cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Hubungan Karakteristik Model Praktek Keperawatan Profesional Dengan Kinerja Perawat Leni Surniati Silaban; Friska Ernita Sitorus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4573

Abstract

Keperawatan sebagai profesi dan tenaga profesional bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan keperawatan sesuai kompetensi dan kewenangan yang dimiliki secara mandiri maupun bekerjasama dengan anggota tim kesehatan lain. Demi tercapainya kualitas pelayanan keperawatan maka pelayanan keperawatan didasarkan pada profesionalisme untuk mendukung sistem pelayanan kesehatan secara komprehensif. Pemberian asuhan keperawatan dalam satu ruangan sangat dipengaruhi tercukupinya jumlah tenaga keperawatan, ruangan perawatan menentukan berapa banyak tenaga perawat yang dibutuhkan, karena bila tenaganya kurang menghambat pemberian asuhan keperawatan pada pasien. Peran dan fungsi masing-masing tenaga sangat menetukan bagaimana pengelolaan pemberian asuhan keperawatan. Pengaturan pada masing-masing perawat untuk mencegah terjadinya tumpang tindih dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Model Praktek Keperawatan Profesional Dengan Kinerja Perawat. Penelitian ini analitik dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang diambil dengan menggunakan consecutive sampling. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa terdapat hubungan Tenaga Keperawatan dengan kinerja perawat p-value 0,02, terdapat hubungan Jenis Tenaga Keperawatan dengan kinerja perawat p-value 0,02, dan terdapat hubungan Metode Pemberian ASKEP dengan kinerja perawat p-value 0,04t. Diharapkan bagi tim manajemen untuk mempertimbangkan agar dilakukan evaluasi pada penerapan MPKP dan adanya suatu sosialisasi bila akan diberlakukan suatu konsep dalam menrapkan metode pemberian asuhan keperawatan
EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH Morinda citrifolia TERHADAP PENGENDALIAN KUTU DAUN Aphis gossypii PADA TANAMAN Capssicum frutescens Linn. UNTUK PANDUAN PRAKTIKUM FISIOLOGI TUMBUHAN Sucy Nurani Putri; Sularno ,; Edi Azwar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.4814

Abstract

Aroma tidak sedap dari buah mengkudu timbul karena pencampuran antar asam kaprik dan kaproat kedua senyawa tersebut bersifat aktif sebagai antibiotic, dari aroma itu dapat dimanfaatkan sebagai pembuatan pestisida alami.. Penelitian ini bertujuan melihat perkembangan Aphis gossypii  yang diberi maupun tidak  ekstrak buah mengkudu. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan dan pengulangan yang sama, terdiri dari Control, tanaman Capsicum frutescens diberi Aphis gossypii tanpa penyemprotan ekstrak Morinda citrifolia, tanaman Capsicum frutescens  disemprot ekstrak Morinda citrifolia diberikan Aphis gossypii dan tanaman Capsicum frutescens diberi Aphis gossypii  disemprot ekstrak Morinda citrifolia.   Adapun hasil penelitian, ekstrak buah mengkudu mempengaruhi perkembangan Aphis gossypii membuat jumlah Aphis gossypii semakin berkurang setiap harinya. Aphis gossypii pada tanaman Cappsicum frutescens tanpa di semprot ekstrak Morinda citrifolia mengalami peningkatan jumlah populasi, jumlahnya lebih dari 10x lipat dari hari pertama, itu menunjukkan reproduksi Aphis gossypii berjalan normal tanpa penyemprotan. Kondisi tanaman yang dijadikan sebagai inang perberkembang biaknya diperoleh bentuk Daun dan Batang yang kurang sehat ditandai dengan Daun Gugur yang terjadi saat batang tanaman digoyangkan serta Aphis gossypii berkembang biak hingga ke Batang Daun. Aphis gossypii yang diletakkan pada tanaman Cappsicum frutescens di semprot ekstrak Morinda citrifolia berpengaruh terhadap Aphis gossypii, jumlah nya semakin berkurang hingga tidak memiliki Aphis gossypii, hal itu diakibatkan karena tidak dapat mencerna dengan baik sumber makanan dari inangnya yang telah disemprotkan ekstrak Morinda citrifolia dan juga baunya yang sangat menyengat sehingga mampu mengusir Aphiss gossypii untuk berkembang biak pada daun cabai rawitKata Kunci :Pestisida, Capsicum frutescens, Aphis gossypii, Morinda citrifolia, Control tanaman.
Hubungan Penerapan Manajemen Dengan Kinerja Petugas Kesehatan Friska Ernita Sitorus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3224

