cover
Contact Name
Sri Hapsari Wijayanti
Contact Email
sri.hapsari@atmajaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@atmajaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SABDAMAS
ISSN : 27155188     EISSN : 2715582X     DOI : -
SABDAMAS merupakan kumpulan makalah hasil pengabdian kepada masyarakat yang dipresentasikan dalam Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SABDAMAS) di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. SABDAMAS memuat tujuh bidang kegiatan, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, komunikasi, sosial budaya, dan ipteks. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya, Jakarta sejak Desember 2019 dan akan terbit secara berkala tiga tahun sekali untuk kegiatan diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di Unika Atma Jaya, berkolaborasi dengan Universitas Tarumanagara dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
KECAKAPAN BERKOMUNIKASI BERBASIS ENGLISH FOR TOURISM DAN ENTERPRENEURSHIP BERMUATAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT KAVLING SEROJA, KOTA BATAM Yunisa Oktavia; Nur Elfi Husda; Suhardianto Suhardianto
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.182 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki permasalahan sebagai berikut. (1) Kecakapan berkomunikasi masyarakat belum mampu dipahami oleh pendatang sehingga menyulitkan pendatang untuk mengunjungi situs-situs pariwisata yang ada di sana. (2) Masyarakat belum mahir menggunakan bahasa Inggris sehingga sulit mengaplikasikan English for tourism. (3) Prinsip kearifan lokal budaya Melayu belum direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. (4) Jiwa enterpreneurship masyarakat belum terbentuk, padahal daerah mereka memiliki peluang yang bagus untuk menciptakan usaha kreatif. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan hasil, serta partisipasi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meningkatkan kecakapan berkomunikasi masyarakat Sagulung agar mahir berbahasa Inggris dan mengembangkan jiwa enterpreneurship masyarakat agar menjadi ibu rumah tangga yang mandiri, kreatif, dan meningkatkan taraf perekonomian. Hasil kegiatan ini adalah ibu rumah tangga sebagai peserta pengabdian sudah mendomininasi dan mengalami peningkatan kemahiran English for tourism. Peserta juga diberikan pelatihan pembuatan keset kaki berbasis kearifan lokal dan pembuatan sabun cuci piring yang bebas dari zat kimia, harga terjangkau, higienis, dan bernilai ekonomi. Berdasarkan hasil kegiatan ini, masyarakat Kavling Seroja memiliki usaha mandiri dengan memiliki UMKM keset kaki di perumahan mereka
PERLINDUNGAN HAK-HAK WARGA BINAAN DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG BANTUAN HUKUM DI RUTAN KLAS 1 CIPINANG Heru Sugiyono; Dinda Dinanti
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.533 KB)

Abstract

Rumah tahanan negara atau sering disebut rutan merupakan tempat menginap para tahanan atau biasa disebut warga binaan yang statusnya masih dalam proses penyidikan, penuntutan, atau pemeriksaan, baik di tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, maupun Mahkamah Agung. Sebagaimana diatur dalam UndangUndang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, negara memiliki kewajiban untuk menyediakan bantuan hukum, baik berupa konsultasi maupun pendampingan; baik pada tingkat penyidikan, penuntutan, maupun selama menjalani proses persidangan di pengadilan hingga putusan mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Bantuan hukum diberikan secara cuma-cuma kepada ara warga binaan yang kurang mampu dengan menyertakan surat keterangan tidak mampu yang diterbitkan oleh lurah setempat. Kendatipun bantuan hukum secara cuma-cuma telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, masih banyak warga binaan di rutan klas I Cipinang belum mengetahuinya. Inilah yang kemudian melatarbelakangi dilakukannya pengabdian kepada masyarakat di rutan klas I Cipinang. Metode pelaksanaan yang dilakukan terlebih dahulu mengajukan permohonan izin pelaksanaan kepada Kepala Kanwil Hukum dan HAM DKI Jakarta cq. Kepala Rutan Klas I Cipinang. Setelah memperoleh izin, pengabdian dilaksanakan di rutan klas I Cipinang pada 11 April 2019 yang dihadiri 30 warga binaan dengan cara presentasi materi bantuan hukum, dialog, dan konsultasi hukum. Hasilnya, warga binaan sangat antusias untuk berkonsultasi terkait kasus hukumnya dan mengajukan permohonan pendampingan selama menjalani proses persidangan di pengadilan. Sebagai tindak lanjut atas permohonan pendampingan dari warga binaan tersebut, telah pula ditindaklanjuti dengan memberikan pendampingan warga binaan selama menjalani proses persidangan sampai putusan pengadilan.
PEMBANGUNAN BUDAYA KESADARAN BERKENDARA SEPEDA MOTOR YANG AMAN DI KALANGAN PELAJAR SMAN 66 JAKARTA Bambang Waluyo; Handoyo Prasetyo; Subakdi Subakdi
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.508 KB)

