cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Uji Aktivitas Antijamur Sediaan Sabun Cair Ekstrak Daun Kencana Ungu (Ruellia tuberosa L.) Terhadap Candida albicans Dan Trychophyton rubrum. Nur Syamsiyah; Mariam Ulfah; Like Efriani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak etanol 96% daun kencana ungu (Ruellia tuberosa L.) sebagai bahan aktif dalam sediaan sabun cair yang memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dan Trichophyton rubrum. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, dilanjutkan dengan proses deklorofilasi. Hasil ekstraksi kemudian diformulasikan menjadi sabun cair dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak yaitu 12%, 14%, dan 16%. Evaluasi fisik sediaan mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa, dan uji stabilitas. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin. Evaluasi fisik menunjukkan bahwa seluruh sediaan memenuhi parameter stabilitas fisik. Uji aktivitas antijamur menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun kencana ungu memiliki aktivitas menghambat pertumbuhan Candida albicans dan Trichophyton rubrum, dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi ekstrak 16% sebesar 15,94 mm dan 15,48mm. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kencana ungu berpotensi sebagai agen antijamur dalam sediaan sabun cair.Formulasi sediaan sabun cair ekstrak daun kencana ungu (Ruellia tuberosa L.) dengan konsentrasi 12%, 14%, dan 16% memiliki stabilitas fisik yang baik serta menunjukkan aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dan Trichophyton rubrum, dengan efektivitas tertinggi ditunjukkan pada konsentrasi 16%
Pembuatan dan penerapan Media Pembelajaran Kreatif bagi Anak Usia Dini di RA Badtrut Tamam dengan Media Pop Up Kupu Kupu Sri Wahyuni; Ning Jamila Wati; Dewi Umdatul Millah; Susilawati Susilawati; Indriana Warih Windasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12685

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kecerdasan, kreativitas, dan keterampilan anak. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan media pembelajaran kreatif berupa Pop-Up Kupu-Kupu di RA Badrut Tamam guna meningkatkan minat dan keterlibatan anak dalam belajar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, melalui kolaborasi antara mahasiswa PPL, guru, dan peserta didik. Media Pop-Up Kupu-Kupu dibuat dari bahan sederhana seperti karton dan kertas origami, kemudian digunakan dalam pembelajaran tematik bertema “Kupu-Kupu.” Hasil observasi menunjukkan anak tampak antusias, fokus, serta mampu mengenal bentuk, warna, dan tahapan metamorfosis kupu-kupu. Kegiatan ini juga melatih motorik halus dan interaksi sosial anak. Refleksi menunjukkan bahwa media ini efektif, menarik, dan layak digunakan sebagai contoh praktik baik dalam pembelajaran anak usia dini
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Swasta Santa Theresia Lahewa Dewi Artika Nazara; Hardikupatu Gulo; Desman Telaumbanua; Yaredi Waruwu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11713