Abstract

Kinerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Pihak manajemen juga dapat menggunakan pengukuran kinerja sebagai alat untuk mengevaluasi organisasi. Dalam rangka peningkatan manajemen di tingkat Puskesmas, maka unsur-unsur manajemen yang terdiri atas perencanaan, penggerakan pelaksanaan dan pengawasan, pengendalian dan penilaian telah dikernbangkan. Penerapan fungsi-fungsi manajemen sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai puskesmas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan manajemen dengan kinerja petugas kesehatan. Penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas kesehatan sebanyak 150 orang dengan jumlah sampel 88 orang. Sampel diambil dengan menggunakan consecutive sampling. Penelitian ini dianalisis uji chi-square dan Regresi Logistik. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa perencanaan, (p-value 0,02), pelaksanaan dan pengendalian (p-value 0,01), pengawasan dan pertagnggungjawaban (p-value 0,00) mempunyai hubungan yang signifikan dengan kinerja petugas kesehatan. Berdasarkan analisis multivariate didapatkan bahwa variabel yang paling dominan berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan adalah Pengawasan dan Pertanggungjawaban dimana p-value 0.03 dan nilai Exp (B) 5,885 dimana Pengawasan dan Pertanggungjawaban yang dilakukan dengan baik mempunyai peluang 5.885 kali petugas kesehatan melakukan kinerja yang baik dibandingkan dengan Pengawasan dan Pertanggungjawaban yang cukup. perencanaan, (p-value 0,02), pelaksanaan dan pengendalian (p-value 0,01), pengawasan dan pertagnggungjawaban (p-value 0,00) mempunyai hubungan yang signifikan dengan kinerja petugas
PENERAPAN PHET UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VII SMPS PTPN IV BUKIT LIMA SELAMA DARING Fauzia, Dea Shifa; Heryanti, Ardia Cahyaning; Limbong, Ayu Diah Wardhani; Br Perangin – Angin, Feby Yona; Mufitdah, Heny Nurul; Sitorus, Rizky Mauli Dini; Ginting, Nina Febrina; Ardelia, Thalita; Adnin, Vebrina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3854

Abstract

Kondisi pandemi saat ini yang memaksa proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung secara daring telah menurunkan minat belajar siswa khususnya dalam pembelajaran IPA. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui skenario penerapan media pembelajaran menggunakan laboratorium virtual (PhET) dan untuk mengetahui peningkatan minat belajar IPA setelah penerapan media pembelajaran menggunakan laboratorium virtual (PhET) pada mata pelajaran IPA materi energi dan perubahannya dalam pembelajaran daring di Kelas VII.Penelitian ini dilaksanakan secara offline sesuai protokol kesehatan pada siswa SMPS PTPN IV Bukit Lima dengan mengobservasi dan meneliti secara langsung di sekolah yang dilaksanakan di Tahun 2021.Penelitian ini ditujukan kepada siswa jenjang SMP kelas VII untuk meningkatkan minat belajar siswa menggunakan media pembelajaran berupa Laboratorium virtual (PhET).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau sering disebut dengan istilah dalam bahasa Inggris Classroom Action Research.Dari hasil survey dilakukan kegiatan perbaikan pembelajaran dilaksanakan sebanyak dua siklus. Temuan dari hasil penelitian siklus I sebanyak 5 orang tuntas yang hanya mencapai 23,8% dan sebanyak 16 orang yang tidak tuntas (Kriteria Belajar Minimum/KBM = 75) yang mencapai 76,19%, hal ini tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan dalam mencapai ketuntasan klasikal yang ditentukan oleh kemendikbud.. Sedangkan pada siklus II sebanyak 18 orang tuntas mencapai sekitar 85,71% dan sebanyak 3 orang tidak tuntas. Temuan pada penelitian siklus II telah tuntas secara klasikal dengan menerapkan media laboratorium virtual lab (PheT), dengan pembelajaran secara langsung menggunakan media tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Intradialytic Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Meta Rosaulina; Mona Fitri Gurusinga
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4553