Abstract

Dalam era yang serba praktis dan cepat ini, diperlukan sarana transportasi yang berfungsi mendukung seluruh aktivitas masyarakat, baik transportasi umum, seperti busway, KRL, maupun kendaraan pribadi berupa mobil dan sepeda motor. Sepeda motor adalah moda transportasi terbanyak yang digunakan masyarakat karena harganya murah, mudah mendapatkannya, biaya operasional ringan, dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai fungsi. Peningkatan jumlah sepeda motor sayangnya diiringi dengan meningkatnya angka kecelakaan kendaraan bermotor, yang sebagian besar korbannya adalah pelajar SMA. Sosialisasi budaya berkendara yang aman ini bertujuan mencegah dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar SMA. Kegiatan dilaksanakan dengan cara penyuluhan melalui kegiatan paparan materi dan diskusi/tanya jawab. Dari sosialisasi tersebut diketahui bahwa walaupun pabrikan selalu mengembangkan fitur keselamatan yang makin canggih demi menjaga keselamatan pengendara, masih diperlukan kemampuan dan keterampilan (skill) dari pengendara agar dapat mengendarai sepeda motor dengan benar dan aman, baik yang dipelajari melalui pelatih (instruktur) resmi maupun pelatihan karakter (budaya) yang membangun karakter pengendara agar menjadi pengendara yang berbudaya dan sadar keselamatan.
“SAPA SEHAT PENGANTEN” PENGELOLAAN HIDUP PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS CIKOKOL KOTA TANGERANG Nina Nina; Istiana Kusumastuti
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (805.5 KB)

Abstract

Hasil Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi penyakit hipertensipada usia lebih dari 18 tahun cenderung mengalami peningkatan sebesar 34.1%, diwilayah Puskesmas Cikokol sendiri penyakit ini mengalami peningkatan sejak tahun2016-2018 dan saat ini tercatat sebagai nomor satu dari 10 penyakit terbesar.Berdasarkan hasil observasi awal, mayoritas penduduk di kampung yang terletak diRT 03/RW 06 atau dikenal dengan wilayah Kampung Hipertensi ini memilikikebiasaan merokok, mengkonsumsi makanan tinggi garam seperti ikan asin, makanandengan pengawet serta tidak terbiasa melakukan aktivitas fisik secara rutin sehinggamengalami obesitas. Kegiatan ini dilaksanakan mulai bulan Juli sampai dengan 10Agustus 2019. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentangpengelolaan hidup dengan hipertensi kepada masyarakat di wilayah “KampungHipertensi” di wilayah kerja Puskesmas Cikokol, Tangerang dengan melakukansenam 30 menit, asupan buah dan sayur, periksa kesehatan dan pengenalan menuuntuk penderita hipertensi (disingkat SAPA PENGANTEN). Metode yang digunakanadalah promosi kesehatan menggunakan metode fasilitasi kesehatan denganmelibatkan peserta secara aktif melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD).Kegiatan dipandu oleh seorang fasilitator dengan membagi 30 peserta menjadi 6kelompok yang didampingi masing-masing oleh seorang co-fasilitator dan berdiskusitentang hipertensi mencakup pengertian, klasifikasi, risiko, gejala, bahaya, komplikasi,pengendalian faktor risiko hipertensi dan metode pengelolaan asupan makananmenggunakan metode Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH). Melaluikegiatan ini diharapkan peserta yang merupakan penderita hipertensi memilikipengetahuan dan motivasi untuk melakukan perilaku pengelolaan hidup sehat untukmeningkatkan derajat kesehatan dan mencegah stroke dan komplikasi hipertensi lainsejak dini.
PELATIHAN FOTOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN KAMERA PONSEL PADA KELOMPOK SADAR WISATA, TANJUNG LESUNG, BANTEN Eko Widodo
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.014 KB)

