cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 123 Documents
PENGARUH SUPLEMENTASI FEED ADDITIVE TERHADAP KONVERSI RANSUM PEDET SAPI PERANAKAN FRIES HOLLAND JANTAN ELSA AYUNITA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v4i4.41155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi feed additive terhadap konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan dan konversi ransum pedet sapi peranakan Fries Holland jantan. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok ulangan berdasarkan umur. Enam belas ekor pedet sapi peranakan Fries Holland jantan dialokasikan ke dalam 4 perlakuan percobaan, yaitu P0 = tidak diberi feed additive, P1 = 0,5 mL feed additive, P2 = 1 mL feed additive, dan P3 = 1,5 mL feed additive. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi feed additive tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Kesimpulan, suplementasi feed additive tidak memberikan pengaruh terhadap konsumsi bahan kering, pertambahan bobot badan dan konversi ransum pedet sapi peranakan Fries Holland jantan.Kata Kunci : Feed additive, pedet, konsumsi,  pertambahan bobot badan, konversi ransum 
Nilai pH, Asam Laktat dan Amonia Silase Batang Pepaya (Carica Papaya L) Yang Dihasilkan dari Ensilase Dengan Penambahan Molases dan Nitrogen TIDI DHALIKA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v4i4.42442

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dari pH, konsentrasi asam laktat dan ammonia terbaik dari silase batang pepaya yang dihasilkan dari proses ensilase akibat pengaruh penambahan molases dan nitrogen. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL),  perlakuan pada penelitian ini adalah : ensilase batang pepaya dengan penambahan 0% molases dan 0% nitrogen (P0), ensilase batang pepaya dengan penambahan 0% molases dan 2% nitrogen (P1), ensilase batang pepaya dengan penambahan 5% molases dan 0% nitrogen (P2), ensilase batang pepaya dengan penambahan 5% molases  dan 2% nitrogen (P3),  tiap perlakuan diulang sebanyak 5 (lima) kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari pH, konsentrasi asam laktat dan konsentrasi amonia silase batang pepaya yang dihasilkan dipengaruhi oleh penambahan molases dan nitrogen pada proses ensilase dan penambahan molases 5% dan nitrogen 0% menghasilkan nilai pH terendah yaitu 4,38, konsentrasi asam laktat tertinggi, yaitu 13,67% dan konsentrasi amonia terendah, yaitu 2,15%. Kata kunci : pH, asam laktat, amonia, silase, batang pepaya, molases, nitrogen,
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN BIDARA (ZIZIPHUS SPINA-CHRISTI L.) DALAM RANSUM TERHADAP KADAR TOTAL PROTEIN, ALBUMIN, DAN GLOBULIN PLASMA DARAH PUYUH PADJADJARAN DEWI ANDINI
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v4i4.43545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun bidara Ziziphus spina-christi L.) terhadap kadar total protein plasma, albumin dan globulin Puyuh Padjadjaran. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Berkah Farm Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pengujian sampel plasma darah Puyuh Padjadjaran dilakukan di Laboratorium Fisiologi Ternak dan Biokimia, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Sumedang. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan pengaruh perlakuan menggunakan uji sidik ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan dan polinomial ortogonal. Objek penelitian ini terdiri dari 100 ekor Puyuh Padjadjaran yang dipelihara mulai dari hari 0 – 42 hari yang dibagi ke dalam 5 perlakuan dan masing – masing perlakuan memiliki 4 ulangan yaitu, P0 = ransum basal tanpa ekstrak daun bidara, P1 = Ransum basal + 0,05% ekstrak daun bidara, P2 = Ransum basal + 0,1% ekstrak daun bidara, P3 = Ransum basal + 0,15% ekstrak daun bidara, dan P4 = Ransum basal + 0,2% ekstrak daun bidara.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian ekstrak daun bidara berbeda nyata (P<0,05) terhadap kadar total protein plasma, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kadar albumin dan globulin plasma darah Puyuh Padjadjaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian ekstrak daun bidara dengan dosis 0,2% dalam ransum mampu meningkatkan kadar total protein plasma darah Puyuh Padjadjaran optimal dalam kisaran normal.Kata kunci: Ekstrak Daun Bidara, Total Protein Plasma, Albumin, Globulin, Puyuh Padjadjaran
The Effect of Irradiation Methods on Biomass Yield on Mix of Corn (zea mays) and Mung Bean (Vigna radiata) with Hydroponic system Iin Susilawati; Lizah Khairani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.47880

