cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli DAN Staphylococcus aureus PADA AIR GAMBUT DI KAWASAN DESA SEI TAWAR KECAMATAN PANAI HILIR KABUPATEN LABUHAN BATU Khairatunnisa ,; Kartika Manalu; Rasyidah ,
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.4754

Abstract

Air gambut ialah air permukaan yang ada di dataran rendah tanah gambut, dengan intensitas warna berwarna merah kecoklatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pemanfaatan air gambut di Desa Sei Tawar Kec Panai Hilir Kab Labuhan Batu berdasarkan keberadaan bakteri Escherichia coli dan bakteri Staphylococcus aureus. Sampel di ambil dengan cara composite, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 5 sampel. Uji yang dilakukan yaitu dengan isolasi dan identifikasi bakteri Escherichia coli dengan uji pendugaan, uji konfirmasi (peneguhan), isolasi- identifikasi dan uji IMViC yaitu uji produksi indole, uji Voges-Pro skauer (VP), uji Methyl Red (MR), uji citrate, sedangkan untuk Staphylococcus aureus dilakukan penanaman sampel pada media, uji identifikasi yaitu pewarnaan gram, uji koagulase dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian air gambut menunjukan pada kelima sampel air gambut uji bakteri Escherichia coli didapatkan nilai indeks MPN kode sampel S1 240 CFU sedangkan S2,S3,S4 dan S5 adalah 1.100 CFU dan di nyatakan positif mengandung bakteri Escherichia coli dan pada uji bakteri Staphylococcus aureus dengan uji koagulase positif dan dikalikan dengan faktor pengencerannya didapatkan hasil S1 175 x 10-1 CFU, S2 216 x 10-1 CFU, S3 316 x10-1 CFU, S4 x 10-1 CFU dan S5 352 x 10-1 CFU. Maka dari hasil analisi penelitian Air yang di gunakan tidak memenuhi standar baku mutu kesehatan untuk media air yang telah ditetapkan dalam MENKES No 32 tahun 2017 untuk bakteri Escherichia coli 0 CFU/ 100 mL air dan bakteri Staphylococcus aureus 100 CFU/ 100 mL air. 
Inventarisasi Bryophyta, Pteridophyta, Gymnospermae Di Kabupaten Lamongan Dwi Zulianti; M. Ainul Mahbubillah; Nynda Ayu Nadira Savitri; Rofiatun Solekha
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3596

Abstract

Indonesia has rich of plant species because of its habitat variation. Bryophyta, Pteridophyta, and Gymnospermae mostly grow on highland habitat. Height of the habitat causes change of micro-climate, especially humidity. Lamongan District of East Java Indonesia Jawa Timur is a lowland area so that difficult to find species of those three taxa. For educational purposes, data collection of the 3 taxa species that grow in Lamongan District is needed. The research was carried out by identifying plants Bryophyta, Pteridophyta, and in Lamongan District. The results of the study found that there were 3 Bryophyte species: Marchantia polymorpha, Polytrichum sp, and Riccia sp.; 3 Pteridophyte species: Pteridium aquilinum, Adiantum philippens, and Telmatoblechnum indicum; and 2 Gymnosperm species: Cycas rumphii, and Gnetum gnemon.   
Exchange Structures Between English Lecturer and Health Information Management Students in English Class at Deli Husada Deli Tua Health Institute Herawati Br Bukit
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4434

Abstract

The study reasons were to know what exchanges structures used between English Lecturer and Health Information Management (HIM) students and to obtain development of English learning strategies for health students. This research is conducted by descriptive qualitative. The data were clauses produced by English lecturer and HIM students. The data is analyzed based on Martin theory. In conversation, lecturer tends to has initiative to start it, meanwhile, the students tend to give respond by doing activity (evade) which are instructed by the lecturer. It is found 13 types corresponding moves of information, goods and services exchanges. The dominant exchanges structure were k2^k1 and a1^a2f^a1f. It is found different case, when lecturer gave the information to student that is marked by k1, it is followed by k1 or signed by k2^k1(k2)^k1(k2)^k1. There were two conversational systems namely congruent and metaphorical coding. In conversational structures, as the realizations of conversational systems, it is found some marked structures. Students didn’t answer the question, because undeniable that health students have difficult ability for making dialogue in English therefore lecturer keeps the conversation going by undergone initiative actions such as giving information, asking question or giving instruction but s/he seems to repeat information
Pengaruh Ekstrak Daun Samarinda (Carissa carandas Linn.) Terhadap Histopatologi Aorta Tikus (Rattus norvegicus) Hiperkolesterolemia Elidarni ,; Husnarika Febriani; Rahmadina ,
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4548