Abstract

Indonesia dikenal sebagai daerah yang rawan bencana alam. Banyak sekali terjadi beragam bencana alam di negeri ini. Salah satunya adalah bencana alam tsunami yang melanda Tanjung Lesung, Padeglang, Banten pada 21 Desember 2019. Daerah tersebut telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang merupakan salah satu dari sepuluh daerah wisata unggulan baru di Indonesia. Terjadinya bencana tsunami telah membuat perkembangan pariwisata di daerah tersebut menurun drastis. Wisatawan menjadi enggan atau takut berkunjung ke daerah wisata tersebut meskipun Kementerian Pariwisata telah mengampanyekan dalam berbagai event bahwa daerah tersebut merupakan daerah tujuan wisata yang aman.Untuk mengembalikan daya tarik Tanjung Lesung, perlu upaya promosi dari berbagai pihak, tidak hanya dari pemerintah. Masyarakat di tempat itu dapat diminta untuk melakukan promosi tentang daya tarik daerah tersebut sebagai daerah wisata unggulan. Pada era Revolusi Industri 4.0 sekarang ini, perangkat digital, khususnya ponsel, telah dilengkapi dengan kamera. Dengan kamera yang terpasang di ponsel, wisatawan dapat membidik momen peristiwa, orang, atau lanskap pemandangan yang menarik di wilayah sekitarnya. Berbagai gambar kemudian dengan mudah diunggah di berbagai media sosial yang ada. Jika gambar yang bagus itu kemudian viral, hal itu merupakan bentuk promosi yang bagus untuk menarik wisatawan agar berkunjung ke tempat tersebut. Agar menghasilkan gambar yang bagus, masyarakat perlu dibekali keterampilan fotografi yang memadai. Dengan kamera yang dimiliki, mereka dapat menghasilkan karya fotografi yang cukup bagus untuk bahan promosi di media sosial. Cara itu juga merupakan bentuk solusi partisipatif masyarakat untuk membantu mempromosikan daerahnya lewat media sosial yang saat ini merupakan media yang cukup mudah, murah, dan luas penyebarannya sebagai media promosi. Diharapkan dengan pelatihan fotografi tingkat dasar dengan menggunakan kamera ponsel, perkembangan wisata di daerah tujuan wisata Tanjung Lesung dapat segera pulih kembali.
PEMBERDAYAAN KREATIVITAS KADER POSYANDU DALAM PENGOLAHAN TANAMAN PALAWIJA DI KELURAHAN PASIR PUTIH SAWANGAN DEPOK Widayani Wahyuningtyas; Sintha Fransiske; Dian Lutfiana Sufyan
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.105 KB)

Abstract

Peningkatan kemampuan dalam berkreasi dan berinovasi. Disinilah suatukreatifitas sangat diperlukan untuk mengembangkan ide dan gagasan. Kreatifitas yangdikembangkan akan memunculkan cikal bakal produk inovasi. Untuk itu dibutuhkanbagaimana merubah pola pikir ibu kader Posyandu dalam Pengetahuan Gizi yangterkandung pada tanaman palawija. Dari hasil pengabdian masyarakat yang dilakukandi Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok yang diwakili oleh Ibu Kader Posyanduyang tersebar di 12 RW menghasilkan bahwa Tingkat Kehadiran Ibu Kader dalammengikuti Penyuluhan dan Pelatihan baik yaitu 43 orang (98%). Tingkat PengetahuanGizi Ibu Kader baik yaitu 32 orang (88%) setelah mengikuti Penyuluhan dan Pelatihantersebut. Dan mengaplikasikan dalam bentuk mempraktekan tanaman palawija (Umbi-Umbian) menjadi dua produk andalan yaitu Paobiu (Bapao Ubi Ungu) Pikulis (KripikKulit Manggis, Tepung Singkong), dapat menghasilkan nilai jual lebih. Pengetahuandari segi gizi juga meningkat dari rata-rata poin 48 menjadi 74. Kesimpulannya bahwaIbu Kader posyandu telah berfikir kreatif dengan merubah pola pikirnya setelahmemperoleh pengetahuan gizi sehingga dapat memanfaatkan tanaman palawijabernilai lebih. Saran Mitra kerja Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakartadengan Kader Posyandu Pasir Putih lebih kreatif dan inovatif dalam menghasilkankarya yang mempunyai nilai lebih dan bermanfaat meningkatkan pendapatan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI DESA Rini Riyantini; Rudhy Ho Purabaya
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.329 KB)