Abstract

Intradialytic Exercise didefinisikan sebagai pergerakan terencana, terstruktur yang dilakukan untuk memperbaiki atau memelihara satu atau lebih aspek kebugaran fisik. Intradialytic exercise yang dilakukan pada saat hemodialisa dapat meningkatkan aliran darah otot, memperbesar jumlah kapiler serta memperbesar luas dan permukaan kapiler sehingga meningkatkan perpindahan urea dan toksin dari jaringan ke vaskuler yang kemudian dialirkan ke dializer atau mesin. Penelitian ini untuk mengetahui adanya Pengaruh Intradialytic Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hemodialisa di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian pra eksperimental dengan penelitian (one-group pre-post test design). Yang dilakukan pada 55 orang pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam yang dilaksanakan pada bulan Maret 2021. Bedasarkan tabel Uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai Z pada sistol post test – sistol pre test yaitu -5,787 dengan nilai sig ( p = 0,000 0,005) dan nilai Z pada diastol post test – diastol pre test yaitu -6,205 dengan nilai sig ( p = 0,000 0,005) sehingga dapat diasumsikan bahwa ada pengaruh intradilaytic exercise terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hemodialisa di Rumah Sakit Grandmed Lubuk Pakam Tahun 2021
Uji Efektivitas Antimikroba Ekstrak Bunga Kecombrang (Etlingera Elatior) Terhadap Pertumbuhan Streptococcus mutans dan Candida albicans Hera Dewi Syahrani; Kartika Manalu; Efrida Pima Sari Tambunan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4566

Abstract

Kecombrang (Etlingera elatior) memiliki potensi obat tradisional adalah karena tanaman ini mengandung senyawa metabolit sekunder yang bersifat antimikroba dan antioksidan. Streptococcus mutans dan Candida albicans adalah mikroflora oral komensal yang dapat menjadi patogen jika terdapat faktor predisposisi endogen atau eksogen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol bunga kecombrang terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans dan Candida albicans. Rancangan penelitian yang digunakan adalah RAL. Prosedur kerja dalam penelitian ini adalah ekstraksi bunga kecombrang dengan pelarut etanol 96%, uji skrining fitokimia dan uji antimikroba dengan metode Difusi Cakram Kirby-Bauer. Hasil penelitian ini adalah zona hambat rata-rata antimikroba terhadap Streptococcus mutans adalah 6,3 mm, 6,3 mm, 7,6 mm, 10,3 mm, dan 11 mm, terhadap Candida albicans adalah 13,4 mm, 15,2 mm, 16,9 mm, 18,1 mm, dan 20,4 mm, kontrol positif penisilin memiliki rata-rata zona hambat 6,6 mm dan ketokonazol memiliki rata-rata zona hambat 6,9 mm. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak etanol bunga kecombrang tidak efektif dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans dan efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans.
Perspektif Orang Tua Terhadap Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Anak Purwati ,; Juliati ,; Irma Dewi Isda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.2822

Abstract

Studi ini fokus pada permasalahan perspektif orang tua terhadap kesetaraan gender dan inklusi sosial dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak. Persfektip orang tua terhadap kesamaan pemberian hak kepada anak dalam mengenyam pendidikan dapat dipengaruhi oleh peraturan khas yang berlaku pada suatu daerah. Pola fikir orang tua dalam menentukan keputusan dianalisa melalui konsep Bourdieu yaitu habitus, kelas, modal, dan ranah. Penelitian ini dilaksanakan di Gampong Batee Puteh, Langsa. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriftip kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui lebih dalam pandangan responden terhadap masalah yang terjadi melalui ungkapan-ungkapan dan fakta-fakta dalam situasi yang natural. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara secara mendalam. Berdasarkan  hasil penelitian diperoleh informasi bahwa setiap anak baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak yang sama dalam pendidikan. Lembaga penyelenggara pendidikan dengan fokus pendidikan agama Islam menjadi pilihan bagi orang tua sebagai pendidikan yang harus dijalani oleh anak. Perbedaan pola fikir orang tua dalam memaknai pendidikan, tujuan, fungsi, serta manfaat yang diperoleh dari pendidikan didasari oleh ide yang muncul secara alami, perbedaan tingkat pendidikan, hubungan sosial yang terjalin dalam masyarakat, serta pemertahanan posisi keberadaan suatu keluarga dalam lingkungan sosial
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Topik “Be Healthy, Be Happy” Pada Peserta Didik Kelas IX di SMP N 7 Kota Mataram Melalui Pendekatan Saintifik Suherni ,
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3654