Abstract

Hiperkolesterolemia merupakan suatu kondisi tubuh yang mengalami penurunan estrogen yang menyebabkan kadar Low Density Lipoprotein (LDL) meningkat. Daun Samarinda adalah jenis tanaman dari Famili Apocynaceae yang umumnya digunakan sebagai tanaman obat karena mengandung senyawa berkhasiat obat yaitu flavonoid. Senyawa flavonoid dapat memperbaiki kerusakan sel endotel dinding aorta jantung tikus hiperkolesterolemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun samarinda (Carissa carandas Linn.) dalam memperbaiki ketebalan dinding aorta jantung tikus putih (Rattus norvegicus) hiperkolesterolemia. Penelitian ini bersifat eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kelompok yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1 dosis 750 mg/kg BB, perlakuan 2 dosis 1000 mg/kg BB dan perlakuan 3 dosis 1250 mg/kg BB. Adapun data histopatologi berupa ketebalan dinding aorta dianalisis menggunakan SPSS 23 dengan uji ANOVA one-way dan uji Duncan dengan taraf signifikan 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ekstrak daun samarinda berpengaruh dalam memperbaiki ketebalan dinding aorta tikus putih (Rattus norvegicus). 
Model Pemasaran Durian (Durio zibethinus) Terhadap Peningkatan Pendapatan Produsen Pengecer Durian Pada Kawasan Metropolitan Kota Medan Syahbudin Hasibuan; Gustami Harahap`
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.2811

Abstract

Kota Medan sangat padat penduduknya, terutama pada pusat jajanan yang namanya kuliner. Berbagai macam kuliner sangat murah meriah dan paling gampang dijumpai di kota Medan. Salah satu pusat jajanan yang terkenal salah satunya adalah buah durian yang rasanya ada yang manis, pahit dan manis pahit dan merupakan buah dari hutan yang sangat digemari masyarakat medan dan juga dari luar kota. Dengan sistem pemasaran yang efisiensi dan rantai pemasaran yang bagus dapat memudahkan masyarakat untuk membeli dan menjual buah durian. Adanya rantai pemasaran sangat membantu para pedagang untuk melaksanakan perniagaan dan sebagai centra pemasok buah durian yang besar di Kota Medan Penelitian ini adalah untuk menghasilkan tentang model pemasaran durian (Duriozibethinus) Terhadap Peningkatan Pendapatan Produsen Pengecer Duarian Pada Kawasan Metropolitan Kota Medan. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan  Structural Equetion Model (SEM). Permasalahan utama yang diteliti dan dikaji dalam penelitian ini berkaitan dengan “Sistem Pemasaran durian terhadap peningkatan pendapatan produsen  pengecer durian pada kawasan metropolitan Kota Medan
Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Sisik Naga Terhadap Penyembuhan Diare Pada Anak di Desa Penen, Kecamatan Biru-Biru Tahun 2019 Bunga Mari Sembiring; Fithri Handayani Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3331

Abstract

Latar Belakang: Walaupun persentase diare sebagai penyebab kematian pada anak di Indonesia cenderung menurun, namun angka kesakitan dan kematiannya masih tinggi. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksikan pada tahun 2025 masih terdapat lima juta kematian pada anak usia kurang dari 5 tahun, dimana 97% diantaranya terjadi di negara berkembang dengan penyakit infeksi sebagai penyebab utamanya, salah satunya diare. Pemanfaatan jamu berbasis kearifan lokal merupakan salah satu alternatif pengobatan diare yang diharapkan dapat menjadi terapi rasional yang dapat diterapkan oleh setiap keluarga. Sisik naga atau yang sering disebut ribuan di wilayah sumatera bisa dijadikan alternatif pengobatan herbal diare. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun sisik naga terhadap penyembuhan diare pada anak di Desa Penen Kecamatan Biru-Biru. Metode: Eksperimen semu dengan pendekatan sampel satu kelompok pada 95 anak usia 12 sampai 24 bulan. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dari 95 anak yang mengalami diare, 41 anak masih mengalami diare setelah diberikan ekstrak daun sisik naga dan sisanya 54 orang tidak lagi mengalami diare setelah diberikan ekstrak daun sisik naga. . Berdasarkan hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Mc Nemar diketahui nilai sig. 000. Kesimpulan: Ada perbedaan kejadian diare pada anak yang menjadi responden sebelum dan sesudah pemberian ekstrak daun sisik naga.
Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbau Tahun 2021 Lili Suryani Tumanggor; Putra Dearst
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4255

Abstract

Untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbau Tahun 2021. Desain penelitian ini eksperimental  dengan rancangan one groups pretest post test design. Subjek penelitian adalah penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbau sebanyak 18 responden dengan purposive sampling. Hasil uji statistic dengan paired t test menunjukkan nilai p-value 0,000 yang berarti kurang dari 0,005, sehingga keputusan hipotesis Ha diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kutalimbau Tahun 2021.
Pengaruh Intervensi Trik 20-20-20 Terhadap Penurunan Gejala Computer Vision Syndrome Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Deli Husada Rawalven Purba; Sentosa Barus; Fithri Handayani Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4576