Abstract

The objectives of this research was to find effect of irradiation methods on the production of biomass fresh weight, leaf and root dry weight on  combination of mung bean and corn with hydroponic system. This research was design with experimental method using Completely Randomized Design   with 2 treatmens and 9 replications. The observed of P1 = irradiation method with the sunlight for  12 hours and P2 = irradiation method with  LED grow light 7. watt for  16 hours. Parameters observed were biomass fresh weight,  leaf and root dry weight Data were analyzed using of two samples Independent T-tes. The result showed that biomass fresh weight and leaf dry weight of irradiation with  LED  higher   than  irradiation  with the sunlight,  the average’s 3155,844 g/m2, and 55,14 g/m2, but no significant effect on dry weight of root.
DINAMIKA JAGUNG LOKAL YANG DISERAP PABRIK PAKAN TAHUN 2019 - 2021 Puguh Susilo Pradityo
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i1.46993

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dinamika serapan jagung lokal di pabrik pakan tahun 2019-2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kuantitatif menggunakan.Analisis regresi digunakan untuk membuat model estimasi pemanfaatan jagung lokal (Y). Variabel yang diamati adalah produksi jagung lokal (X1), kapasitas silo (X2), produksi pakan unggas (X3), harga jagung lokal yang diterima oleh pabrik pakan (X4), harga jagung dunia (X5), kadar air jagung (X6), stok jagung pabrik pakan (X7), dan kecukupan jagung (X8) dari 83 perusahaan pabrik pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelian jagung lokal oleh pabrik pakan adalah 6.659 ribu ton (2019), 6.662 ribu ton (20200, dan 6.163 ribu ton (2021). Kecukupan jagung lokal untuk mendukung produksi pakan unggas pada tahun 2019 adalah 47 hari, pada tahun 2020 adalah 52 hari, dan pada tahun 2021 adalah 40 hari. Model terbaik untuk pemanfaatan jagung lokal adalah Y = 9200 + 0,754 X3 - 0,332 X5 + 0,394X7 (R2 = 0.707). Variabel yang mempengaruhi penyerapan jagung lokal adalah produksi pakan unggas, harga jagung dunia, dan stok jagung pabrik pakan.
EVALUASI KUALITAS PAKAN TERHADAP INDEKS PERFORMA AYAM RAS PEDAGING DI SULAWESI SELATAN Sapta Priyana Amin
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.46766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pakan ayam ras pedaging para peternak kemitraan terhadap indeks performa yang dibedakan berdasarkan jenis kandang, musim, dan ketinggian tempat yang berbeda. Penelitian menggunakan data sekunder dari   PT. BSB yang melakukan kemitraan ayam ras pedaging di 4 kabupaten yaitu Barru, Bone, Jeneponto dan Makassar Provinsi Sulawesi Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data performa 280 peternak kemitraan  selama 3 tahun dari tahun 2019, 2020, dan 2021.  Data hasil pengujian mutu pakan dari laboratorium BPMKP Cikole Jawa Barat, pabrik pakan dan Fakultas Peternakan Universitas Hassanudin Makassar. Variabel yang diamati adalah kesesuaian hasil uji pakan periode prestarter (BR0), starter (BR1) dan finisher (BR2), bobot badan, umur panen, konsumsi pakan, mortalitas, feed convertion ratio (FCR), dan indeks performa (IP). Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika berbeda nyata diuji dengan Duncan Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nutrisi dari ketiga jenis pakan yang digunakan oleh peternak mitra sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Jenis kandang,  musim, dan ketinggian tempat berpengaruh nyata terhadap konsumsi pakan, bobot badan, FCR, dan mortalitas ayam ras pedaging. Kesimpulan dari penelitian ini adalah IP kandang close house 351,93 ± 24,24 lebih tinggi dibanding kandang open house 320,62 ± 21,18. Kata kunci : close house, indeks performa, open house, pakan ayam ras pedaging
EFEK LEVEL AFLATOXIN B1 DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA DAN KERUSAKAN ORGAN DALAM AYAM BROILER: KAJIAN META-ANALISIS Dwi Sudiyati Argarini
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i1.47020

Abstract

Studi ini melaporkan meta-analisis dari 56 data perlakuan dari 27 artikel ilmiah dari berbagai sumber, seperti Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar, yang mengevaluasi efek aflatoxin B1 (AFB1) dalam pakan ayam broiler terhadap performa dan organ internal. Data dianalisis menggunakan prosedur campuran dengan tingkat aflatoxin sebagai variabel kontinu dan performa serta organ internal sebagai variabel respons. Studi ini melibatkan populasi ayam broiler sebanyak 9.390 dan rata-rata populasi ayam broiler sebanyak 348 dari studi yang berbeda. Strain ayam broiler yang dievaluasi meliputi Ross 308, Cobb 500, Arbor Acres, Hibro, dan strain yang tidak ditentukan. Dosis AFB1 berkisar antara 20 µg/kg hingga 2.000 µg/kg. Meta-analisis ini menunjukkan bahwa AFB1 memiliki efek yang sangat signifikan (p≤0,01) terhadap konversi pakan dan efek signifikan (p≤0,05) terhadap pertambahan berat dan kematian sebagai parameter performa. Selain itu, AFB1 memiliki efek yang sangat signifikan (p≤0,01) terhadap hati, limpa, pankreas, ginjal, dan bursa fabricius, dan efek yang cukup signifikan (p≤0,10) terhadap gizzard sebagai parameter organ internal. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa kontaminasi AFB1 menyebabkan penurunan performa dan cacat organ internal pada ayam broiler. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menginvestigasi efek strain ayam broiler dan periode produksi.
Performa Heifer Sapi Friesien Holstein (FH) Yang Diberi Ransum Dengan Metode Total Mixed Ration (TMR) Pada Berbagai Umur Sapih Hilman Permana; Sari Suryanah; Elly Amalia; Raden Febrianto Christi; Adi Wandi
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.46903