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti pada proses pembelajaran di SMP Swasta Santa Theresia Lahewa, yang selama ini masih tergolong rendah. Hal ini dikarenakan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang bervariasi. Guru masih menggunakan metode ceramah dan buku teks tanpa variasi media yang interaktif.Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa; (2) mengetahui kelayakan, keefektifan, dan kepraktisan pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi dalam meningkatkan hasil belajar.Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, berupa angket validasi, angket respon peserta didik, dan tes hasil belajar berupa tes uraian.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hasil kelayakan media pembelajaran berbasis video animasi oleh validator pada aspek materi (dosen) dengan persentase 91% kategori sangat valid, oleh guru mata Pelajaran dengan persentase 100% kategori sangat valid, aspek bahasa dengan persentase 94% kategori sangat valid dan aspek desain dengan persentase 86% kategori sangat valid. Kepraktisan media pembelajaran berbasis video animasi yang telah dikembangkan dengan persentase respon siswa pada uji perseorangan 97% kategori sangat praktis, uji coba kelompok kecil 94% kategori sangat praktis, uji coba lapangan 100% kategori sangat praktis, dan efektifitas media pembelajaran berbasis video animasi 92% kategori sangat efektif
Efektifitas Membaca Al–Qur’an Siswa Melalui Pembelajaran Metode Ummi Di SD IT Permata Kota Proboliggo Muhammad Amirullah Yusfi; Devy Habibi Muhammad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam penerapan Metode Ummi dalam pembelajaran Al-Qur'an di SD IT Permata Kota Probolinggo. Metode Ummi merupakan sistem pembelajaran Al-Qur'an yang holistik, menekankan pada kualitas bacaan guru melalui sistem sertifikasi, kurikulum bertahap, dan pendekatan yang menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metode Ummi diterapkan melalui tiga pilar utama: (1) buku panduan praktis dengan gradasi materi dari jilid dasar hingga lanjutan (tajwid dan tahsin), (2) sistem manajemen mutu, dan (3) guru-guru yang telah tersertifikasi. Pembelajaran dikemas secara dinamis dengan berbagai strategi seperti klasikal individual dan klasikal baca simak, serta diintegrasikan dengan penanaman nilai spiritual dan akhlak melalui pendekatan kasih sayang dan disiplin. Simpulan penelitian ini adalah bahwa Metode Ummi efektif tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara tartil dan lancar tetapi juga dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan akhlak mulia siswa, sehingga menciptakan sebuah proses pembelajaran yang menyeluruh dan menyentuh hati.
FORMULASI DAN EVALUASI MICELLAR WATER DARI EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida L.) Mesha Sevia Putri; Tri Danang Kurniawan; Samwilson Slamet; Putri Mulia; Dwi Kurnia Putri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13536

Abstract

Perkembangan produk pembersih wajah menunjukkan peningkatan yang signifikan, salah satunya micellar water yang memiliki keunggulan praktis dan efektif dalam mengangkat kotoran serta sisa make up. Daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) merupakan salah satu bahan alami yang berpotensi digunakan sebagai zat aktif dalam kosmetik karena diketahui mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin serta memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun sirih cina dapat diformulasikan menjadi sediaan micellar water serta menentukan formula yang paling optimal berdasarkan evaluasi fisik dan tingkat kesukaan panelis. Pada penelitian ini dilakukan variasi konsentrasi ekstrak yaitu F0 (0%), F1 (3%), F2 (5%), dan F3 (7%). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan remaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Berdasarkan hasil uji organoleptik seluruh formula berbentuk cair dan jernih, dengan perbedaan warna dan aroma yang semakin meningkat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Hasil pengujian pH menunjukkan nilai berkisar antara 4,49–6,40 yang masih memenuhi persyaratan pH kulit menurut SNI-16-4399-1996. Uji viskositas menunjukkan peningkatan nilai seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak, namun masih mendekati viskositas air sehingga sesuai dengan karakteristik micellar water. Uji iritasi terhadap 10 panelis menunjukkan bahwa seluruh formula tidak menimbulkan iritasi. Uji daya bersih menunjukkan bahwa formula F2 dan F3 memiliki kemampuan pembersihan terbaik. Sementara itu, uji hedonik menunjukkan bahwa formula F2 (5%) merupakan formula yang paling disukai panelis berdasarkan parameter warna, tekstur, dan aroma. Pada penelitian ini sediaan micellar water dengan formula terbaik adalah F2 (5%) hal ini berdasarkan tingkat penerimaan panelis dan memiliki efektivitas pembersihan terbaik.
Efektivitas Waktu Roasting Dan Dosis Ragi Terhadap Cita Rasa Kopi Arabica Di Desa Aek Sabaon Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan Sufi Rafli Ramadhan; Andi Setiawan; Kabul Warsito
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kombinasi perlakuan (waktu pemanggangan dan dosis ragi) terhadap cita rasa kopi Arabika, dan hipotesis di atas membantu memandu fokus percobaan dalam mengidentifikasi kondisi optimal untuk pengolahan kopi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain blok acak faktorial (RBD) yang terdiri dari 25 kombinasi, dengan 2 replikasi. Faktor-faktor adalah: Faktor 1: Waktu pemanggangan M0 = Kontrol (kacang h jau 200 g), M1 = Waktu pemanggangan 15 men t pada suhu 200°C (kacang h jau 200 g), M2 = Waktu pemanggangan 25 menit pada suhu 200°C (kacang hijau 200 g), M3 = Waktu pemanggangan 35 menit pada suhu 200°C (kacang h jau 200 g) dan M4 = Waktu pemanggangan 45 menit pada suhu 200°C (kacang hijau 200 g). Faktor 2: Dosis Rag P0 = Kontrol, P1 = Dosis Rag 5 g, P2 = Dosis Rag 10 g, P3 = Dosis Rag 15 g dan P4 = Dosis Rag 20 g. Hasil analisis varians menunjukkan bahwa baik waktu pemanggangan maupun dosis ragi memi=liki pengaruh yang signifikan terhadap semua parameter yang diamati
Analisis Perbandingan Kadar Besi (Fe) Pada Air PAM Dan Air Sumur Galian Di Perumahan Banyumas Deli Tua Menggunakan Metode Spetrofotometri UV-VIS Bunga Mari Sembiring; Nova Elisa Mayola Tamba; Firdaus Fahdi; Dwike Nirmalasari Theresia Barus; Herviani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13012