Abstract

Tiga aspek yang penting untuk mewujudkan desa yang partisipatif dalam pembangunan adalah perencanaan pembangunan berbasis data desa, pengelolaan aset dan tata kelola keuangan desa, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. Terbatasnya partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan pembangunan sangat tergantung pada akses dan pemahaman masyarakat terhadap data dan informasi. Minimnya data dan informasi kebutuhan masyarakat desa yang valid menjadi peluang miskomunikasi dan misinformasi sehingga program yang digulirkan tidak tepat sasaran. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dalam memanfaatkan ketersediaan sistem informasi desa sebagai media komunikasi antarkomunitas. Kegiatan dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengelola sistem informasi desa. Metode yang digunakan adalah pembelajaran kolaboratif mengenai cara berkomunikasi aktif dengan menggunakan sistem informasi desa melalui penyuluhan dan praktik. Sebelum dan setelah penyuluhan, diberikan evaluasi berupa pretest dan posttest. Hasil tes menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan dari setiap aspek sebesar >20%. Peningkatan hasil tersebut merupakan angka komunikasi partisipasi masyarakat dalam sistem informasi desa yang dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga menjadi faktor pendukung hilirisasi dalam pembangunan.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL BAGI IBU-IBU RUMAH TANGGA DI POSYANDU FLAMBOYAN, BEKASI (RETRACTION) Rut Rismanta Silalahi
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.796 KB)

Abstract

(RETRACTION/NASKASH INI DITARIK)
PKM KELOMPOK BELAJAR DI MTS KOMPUTER ASSHIDIQIYAH Wulan Purnama Sari; Suzy Azeharie; Sinta Paramita
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.518 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya, tetapi di sisi lain juga memiliki potensi konflik yang sangat besar. Hal itu menjadi ancaman, terutama dalam hal keharmonisan dan kerukunan. Terlebih lagi dengan berkembangnya gerakan radikalisme di Indonesia. Paham radikalisme ini bahkan sudah mulai masuk ke sekolah dalam bentuk kegiatan kerohanian, menjadikan siswa sebagai sasaran. Selain itu, usia siswa yang tergolong remaja menjadikannya sangat rentan untuk terpapar paham radikalisme. Peran sekolah sangat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran paham radikalisme ini, dan untuk menanamkan nilai-nilai hidup rukun. Hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa salah satu unsur untuk mewujudkan kerukunan adalah pendidikan, atau dengan kata lain, sekolah memiliki peranan penting dalam mewujudkan kerukunan dan mencegah paham radikalisme. Atas dasar itu, kegiatan ini dilaksanakan di sekolah dengan sasaran siswa. Sekolah yang menjadi mitra dalam kegiatan PKM adalah MTS Komputer As-Shidiqiyah yang mayoritas siswanya adalah Islam dan tergolong ekonomi rendah. Hal itu menjadikan siswa tersebut sangat rentan terpapar paham radikalisme. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, penyebaran poster nilai kerukunan dan pembagian buku cerita bergambar. Kegiatan ini disambut baik oleh khalayak siswa yang tampak antusias memgikuti jalannya setiap kegiatan. Siswa belajar tentang nilai-nilai kerukunan dan bahaya radikalisme.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN KADER ASI EKSKLUSIF DI SAWANGAN DEPOK JAWA BARAT Herlina Herlina; Rokhaidah Rokhaidah; Indah Permatasari
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.402 KB)

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) memiliki masalah nutrisi sejak di dalam uterinesehingga ketika lahir perlu mendapatkan penanganan khusus baik di rumah sakitmaupun di komunitas. Nutrisi yang paling tepat untuk bayi baru lahir sampai 6 bulanadalah air susu ibu (ASI) yang diberikan secara ekslusif. Program pengabdian kepadamasyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan kader posyandu untuk mendukungprogram peningkatan cakupan ASI eksklusif. Program terdiri dari penyuluhan danpendampingan pada 10 kader ASI Eksklusif. Evaluasi dilakukan dengan mengukurpengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan. Hasil PKM menunjukkan adaperubahan pengetahuan kader tentang ASI eksklusif (p value =.0.02, CI=95%).Sebanyak 70% kader mengalami peningkatan pengetahuan tentang tanda perlekatanbayi atau lact on yang benar. Berdasarkan hasil program penyuluhan, dosen pengabdimenyarankan pendampingan kader ASI Eksklusif untuk memberdayakan masyarakatdalam program peningkatan cakupan ASI Eksklusif.