agar usaha mereka lebih berkembang dan dikenal masyarakat, lebih memahami pemilihan tempat, promosi, harga, serta produk unggulan mereka yang berbeda dengan UMKM lainnya, dan menggunakan beberapa fasilitas pemerintah yang sebelumnya tidak diketahui. Dari wawancara, permasalahan para UMKM, di antaranya keterbatasan bahan pokok penjualan karena harus menunggu barang dari Jakarta, kecuali bahan pokok utama untuk pelaku UMKM dapat dijangkau dengan hasil cocok tanam sendiri. Selanjutnya, masalah permodalan dengan biaya bunga kecil dan kurangnya dukungan dari pemerintah setempat dalam mempromosikan produk-produk unggulan para UMKM tersebut.