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk membedakan kandungan besi dalam air pompa dan air tanah di kompleks perumahan Banyumas Deli Tua menggunakan metode visibilitas ultraviolet. Sampel air dikumpulkan dari kedua sumber, kemudian dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap sampel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan konsentrasi besi antara air pompa dari sumur dan air gali. Penelitian ini penting karena menjamin keamanan kualitas air minum bagi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental di Laboratorium Kimia Analisis Kuantitatif, Jurusan Farmasi, Institut Kesehatan Deli Husada Deli Tua. Pengambilan sampel air dilakukan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan sebelumnya. Kandungan besi dalam sampel dianalisis menggunakan metode spektrofotometri UV-VIS. Informasi yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk menilai kandungan besi air pompa dan air sumur gali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan besi dalam air sumur gali (0,0906 mg/L) dan air PAM (0,03904 mg/L) di perumahan Banyumas Deli Tua Medan masih memenuhi standar kualitas kesehatan (0,3 mg/L). Analisis kualitatif sampel air dengan larutan kalium menunjukkan bahwa besi terdapat di semua sampel air. Metode spektrofotometri ultraviolet-visible berhasil menganalisis kandungan besi dalam air sumur dan air PAM. Studi ini menunjukkan bahwa metode spektrofotometri UV-VIS cocok untuk menganalisis kandungan besi dalam air sumur dari proyek penggalian dan proyek PAM di kompleks Banyumas Deli Tua. Kandungan besi dalam kedua jenis air tersebut masih cukup untuk kesehatan. Saran untuk penelitian tambahan adalah menyelidiki daerah lain di Kota Medan dan meningkatkan jumlah parameter kualitas air yang diuji
An Overview of Depression Levels Among the Elderly at the Technical Implementation Unit (UPT) of Social Services for the Elderly, Social Agency, Binjai, North Sumatra Province Deskrisman Stefan Mendrofa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.13882