Abstract

Diberlakukannya kuliah online pada masa Pandemi Covid-19 secara otomatis meningkatkan intensitas penggunaan perangkat gadget, baik itu ponsel, laptop, komputer, TV dan sejenisnya. Salah satu yang sering terjadi akibat penggunaan gadget yang berlebihan yaitu Computer vision syndrome (CVS) merupakan salah satu masalah pada mata yang menyebabkan gangguan mata yang serius.. Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah quasi eksperiment dengan pendekatan one group sample terhadap 74 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis Pengaruh Intervensi Trik 20-20-20 terhadap Penurunan Gejala Computer Vision Syndrome. Pada Computer Vision Syndrome variabel gejala okular setelah mendapatkan Intervensi Trik 20-20-20 terdapat 65 orang responden yang mengalami penurunan gejala okular , tidak ada responden yang mengalami kenaikan gejala okular, 5 orang responden tidak mengalami perubahan gejala okular. Pada Computer Vision Syndrome variabel gejala visual setelah mendapatkan Intervensi Trik 20-20-20 terdapat 18 orang responden yang mengalami penurunan gejala visual, tidak ada responden yang mengalami kenaikan gejala visual, 56 orang mahasiswa yang menjadi responden tidak mengalami perubahan gejala visual. Pada Computer Vision Syndrome variabel gejala Muskuloskeletal setelah mendapatkan Intervensi Trik 20-20-20 terdapat 65 orang responden yang mengalami penurunan gejala Muskuloskeletal, 1 orang responden yang mengalami kenaikan gejala Muskuloskeletal, 8 orang mahasiswa yang menjadi responden tidak mengalami perubahan gejala Muskuloskeletal. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai sig. 0,00 0,05 pada semua variabel sehingga dapat diasumsikan bahwa ada pengaruh pemberian Intervensi Trik 20-20-20 terhadap Computer Vision Syndrome pada variabel gejala okular, gejala visual dan gejala Muskuloskeletal
Hak dan Kewajiban Badan Permusyawaratan Desa Dalam Membentuk Pemerintahan Desa Yang Baik Syahrul Bakti Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.2802

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) adalah lembaga perwujudan demokrasi dalam penyeleggaraan pemerintahan desa. Badan permusyawaratan desa dapat dianggab sebagai parlemennya desa. Badan permusyawaratan desa merupakan lembaga baru di desa setelah otonomi daerah Indonesia. Wewenang badan permusyawaratan desa antara lain : membahas rancangan peraturan desa bersama kepala desa, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, membentuk panitia pemilihan kepala desa, menggali, menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat.Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis empiris yaitu penelitian secara langsung. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan dilengkapi angket agar data yang diperoleh lebih akurat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini satu  yakni ketua badan permusyawaratan desa, anggota badan permusyawaratan desa dan kepala desa, Desa Bengkel Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Analisa data dalam penelitian ini bersifat diskriptif analisis kualitatif, yaitu peneliti berusaha menggambarkan gejala sosial dengan undang-undang. Dimana ketentuan perundang-undangan dihubungkan dengan efekvitas hak dan kewaban Badan Permusyawaratan Desa dalam membentuk pemerintahan yang baik. Untuk pengambilan kesimpulan penelitian ini metode pendekatan kualitatif dengan pola pikir deduktif untuk mendapatkan gambaran Efektivitas hak dan kewajiban Badan Permusywaratan Desa dalam membentuk pemerintahan desa yang baik  di  Desa Bengkel  Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai
Uji Efektivitas Rebusan Lidah Buaya (Aloe vera L) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Kelinci Hengki Frengki Manullang; Bunga Rimta Barus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3225

Abstract

Daun Lidah Buaya merupakan salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Secara empiris, sebagai obat alternatif kencing manis (diabetes mellitus). Menurut penelitian daun lidah buaya mengandung zat-zat yang bermanfaat untuk kesehatan yaitu aloe emodin  yang tergolong dalam senyawa antrakuinone  mempunyai kemampuan menurunkan kadar gula darah, mekanisme kerjanya meningkatkan  laju  sintesis  glikogen  dengan  menghambat  glikogen  sintase  kinase-3 beta, sehingga sangat berguna dalam mengurangi rasio kandungan gula dalam darah (Wahyono E dan Kusnandar, 2002). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas rebusan daun lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah kelinci, untuk mengetahui dosis yang efektiv rebusan lidah buaya sebagai obat tradisonal yang berkhasiat menurunkan kadar glukosa darah kelinci yang terbebani glukosa. Metode penelitian dengan menggunakan Sampel Daun Lidah Buaya, diperoleh dari sekitar daerah Asam Kumbang Kecamatan Medan Tuntungan.  Preparasi sampel dilakukan dengan membuat rebusan dari Daun Lidah Buaya. Uji efektivitas rebusan lidah buaya dengan menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral. Hasil penelitian menunjukkan Kadar glukosa darah semua sampel setelah perlakuan kadar glukosa darah KP1 tidak terjadi penurunan sedangkan KP2 menurun menjadi 55mg/dl KP3 menurun menjadi 127mg/dl, KP4 menurun menjadi 78mg/dl, dan KP5 menurun menjadi 65mg/dl bahwa uji efektivitas Daun rebusan Lidah Buaya pada dosis 28g/Kg BB lebih efektiv terhadap penurunan kadar glukosa darah pada kelinci. Kesimpulan dari hasil analisis menunjukkan rebusan lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah dengan uji anova dengan nilai sig 0,05) sehingga disimpulkan bahwa rebusan lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah

Page 14 of 161 | Total Record : 1602