Abstract

Manajemen pakan adalah hal utama dalam pemeliharaan karena memiliki pengaruh yang tidak kecil terhadap pertumbuhan heifer agar bisa menjadi bibit yang berkualitas baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui performa heifer sapi FH pada umur sapih berbeda yang diberikan pakan komplit dengan metode Total Mixed Ration (TMR). Metode penelitian menggunakan eksperimental dengan pengujian data menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan yaitu US1 (heifer dengan umur sapih 70 hari), US2 (heifer dengan umur sapih 80 hari) dan US3 (heifer dengan umur sapih 90 hari),  dengan  10 ulangan. Data yang didapat dianalisis menggunakan tabel sidik ragam, bila terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan’s. Hasil menunjukkan bahwa umur sapih berbeda pada heifer berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, serta konversi ransum dengan metode TMR. Pemberian complete feed pada perlakuan US1 atau heifer yang disapih pada umur 70 hari memberikan nilai rataan performa yang baik dari aspek konsumsi, pertambahan bobot badan, dan meningkatkan efisiensi ransum dengan nilai konversi ransum 8,87.
Gambaran Jumlah Eritrosit, Kadar Hemoglobin, dan Nilai Hematokrit Puyuh Padjadjaran yang Diberi Ekstrak Biji Ketumbar (Coriandrum sativum L.) dalam Ransum Novi Mayasari, Ph.D
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i1.47535

Abstract

Pemberian ekstrak biji ketumbar (Coriandrum sativum L.) dalam ransum Puyuh Padjadjaran terhadap gambaran eritrosit, hemoglobin, dan hematokrit diuji secara eksperimental. Puyuh Padjadjaran sebanyak 100 ekor DOQ dipelihara dari umur 0-42 hari di PT. Berkah Green Farm Kuningan, Jawa Barat Puyuh dibagi ke dalam 5 perlakuan dan 4 ulangan serta ditempatkan secara acak dalam 20 unit kandang percobaan. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan pada penelitian ini. Pada akhir penelitian, darah dikoleksi dan dianalisis di Laboratorium Komersil Multitest, Margahayu, Bandung Barat, Jawa Barat. Data yang didapat dianalisis dengan uji ragam dan dilanjutkan dengan uji lanjut jarak berganda duncan serta uji lanjut polinomial ortogonal. Hasil menunjukan bahwa pemberian ekstrak biji ketumbar pada taraf 0,075 – 0,3% dalam ransum tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah eritrosit, namun berpengaruh nyata meningkatkan kadar hemoglobin dan nilai hematokrit. Pemberian ekstrak biji ketumbar sebesar 0,225% mampu meningkatkan jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan nilai hematokrit Puyuh Padjadjaran.
PLANTAGO DI PADANG PENGGEMBALAAN SEBAGAI PAKAN DAN PENGHASIL METABOLIT SEKUNDER nyimas popi indriani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v5i2.47938

Abstract

ABSTRAK            Lingkungan padang penggembalaan memiliki keanekaragaman  sumber alam hayati, sehingga membuat stabil tatanan lingkungan tersebut. Keanekaragaman tumbuhan sangat penting,  salah satunya yaitu tumbuhan herba Plantago.  Hijauan herba Plantago dari keluarga Plantaginaceae, terutama kaya kandungan nutrien dan mineral serta mengandung senyawa metabolit sekunder (kandungan fitokimia). Plantago banyak terdapat di padang  penggembalaan untuk pakan ruminansia dan pengobatan herbal. Plantago merupakan jenis tanaman herbal karena memiliki kandungan fitokimia diantaranya ialah flavonoid, fenol, saponin dan tanin.  Peran Tumbuhan Plantago sangat penting diantaranya  dapat digunakan untuk mengurangi defisit hijauan pakan padang rumput berbasis rumput selama musim kemarau. Selain itu dampak lingkungan dapat diatasi dengan adanya keberdaan Tumbuhan Plantago yaitu   mengurangi kandungan nitrogen dalam urin dan gas metan. 

Page 8 of 13 | Total Record : 123