Abstract

Aging is a natural biological process that brings various biological, psychological, and social transformations. One psychological disturbance that frequently emerges among institutionalized older adults is depression, resulting from separation from family, declining health, and feelings of loneliness. Objective: This study aims to describe the levels of depression among older adults residing in the Technical Implementation Unit (UPT) of Social Services for the Elderly, Social Agency, Binjai, North Sumatra Province. Methods: This descriptive quantitative study involved 62 elderly residents selected using simple random sampling techniques. Data collection was performed using the standard Geriatric Depression Scale (GDS-15) questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics to determine percentages and frequency distributions. Results: The findings demonstrated that out of 62 respondents, 18 older adults (29.0%) experienced mild depression, 24 older adults (38.7%) fell into the moderate depression category, 6 older adults (9.7%) experienced severe depression, while the remaining 14 respondents (22.6%) showed no depressive symptoms. Moderate depression was predominant, particularly among elderly individuals aged over 70 years, those with lower educational backgrounds, and those who were widowed or separated. Conclusion: The prevalence of depression among institutionalized elderly individuals remains significantly high. It is recommended that institutional authorities implement standard adaptive psychological therapies and structural recreation to mitigate and optimize the psychological well-being of the elderly.
SERAPAN KARBONDIOKSIDA (CO2 ) PADA POHON PENEDUH DI KECAMATAN MEDAN JOHOR KOTA MEDAN SUMATERA UTARA Mufti Sudibyo; Mutiara Septiani Sitorus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12224

Abstract

Jalan Abdul Haris Nasution merupakan jalur padat kendaraan karena itu pencemaran yang disebabkan sangatlah besar. Untuk mengurangi, dibutuhkan taman atau pepohonan yang mampu menyerap bahan pencemar di udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi serapan karbondioksida pada keempat jenis pohon peneduh yaitu akasia(Acacia auriculiformis), glodokan(Polyalthia longifolia), mahoni(S. mahagoni (L.) Jacq), johar (cassia siamea Lamk) di kecamatan medan johor kota medan. Penelitian ini menggunakan metode purposive untuk pengambilan sampel pada lokasi penelitian. Jumlah sampel yang digunakan yaitu masing-masing jenis pohon memerlukan 30 sampel daun. Serapan karbon (CO2) pada masing- masing tanaman yaitu glondokan (Polyalthia longifolia) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 1664.72 g, 1801.01 g, 1390.02 g. Mahoni (Swietenia mahagoni) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 1305.34 g, 1657.56 g, 1337.80 g. Johar (Cassia siamea) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 1222.94 g, 1173.06 g, 1188.09 g. Akasia (Acacia auriculiformis) dengan rata-rata serapan (CO2) masing-masing sebesar 355.43 g, 537.38 g, 469.42 g
Efisiensi Pemasaran Daun Bawang (Allium fistulosum) Di Kabupaten Karo Sukri Mulia; Supriadi Surbakti; Octasella Ainani As'ad
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13098

Abstract

Permasalahan komoditas hortikultura berupa bawang daun adalah fluktuasi harga yang tinggi dan selisih harga yang tidak seimbang di tingkat petani produsen dengan harga di tingkat konsumen. Hal ini dikarenakan rantai perdagangan dari produsen ke konsumen cukup panjang, melibatkan banyak pelaku, dan menjadi beban biaya dalam proses pemasaran yang pada akhirnya akan mengurangi keuntungan rantai pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran saluran pemasaran bawang daun saat ini dan menganalisis efisiensi  saluran pemasaran berdasarkan margin pemasaran dan farmer’s share. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, dimana data kualitatif digunakan untuk menganalisis saluran pemasaran yang telah terbentuk dan data kuantitatif digunakan untuk menganalisis efisiensi operasional pemasaran dengan menggunakan Microsoft Excel  dan tabulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran bawang daun yang umum dilalui oleh petani di Kabupaten Karo yaitu: I. Petani → Perantara Pedagang Pengepul desa → Pedagang Pengepul → Pedagang Pengepul besar → Pengecer Pedagang → Konsumen Akhir II. Petani → Pengepul Pedagang besar → Pengecer Pedagang → Konsumen Akhir III. Petani → Perantara Pedagang Pengepul desa → Pedagang Pengepul besar → Pengecer Pedagang→ Konsumen Akhir. Saluran II dimanfaatkan oleh 42,6% petani, saluran I sebesar 21,6% dan saluran III hanya sebesar 16,8%. Pangsa harga yang diterima petani pada masing-masing saluran pemasaran sebesar 50% untuk saluran I dan 62,5% untuk saluran II dan50% untuk saluran  III. Jadi secara operasional saluran II lebih efisien karena dimanfaatkan oleh 62,5% petani