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris sehingga perlu pemahaman atas semua faktor yang ada agar tujuan pendidikan yang terangkum dalam hasil belajar peserta didik dapat dicapai sesuai dengan yang diharapkan. Kurangnya motivasi belajar peserta didik dilatar belakangi oleh keberadaan bahasa Inggris yang berfungsi sebagai bahasa asing dan bukan bahasa kedua. Keberadaan Bahasa Inggris sebagai bahasa asing membuat bahasa itu betul-betul asing bagi peserta didik, dan kurangnya dukungan dari kondisi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang penerapan pendekatan saintifik dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Inggris Topik  Be healthy, be happy di Kelas 9 SMP N 7 Kota Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan saintifik dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Inggris Topik  Be healthy, be happy di Kelas 9 SMP N 7 Kota Mataram. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa: penerapan model pembelajaran (pendekatan) saintifik dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar Bahasa Inggris Topik  Be healthy, be happy di Kelas 9 SMP N 7 Kota Mataram
Penanaman Mangrove Rhizopora apiculata dan Bruguiera sp dalam Upaya Mengurangi Dampak Abrasi dan Erosi Pantai Pematang Kuala Teluk Mengkudu Sularno ,; Nurhasnah Manurung; Masnadi ,; Edi Azwar; Yusri Fefiani; Zul Aida; Pandu Prabowo Warsodirejo; Budianto ,
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4478

Abstract

Hutan mangrove sendiri adalah salah satu ekosistem hutan dengan kelompok tumbuhan yang dapat hidup di daerah dengan kadar garam yang tinggi. Biasanya, hutan ini didominasi dengan tumbuhan berkayu dan tumbuh di sepanjang garis pantai dan subtropis. Adapun fungsi hutan mangrove yang paling utama adalah mencegah abrasi atau pengikisan pantai oleh gelombang laut. Selain itu, hutan mangrove juga mempunyai beberapa keterikatan dan kontribusi dalam pemenuhan manusia, baik dalam penyediaan bahan pangan, papan, atau kesehatan. Untuk itu, upaya pelestarian hutan mangrove sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan ekosistem. Pantai merupakan daerah di perairan yang dipengaruhi oleh pasang surut tertinggi dan air surut terendah. Pasang surut air laut dapat menyebabkan beberapa dampak negatif bagi ekosistem wilayah pantai seperti abrasi dan intrusi air laut, keadaan ini tentunya berdampak negatif juga bagi penduduk disekitar wilayah pantai. Pada observasi pantai di desa Pematang Kuala ini, telah terjadi beberapa dampak negatif seperti abrasi dan intrusi air laut. Hal ini dakibatkan kurangnya pertahanan pasang surut air laut, yang pada kesempatan ini kami akan melakukan penanaman Mangrove spesies Rhizopora apiculata dan Bruguiera sp. Sebagai upaya mengurangi dampak abrasi dan erosi pantai di pantai Pematang Kuala Teluk Mengkudu
PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK DAUN KETAPANG TERHADAP MUTASI WARNA IKAN CUPANG (Betta spp.) Asthervina Widyastami Puspitasari; Abimanyu Bayu Saputra; Fresty Esmi Samber; Adita Ramadanti; Hadi Nur Rohman; Diana Arfiati; Nur Maulida Safitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i2.4567

Abstract

Warna pada ikan cupang memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta ikan hias. Selain sebagai antibakteri, daun ketapang diketahui memiliki manfaat dalam mempercepat kemunculan warna pada ikan cupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mutasi warna pada ikan cupang yang direndam dalam ekstrak daun ketapang. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok perlakuan, yaitu ikan cupang dengan perendaman air tawar (kontrol), dan ikan cupang dengan perendaman ekstrak daun ketapang, dengan pengulangan masing-masing kelompok sebanyak tiga kali, ikan cupang yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan cupang berusia 4 bulan yang berasal dari indukan dan kelompok breeding yang sama dan belum mengeluarkan corak warna pada tubuhnya. Penelitian ini dilakukan mulai bulan 4 Mei hingga 25 Mei 2021 di Laboratorium Nutrisi/Pakan Alami Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong. Pada kelompok kontrol, tidak ditemukan adanya perubahan atau mutasi warna pada ikan cupang; sedangkan pada perlakuan cahaya terang menunjukkan adanya mutasi warna dan pola yang terdapat pada tubuh ikan cupang. Daun ketapang terbukti mampu membantu pengeluaran warna pada ikan cupang.

Page 12 of 161 | Total Record : 1602